Definisi Asuransi Jiwa dan Istilah-istilah yang Terkait di Dalamnya

Definisi Asuransi Jiwa dan Istilah-istilah yang Terkait di Dalamnya
www.asuransijiwaku.net
Asuransi jiwa ialah kontrak yang sah di antara dua pihak, yakni perusahaan asuransi, dan pemegang polis asuransi.

Dalam kontrak tersebut memastikan bahwa penerima akan mendapat dukungan keuangan dalam hal kecelakaan atau kematian tertanggung.

Pemegang polis menyetujui untuk membayar sejumlah uang sebagai premi tertentu secara berkala.

Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi asuransi jiwa, di antaranya yaitu usia, pendapatan, pengeluaran, pinjaman, jumlah tanggungan, kesehatan, dan lain sebagainya.

Hal ini juga tergantung dari empat jenis asuransi jiwa yang berbeda, antara lain: asuransi jiwa universal, asuransi jiwa berjangka, asuransi seumur hidup, dan endowment asuransi jiwa. 
Sistem asuransi secara umum menawarkan kepada pemegang polis untuk sebuah solusi di mana ada jaminan secara finansial untuk masa depan anda, dan asuransi jiwa menawarkan beberapa macam solusi yang terkait dengan masa depan kebutuhan anda.

Pada jenis asuransi jiwa juga tersedia dalam berbagai macam dan pilihannya tergantung apa yang anda butuhkan.

Agar lebih mudah untuk memahaminya, asuransi jiwa ini memungkinkan agar hidup anda terjamin di masa depan dari semua yang ditawarkan dalam asuransi kepada anda.

Tapi memang perlu dipertimbangkan kembali apakah pendapatan bulanan anda mencukupi untuk membayar premi asuransi di setiap bulannya. Agar tidak terjadi masalah dalam keuangan rumah tangga anda.


Manfaat Penting dari Asuransi Jiwa

Apapun jenis asuransi jiwa yang anda pilih, baik berupa asuransi kesehatan, asuransi kematian, maupun yang lainnya, sangatlah direkomendasikan untuk anda mempelajari terlebih dahulu tentang seluk beluk dalam sistem asuransi.

Makin banyak yang anda ketahui dari sistem asuransi ini, maka akan semakin banyak pula keuntungan dan manfaat yang dapat anda peroleh. 

Adapun beberapa manfaat yang dapat anda ambil dari Asuransi Jiwa adalah jaminan hidup anda dan keluarga secara finansial di masa depan.

Contoh yang sering terjadi ada banyak sekali, misalnya ketika satu keluarga harus satu-satunya orang yang menjadi tulang punggung keluarga yaitu sang ayah meninggal dunia.

Tanpa asuransi jiwa, pihak keluarga yang ditinggalkan mungkin hanya akan berusaha menerima kenyataan bahwa satu-satunya orang yang mencari nafkah untuk keluarga sudah tiada, dan berusaha mencari solusi terbaik dalam masalah finansial yang dihadapi.

Tidak jarang keluarga tersebut akhirnya harus rela menjual harta benda, bahkan rumahnya untuk bisa bertahan hingga keadaan ekonomi membaik.

Adanya asuransi jiwa fungsinya adalah menjadi solusi dari itu semua. Anda bisa mengajukan klaim kepada pihak yang bersangkutan.

Walaupun mungkin tidak bisa bertahan lama, namun setidaknya anda tetap mempunyai pegangan selama masa-masa sulit.

Mungkin banyak dari anda yang akan berpikir bahwa menabung adalah lebih baik ketimbang membayar premi asuransi jiwa secara berkala. Nah, ilmu hitung anda bisa coba anda gunakan di sini.

Misalkan, anda bisa menabung sebanyak Rp 2 juta setiap bulannya, dan anda sudah menabung selama 30 tahun, berarti sekitar 60 juta ada di rekening anda saat ini.

Sementara itu kebanyakan premi asuransi yang anda bayarkan jumlahnya tidak sampai Rp 2 juta perbulannya, rata-rata mungkin sekitar Rp 300 ribu saja.

Namun, dengan hanya jumlah segitu, jaminan yang anda dapatkan bisa mencapai angka yang sama, yaitu sekitar 50 sampai 60 juta jumlahnya tergantung jenis premi asuransi jiwa pilihan anda.

Dan, kita pun tidak tahu kapan kita akan meninggal atau jatuh sakit. Misalkan anda menggunakan jasa asuransi kesehatan, di saat anda sakit dan membutuhkan uang sebesar Rp 60 juta untuk biaya pengobatan, anda tidak perlu menunggu 30 tahun untuk dapat mengklaim asuransi kesehatan tersebut.

Selain itu, anda juga masih mempunyai tabungan Rp 1,7 juta perbulannya bila diambil dari selisih jumlah uang premi dengan uang yang bisa anda tabung perbulannya sebesar Rp 2 juta. 

Bagaimana, bukankah itu suatu yang menguntungkan?

Banyak orang beranggapan bahwa mengikuti asuransi itu hanya akan menambah beban ekonomi anda tiap bulannya.

Hal itu karena memang kebanyakan orang belum tahu dengan pasti manfaat besar yang bisa didapatkan dari program asuransi tersebut.

Sekali lagi kami tekankan, bahwa asuransi itu merupakan solusi dari sebuah risiko yang akan pasti akan kita hadapi, hanya saja masalah waktu memang kita tidak bisa meramalkan kapan sebuah risiko itu akan terjadi.

Jadi, adanya asuransi merupakan solusi dari meminimalisir dampak dari risiko yang akan kita hadapi.


Istilah-istilah dalam Asuransi Jiwa

1. Penanggung: istilah yang mengacu kepada perusahaan asuransi.

2. Pemegang Polis: individu atau badan atau pihak yang melakukan perjanjian pertanggungan dengan penanggung. Pemegang polis mempunyai kewajiban untuk membayar premi asuransi. 

3. Tertanggung: orang atau pihak yang pada dirinya terkait dengan perjanjian pertanggungan.

4. Polis: surat berharga yang didalamnya berisi kontrak pertanggungan antara penanggung dengan pemegang polis.

5. Ahli waris: orang yang ditunjuk oleh tertanggung dan berhak mendapatkan keuntungan asuransi jiwa yang diberikan oleh penanggung bila tertanggung meninggal dunia.

6. Uang pertanggungan: sejumlah uang yang nilainya telah disepakati dalam polis dan akan diberikan apabila terjadi sesuatu terhadap tertanggung dalam masa kontrak perjanjian. Uang tersebut akan diserahkan kepada ahli warisnya apabila tertanggung meninggal dunia.

7. Premi: sejumlah uang yang dibayarkan oleh pemegang polis kepada penanggung sebagaimana telah disepakati dalam surat perjanjian kontrak.

8. Nilai tunai / nilai tebus: sejumlah uang yang diberikan kepada tertanggung dari penanggung bila dalam masa kontrak, tertanggung mengundurkan diri.

9. Manfaat asuransi: sejumlah uang yang sesuai dalam perjanjian akan dibayarkan oleh penanggung kepada tertanggung bila semua syarat terpenuhi.

10. Bonus: tambahan sejumlah uang selain yang dialokasikan oleh penanggung untuk keuntungan tertanggung atau pemegang polis.

Sumber:
http://mufidmmn.blogspot.com/2014/04/asuransi.html


Related Posts

Definisi Asuransi Jiwa dan Istilah-istilah yang Terkait di Dalamnya
4/ 5
Oleh