Etika Bisnis Dalam Permainan Golf untuk Membangun Relasi

Etika Bisnis Dalam Permainan Golf untuk Membangun Relasi
www.kabarbisnis.com
Seperti kita ketahui, banyak dari para pemimpin bisnis maupun elit politik yang menggunakan golf sebagai alat penting dalam melakukan lobi-lobi.

Selain sebagai olahraga yang berguna untuk kesehatan tubuh, manfaat penting lainnya dari golf adalah bahwa olahraga ini menyediakan jendela yang unik ke dalam nilai-nilai kepribadian dan perilaku orang lain.

Untuk urusan bisnis di masa depan, hal ini terbukti sangat berguna.

Perilaku seseorang di lapangan dapat merefleksikan karakter dan etika bisnis mereka.

Contoh kecilnya, apabila mitra bermain golf anda melakukan kecurangan pada setiap hole, bisa jadi anda harus berhati-hati ketika membuat kesepakatan bisnis dengannya.

Baca juga: Langkah-langkah untuk Memperoleh Kepercayaan dari Tim Bisnis Anda

Bermain Golf dengan mitra bisnis anda merupakan kesempatan yang baik untuk menunjukkan citra positif diri anda melalui etika bisnis golf yang tepat.

Membangun serta memelihara hubungan bisnis yang kuat adalah salah satu kunci kesuksesan dalam bisnis anda tersebut.

Etika bisnis golf dapat membuat anda dan partner menikmati hari yang indah dan juga menampilkan kesan keunggulan, profesional, dan dapat dipercaya.


1. Harus Selalu Siap

Sebelum bermain golf, anda tentu harus mempersiapkan segala sesuatunya, datanglah lebih awal untuk dan rencanakan hasil apa yang akan anda capai dalam bermain golf di hari itu. Hal ini sama pentingnya dengan setiap pertemuan bisnis lainnya.

Anda harus selalu bersiap diri, atau perusahaan anda harus selalu siap ketika memerlukan suatu representasi kapan pun dan dalam kondisi apapun.


2. Jangan Terlihat Seperti Pemula

Bila tujuannya adalah bisnis, jangan pernah menghadiri acara bermain golf apabila anda adalah seorang pemula yang belum paham betul tentang dasar-dasar bermain golf. Hal itu hanya akan mempermalukan diri anda sendiri dan menjauhkan perusahaan anda.

Pelajari dasar-dasar bermain golf, dan seringlah berlatih untuk menambah jam terbang anda sehingga anda telah mahir dalam memainkannya.

Sama seperti sebuah bisnis, bila anda ingin menggeluti sebuah bisnis, tentunya anda harus memahami dasar-dasar sebuah bisnis itu sendiri.

Terus melatih kemampuan dan keahlian anda dalam bidang bisnis tersebut, serta menambah jam terbang agar kemampuan dan mental anda kian terasah.


3. Bila Anda sebagai Host

Berikut ini adalah hal yang perlu anda perhatikan apabila posisi anda adalah Host:

- Tanyakan jadwal dan pemilihan tempat pada klien anda, biasanya jarak tempuh akan menjadi prioritas yang menentukan lokasi.

- Anda harus menjaga hubungan antar pemain dengan tidak terlalu menonjolkan skill anda dan merendahkan skill klien anda.

- Karena anda adalah orang yang mengajak, sudah sepantasnya anda yang mentraktir tamu anda. Dan pastikan semua kebutuhan dan kenyaman tamu anda terpenuhi dalam bermain golf.

- Kemudikan Cart.

- Fokus pada klien anda, dan bukan pada permainan anda yang kian meningkat.

- Mainkan di Tee-box yang sama seperti klien anda.

- Persilahkan klien untuk mengawali permainan di hole pertama.


4. Jaga Diri Anda dari Emosi

Lapangan golf bukanlah tempat bagi anda yang ingin mengungkapkan isi hati maupun meluapkan emosi anda.

Jagalah diri anda dari amarah, jangan sampai sumpah-serapah, kata-kata kotor, atau rengekan keluar dari mulut anda.

Hal itu hanya akan memberi kesan anda sedang terlibat dalam demonstrasi olahraga yang bodoh.

Sebaliknya, anda harus bersikap ramah. Bahkan ketika anda bermain sangat baik dan klien anda tidak demikian.

Bersikaplah sewajarnya, dan jangan berlebihan dengan berperilaku yang kurang cocok mencerminkan keseharian anda di kantor.

Misalnya saja terlalu banyak lelucon, gerakan atau komentar yang mungkin klien akan menganggap bahwa anda melecehkannya.


5. Tunjukkan Kredibilitas dan Sikap Rendah Hati

Jangan sampai anda bermain sangat buruk dan mengkompromikan kredibilitas anda. Sebaliknya, bila anda bermain baik, jangan tertawakan klien anda.

Ubahlah hal ini menjadi sebuah pujian untuk klien anda, misalnya dengan berkata, “Anda benar-benar membawa keberuntungan untuk saya, ini adalah permainan terbaik saya tahun ini, berkat kehadiran anda.”

Pujian dan rasa hormat merupakan aspek khusus agar anda mendapatkan respek yang lebih dari klien. Bila klien tidak bertanya atau meminta, sebaiknya tidak usah sok melatih atau memberikan nasehat untuknya.


6. Lebih Beretika

Anda harus jadi orang yang tahu etika, karena beberapa hal berikut ini harus anda perhatikan saat bermain golf dengan klien bisnis:
  • Saat permainan berlangsung, matikan sejenak ponsel anda.
  • Jangan membuat orang lain menunggu dengan selalu mempersiapkan diri untuk pukulan berikutnya.
  • Hindari keluhan atau bualan tentang mahalnya green fee.
  • Kemudikan golf cart dengan kecepatan yang aman.
  • Segera turun dari cart saat klien anda sudah melakukannya.
  • Berpakaian yang sopan dan pantas.
  • Jangan ada kecurangan dalam permainan.
  • Jangan terlalu mengalihkan perhatian pegolf lainnya dengan berbicara keras, tertawa atau membuat kegaduhan.

7. Bicara Bisnis hanya Pada Saat yang Tepat

Perhatikan waktu dan tempat yang pas untuk membicarakan segala sesuatu, terutama kaitannya dengan bisnis.

Waktu dalam bermain golf, habiskan untuk membangun hubungan dan membuatnya menjadi hubungan yang berkembang.

Jangan mulai berbicara tentang bisnis, bila klien anda tidak memulainya terlebih dahulu. Bila tidak, simpan saja obrolan tentang bisnis itu hingga hole ke-19.

Nah, itulah beberapa hal penting dalam membangun relasi pada sebuah permainan golf. Jangan biarkan sikap anda menjadi suatu handicap bagi anda.

Buatlah kesan yang baik pada kesempatan ini, dan ciptakanlah kenangan bersama yang akan meningkatkan hubungan bisnis dengan klien anda sehingga bisa meningkatkan keuntungan nantinya.

Sumber:
http://ayogolf.blogspot.com/2010/10/tips-etika-bisnis-golf.html


Related Posts

Etika Bisnis Dalam Permainan Golf untuk Membangun Relasi
4/ 5
Oleh