Francois Quesnay, Tokoh Pencipta Model Ekonomi Pertama

Terkenal sebagai pencipta model ekonomi pertama, Tableau Economique, Francois Quesnay (diucapkan kennay) merupakan pemimpin physiocrats serta pencetus mazhab pertama dalam pemikiran ekonomi.

Selain itu, Quesnay juga dikagumi dalam berbagai hal lainnya seperti usulannya tentang kebijakan Laissez Faire, visinya tentang ekonomi sebagai rangkaian yang terintegrasi dengan kuat dari bagian-bagian yang saling terkait, serta analisisnya terhadap kemunculan dan distribusi surplus ekonomi.

Francois Quesnay dilahirkan di desa Mere, sekitar 15 mil sebelah bara Versailles pada tahun 1694. Quesnay hanya sedikit menerima pendidikan formal karena ia terlahir dari keluarga miskin dan ayahnya hanya seorang petani dan penjaga toko.

Namun, ia sangat suka membaca buku dan sering berjalan kaki ke Paris hanya untuk membeli buku-buku bekas tentang Plato dan Aristotle.

Simak juga: John Locke (1632-1704), Justifikasi Pertama Terhadap Kepemilikan Pribadi

Usia mudanya cenderung lebih aktif sebagai dokter dan ahli bedah, ia mulai tertarik pada ekonomi dan matematika ketika usianya menginjak 55 tahun.

Ia sering diundang untuk menulis beberapa artikel untuk encyclopedia Diderot karena koneksinya banyak dengan kalangan atas serta karakteristiknya yang luas. Ia menjadi terkenal dan mempunyai banyak pengikut karena artikel-artikel yang ditulisnya.

Para pengikut Quesnay menyebut diri mereka sebagai physiocrate (dari bahasa Perancis), yang artinya hukum alam (Rule of Nature).

Semua artikelnya dalam Encyclopedia menganalisa proses ekonomi sebagai siklus aliran uang, barang dan orang dari satu sektor ekonomi ke sektor lainnya, menyerupai aliran darah di dalam tubuh manusia.

Artikel dari Encyclopedianya yang paling penting adalah tentang Corn, artikel inilah yang pertama kali memunculkan doktrin bahwa hanya sektor pertanian ekonomi saya yang produktif dalam perekonomian Perancis.

Quesnay beropini bahwa surplus ini timbul dari alam yang merupakan properti generatif dari tanah. Ide ini penting karena menekankan kalau kekayaan diperoleh dari proses produksi ketimbang melalui pertukaran atau perdagangan seperti pernyataan kaum merkantilis.

Pendapatnya tentang tidak begitu produktifnya manufaktur karena tidak menghasilkan surplus, menjadi pernyataan yang banyak menimbulkan kritik dan munculnya konsekuensi lain dalam bidang ekonomi.

Francois Quesnay, Tokoh Pencipta Model Ekonomi Pertama
Tiga Sektor Ekonomi Menurut Quesnay

Pendapat Quesnay dimulai dengan asumsi bahwa ekonomi dapat dideskripsikan menurut tiga kelas atau sektor yang berbeda, yaitu:

1. Sektor pertanian yang menghasilkan bahan mentah dan makanan.

2. Sektor manufaktur yang memproduksi barang-barang pabrik seperti pakaian, bangunan, dan alat-alat yang diperlukan oleh pertanian serta pekerja pabrik. Sektor jasa juga termasuk dalam manufaktur karena bertanggung jawab untuk memfasilitasi perdagangan domestik dan internasional.

3. Sektor pemilik tanah yang tidak menghasilkan nilai ekonomi apa-apa, namun tetap mengklaim atas surplus output yang dihasilkan dalam pertanian.

Biaya sewa diberikan kepada pemilik tanah sebagai representasi pembayaran surplus kepada pemilik tanah dan perdagangan yang kemudian dikenal sebagai Teori Sewa Physiocratic.

Meskipun Quesnay berpendapat bahwa sektor pertanian merupakan sektor paling produktif, namun dirinya juga menyadari bahwa asumsi mengenai hubungan antara input dan output ini tergantung pada teknik produksi yang digunakan dalam sektor pertanian.

Beberapa usulannya menyangkut usaha untuk meningkatkan produktivitas dalam sektor pertanian juga menjadi hal yang sangat penting.

Quesnay juga mengasumsikan bahwa semua pendapatan dibelanjakan dan pengeluaran tersebut dibagi sama rata antara barang pertanian dan barang pabrik. Asumsi ini ditunjukkannya dalam model zig-zag yang sangat terkenal itu.

Konklusi kebijakan penting yang pertama dari Tableau adalah bahwa pajak seharusnya hanya dikenakan pada tuan tanah saja.

Karena pajak yang dikenakan pada sektor pertanian dan manufaktur akan membahayakan perekonomian, maka pajak harus dikenakan kepada sektor yang tidak menghasilkan apa-apa, yaitu kepada para pemilik tanah.

Pajak pada pemilik tanah tidak akan mengurangi input yang tersedia dalam manufaktur atau pertanian, sehingga tidak menyebabkan ekonomi mengalami penurunan. Konklusi kebijakan penting yang kedua dari Tableau adalah bahwa sistem pertanian Perancis harus direstrukturisasi.

Secara khusus, dua perubahan penting sangat diperlukan, yaitu modernisasi pertanian, dan kapitalisasi pertanian seperti pertanian di Inggris.

Konklusi penting dari kebijakan Tableau yang terakhir adalah mendukung perdagangan bebas antar negara. Berlawanan dengan merkantilis, bagi mazhab physiocrat, kekayaan suatu negara tergantung pada output total dari barang yang diproduksi ketimbang logam mulia yang dikumpulkan suatu negara.

Quesnay sebenarnya layak dianggap sebagai tokoh ilmu ekonomi disejajarkan seperti Adam Smith. Walaupun dalam satu hal, sejarah tidak begitu baik terhadapnya.

Quesnay benar-benar tidak dikenal di luar masyarakat ahli ekonomi profesional, mereka lebih cenderung mengikuti kritik yang diajukan pertama kali oleh Adam Smith. Bagi banyak ekonom, Quesnay dianggap telah keliru karena menganggap manufaktur tidak produktif.

Tableau juga telah dikecam keras karena terlalu sulit untuk dipahami dan diikuti. Tetapi dalam hal lain, banyak juga ahli ekonomi sangat mengagumi prestasi Quesnay, terlepas dari orientasi mereka.

Ahli ekonomi berhaluan matematika menghargai Quesnay karena perannya sebagai pelopor dalam pembuatan model ekonomi.

Karya-karya Quesnay:
L`Ami des hommes, 5 Vol., Avignon, 1762 dengan Victor de Riquetti, Marquis de Mirabeau.
Philosophie Rurale, 5 Vol., Amsterdam, Chez Les Libraries Associes, 1764.
The Economical Table, New York, Bergman Publishers, 1968.
Quesnay’s Tableau Economique, ed., Marguerita Kuczynski dan Ronald L., Meek, New York, Augustus M. Kelley, 1972.


Sumber: http://e-je.blogspot.com/2009/03/francois-quesnay-1694-1774.html
Gambar: en.wikipedia.org

Referensi Lain:
Leontief, Wassily, The Structure of the American Economy 1919 – 1929, Cambridge, Massachusetts, Harvard University Press, 1941.
Marx, Karl, The Theory of Surplus Value, 3 Vol, Moscow, Foreign Language Publishing House, 1954


Related Posts

Francois Quesnay, Tokoh Pencipta Model Ekonomi Pertama
4/ 5
Oleh