Penting Untuk Diketahui: Pengertian dan Awal Mula Forex Trading

FOREX atau biasa disingkat dengan inisial “FX” merupakan kependekan dari Foreign Exchange atau diartikan sebagai pertukaran mata uang asing. Bila dalam istilah bahasa Indonesia biasa disebut dengan Valuta Asing (Valas).

Jadi, Forex Trading pengertiannya adalah perdagangan mata uang kedua negara yang nilainya tidak sama atau berubah dari waktu ke waktu.

Biasanya Forex memperdagangkan mata uang yang berasal dari negara-negara maju, seperti Dollar Amerika (USD), Euro (EUR), Poundsterling Inggris (GBP), Yen Jepang (JPY), Australian Dollar (AUD), dan Swiss Franc (CHF).

Baca juga: 5 Tips Sukses untuk Forex Trader Pemula

Lazimnya, semua mata uang tersebut diperdagangkan secara berpasang-pasangan atau disebut juga dengan ‘pair’. Contohnya, EUR/USD, EUR/GBP, GBP/USD, AUD/USD, GBP/JPY, atau yang lainnya.

Perlu anda ketahui bahwa ada trilyunan dolar uang yang berputar di pasar forex setiap harinya sehingga membuat Forex Market merupakan pasar yang paling besar dan likuid di dunia. Nilainya bahkan sering melebihi Bruto Nasional Produk (BNP) negara-negara maju.

Sungguh luar biasa, dan tidak ada satu pun pihak yang dapat mengendalikan harganya di pasar untuk waktu yang panjang kecuali digerakkan oleh pasar itu sendiri.

Forex merupakan produk investasi yang bersifat internasional dan liquid. Adanya transaksi keuangan bernama Forex Trading didasari oleh perbedaan nilai mata uang sebuah negara yang berubah dari waktu ke waktu yang tentunya ada berbagai macam faktor yang mempengaruhinya.

Awal Mula Forex Trading

Telah ada sejak lama, Forex Trading ditemukan saat teknik konversi mata uang sebuah negara ke mata uang negara lainnya juga ditemukan.

Namun, Forex Trading baru ada secara kelembagaan sesudah didirikannya Badan Arbitrase Kontrak Berjangka atau Futures.

Misalnya Internasional Money Market (IMM) yang berdiri pada tahun 1972 sebagai divisi atau bagian dari Chicago Mercantile Exchange (CME).

Atau London International Financial Futures Exchange (LIFFE), dan Tokyo International Financial Futures Exchange yang disingkat TIFFE, serta ada pula beberapa yang lainnya.

Namun, Forex sendiri telah dimulai sejak sangat lama. Transaksi forex berawal dari adanya perdagangan komoditas, seperti emas, beras, dan lain-lain.

Hingga yang bisa dirasakan saat ini, perubahan pola pasar Forex setidaknya telah mengalami empat kali perkembangan.

Perkembangan pertama, pada periode standar emas di era 1880-1914. Lalu periode masa perang dunia I di tahun 1919-1939. Kemudian yang ketiga pada periode Bretton Woods pada tahun 1946-1971.

Dan keempat pada periode nilai tukar mengambang di tahun 1971 sampai sekarang. Untuk periode standar emas hingga periode Bretton Woods, disebut juga tahap periode nilai tukar tetap.

Sedangkan di tahun 1971 mulai memasuki periode nilai tukar mengambang dan berlaku hingga saat ini.

Pasca kegagalan dari Periode Nilai Tukar Tetap dalam mempertahankan kestabilan ekonomi pada era Bretton Woods, transaksi Forex mulai menjadi bagian terpenting dalam perkembangan dunia sampai saat ini.

Sebabnya, suatu nilai tukar mata uang antar negara diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Seberapa besar nilai tukar mata uang tersebut akan ditentukan oleh pasar dan memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan suatu negara di bidang perekonomian.


Mekanisme Perputaran Uang di Pasar Forex

Selama 24 jam, Forex Trading akan terus bergerak setiap hari kerja mulai dari Senin sampai Jumat berputar mulai dari pasar New Zealand dan Australia yang berlangsung sekitar pukul 04.00 – 14.00 WIB, lalu bergerak ke pasar Asia yaitu Jepang dan Singapore yang berlangsung sekitar pukul 07.00 – 16.00 WIB.

Kemudian ke pasar Eropa yaitu Jerman dan Inggris yang berlangsung sekitar pukul 14.00 – 22.00 WIB.

Dan berakhir di pasar Amerika yang berlangsung sekitar pukul 19.30 – 04.00 WIB. Begitu seterusnya dan berputar lagi selama lima hari kerja.

Menurut survey BIS (Bank for International Settlement), perputaran uang yang terjadi di pasar Forex pada September 2008 sudah mencapai US$ 5 triliun per harinya.

Tentu saja bila dibandingkan dengan perputaran uang di bursa berjangka lainnya, jumlah tersebut jauh lebih besar.

Selisihnya cukup jauh bila dibandingkan dengan komoditi ataupun pasar saham di tiap-tiap bursa efek negara maju manapun.

Dengan volume perdagangan sebesar itu, walaupun anda adalah seseorang yang mempunyai modal sangat besar sekalipun sangat sulit untuk bisa memegang kendali perdagangan di pasar Forex. Pergerakan mata uang ini sepenuhnya bergantung pada pasar yang sifatnya sangat cair.

Jangankan pemain kecil, mereka para pemain besar dari seluruh negara maju di dunia saja tidak satupun yang mampu mengontrol pergerakan kurs valuta asing.

Transaksi yang ada di dalam pasar forex ini dapat memusingkan bahan perekonomian sebuah negara, karena bisa menghancurkan secara tiba-tiba jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Mungkin anda tidak lupa, kalau berbagai krisis keuangan pernah terjadi, bahkan salah satu penyebab utamanya adalah transaksi di pasar forex ini. Perdagangan secara fisik tidak dilibatkan di Forex Trading.

Oleh karena itu, forex trading juga dapat dilakukan dengan sistem jaminan atau margin trading. Misalnya, jika kita ingin membeli US$ 30 ribu, dengan sistem Margin Trading dana yang dikeluarkan hanya sekitar 1 % nya saja atau sebesar US$ 300 sebagai jaminan.

Tetapi hebatnya, keuntungan yang saya dapatkan akan sama nilainya dengan US$ 30 ribu yang saya beli.

Di sini mata uang yang dibeli atau dijual tidak dipegang oleh investor dan jaminan yang diberikan juga bisa sangat kecil, hanya 1 % dari jumlah yang hendak dibeli.

Nah, mungkin itulah yang dapat kami bagikan pada posting kali ini, dengan penjelasan singkat tersebut, semoga dapat memberikan pengetahuan kepada anda sehingga bisa membuat anda tertarik untuk bermain di Forex Trading.

Sumber:
blogvalas.com
http://kiteklik.blogspot.com/2011/04/pengertian-dan-sejarah-forex.html


Related Posts

Penting Untuk Diketahui: Pengertian dan Awal Mula Forex Trading
4/ 5
Oleh