Buah dan Sayuran Lokal Ternyata Lebih Sehat dari Produk Impor

Buah dan Sayuran Lokal Ternyata Lebih Sehat dari Produk Impor
Dengan memilih bahan pangan lokal, di samping relatif lebih murah harganya, juga memberikan manfaat yang lebih besar untuk kesehatan.

Pangan lokal yang kita konsumsi terutama buah serta sayuran yang asli dari Indonesia, tak hanya akan memperoleh nilai nutrisi yang lebih tinggi, namun penyakit degeneratif seperti diabetes, stroke, kanker maupun penyakit jantung risikonya bisa dicegah dengan lebih mudah.

Pakar ilmu gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Ahmad Sulaiman mengungkapkan, dengan lebih banyak mengkonsumsi buah dan sayur-sayuran lokal merupakan salah satu cara yang dapat dijadikan sebagai upaya pencegahan penyakit-penyakit tidak menular dan penyakit kronis seperti diabetes, stroke, dan penyakit jantung.

Baca juga: 7 Manfaat Buah Mangga yang Sangat Baik Untuk Kesehatan

Buah dan sayuran lokal berkhasiat sebagai detoksifikasi, dan pencegahan meningkatnya kadar kolesterol. Buah dan sayuran lokal tentu saja tidak ada racun atau pestisida di dalamnya.

Ahmad juga menekankan, sebenarnya produk pangan lokal mempunyai lebih banyak keunggulan bila dibandingkan produk buah dan sayuran impor.

Sekarang ini, masyarakat dinilai lebih cenderung menyukai produk pangan impor, termasuk juga bahan pangan berjenis buah dan sayuran. Bahkan, membeli buah dan sayuran impor di mall atau supermarket seakan telah menjadi gaya hidup.

Namun ironisnya, faktor keamanan dan risikonya untuk kesehatan belum banyak diperhitungkan oleh mereka yang membeli bahan pangan impor tersebut, seolah-seolah mereka tidak peduli dengan keamanan dan risiko kesehatan yang ditimbulkan dari memakan bahan pangan impor.

Risiko lebih besar untuk kesehatan cenderung ditimbulkan dari bahan pangan impor seperti buah dan sayuran, sebab kemungkinan lebih banyak disemprot pestisida dan diberi lapisan fungisida guna mencegah pembusukan.

Sedangkan untuk produk lokal relatif lebih aman dari segi kesehatan. Penanamannya juga kebanyakan tidak diberi zat kimia pengawet dan dengan cara organik.

Di samping itu, buah dan sayuran lokal memiliki jenis yang lebih beragam daripada pangan impor, meskipun ketersediaannya dapat berbeda-beda menyesuaikan dengan musim dari buah dan sayuran tersebut.

Misalnya seperti sekarang ini di Negara kita mangga sedang melimpah, mungkin bulan depan bisa jadi musim rambutan, kemudian disusul manggis, lalu dukuh, sawo dan sebagainya.

Tubuh manusia pun akan menyesuaikan diri dengan adanya pergantian musim. Sesuai dengan musim yang sedang berlangsung, kandungan nutrisi dalam buah maupun sayuran juga akan berubah dan lebih optimal lagi.

Sayangnya, tidak banyak masyarakat yang mengetahui keunggulan buah dan sayuran lokal. Kurangnya peran pemerintah dan media dalam mensosialisasikan keistimewaan pangan lokal bisa saja menjadi salah satu penyebabnya.

Prof Ahmad juga memberikan usulan kepada pemerintah agar melakukan studi epidemiologi mengenai konsumsi bahan pangan, baik yang dari lokal maupun impor.

Kemudian dari hasil studi tersebut, bagaimana kaitannya dengan efek terhadap kondisi kesehatan dan penurunan risiko penyakit tertentu.

Hal ini sangat perlu dilakukan guna mengangkat pamor bahan pangan lokal dan lebih meyakinkan masyarakat mengenai pentingnya mengkonsumsi pangan lokal sebagai upaya dalam perbaikan kualitas kesehatan di Indonesia.

Sumber:
http://health.kompas.com/read/2012/11/08/07464014/mau.lebih.sehat.pilih.buah.lokal


Related Posts

Buah dan Sayuran Lokal Ternyata Lebih Sehat dari Produk Impor
4/ 5
Oleh