Gejala-gejala Seseorang Terkena Hernia (Turun Berok)

Gejala-gejala Seseorang Terkena Hernia (Turun Berok)
Penyakit Turun Berok atau dalam istilah medis  disebut dengan hernia merupakan kondisi yang tak boleh disepelekan.

Penyakit hernia biasanya diderita oleh orang yang setiap harinya melakukan aktivitas maupun kesibukan yang butuh stamina tinggi.

Penyakit hernia akan segera menghinggapi apabila terus memaksa melakukan aktivitas padahal kondisi stamina orang tersebut sedang kurang bagus.

Kita perlu berhati-hati dan tak boleh menyepelekannya karena hernia bisa menyebabkan matinya usus.

Simak juga: Tips Ringan Untuk Calon Ayah Mendampingi Kehamilan Sang Istri

Definisi hernia (turun berok) adalah kondisi keluarnya organ usus dari tempat yang seharusnya. Berasal dari bahasa latin, herniae yaitu menonjolnya isi suatu rongga melalui jaringan ikat tipis yang lemah pada dinding rongga.

Dinding rongga yang lemah itu membentuk suatu kantong dengan pintu berupa cincin. Gangguan ini sering terjadi di daerah perut dengan  melorotnya bagian dari usus.

Secara sederhana dapat dijelaskan penyakit ini menimbulkan turunnya buah zakar seiring melemahnya lapisan otot dinding perut yang membuat usus melorot melalui lubang locus minoris.

Penderita hernia memang kebanyakan laki-laki, terutama anak-anak karena cenderung beraktivitas aktif dengan stamina tinggi. Namun, tidak menutup kemungkinan penyakit ini juga bisa diderita oleh wanita.

Awalnya, dikarenakan tekanan besar maka usus bisa keluar melalui lubang locus minoris tersebut. Pada turun berok ringan, usus yang melorot bisa masuk kembali ke perut ketika dalam posisi tidur.

Namun, bila sudah parah usus tidak akan bisa masuk lagi ke perut dan terjepit. Usus yang terjepit ini tidak memperoleh suplai darah sehingga akhirnya mati  dan membusuk. Jika terus dibiarkan dapat mengakibatkan masalah serius.


Jenis-jenis Hernia

Berdasarkan sifatnya:

  • Hernia responibel: Bila isi hernia dapat keluar masuk.
  • Hernia irresponibel: Bila isi kantung hernia tidak dapat dikembalikan ke dalam rongga.
  • Hernia akreta: Jika tidak ada keluhan rasa nyeri ataupun tanda sumbatan usus akibat perlekatan tersebut.
  • Hernia strangulata: Jika terdapat keluhan nyeri, biasanya karena terjepitnya pembuluh darah.
  • Hernia incarserata: Bila terdapat tanda obstruktif, misalnya terdapat nyeri, tidak bisa buang angin, dan tidak bisa buang air besar.
Berdasarkan terjadinya:
  • Hernia kongenital (bawaan)
  • Hernia akuisita (hernia yang didapat bukan karena bawaan)
Berdasarkan letaknya, hernia dibagi menjadi:
  • Hernia diafragma: menonjolnya organ perut ke dalam rongga  dada melalui lubang pada sekat yang membatasi rongga perut dan rongga dada (diafragma).
  • Hernia femoral: benjolan yang terdapat di lipat paha melalui anulus femoralis.
  • Hernia inguinal umblical: benjolan yang masuk melalui cincin umblikus (pusar).



Tanda-tanda Hernia

Setiap aktivitas yang meningkatkan tekanan dalam perut bisa memperburuk kondisi hernia. Gejala yang tampak dari hernia ini bisa beragam tergantung dari kondisinya.

Berikut ini merupakan gejala-gejala hernia yang perlu sahabat ketahui:

  1. Timbul nyeri di daerah sekitar perut bagian bawah dan biasanya akan sangat terasa ketika ada tekanan di dalam perut seperti saat mengejan, batuk, atau mengangkat beban yang berat.
  2. Terkadang timbul rasa sakit yang disertai demam.
  3. Timbul nyeri yang diikuti dengan gejala gangguan pencernaan.
  4. Jika usus sudah terjepit atau terjebak dalam jangka waktu lama, dapat mengalami  kerusakan yang ditandai dengan mual dan muntah.
  5. Muncul benjolan di sekitar selangkangan atau daerah perut. Benjolan tersebut akan membesar ukurannya ketika tekanan perut meningkat atau saat berdiri. Pada beberapa kasus muncul tonjolan tanpa disertai rasa sakit yang bila terus dibiarkan maka dapat membuat hernia masuk ke dalam skrotum.



Upaya Pencegahan


  • Gunakan teknik mengangkat yang benar. Jangan gunakan otot punggung, tapi selalu gunakan otot kaki anda untuk mengangkat beban dan pakailah dukungan penahan disaat melakukan kegiatan berat.
  • Konsultasikan ke dokter apabila ada kesulitan saat buang air kecil. Hernia juga dapat disebabkan karena kesulitan buang air kronis. Penyebab sulitnya buang air kecil perlu ditentukan dan diobati oleh dokter.
  • Usahakan untuk jangan sampai mengalami berat badan berlebih.
  • Berolahraga secara teratur, banyak makan serat untuk menghindari sembelit, banyak minum, dan segera ke toilet bila merasa "kebelet" untuk buang air.



***

Jika hernia kian membesar sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter apakah untuk mencegah matinya usus perlu dilakukan operasi atau tidak.

Namun, bila tonjolan turun beroknya masih kecil maka ada kemungkinan bisa pulih dengan sendirinya, dan usahakan untuk tidak terlalu banyak melakukan kegiatan yang membuat tubuh mengedan atau menganggkat beban terlalu berat.


sumber/gambar
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Hernia
https://m.facebook.com/notes/centerpointcoid/ciri-ciri-kena-hernia-atau-turun-berok/10150128367425202
http://www.manggisantikanker.com/2013/03/pengobatan-herbal-herniaturun-berok.html


Related Posts

Gejala-gejala Seseorang Terkena Hernia (Turun Berok)
4/ 5
Oleh