Penyebab Umum Terjadinya Kemacetan Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Umum Terjadinya Kemacetan Dan Cara Mengatasinya
Terkadang ada pertanyaan dalam benak kita, kenapa sih bisa terjadi macet?

Apakah karena kurangnya infrastruktur? Atau kurangnya kesadaran para pengguna jalan untuk taat peraturan?

Atau justru petugasnya yang kurang tegas dalam menindak berbagai pelanggaran yang terjadi di jalan raya?

Kemacetan di Jakarta semakin hari kian tak terhindarkan, bahkan nampaknya sudah semakin parah.

Hal ini tentu saja membuat kita sebagai pengguna jalan baik kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum jadi merasa tidak nyaman.

Simak juga: Hemat Energi Merupakan Cara Efektif Membuat Bumi Lebih Hijau

Dampak dari kemacetan ini pun bisa beragam, seperti telat masuk kantor, masuk sekolah, atau telat sampai tempat tujuan, pemborosan waktu dan bahan bakar, bahkan seringpula menimbulkan emosi di antara sesama pengguna jalan yang akhirnya mengakibatkan perkelahian.

Nah, berikut ini akan kami ulas beberapa hal yang menjadi penyebab kemacetan. Semoga dari diketahuinya penyebab tersebut, akan segera ada solusi untuk mengatasi kemacetan tersebut.


1. Kurangnya Kesadaran Untuk Taat Berlalu Lintas

Seringkali, para pengendara kurang patuh dalam melaksanakan berbagai peraturan lalu lintas. Dari hal yang sepele saja, misal untuk berhenti saat lampu merah banyak yang tidak berada pada posisi yang semestinya, yaitu di belakang garis zebra cros.

Hal ini tentu saja mengganggu para pejalan kaki yang hendak menyeberang, selain itu juga akan menyulitkan kendaraan dari arah lain untuk belok arah karena sempitnya jalan yang akan dilalui kendaraan lain yang hendak melintas.

Di samping contoh kecil di atas, tidak jarang pula para pengendara berjalan sebelum lampu hijau menyala, tindakan ini tentu saja bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan.

Angkutan umum pun banyak yang berhenti tidak pada tempatnya, yaitu di halte. Kerap kali mereka menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat, dan tidak mempedulikan akibat kemacetan yang ditimbulkan dari perilaku tersebut.


2. Infrastruktur Yang Kurang Memadai

Volume kendaraan yang tak sebanding dengan infrastruktur yang tersedia saat ini, termasuk luas jalan yang ada nampaknya memang kurang bisa mengakomodir pertumbuhan volume kendaraan setiap tahunnya.

Pertumbuhan luas jalan yang tersedia memang lebih kecil dibandingkan dengan pertumbuhan kendaraan baik mobil maupun sepeda motor yang kian membludak.

Namun demikian, memang untuk mengimbangi pembangunan luas jalan agar bisa mengakomodir pertumbuhan jumlah kendaraan memang bukan hal yang mudah.

Untuk itu, sebaiknya ada pembatasan jumlah kendaraan yang beredar agar infrastruktur dan volume kendaraan bisa lebih seimbang.


3. Kurangnya Ketegasan Para Petugas

Agar masyarakat lebih taat dalam berlalu lintas, tentunya dibutuhkan ketegasan dari para petugas untuk menindak para pelanggar lalu lintas yang tidak hanya akan menyebabkan kecelakaan tapi juga menambah panjang kemacetan.

Petugas tidak boleh tebang pilih dalam melakukan penindakan terhadap pengedara yang jelas-jelas melanggar peraturan lalu lintas.

Baik itu berasal dari kalangan menengah atas maupun kalangan menengah bawah. Entah itu pejabat, karyawan kantor, pengusaha, militer, bahkan anggota dari kepolisian itu sendiri. Kalau memang melanggar ya harus ditindak!


Dibutuhkan Peran Serta Semua Pihak Untuk Mengatasi Kemacetan

Solusi dalam mengatasi kemacetan yang tepat sebenarnya dikembalikan kepada diri kita masing-masing.

Jika kita menginginkan kelancaran dalam berkendara, maka dibutuhkan kesadaran dari diri kita untuk taat pada peraturan lalu lintas, dan juga kesadaran untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang tidak efektif (seperti menggunakan mobil pribadi yang hanya ada Anda sendiri di dalamnya). Kalau hanya untuk bepergian seorang diri, bukankah lebih baik menggunakan kendaraan umum saja.

Akan tetapi membangun kesadaran di masyarakat tentunya juga membutuhkan peran pemerintah untuk memperbaiki kualitas dan pelayanan yang baik kepada perusahaan jasa angkutan umum agar masyarakat juga bisa lebih nyaman ketika menggunakan kendaraan umum.

Di samping itu, budaya antri dan sikap untuk disiplin terhadap peraturan lalu lintas dalam berkendara juga harus benar-benar ditanamkan kepada para pengemudi.

Hal ini pun juga harus diimbangi dengan pembanguna infrastruktur yang memadai serta ketegasan para petugas dalam menindak setiap pelaku pelanggaran lalu lintas. Sehingga kesemrawutan yang menjadi biang utama kemacetan bisa lebih diminimalisir.

Sumber:
http://www.kompasiana.com/aryanggraeni/macet-penyebab-dan-solusinya_552ad72ef17e61bb48d623c5


Related Posts

Penyebab Umum Terjadinya Kemacetan Dan Cara Mengatasinya
4/ 5
Oleh