Penanganan Pada Penderita Diabetes

Diabetes Mellitus (DM) merupakan golongan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan atau tidak terkontrolnya kadar gula dalam darah sebagai akibat terganggunya sistem metabolisme dalam tubuh dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Terganggunya produksi hormon insulin dalam tubuh ini membuat tubuh kita tidak mampu mengubah makanan menjadi energi.

Seseorang diketahui menderita Diabetes Mellitus jika terjadi peningkatan kadar gula dalam darah yaitu mencapai nilai 160-180 mg/dL. Hal ini juga dapat diketahui dari urine (air seni) seseorang yang mengandung glukosa sehingga sering dirubung semut.

Baca juga: Pencegahan Penyakit Diabetes

Kadar gula dalam darah normalnya berkisar antara 70-150 mg/dl. Namun, biasanya terjadi peningkatan setelah makan dan mengalami penurunan ketika bangun tidur di pagi hari.

Orang dengan kadar gula dalam darah jauh di atas nilai normal dikatakan mengalami hyperglycemia, sedangkan kondisi dimana seseorang mengalami penurunan kadar gula darah di bawah normal disebut juga dengan hypoglycemia.

Diabetes terdiagnosa apabila hasil pemeriksaan gula darah ketika seseorang berpuasa mencapai level 126 mg/dl atau lebih. Dan juga pemeriksaan gula darah 2 jam setelah puasa atau lebih mencapai level 180 mg/dl.

Namun, jika pemeriksaan dilakukan secara random (waktu tidak tentu) dengan nilai kadar gula darah mencapai level antara 140 mg/dl dan 200 mg/dl maka diagnosa Diabetes dapat ditegakkan, terlebih jika mencapai level di atas 200 mg/dl.

Penanganan Pada Penderita Diabetes
Kebanyakan bagi penderita Diabetes tipe 1 pengobatan yang dilakukan adalah Therapi Insulin (Lantus/Levemir, Humalog, Novolog atau Apidra) secara berkesinambungan.

Selain itu, bagi penderita diharuskan pula untuk berolahraga secukupnya serta melakukan kontrol menu makanan (diet). Sedangkan, bagi penderita Diabetes Mellitus tipe 2, penanganan dan pengobatannya difokuskan pada gaya hidup dan aktivitas fisik.

Mengurangi berat badan, diet dan berolahraga sebagai upaya mengontrol kadar gula dalam darah merupakan kunci program pengobatan yang harus dilakukan. Pemberian obat tablet akan sangat diperlukan apabila program pengobatan di atas tidak mencapai hasil yang diharapkan.

Bahkan, pemberian suntikan insulin juga turut diperlukan bila tablet tidak bisa mengatasi kontrol gula dalam darah.

Suntikan insulin secara rutin memerlukan biaya tidak sedikit. Akan sangat memprihatinkan jika penderita diabetes merupakan golongan orang dengan ekonomi yang kurang mampu. Kebanyakan dari mereka hanya bisa pasrah terhadap penyakit mematikan ini.

Namun, sebenarnya diabetes bisa juga diobati dengan memanfaatkan bahan makanan di sekitar kita yang dapat dijadikan obat alami penyakit diabetes, misalnya Brotowali dan Pare.

Tidak hanya gaya hidup dan aktivitas fisik saja, bagi penderita Diabetes juga harus memperhatikan pola makannya. Konsumsi gula dalam jumlah sedikitpun bisa membuat kadar gula menjadi tinggi.

Makanan sehat untuk penderita Diabetes disarankan yang rendah lemak jenuh, tetapi kaya akan serat. Kadar gula dan garam dalam makanan sehari-hari juga harus dikurangi. Berikut ini pola makan yang dianjurkan bagi penderita Diabetes:
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian.
  • Makanan kaya serat yang banyak terdapat dalam buah dan sayuran.
  • Minum Susu rendah lemak.
  • Kurangi makanan dan minuman yang banyak mengandung gula dan lemak hewani.
  • Menghindari makanan-makanan cepat saji.

Itulah sedikit penjelasan tentang penyakit Diabetes dan penanganannya. Mungkin ada di antara kita atau anggota keluarga kita yang mengalaminya, semoga bermanfaat untuk Anda dan keluarga. Ingatlah, peran keluarga juga sangat penting dalam proses penanganan penyakit Diabetes.



***


Related Posts

Penanganan Pada Penderita Diabetes
4/ 5
Oleh

1 komentar:

27 Januari 2014 01.33 delete

Sumber:
http://crystalberlina.blogspot.com/2012/12/cara-pencegahan-dan-pengobatan-diabetes.html
http://whiteteaindonesia.blogspot.com/2012/02/gejala-pencegahan-dan-pengobatan.html

Reply
avatar