Tips Jitu Berdagang Online Dengan Modal Kecil

Tips Jitu Berdagang Online Dengan Modal Kecil
Banyak orang yang merasa takut untuk memulai usaha dikarenakan ketiadaan modal.

Memang benar, namanya orang dagang ya tentunya butuh modal.

Jelasnya, yang jadi masalah adalah bukan bagaimana memulai usaha tanpa modal, karena modal adalah hal wajib yang harus kita miliki jika ingin berwirausaha, tapi bagaimana memulai usaha walau hanya dengan modal yang minim.

Berdagang online adalah salah satu alternatif jika kita ingin memulai usaha namun dengan modal yang minim. Dengan hanya bermodal Handphone dan pulsa internet, kita sudah bisa mulai berdagang online.

Baca juga: 4 Cara Marketing Online yang Efektif untuk Bisnis Dengan Modal Kecil

Kita bisa mulai dengan membantu menjualkan barang orang lain atau istilahnya menjadi "Reseller". Carilah penjual online dengan harga termurah dan selalu up to date mengenai stok barang dagangannya, jadi kita bisa nge-Up harga barang tersebut untuk dijual kembali.

Nah, jika anda tertarik untuk mencoba berdagang secara online, berikut ini kami sajikan beberapa tips jitu dalam berdagang online.


1. Amati Peluang Pasar

Tahap awal yang harus dilakukan bagi anda yang baru belajar dagang adalah bagaimana cara menganalisa pasar. Hal ini penting untuk dilakukan karena jika sahabat berjualan di saat waktu yang tidak tepat, resikonya adalah dagangan anda akan tidak laku.

Contohnya saja, sahabat mencoba berjualan payung atau jas hujan di saat musim kemarau, dapat dipastikan kalau barang dagangan sepi pembeli. Kita harus bisa mengamati peluang pasar agar penjualan kita optimal.

Dalam mengamati peluang pasar, hal yang harus diperhatikan yaitu sebagai berikut:

a. Permintaan pasar

Biasanya, karena suatu trend tertentu ada barang yang sedang marak dicari oleh pembeli. Misalnya saja beberapa waktu lalu sedang ramainya orang membeli makanan serba pedas, maka sebaiknya agan juga mengikuti arus trend ini, meskipun trend tersebut tidak akan bertahan lama.

Dan jika sudah tidak marak lagi, kita bisa coba ganti barang dagangan lainnya dengan melihat permintaan pasar yang ada.

b. Lihat bulan atau event yang sedang berlangsung

Pada poin ini, kita bisa menjual barang yang berhubungan dengan event atau momen tertentu, misalnya saja pada bulan Ramadhan kita bisa coba berjualan baju koko, pakaian muslim, sajadah, peci, dan lain-lain.

Nah, pada pengamatan pasar yang Sahabat lakukan tadi, tekuni terus hingga anda benar-benar memahami tentang analisa pasar. Serap ilmu-ilmu berdagang yang Sahabat dapatkan baik dari orang lain, maupun pengalaman saat berjualan.

Ambil pelajaran dari setiap kegagalan dan jangan cepat merasa puas pada keberhasilan yang Sahabat dapatkan dengan terus berusaha untuk meningkatkan penghasilan.

Seperti pepatah mengatakan, "Pengalaman adalah guru yang paling baik". Sambil berdagang, Sahabat juga bisa belajar tentang prinsip-prinsip ekonomi.


2. Jangan Jual Kebohongan dan Bersainglah Dengan Sehat

Mungkin kita pernah dan bahkan sering menemui penjual yang sengaja melebih-lebihkan tentang kualitas barang dagangannya. Padahal, kualitas barangnya itu tidak sebagus yang dikatakan oleh penjual tersebut.

Beberapa penjual ada yang sengaja berbohong agar dagangannya laku terjual. Mereka meyakinkan pembeli dengan cara yang salah. Memang benar pembeli akan tertarik untuk membelinya, tapi saat barang itu tiba/sampai di tangan pembeli tersebut, maka yang ia dapatkan adalah KEKECEWAAN.

Pembeli yang kecewa tidak akan pernah mengulangi/membeli lagi di tempat dimana dia dikecewakan.

Bahkan, pembeli tersebut akan menyebarkan kekecewaannya dengan mengatakan pada temannya atau orang lain agar tidak membeli di tempat kita sehingga akan membentuk citra yang buruk bagi penjualan kita.

Jadi, utarakan barangmu apa adanya dengan baik dan benar, promosikan dengan susunan kata yang tepat, jangan berbohong! Ingat, kejujuran adalah hal penting dalam berdagang. Jujur tapi tetap meyakinkan!

Kita berdagang jangan hanya untuk jangka pendek, kumpulkan dan pertahankan konsumen sebanyak-banyaknya supaya laju ekonomi terus berputar.

Dalam hal ini kita berdagang tidak sendirian, banyak sekali kompetitor yang akan bermunculan. Persaingan membuat orang-orang saling berebut pelanggan dan tentunya juga membuat harga pasar semakin seru.

Banyak juga di antara para pembeli yang suka PHP (Pemberi Harapan Palsu), milihnya lama, pikir-pikir dulu, udah gitu nego harganya terlalu sadis, eh taunya malah nggak jadi beli, dan lain-lain. Namun, tetaplah kita harus menghormati pembeli, karena mereka berhak memilih dan memutuskan.

Mungkin mereka masih ingin compare dengan SHOP lain dan mencari harga terbaik. Oleh karena itu, dilarang saling menjelekkan sesama penjual.

Bersainglah secara sehat, jadikan kompetitor sebagai pemacu kita untuk menjadi lebih baik dan biar pembeli yang memutuskan siapa yang menurut mereka terbaik.


3. Coba Jual Produk Sendiri

Untuk meningkatkan penghasilan yang Sahabat rasa hanya segitu-gitu terus, mungkin ada baiknya anda mulai mencoba untuk memasarkan produk sendiri. Produk yang unik dan baru bisa jadi booming lhooo...

Sahabat coba membuat apapun yang sekiranya mempunyai nilai jual, seperti kerajinan tangan, atau makanan ringan yang mungkin belum pernah ada. Produk yang Sahabat buat sendiri bisa mempunyai laba bersih hingga 100 persen.

Buat produk yang dapat diterima orang banyak, tentunya dengan kemasan yang menarik. Meskipun butuh proses dan perjuangan dalam merintis produk sendiri, namun jika kita terus berusaha, ulet dan tidak mudah putus asa, pasti Sahabat akan berhasil, trust me!


4. Manfaatkan Social Media

Banyak cara dalam pemasaran yang cerdas, prinsipnya bagaimana pemasaran kita bisa optimal tapi dengan biaya yang murah dan bahkan gratis. Salah satunya adalah dengan melalui Social Media.

Miliki akun di beberapa social media atau situs jual-beli yang paling ramai digunakan di Indonesia seperti BBM, Twitter, Facebook, Kaskus, Tokobagus (OXL), Berniaga, dan lain-lain. Semakin banyak akun yang kita punya, semakin besar juga cakupan pasar yang diraup.

Pembeli pun akan semakin percaya dengan kita, karena kebanyakan para penipu online hanya mengandalkan satu atau dua media sosial yang tak terurus dalam berdagang.

Dan jangan lupa untuk mengumpulkan setiap testimoni  yang didapat dari para konsumen yang telah membeli kepada agan, serta bukti-bukti pengiriman dan transaksi. Tentunya lebih menambah kepercayaan bagi konsumen.

Usahakan juga sebaiknya Sahabat jangan hanya mempunyai satu rekening pada bank tertentu saja dalam bertransaksi, buat juga rekening-rekening lain pada bank-bank besar yang diketahui banyak penggunanya dan mudah dalam transfer baik melalui ATM maupun e-Banking.

***
Itulah beberapa tips yang dapat saya sampaikan kepada Sahabat semua, semoga dapat menambah wawasan dan tentunya meningkatkan penjualan barang dagangan Sahabat. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga selalu beruntung.

Sumber: http://kask.us/htJUf
gambar: serbaweb.com


Related Posts

Tips Jitu Berdagang Online Dengan Modal Kecil
4/ 5
Oleh

1 komentar:

5 Maret 2015 23.05 delete

Numpang promo bisnis hebat www.bisnismodalsemangat.weebly.commodal 99ribu hasil 30juta/bulan

Reply
avatar