Bagaimana Menentukan Besarnya Tarif Pemasangan Iklan Banner Pada Blog?

Salah satu cara me-monetize blog atau mendapatkan penghasilan dari aktivitas nge-blog yang kita lakukan adalah dengan menyediakan space iklan mandiri di blog kita.

Namun, sebelum memasang jasa pemasangan iklan di blog Anda, terlebih dahulu kita harus memastikan bahwa blog kita sudah memiliki pengunjung unik yang cukup besar setiap harinya atau minimal berjumlah 1000 pengunjung unik per hari.

Salah satu permasalahan yang sering muncul adalah bagaimana menentukan besarnya tarif pemasangan iklan banner di blog kita.

Nah, berikut ini kami akan membagikan referensi tentang cara penentuan besarnya tarif pemasangan iklan banner pada blog agar mendatangkan penghasilan yang lumayan.


Menentukan Tarif Iklan dengan Besaran Tetap

Pada penentuan biaya iklan menggunakan sistem yang bersifat tetap, berapapun jumlah page view per bulan tidak mempengaruhi besarnya biaya iklan pada blog Anda.

Misalnya, untuk spot banner 125x125 Anda memasang tarif Rp 100 ribu per bulan, meskipun ada kenaikan atau penurunan pada page view blog Anda tiap bulannya.

Lantas bagaimana menentukan tarifnya? Kalo penentuan tarif pemasangan dengan model seperti ini ditetapkan oleh masing-masing pemilik blog, dengan kata lain sesuai selera Anda masing-masing.

Biasanya untuk cara seperti ini kita mengacu pada harga pemasangan iklan banner di blog-blog lain. Bila blog tersebut memiliki page view yang besar per bulannya, maka bisa juga Anda menetapkan setengah harga tarif dari iklan mereka.

Jadi, bila mereka memasang tarif Rp 100 ribu untuk banner 125x125 di sidebar, maka Anda bisa menetapkan biaya spot banner dengan ukuran yang sama di blog Anda  per bulannya seharga Rp 50 ribu.

Jadi, umpakan saja tahap ini adalah tahap promosi bagi layanan pemasangan iklan di blog mereka. Cantumkan pula tanggal kapan promo tersebut berakhir, jadi berikan kalimat semacam “Buruan! paling lambat cuma sampai 31 Agustus lho!” atau semacamnya, agar ketika ada kenaikan harga dari Anda, para pemasang iklan tidak kaget.


Menentukan Tarif Iklan Berbasis CPM

Cost per mille (CPM), merupakan cara menetapkan biaya iklan dengan biaya per 1000 page view. Dalam bahasa latin, mille sendiri berarti “seribu”.

Dalam menentukan biaya pemasangan iklan di blog Anda, mengacu pada banyaknya jumlah page views blog dalam satu bulan.

Misalkan, Anda ingin menyediakan spot banner iklan dengan ukuran 125x125 di sidebar atas blog. Pertama, tetapkan dulu berapa biaya yang hendak Anda kenakan untuk 1000x view di blog Anda.

Biaya yang Anda tetapkan misalnya Rp 500 / view, bila page views di blog Anda dalam satu bulan mencapai 100.000, maka biaya sewa spot iklan banner Anda bisa ditetapkan dengan perhitungan:
Rp 500 / 1.000 x 100.000 = Rp 50.000

Jadi, biaya pemasangan spot iklan di blog Anda adalah sebesar Rp 50.000 per bulan untuk banner berukuran 125x125.

Dan jika ukurannya lebih besar, maka bisa disesuaikan dengan biaya per 1000 tayangnya juga lebih besar atau 2 kali lipatnya.

Kebanyakan sistem biaya iklan berbasis CPM ini dipakai oleh blog-blog luar negeri. Tentu saja, kalau di luar negeri (blog berbahasa Inggris) kemungkinan banyak para pengiklan yang bersedia membayar mahal untuk mempromosikan produk/jasa atau usahanya pada blog dengan trafik yang tinggi. Sedangkan untuk blog-blog di Indonesia mayoritas menggunakan sistem dengan besaran tetap.


Nah, bagaimana dengan Anda? Sudah ada gambaran kan dalam menentukan biaya pemasangan spot iklan banner di blog Anda?

Silahkan dicoba salah satu cara di atas, dan semoga bisa mendatangkan penghasilan yang besar bagi blog Anda. Salam sukses Blogger!

Sumber:
http://www.blogodolar.com/cara-menentukan-biaya-pemasangan-iklan-banner-di-blog-anda/


Related Posts

Bagaimana Menentukan Besarnya Tarif Pemasangan Iklan Banner Pada Blog?
4/ 5
Oleh