Samsung Galaxy J1 2016, HP Samsung murah dibawah 1,5 Jutaan yang Berkualitas

Samsung Galaxy J1 2016, HP Samsung murah dibawah 1,5 Jutaan yang Berkualitas

Samsung Galaxy J1 2016, HP Samsung murah dibawah 1,5 Jutaan yang Berkualitas - Samsung adalah salah satu pabrikan ponsel android paling populer di Indonesia. Selain poluler, Samsung juga banyak mengeluarkan smartphone yang beraneka ragam. Meskipun demikian, harga yang ditawarkan bisa dibilang cukup mahal bila dibandingan smartphone pabrikan lain, seperti Lenovo, Xiaomi, Asus, Meizu, dan lainnya

Meskipun tergolong leboh mahal dari pabrikan lain, namun Samsung selalu menawarkan kualitas yang lebih baik. Dalam artikel ini, kami akan merekomendasikan kepada sobat yang ingin membeli produk HP Samsung yang dibandrol murah namun berkualitas

Datar Harga HP Samsung Termurah dibawah 1,5 Jutaan yang Berkualitas

Spesifikasi Samsung Galaxy J1 2016:

  • Bodi : Membawa bodi dengan dimensi 129 x 68.2 x 8.9 mm / 122 g
  • Layar : Dukungan layar sebesar 4.3 inches 480 x 800 pixels (~217 ppi pixel density)
  • Sim Card : Dual Sim
  • Jaringan : HSPA 21.1/5.76 Mbps, 4G
  • OS Android : Menggunakan Android OS, v4.4.4 (KitKat)
  • Memori : Kapasitas internal 4 GB, support MicroSD maksimum 128 GB
  • Prosesor : Kemampuan teknologi Dual-core 1.2 GHz Cortex-A7
  • RAM : Kapasitas 1 GB
  • Baterai : Daya tahan Li-Ion 1850 mAh
  • Kamera : 5 MP, 2592 х 1944 pixels, autofocus, LED flash (belakang), 2 MP (depan)
  • Harga Termurah : Rp 1.410.000
Baca selengkapnya »
Cara Beternak Ayam Petelur

Cara Beternak Ayam Petelur

Cara Beternak Ayam Petelur - Bagi Anda yang saat ini ingin memiliki usaha budidaya ayam petelur, ada baiknya untuk menguasai terlebih dahulu berbagai pengetahuan seputar komoditi ternak potensial yang satu ini. Pengetahuan tersebut mencakup pengenalan jenis ayam petelur, lokasi budidaya yang cocok, tehnik budidaya yang efektif dan juga tatacara panen yang tepat. Hal ini sangatlah penting untuk diperhatikan agar mendapatkan hasil dan keuntungan yang maksimal dari usaha budidaya ayam petelur yang Anda jalankan.


Berikut ini cara beternak ayam petelur yang baik dan benar.
Pertama-tama, Anda harus menentukan jenis ayam petelur yang akan dibudidayakan. Secara garis besar, jenis ayam petelur dibagi menjadi dua yakni ayam petelur putih (ringan) dan ayam petelur medium (dwiguna). Perbedaan yang paling mencolok dari kedua jenis ayam petelur tersebut adalah bentuk fisiknya.

Bibit yang baik untuk ayam petelur biasanya berasal dari indukan yang unggul dan memiliki tingkat nafsu makan yang sangat baik. Pastikan juga bibit yang dipilih tidak memiliki cacat atau kelainan fisik yang fatal.

Ketika menentukan lokasi peternakan ayam petelur, sebaiknya jauh dari pemukiman penduduk yang padat namun tetap mudah dijangkau oleh kendaraan. Lokasi kandang ayam petelur juga harus bersifat menetap sehingga Anda harus mempertimbangkan secara baik-baik lokasi kandang dari awal agar nantinya tidak sering berpindah-pindah.

Buatlah kandang untuk ayam petelur senyaman mungkin agar ayam tidak mudah merasa stres dan sakit. Kondisi ayam yang mudah stres bisa mengganggu produktivitas dan kualitas telur yang akan dihasilkan nantinya. Pastikan suhu kandang berada pada 32 – 35 derajat celcius dengan kelembapan kandang antara 60 – 70 persen. Kandang harus memiliki beberapa peralatan penunjang bagi ayam petelur seperti alas lantai yang kering, tempat bertelur, tempat makan dan minum yang bebas karat dan juga tempat bertengger yang memadai. Pastikan kebersihan berbagai peralatan tersebut agar selalu dijaga agar ayam petelur selalu merasa nyaman di dalam kandang dan terbebas dari penyakit.

Pemeliharaan merupakan salah satu tahapan yang paling penting dalam menjalankan usaha budidaya ayam petelur. Pemeliharaan ayam petelur dan juga kandang yang baik akan berpengaruh terhadap berhasil atau tidaknya suatu usaha peternakan ayam petelur. Pemeliharaan tersebut mencakup sanitasi dan sirkulasi udara yang baik, pemberian pakan yang cukup, serta berbagai upaya yang dilakukan untuk mencegah serangan berbagai virus atau penyakit yang membahayakan.

Artikel terkait : Tips Memulai Usaha Ternak Ayam Kampung

Pemberian vaksin harus dilakukan secara intensif karena ayam petelur sangat rentan terhadap berbagai bakteri penyebab penyakit. Berbagai penyakit yang sering dialami oleh ayam petelur diantaranya adalah pullorum atau berak putih, muntah darah hitam dan pilek ayam.

Usahakan agar waktu pengambilan telur atau panen dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Sebagai contoh, lakukan pengambilan telur 3 kali dalam sehari untuk mencegah kerusakan atau infeksi virus pada isi telur yang akan dipanen.

Demikian tadi sedikit ulasan mengenai Cara Beternak Ayam Petelur, mungkin diantara anda ada berencana untuk menjalankan usaha budidaya ayam petelur. Semoga bermanfat
Baca selengkapnya »
Cara Tepat Budidaya Menanam Cabe Dengan Benar

Cara Tepat Budidaya Menanam Cabe Dengan Benar

Cara Tepat Budidaya Menanam Cabe Dengan Benar - Cabe merupakan komoditas yang sangat menguntungkan. Rasanya yang sangat pedas tidak terlewatkan dalam beberapa makanan nusantara. Dan juga menjadi paduan bumbu- bumbu dapur yang sangat lezat. Para petani pun banyak yang menjadikan ini sebagai usaha yang sangat menguntungkan. Tetapi dalam menghasilkan cabe yang baik, anda juga harus tau cara menanam cabe dengan baik dan benar agar hasilnya juga memuaskan. Jika anda ingin membudidayakan cabe dengan hasil yang baik, simak selengkapnya berikut ini.



Cara yang tepat menanam cabe

Cara menanam cabe memang mudah dan sama dengan cara tanam cabe yang lainnya, caranya pilihlah bibit cabe yang bagus dan berkualitas dengan ciri- ciri tidak terserang hama, pertumbuhan juga seragam, dan bibit berumur 1 bulan yang siap tanam, waktu yang baik untuk menanam bibit yaitu pada sore hari agar tidak layu. Setelah memilih bibit yang baik, tanamlah bibit cabe tersebut. Setelah itu rawatlah dengan menyiram dan memberi pupuk secara teratur. Dan ketika bibit sudah siap, pindahkan lah pada tanah dengan cara lepaskan polibag secara berhati- hati agar bibit tidak rusak. Kemudian padat kan tanah di sekililing tanaman bibit agar tidak mudah roboh.

Akan tetapi untuk menghasilkan cabe yang baik dan berkualitas ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, yaitu:

Tanah

salah satu hal agar mendapatkan hasil cabe yang berkualitas bagus adalah pada tanahnya. Tanah yang baik untuk di gunakan untuk penanaman cabe adalah tanah yang gembur, subur dan kaya dengan zat hara. Tanaman cabe juga bisa di tanam di dataran rendah ataupun tinggi.

Iklim

Tanaman cbe ini dapat hidup dengan baik di daerah yang banyak hujan atau kurang hujan dengan suhu udara di antara 25- 31 derajat celcius.

Baca juga : Cara budidaya cabe hias

Jarak

Dalam cara menanam cabe yang baik jarak tanam pada cabe juga sangat di butuhkan, usahakan jaraknya jangan terlalu rapat agar mengurangi serangan hama penyakit dan memudahkan perawatan tanaman cabe.

Nah gimana? Ingin menghasilkan cabe dengan hasil yang berkualitas baik kan? Itulah cara tepat budidaya menanam cabe dengan benar. Semoga bermanfaat
Baca selengkapnya »
Cara Sederhana Budidaya Cabe Rawit

Cara Sederhana Budidaya Cabe Rawit

Cara Sederhana Budidaya Cabe Rawit - Cabe rawit ini bentuk nya relatif kecil tapi rasa pedasnya sangat luar biasa. Cabe rawit yang sering di padukan untuk bumbu makanan ini kian meroket. Harga pasarannya pun tinggi terutama untuk cabe rawit, sebernarnya tanaman cabe rawit ini tidak mengenal musim. Hanya saja pada musim penghujan tanaman cabe rawit tidak perlu untuk di airi karena hanya mengandalkan air hujan. Cara membudidayakan nya pun cukup sederhana tetapi dapat menghasilkan penghasilan yang cukup besar. Apa anda juga ingin usaha membudidayakan tanaman cabe rawit di lahan ruamah anda? jika iya, simak selanjutnya di bawah ini.


Cara menanam cabe rawit dengan cara sederhana:

Sebelum melakukan pembibitan anda bisa menyiapkan lhan terlebih dahulu, proses ini meemrlukan lahan yang cukup luas cangkul tanah dan taburkan pupuk kandang yang sudah kering. setelah itu anda bisa memilih bibit yang ingin anda semaikan, pilihlah cabe yang sudah tua tetapi berkualitas baik, sehat dan tidak terserang hama. Setelah anda menemukan cabe yang pas untuk di jadikan pembibitan, jemurlah di tengah terik matahari langsung hingga benar- benar kering yang biasanya di jemur selama 10 hari. Setelah sudah benar- benar kering dengan sempurna, tumbuk cabe tersebut secara pelan- pelan jangan sampai bijinya pecah dan hanya pisahkan dari kulitnya saja.

Setelah itu sebarkan biji cabe tersebut di atas lahan yang sudah di siapkan, lalu tutuplah di atasnya dengan jerami kering. yang bertujuan agar biji cabai tidak mencelat saat terkena hujan atau pada saat di siram. Siramlah secara rutin pada saat pagi dan sore hari. Setelah biji sudah berkecambah dan mulai keluar daunnya, angakatlah jerami tersebut. Untuk pemeliharaannya lakukan penyiraman 1- 2 kali sehari pada pagi dan sore. Cabe rawit dapat di panen sekitar umur 3 bulan, bisa di panen selama 5 hari sekali.

Nah, itulah sedikit informasi dari kami mengenai cara sederhana budidaya cabe rawit. Semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Baca selengkapnya »
Cara Budidaya Cabe Rawit Putih

Cara Budidaya Cabe Rawit Putih

Cara Budidaya Cabe Rawit Putih - Cabe rawit ini di budayakan di indonesia dengan sangat beragam. Secara umum masyarakat indonesia mengenal cabe rawit hijau dan cabe rawit putih , padahal di setiap tempat juga memiliki cabe rawit yang berbeda- beda. Budidaya cabe rawit putih ini relatif mudah, dan tidak jauh berbeda dengan cara budidaya cabe rawit yang lainnya. Tanaman cabe rawit ini lebih tahan dari serangan hama. Oleh karena itu banyak para petani yang memebudidayakan cabe rawit salah satunya adalah cabe rawit putih ini. nah, gimana? Ingin memebudidayakan cabe rawit putih juga? Jika iya, simak selanjutnya di bawah ini.


Pemilihan bibit cabe rawit putih

Untuk pemilihan cabe rawit putih anda harus pilih cabe rawit yang berkualitas baik, pilihlah tanaman yang sehat dan terlihat kuat juga tidak terserang hama. Setelah and amenemukan yang sempurna, biarkan buah menua pada pohon. Jika bisa memungkinkan biarkan mengering di pohon.

Setelah itu petik buah cabe rawit putih, kemudian potong secara memebujur kulit buahnya. Lalu buang biji yang terdapat pada bagian pangkal dan juga ujung buah, hanya ambil biji pada bagian tengah saja. Karena biji bagian tengah biasanya biji yang berkualitas. Kemudian rendam lah biji cabe rawit putih dalam air bersih, dan buang biji yang mengambang. Biji yang cocok di jadikan benih adalah biji yang tenggelam dalam air. Lalu jemur biji- biji tersebut sampai kering, selama 3 hari.

Penanaman

Sebelum melakukan penanaman bibit, siapkan terlebih dahulu polibag yang sudah di isi dengan media tanam dengan campuran tanah, arang sekam, dan kompos dengan komosisi 1:1:1. Aduk secara merata media tanam tersebut. Kemudian masukkan lah biji cabe yang sudah di jemur tadi ke media tanam, dan lakukan penyiraman secar rutin pagi dan sore. Biasanya setelah umur 1 minggu benih sudah tumbuh daun 4- 7 helai. Ini sudah bisa di pindah kan di lahan yang terbuka. Periode panen pada cabe rawit putih bisa berlangsung 6 bulan bahkan juga bisa lebih.

Nah, itulah cara budidaya cabe rawit putih, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda yang ingin memebudidayakan cabe rawit putih. Selamat mencoba
Baca selengkapnya »
Cara Budidaya Cabe Rawit Merah Dalam Pot

Cara Budidaya Cabe Rawit Merah Dalam Pot

Cara Budidaya Cabe Rawit Merah Dalam Pot - Siapa sih yang tidak mengenal cabe rawit? Cabe yang berukuran kecil tetapi rasa pedasnya membuat panas di lidah. Dapat di pastikan seluruh masyarakat indonesia mengenal cabe yang satu ini. ciri khas dari cabe rawit ini bentuknya yang relatif kecil berwarna merah tapi mempunyai rasa yang luar biasa.



Semakin mahal harga cabe semakin berharga untuk di dapatkan. Oleh karena itu banyak petani yang usaha menanam cabe rawit merah ini. jika anda juga ingin menanam cabe rawit merah di lahan yang anda miliki ataupun juga bisa di tanam dalam pot di rumah anda, simaklah selanjutnya di bawah ini.

Cara menanam cabe rawit merah:

Pemilihan

Sebelum anda melakukan menanam cabe rawit merah, anda harus memilih cabe rawit yang berkualitas bagus, tidah terkena hama dan penyakit. Setelah itu sayatlah cabe rawit merah untuk mengeluarkan bijinya, lalu jemur biji selama 3 hari dengan tidak terpapar sinar matahari secara langsung.

Persemaian

Pada proses persemaian pada cabe rawit merah diawali dengan rendamlah biji cabe rawit merah dengan air hangat selama setengah jam. Kemudian rendam ke dalam larutan perangsang akar selama sehari semalam. Jika ada biji yang mengapung segera buang, karena tidak akan dapat tumbuh secara optimal. Dan ambil lah biji yang tidak mengapung selama semalam itu, lalu siapkan media persemaian dengan campuran pasir dan pupuk kandang dengan komposisi 1:1 dan juga di siram dengancairan perangsang akar. Cara menanam biji di dalam pot media tanam yang sudah anda siapkan itu dengan cara satu persatu dan berilah jarak pada setiap biji.

Penanaman

Sebelum melakukan penanaman pada cabe rawit merah, siapkan lah media tanam dengan campuran tanah gembur, pupuk kandang, dan di tambah kompos dengan perbandingan 1:1:1 yang kemudian di masukkan ke dalam pot sebagai media tanam. Sebaiknya anda menyiapkan media tanam ini 14 hari sebelum penanaman.

Setelah media tanam sudah di persiapkan, tanam lah semai dari bibit cabe rawit merah yang sudah memiliki ciri- ciri mempunyai daun minimal 4 helai sempurna. Cabutlah bibit dengan hati- hati agar akar bibit tidak rusak, tanamkan lah bibit pada media tanam yang sudah di siapkan dan padatkan tanah di sekitar bibit agat tidak mudah roboh.

Nah itulah cara budidaya cabe rawit merah dalam pot, Semoga informasi kali ini dapat bermanfaat untuk anda.
Baca selengkapnya »
Cara Budidaya Cabe Paprika

Cara Budidaya Cabe Paprika

Cara Budidaya Cabe Paprika - Paprika ini termasuk sayuran yang berjenis cabe, akan tetapi paprika tidak memiliki rasa yang pedas seperti cabe. Sejauh ini cabe paprika masih di anggap sebagai salah satu sayuran yang di konsumsi bagi kaum menengah ke atas. Karena penggunaan paprika yang masih cukup terbatas, akan tetapi dengan berkembang pesatnya popularitas makanan bergaya eropa di kalangan masyarakat indonesia memebuat permintaan cabe paprika semakin meningkat. Oleh sebab itu, banyak petani yang membudidayakan paprika ini. apa anda juga ingin membudidayakan cabe paprika? Jika iya, simak selengkapnya di bawah ini.

Cara penanaman cabe paprika:

Penyiapan lahan

Sebelum and amelakukan penanaman, sebaiknya anda memilih lahan yang pas untuk di tanami cabe paprika. Tanaman paprika sngat sensitif terhadap alam, sehingga jika tanaman terkena hujan akan mudah membusuk. Untuk menghindari hal tersebut terjadi, anda bisa menggunakan metode green house.

Memang metode ini di perlukan biaya yang lebih besar bila di bandingkan dengan pengolahan lahan yang biasa, tetapi jika hasil tanamannya baik anda juga mendapatkan penghasilan yang cukup besar. Anda juga bisa melakukan pembuatan green house dengan usaha dana minim yaitu memakai bahan plastik ultra violet. Kemudian media tanam yang dipakai untuk cabe paprika yaitu arang sekam.

Cara menanam cabe paprika

Langkah awal untuk menanam cabe paprika ini menumbuhkan bibit di baki agar bisa menjadi kecambah. Biasanya bibit yang akan menjadi kecambah ini dalam waktu 1 minggu, setelah itu tempatkan lah pada polibag kecil hingga tumbuh daun beebrapa helai setidaknya 2 atau 3 helai.

Setelah itu anda bisa memindahkan tanaman cabe paprika ke dalam polibag besar yang berukuran 30x35 cm. Saat memindahkan tanaman paprika anda harus lebih berhati- hati agar daun dan akar tidak rusak. Agar tanaman tumbuh dengan subur, cabe paprika ini perlu di siram dan diberi pupuk secara rutin. Pupuk yang di gunakan adalah pupuk cair.

Baca juga : Budidaya Cabe

Nah itulah sedikit informasi cara budidaya cabe paprika, jika anda ingin mencoba budidayakan cabe paprika. Cobalah cara di atas, semoga bermanfaat.
Baca selengkapnya »
Cara Budidaya Cabe Merah

Cara Budidaya Cabe Merah

Cara Budidaya Cabe Merah - Selain cabe rawit dan lainnya, cabe merah ini juga salah satu cabe yang di gemari oleh semua kalangan masyarakat untuk dipadukan dalam bumbu dan makanan. Hanya saja bentuk yang berbeda dari cabe rawit yaitu cabe merah lebih besar dan berwarna merah.


Cabe merah ini merupakan tanaman tropis yang cocok di tanam di indonesia. Cara tanam pada cabe merah ini juga cukup sederhana dan simpel. Jika anda ingin membudidayakan tanaman cabe, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan agar mendapatkan hasil cabe mmerah yang maksimal. Ingin tau selengkapnya cara memebudidayakan cabe merah? Simak selengkapnya berikut ini.

Penyemaian cabe merah

Sebelum melakukan penanaman pada lahan, anda harus melakuakan enyemaian terlebih dahulu. Dengan cara siapkan polibag dengan isi campuran berupa kompos dan tanah, anda juga bisa menambahkan sekam agar tanah menjadi gembur. Setelah media tanam sudah siap, tanam lah benih pada polibag yang sudah berisi campuran tersebut. Dan lakukan penyiraman setiap pagi dan sore.

Penanaman

Jangan lakukan penanaman pada saat matahari terik. Untuk penanaman lepaslah polibag yang membungkus bibit tersebut. Dan beri jarak antara satu tanaman dengan yang lainnya. Jaga dan hindarkan tanaman cabe erah dari berbagai jenis hama yang mengancam seperti bekicot dan ulat.

Tanaman cabe merah tidak memerlukan banyak air, jadi untuk penyiraman bisa anda lakukan ketika tanah sudah terlihat kering. dan juga pemberian pupuk bisa anda lakukan seminggu sekali, pupuk yang pas anda gunakan untuk tanaman cabe merah ini sebaiknya pupuk cair.

Pemanenan

Saat pemanenan cabe merah ini dapat anda lakukan setelah 60- 75 hari setelah ditanam. Cara pemanenannya cukup mudah , tinggal memetik cabe yang tidak terlalu tua . waktu yang baik untuk memetik adalah pada saat pagi hari setelah embun mengering agar cabe tidak cepat layu.

Nah, itulah cara budidaya cabe merah, Semoga informasi kali ini dapat bermanfaat untuk anda.
Baca selengkapnya »
Cara Budidaya Cabe Merah Dalam Polibag

Cara Budidaya Cabe Merah Dalam Polibag

Cara Budidaya Cabe Merah Dalam Polibag - Jika anda membudidayakan cabe merah ini banyak sekali manfaatnya loh. Tentu saja dalam pemasaran akan bisa menguntungkan anda, karena kebutuhan cabe merah di pasaran selau meningkat.


 Dan manfaat yang lainnya, selain dapat di gunakan untuk bumbu dapur, cabe merah juga dapat bermanfaat untuk kesehatan yaitu untuk melawan radang, meningkatkan kekebalan tubuh, melegakan pernafasan, menjaga berat badan dan bahkan dapat melawan kanker. Karena banyak mafaatnya itulah cabe merah ini banyak di perlukan, jika anda ingin membudidayakan cabe merah di rumah anda. anda juga dapat menanamnya di polibag. Ingin tau caranya? Simak selengkapnya di bawah ini.

Hal yang di perlukan dan cara tanam cabe merah dalam polibag:

Hal yang pertama perlu anda persiapkan dalam menanam cabe merah dalam polibag adalah polibag berukuran 4 inci. Dan juga berukuran 18 inci untuk tanaman yang sudah bertumbuh besar, anda juga dapat menyiapkan polibag atau pot dengan ukuran sesuai kebutuhan. Anda juga harus memilih bibit yang terbaik untuk di tanam setelah itu jangan lupa untuk menyiapkan pupuk organik untuk menyuburkan pembibitan tersebut.

Pada tahap selanjutnya anda harus memasukkan media tanam kedalam polibag yang sudah anda siapkan. Gunakan campuran media tanam yang organik agar menjamin kualitas pertumbuhan tanaman cabe merah anda. setelah itu buatlah lubang di tengah media tanam lalu masukkan bibit tanam cabe setidaknya 2 atau 3 bibit. Lalu tutup dan siram media tanam tersebut dengan air secukupnya.

Setelah itu anda dapat menempatkan polibag tersebut jauh dari sinar matahari langsung, dan pastikan media tanam selalu dalam kondisi lembab. Untuk memeriksanya masukkan jari anda kedalam media tanam, jika terasa kering siramlah media tanam secara berhati- hati.

baca juga : Cara Budidaya Cabe Berbasis Organik Dalam Polibag

Setelah tanaman cabe merah mengalami pertumbuhan rawatlah tanaman cabe tersebut dengan baik, agar hasilnya juga berkualitas baik. Saat masa panen datang, anda juga harus pintar dalam mengolah cabe, jika anda ingin jangka waktu cabe agar tidak cepat membusuk taruhlah cabe yang sudah di panen ke dalam lemari es.

Nah itulah cara budidaya cabe merah dalam polibag, smeoga dapat bermanfaat untuk anda. dan selamat mencoba
Baca selengkapnya »
Cara Budidaya Cabe Jawa Bekhasiat Obat

Cara Budidaya Cabe Jawa Bekhasiat Obat

Cara Budidaya Cabe Jawa Bekhasiat Obat - Sudah banyak masyarakat petani di indonesia yang mengetahui cara budidaya cabe jawa. Tanaman cabe jawa ini sering di manfaat kan oleh masyakat indonesia untuk tanaman herbal yang mampu menyembuhkan dan mengatasi berbagai jenis penyakit.


Segudang manfaat dari tanaman cabai jawa, kini juga mulai banyak petani yang menanam cabe jawa. Jika anda ingin menanam cabe jawa tapi juga ingin menghemt lahan, anda bisa melakukandengan cara stek batang organik lalu rambatkan pada batang pohon yang masih hidup. Nah, gimana? Ingin tau selengkapnya mengenai cabe jawa? jika iya, simak selanjutnya di bawah ini.

Khasiat dari cabe jawa:

Khasiat dari tumbuhan cabe jawa pada bagian buah cabe jawa biasa digunakan untuk penyembuhan penyakit diare, lemah syahwat, sukar melahirkan, tekanan darah rendah dan tinggi, sakit gigi, perut kembung, mulas, dan lain- lain. Dan pada bagian akar dan batang tanaman cabe jawa biasa di manfaatkan untuk stroke, reumatik, nyeri pinggang dan asam urat. Sedangkan pada bagian daun tanaman cabe jawa di manfaatkan sebagai obat gatal- gatal, kejang perut dan lain- lain.

Pembibitan

Untuk cara pembibitan cabe jawa dengan vegetatif anda dapat mengambil 2 utas ruas batang produktif tanaman cabe jawa yang sudah memepunyai akar. Pastikan ruas batang tidak terlalu tua dan cukup muda agar hasilnya lebih baik. Setelah anda ambil batang stek cabe jawa itu siram dengan air yang bersih sampai benar- benar terlihat segar , kemudian simoan lah di tempat yang sejuk selama 1 malam, dan pada keesokan harinya tanam lah batang stek tersebut dalam polibag.

Penanaman

Sebelum proses penanaman siapkan terlebih dahulu polibag yang sesuai dengan batang stek . dan juga siapkan tanah liat yang di campur denganpuuk kandang dengan komposisi 1:1. Setelah itu tancapkan batang stek pada polibag yang sudah berisi campuran tadi, lalu siram batng stek secara rutin pagi dan sore selam 4 minggu.

Baca juga : Cara budidaya cabe hias

Nah, itulah sedikit informasi dari kami mengenai cara budidaya cabe jawa berkhasiat obat, semoga dapat bermanfaat.
Baca selengkapnya »
Beranda