Tips Cermat Membeli Mobil Bekas

Tips Cermat Membeli Mobil Bekas
Penggunaan mobil sebagai tunggangan saat perjalanan jauh bersama keluarga memang akan terasa lebih nyaman dan menyenangkan.

Pastinya, kita akan terhindar dari terik matahari saat siang hari dan tak perlu khawatir kehujanan atau kecipratan air kubangan seperti saat kita naik sepeda motor.

Karena itu, ada baiknya kita mulai merencanakan untuk membeli sebuah mobil.

Tidak harus baru, yang penting masih layak guna, memiliki nilai ekonomis dan memberi kenyamanan untuk Anda bepergian bersama keluarga. Namun, membeli mobil bekas tidak boleh sembarangan, jangan asal suka dengan model dan kemulusan bodynya saja.

Baca juga: Tips Cermat Membeli Sepeda Motor Bekas (non matic)

Dibutuhkan kecermatan dalam memilih mobil bekas berkualitas dengan harga pantas. Jangan lupa, sesuaikan juga budget dengan merk dan tipe mobil apa yang kita rencanakan untuk dibeli.


Saat ini banyak dealer mobil bekas atau OTO bursa penjualan mobil bekas dari berbagai merek terkenal dengan tipe yang beragam.

Namun, membeli mobil bekas tentu saja tidak harus pergi ke dealer atau showroom mobil bekas. Bisa saja kita membelinya langsung dari sang pemilik. Bahkan jika kita jeli dan sedikit bersabar, kita bisa mendapatkan mobil bekas yang kita inginkan dengan harga yang lebih murah.

Tapi, yang paling penting adalah bahwa kita harus tetap pada rencana semula dan mematuhi anggaran yang sudah dibuat.

Sebelum memilih dan memutuskan untuk membeli, ada baiknya kita coba simak beberapa tips berikut yang aku peroleh dan saya rangkum dari beberapa sumber.


1. Ketahui Kondisi Fisik dan Mesin Mobil

Cek terlebih dahulu kondisi fisik mobil secara menyeluruh, tak ada salahnya memeriksa seluruh bagian mobil. Periksa dengan teliti termasuk melihat bagasi dan lapisan body mesin.

Bukalah tutup pada mesin dan perhatikan baik-baik apakah terdapat belt yang aus, pipa bocor, oli berceceran dan juga periksalah apakah seluruh indikator bekerja dengan baik.

Cek dengan teliti performa mesin apakah masih prima atau tidak dengan menjajalnya langsung. Biasanya masalah akan terdeteksi setelah dicoba di jalan terlebih dahulu. Perhatikan mulai dari perpindahan perseneling, hentakan kopling, suara mesin dan getaran mesin serta engine mounting.

Kelistrikan juga tak kalah penting karena tak sedikit mobil yang mesinnya menjadi ngadat karena sistem kelistrikannya yang tidak sempurna, sekaligus memeriksa kondisi kelistrikan mulai dari kontak engine, lampu utama, lampu rem, AC dan lain sebagainya.

Perlu diingat, membeli mobil bekas bisa berarti kita juga membeli problem orang lain. Cari tahu latar belakang mobil tersebut termasuk juga bagaimana perawatannya.

Mungkin kita juga bisa meminta bantuan teman yang mempunyai lebih banyak pengetahuan tentang mobil untuk membantu Anda dalam memilih.

Baca juga: Tips Cermat Membeli Sepeda Motor Bekas (non matic)

Sebaiknya jangan membeli mobil bekas tabrakan yang parah, atau bekas terendam banjir karena akan ada banyak masalah yang timbul belakangan akibat dari hal tersebut.

Misalnya saja, mobil yang bekas terendam banjir dapat menyebabkan mobil tersebut berkarat dan menjadi keropos, air juga dapat mengakibatkan kerusakan perangkat elektronik serta kerusakan pada transmisi.

Jika kita masih merasa ragu, atau merasa kurang cocok dengan kondisi mobil, sebaiknya jangan dibeli, coba cari lagi mobil bekas lainnya yang menurut kita paling "sreg" di hati agar nantinya kita tidak menyesal di kemudian hari.


2. Cek Kelengkapan Dokumen Mobil

Sebenarnya cukup hanya berbekal BPKB dan STNK saja jual beli sudah bisa dilakukan. Namun, lebih baik ketika hendak membeli mobil bekas, pilihlah yang memiliki surat-surat sah, masa pajak masih berlaku, kesamaan nomor rangka dan mesin hingga kelengkapan faktur jual beli.

Hal ini akan membuat kita terhindar dari biaya tambahan karena harus mengurus kembali masa berlaku pajak.

Faktur jual beli digunakan juga sebagai sarat penjaminan asuransi kendaraan serta catatan kepolisian bahwa kendaraan yang kita beli memang benar-benar telah dipindah tangankan secara sah.


3. Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya

Sudah pasti, para penjual hanya akan mengatakan hal-hal positif pada mobil yang dijualnya untuk menutupi kekurangan yang ada. Jarang sekali penjual yang mau mengakui bahwa mobilnya punya kekurangan.

Oleh karena itu, kita harus benar-benar teliti dan memeriksa kendaraan dengan detail. Kita harus benar-benar mengetahui apa kelebihan dan kekurangan pada mobil yang hendak kita beli.

Fatal akibatnya jika ternyata setelah kita beli mobil tersebut dan mengendarainya di jalan raya ternyata ada kendala yang membahayakan keselamatan jiwa.

Hati-hati juga dengan pemalsuan pada odometer. Hal seperti ini banyak dilakukan penjual yang nakal demi untuk meningkatkan value mobil yang akan dijualnya. Jadi jangan penah tertipu pada angka-angka yang tertampil di odometer tersebut.


4. Pertimbangkan Tahun Pembuatan Mobil dan Sesuaikan dengan Harga Pasaran

Dengan mempertimbangkan tahun pembuatan mobil akan mempermudah kita dalam memilih dari segi desain atau performa mesin sebuah kendaraan dan harga pasarannya.

Semakin tua mobil tersebut, bisa dipastikan performanya lebih rendah dan harga yang dibanderolpun juga lebih murah dibandingkan tahun yang lebih muda.

Pertimbangkan harga pasaran kendaraan tersebut dengan harga jual yang ditawarkan. Tinggalkan saja pembeli yang mematok harga terlalu tinggi dari harga pasaran.


Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan ketika ingin membeli mobil bekas. Pastikan mobil yang akan kita beli adalah mobil bekas berkualitas dan kita mendapatkannya dengan harga yang pantas.

Sumber:
m.kompasiana.com/post/otomotif/2013/06/05/tips-jitu-memilih-mobil-bekas-/


Related Posts

Tips Cermat Membeli Mobil Bekas
4/ 5
Oleh