5 Alasan Klasik Putus Cinta yang Perlu Diwaspadai

5 Alasan Klasik Putus Cinta yang Perlu Diwaspadai
Tak ada yang lebih menyakitkan daripada putus cinta, bahkan sakitnya melebihi sakit gigi yang membuat pipimu tampak bengkak.

Jika putusnya baik-baik dan alasannya demi kebaikan kamu berdua sih, mungkin kamu masih bisa sedikit rela untuk melepasnya.

Namun, kamu perlu waspada terhadap 7 alasan ‘putus’ berikut ini, karena bisa jadi dia memang sejak awal tidak menyukaimu, atau jangan-jangan dia adalah tipe cowok yang suka gonta-ganti pasangan, dan sekarang ini memang sudah punya yang baru. Hmmm... Lebih sakit mana coba, putus cinta atau dikhianatin?

Baca juga: Ada Kesamaan Mencari Rumah dan Mencari Pasangan Hidup


1. Mau Fokus Sekolah Dulu

Katanya alasan si doi ingin putus sama kamu sih karena ingin fokus belajar dulu, eh enggak tahunya malah fokus belajar mencintai cewek lain.

Nyesek enggak tuh? Terlalu sering kita mendengar alasan putus karena ingin konsentrasi untuk belajar.

Mungkin kalau pacarmu memang masih duduk di bangku kelas 3 SMA dan akan menghadapi Ujian Nasional, masih masuk akal dengan alasan seperti ini.

Namun, jika pacarmu itu ternyata sudah enggak sekolah, kuliah pun sudah beres, dan kayaknya enggak lagi menempuh kuliah S-2, bisa jadi itu cuma alasan yang dibuat-buat untuk berpaling ke cewek lain.


2. Belum Boleh Pacaran Sama Ortu

Tiba-tiba saja ketika kalian berdua sedang duduk mesra di bawah rindangnya pohon sukun, pacarmu menangis tersedu-sedu dan minta putus dengan alasan belum boleh pacaran sama orangtuanya.

Wah, bisa jadi ini hanyalah akal-akalan doi karena mungkin dia menyesal pacaran sama kamu. Baru beberapa hari jadian sama kamu, tanpa ada masalah apapun antara kamu dengan doi, kok tiba-tiba dia minta putus? Aneh bukan?

Alasannya sih karena hubungan kalian diketahui oleh orangtuanya dan dia belum diperbolehkan pacaran dulu.

Padahal usianya saat itu telah menginjak 25 tahun, bisa jadi alasan sebenarnya karena dia telah menyesal pacaran sama kamu dan sedang mencoba untuk mencari pengganti dirimu yang baru.


3. Tak Ada Kecocokan

Dari awal jadian, bahkan setelah empat tahun berpacaran, kalian selalu terlihat kompak. Namun, tanpa ada masalah apa pun mendadak dia ngomong ke kamu kalau kalian tidak ada kecocokan.

Padahal, kalian punya hobi dan selera musik yang sama, bahkan selama empat tahun berturut-turut, kalian selalu menang lomba “the best couple of the year”. Bukankah ada sesuatu yang aneh dengan doi?

Entah ada angin apa, berantem pun kayaknya hampir enggak pernah deh. Tapi kenapa dia tiba-tiba datang dan mengatakan kalau selama ini dia tidak merasa ada kecocokan sama sekali denganmu?

Di dunia ini tidak ada orang yang sama persis satu dengan yang lainnya, bahkan saudara kembar sekalipun.

Jika alasannya hanya karena ada perbedaan sedikit saja antara dia denganmu, suruh saja dia pacaran sama dirinya sendiri!


4. Ingin Sendiri dan Belum Butuh Pacar

Lha kok aneh, setelah sekian lama berpacaran kenapa baru sekarang dia bilang ingin sendiri dan belum butuh pacar?

Dulu kenapa dia nembak kamu, atau dulu kenapa kamu nembak dia terus diterima? Kayaknya ada yang salah deh dengan doi, emangnya pacaran cuma sekedar alat pemuas kebutuhan?


5. “Kamu Terlalu Baik Buat Aku”

Tiba-tiba saja dia meminta putus dengan asalan “kamu terlalu baik buat Aku...” Ini maksudnya apa toh?

Lha wong punya pacar baik kok malah diputusin? Enggak masuk akal, ketika hubunganmu dengan doi sedang baik-baik saja, justru dia minta putus dengan alasan kamu terlalu baik. Sepertinya sih, dia sudah kehabisan akal untuk cari alasan hingga harus membuat alasan sekonyol ini.

Dengan alasan paling tidak masuk akal ini, ada kemungkinan kalau sebenarnya dia memang sudah bosan sama kamu.

Kamu bisa kok mengajaknya berdebat dengan mengatakan, “Lalu aku harus lebih jahat lagi sama kamu?” atau “baiklah, mulai sekarang saya akan berubah menjadi orang yang tidak baik di mata kamu...”

Sumber:
http://www.hipwee.com/hiburan/alasan-mutusin-pacar/


Related Posts

5 Alasan Klasik Putus Cinta yang Perlu Diwaspadai
4/ 5
Oleh