Menjadi Karyawan Bukanlah Jalan Tepat untuk Mencapai Kekayaan

Sejarah wirausaha Indonesia mencatat, tidak sedikit pengusaha yang menjadi konglomerat di Indonesia yang walaupun pendidikannya hanya SMP bahkan SD tapi mereka bisa sukses membangun imperium bisnisnya.

Seperti yang ditulis dalam buku larisnya Robert T. Kiyosaki, “If You want to be rich and happy, don’t go to school.

Kenyataan ini memberi sebuah pandangan baru untuk kita bahwa pintar dan dapat rangking tinggi di sekolah bukanlah jaminan seseorang akan hidup sukses dan kaya raya.

Baca juga: Mungkin Anda Bukan Orang yang Cocok Menjadi Pengusaha

Entah apa yang salah dengan sistem pendidikan di Negara kita, tapi faktanya semakin lama seseorang bersekolah, maka semakin tidak kreatiflah dia.

Semakin takut pula ia untuk mengambil risiko. Padahal, ‘berani ambil risiko’ adalah sikap penting yang sangat diperlukan jika seseorang ingin sukses berwirausaha.

Membangun imperium bisnis merupakan jalan kongkret untuk seseorang menjadi kaya raya. Jarang sekali kita temui orang yang kaya hanya dengan menjadi pekerja atau karyawan yang bahkan ia telah tekuni selama bertahun-tahun.

Lain cerita bagi mereka yang memang mempunyai jiwa wirausaha, sehingga apapun peluang dan keahlian yang dimilikinya bisa menjadi sebuah kekuatan untuk membangun sebuah bisnis yang dapat menjamin kehidupannya di masa tua.


Jangan Jadi Karyawan Bila Ingin Kaya

Banyak orang yang sempat terbuai oleh impian sukses yang semu dengan bekerja menjadi karyawan selama bertahun-tahun.

Ambil contoh seorang manajer pemasaran bank, suatu ketika ia berhasil memasarkan produk perbankannya dengan hasil yang memuaskan dan memperoleh kenaikan gaji serta intensif yang besar dari perusahaan.

Saat itu mungkin ia akan merasa bahwa kerjanya telah berhasil dan mendapatkan keuntungan dari dia bekerja sebagai manajer bank tersebut.

Padahal, justru keuntungan yang lebih besar tentu saja didapat oleh si pemilik bank dan jumlahnya bahkan bisa berpuluh kali lipat dari apa yang didapatkan pegawai manajer bank itu.

Melihat contoh di atas, menurut Anda siapa yang lebih untung dan lebih kaya? Si karyawan dengan ide cemerlang dan usahanya yang keras, ataukah si pemilik bank yang pasif dan hanya karena dia mampu membayar mahal si manajer dan bersedia bekerja untuknya? Jelas bukan, tentu saja yang akan semakin kaya adalah pemilik bank.

Jadi, pertanyaannya ialah mengapa kita masih bertahan untuk menjadi karyawan jika impian kita sebenarnya adalah menjadi kaya?

Cerita di atas hanya salah satu contoh dari jutaan realita yang terjadi di dunia kerja. Ada banyak peluang sebenarnya jika kita mampu memanfaatkannya dengan baik.

Jadi, ubahlah rencana Anda untuk berlama-lama menjadi karyawan, dan mulailah untuk mewujudkan mimpi Anda dengan jalan menjadi pengusaha yang mapan secara finansial.

Ribuan peluang bisnis akan selalu tersedia, tinggal bagaimana kita bisa jeli dalam melihat peluang bisnis tersebut dan menerapkan strategi jitu dalam bisnis yang kita jalani tersebut.

Sumber:
http://kemandirianfinansial.blogspot.com/2014/12/ingin-kaya-jangan-jadi-karyawan.html


Related Posts

Menjadi Karyawan Bukanlah Jalan Tepat untuk Mencapai Kekayaan
4/ 5
Oleh