Bisnis Sampingan Karyawan Kantoran

Bisnis Sampingan Karyawan Kantoran
Semakin hari biaya hidup terus meningkat. Bisa kita hitung jumlah yang harus dikeluarkan setiap harinya untuk belanja bahan pokok, pendidikan anak, biaya transportasi dan komunikasi, serta biaya tak terduga lainnya.

Bagi kita yang bekerja sebagai karyawan kantoran biasa dengan gaji pas-pasan, tentu peningkatan biaya hidup tersebut seakan terasa kian mencekik.

Belum tiba tanggal gajian, pertengahan bulan uang kita sudah habis, terpaksa deh cari hutangan sana-sini atau pinjam ke teman untuk menyambung hari hingga tanggal gajian tiba. Betul tidak? Hehe...

Jika sudah begitu, tentunya kita membutuhkan tambahan saluran penghasilan yang baru. Dengan mencoba usaha atau bisnis sampingan nampaknya bisa dijadikan alternatif solusi dalam mengatasi problem finansial yang kita hadapi.

Baca juga: Tiga Peluang Bisnis Investasi Properti yang Menguntungkan

Bahkan kelak, bisa saja toh usaha sampingan yang kita jalani tersebut menjadi persiapan dalam mengantisipasi masa pensiun atau ketika sudah tak lagi bekerja kantoran.

Karena itu perlu kiranya mulai sekarang kita merintis bisnis sampingan sementara kita tetap bekerja sebagai karyawan, tinggal bagaimana kita bisa membagi waktu dan dapat melihat peluang yang ada.

Ada beberapa contoh bisnis sampingan yang bisa kita lakukan dalam memperoleh penghasilan tambahan. Mari kita simak contoh bisnis atau usaha berikut ini, siapa tahu bisa menginspirasi anda.


1. Warung Sembako

Jika anda memiliki ruangan yang cukup di rumah, bisa kita jadikan tempat untuk berjualan sembako. Tidak harus lengkap, setidaknya sediakan keperluan dapur dan perlengkapan rumah tangga sehari-hari, misalnya beras, gula, minyak sayur, telur, perlengkapan mandi, sabun cuci, rokok, jajanan anak-anak, dan sebagainya.

Modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar, sekitar 10 jutaan, itu jika anda sudah memiliki tempat sendiri atau ruangan kosong yang bisa diubah menjadi warung sembako kecil-kecilan, modal tersebut sudah termasuk juga untuk pembelian barang dagangannya.

Sedangkan untuk resiko yang mungkin dihadapi adalah barang tidak laku dan rusak karena kedaluarsa. Untuk memperkecil resiko, kita bisa memilih barang yang tidak cepat rusak (membusuk, mengering, penurunan kualitas, dan sebagainya).

Resiko lainnya adalah adanya penurunan harga jual barang yang disebabkan oleh penurunan harga jual di pasar. Namun, biasanya faktor penurunan harga ini bisa diprediksi jauh hari, jadi kita harus memperhitungkannya sebelum terjadi.

Selain itu, kendala lainnya ialah usaha warung sembako ini mengharuskan alokasi waktu anda untuk mengelolanya. Sedangkan, anda masih harus bekerja sebagai karyawan, solusinya kita bisa meminta istri/suami atau anggota keluarga untuk melakukannya.


2. Jualan Pulsa

Di jaman sekarang kebutuhan pulsa seakan sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat, bisa kita lihat setiap orang dari yang dewasa, remaja bahkan anak-anak pasti memiliki Handphone.

Untuk memulai usaha jual pulsa kita hanya perlu modal sekitar Rp 500 ribu untuk belanja deposit (saldo) pulsa. Setiap transaksi diperkirakan keuntungan yang didapat adalah Rp 500 sampai Rp 1000.

Dengan deposit Rp 500 ribu dan kita jual pernominal Rp 10 ribu misalnya, maka ada sekitar 25 transaksi setiap satu kali deposit dan kita bisa untung kira-kira Rp 50 ribu atau sekitar 5 – 10 % setiap depositnya.

Dalam bisnis, keuntungan 10 % itu sebuah nilai yang pantas, apalagi untuk bisnis jualan barang yang tidak ada waktu kedaluarsanya.

Jika ingin menjadikan bisnis lebih besar lagi, selain jual pulsa elektrik, jual juga pulsa fisik (voucher pulsa), serta beberapa macam aksesoris ponsel.

Ruangan yang dibutuhkan tidak perlu luas, hanya dengan ruangan ukuran 2x2 meter saja untuk meletakkan etalase dan beberapa tempat pajangan aksesoris ponsel.


3. Usaha Sampingan online

Perlu kita pahami bisnis online memang membutuhkan modal kecil, tapi untungnya juga relatif kecil untuk anda yang baru memulai. Kebanyakan mereka pebisnis online yang sukses pasti setelah menjalani proses yang panjang dan waktu yang lama.

Contoh bisnis online yang pertama yaitu Membuka Toko Online. Untuk jualan online kita butuh sebuah blog atau website yang nantinya kita gunakan sebagai tempat memajang gambar produk yang mau kita jual seperti produk fashion, peralatan elektronik, handphone dan lain sebagainya.

Membuat toko online tidaklah harus mahal, cukup dengan blogspot sederhana kita sudah bisa memulainya. Jika tidak punya modal yang cukup, kita bisa juga menjual produk orang lain.

Bahkan kita tidak harus stok barangnya terlebih dahulu, cukup memajang gambar produk di toko online anda, setelah ada pesanan baru kita beli barangnya untuk kemudian dikirim kepada pemesan.

Kita juga bisa bekerja sama dengan teman atau kenalan kita yang mempunyai usaha untuk kita bantu pemasarannya. Perhitungkan harga jualnya agar tidak kemahalan tapi kita tetap dapat memperoleh untung dari setiap produk yang kita jual.

Kalau kita bisa menjual produk dengan desain menarik, berkualitas dan harga relatif bersahabat maka peluang jualan laku terjual besar sekali. Keuntungan yang bisa didapat pun relatif besar.

Kendalanya, konsumen belum tentu percaya beli di toko online anda, karena sebagai orang yang baru memulai usaha online, mereka belum mengetahui bagaimana reputasi anda.

Jadi lakukanlah segala cara untuk meyakinkan calon konsumen agar mereka merasa aman dan nyaman belanja di toko online anda.

Kepercayaan dalam bisnis online itu hal yang mutlak karena konsumen tidak selalu akan bisa mengenali anda, jadi peluang tipu-menipu dalam bisnis online itu terbuka lebar. Sekali orang tidak pecaya transaksi dengan anda maka peluang sukses akan tertutup.

Contoh bisnis online selanjutnya yaitu Mengelola Blog. Untuk menjadikan blog anda sebagai sumber penghasilan online, butuh waktu, semangat dan keseriusan dalam mengelolanya.

Kita harus mendatangkan banyak pengunjung ke blog kita. Setelah blog mendapatkan banyak pengunjung sehari-harinya, barulah anda bisa berpikir untuk mendapatkan uang dari blog tersebut.

Misalnya, bisa kita tawarkan orang untuk pasang iklan di blog kita atau menawarkannya kepada pemasang iklan untuk memasang iklan bayar perbulan, atau iklan bayar per klik, atau iklan affiliasi.

Oleh karena itu, mulailah membuat blog dari sekarang, gunakan waktu luang sepulang kerja atau pada hari-hari libur. Kelola dengan benar dan tekun supaya nantinya bisa kita jadikan sumber penghasilan tambahan.


Demikian beberapa contoh bisnis sampingan untuk karyawan yang bisa kita pertimbangkan untuk dijalani. Semoga dapat memotivasi anda, untuk mulai mendirikan usaha sendiri.

Meski bekerja sebagai karyawan kantoran, tidak menutup peluang kita untuk mencari penghasilan tambahan yang halal. Terpenting ialah action, jangan hanya dipikir saja. Usaha sambil ngantor, KENAPA TIDAK?

Sumber/gambar:
http://strategimanajemen.net/2010/07/19/mengais-rezeki-dari-penghasilan-sampingan-kenapa-tidak/
http://www.carabisnisonline.net/search/label/bisnis%20sampingan
http://usahasampinganranking1.blogspot.com/
http://tukang-hitung.blogspot.com/2011/08/naik-rp-20-t-anggaran-pendidikan-rp.html


Related Posts

Bisnis Sampingan Karyawan Kantoran
4/ 5
Oleh