7 Rahasia Jualan Online Yang Membuat Produk Anda Dibanjiri Pembeli

Tentunya tidak sedikit dari Anda yang sudah merintis usaha jualan online yang kadang mengeluhkan sulitnya mendapatkan konsumen yang membeli produk Anda. Apalagi, dalam bisnis online jumlah pesaing bisa dibilang sangatlah banyak.

Dibutuhkan strategi pemasaran yang jitu untuk dapat mengimbangi para pesaing Anda di jualan online sehingga keuntungan yang diharapkan pun bisa Anda dapatkan.

Baca juga: 6 Tips Praktis untuk Memulai Berjualan Online

Dan berikut ini kami akan berbagi beberapa cara untuk meningkatkan konversi penjualan Anda agar paling tidak persentasenya sekitar 60% dari jumlah pengunjung yang datang ke lapak atau post jualan Anda.

7 Rahasia Jualan Online Yang Membuat Produk Anda Dibanjiri Pembeli


1. Buat Sales Letter Dengan Sentuhan Pribadi Anda

Banyak penjual yang hanya meng-copy paste sales letter dari situs jualan lain ke dalam posting atau lapak jualannya. Sehingga isi dari sales letter tersebut pun tidak jauh berbeda dengan sales letter di lapak lain.

Menulis penawaran merupakan salah satu cara untuk mengajak calon pembeli agar mereka mau terlibat secara emosional dan ikut merasakan bahwa seolah-olah mereka sedang membutuhkan produk Anda.

Anda sebagai penjual juga harus selalu ingat bahwa yang Anda tawari adalah manusia yang dapat berpikir dan memiliki perasaan. Buat mereka merasa bahwa produk Andalah yang dicari-cari oleh mereka selama ini.

Melalui sales letter yang Anda tulis, umpamakan Anda sedang berbicara dan melakukan presentasi dengan calon pembeli.

Anda harus mampu membuat para calon pembeli tersebut merasakan bagaimana senangnya mereka karena telah menemukan produk yang selama ini mereka cari pada lapak online Anda.

Berikan sentuhan berbeda yang tidak akan mereka peroleh walau mereka menemukan produk yang sama di tempat lain.


2. Buat Foto Yang Unik

Banyak para penjual online yang kurang memperhatikan foto tampilan dari produk yang dijual di lapak online mereka. Tidak sedikit yang mungkin karena tidak ingin ribet, lalu asal “comot” gambar dari Google.

Padahal, dengan menggunakan kamera smartphone Anda pun sebenarnya bisa mendapatkan gambar sendiri dari produk Anda dengan tampilan yang bagus. Tentunya berikan sedikit sentuhan “unik” pada foto produk Anda tersebut.

Misalnya, bila Anda berjualan di Kaskus FJB, maka bisa Anda kasih tulisan Kaskus dan username Anda di selembar kertas di bawah produk Anda.

Dan juga masih banyak cara lain yang bisa Anda lakukan, intinya adalah berikan kesan unik pada gambar produk Anda yang tidak terdapat di lapak lain.

Meski terkesan simpel, namun keunikan pada gambar produk akan menambah ketertarikan para calon pembeli untuk mencoba produk Anda.


3. Tonjolkan Kualitas Produk Anda Dibandingkan Produk Lain

Setiap produk tentu mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Bila ternyata banyak pesaing yang juga menjual produk yang sama dengan produk Anda, maka tonjolkanlah keunggulan yang bisa didapatkan pembeli yang tidak ada di lapak lain.

Misalnya, Anda bisa mengatakan kalau Anda telah mencoba dan merasakan sendiri manfaat dari produk yang Anda jual tersebut.

Biasanya calon pembeli cenderung lebih percaya bila penjualnya sudah merasakan sendiri dari manfaat yang didapatkan dari produk tersebut.

Kendati demikian, hindari untuk berbohong dan terlalu melebih-lebihkan kualitas produk yang sebenarnya tidak sesuai dengan kenyataan.

Sebab, hal ini justru akan membuat produk Anda lambat laun akan ditinggalkan oleh banyak orang, dan nantinya akan ada banyak serbuan komplain  dari pelanggan kepada Anda.

Ingatlah, kejujuran merupakan hal yang utama dalam berbisnis, karena kepercayaan konsumen itu lebih mahal harganya dibandingkan dengan bentuk promosi secanggih dan sebagus apapun.


4. Kumpulkan Testimonial Dari Pelanggan Anda

Bagi para penjual online, testimonial pelanggan tentunya bukan lagi barang baru. Namun, ternyata tidak sedikit pula penjual online yang mengarang sendiri testimoninya untuk ditampilkan pada lapak maupun toko online-nya.

Cara ini sebenarnya adalah cara yang salah, sebab hanya orang bodoh yang akan terjebak dan tertarik pada model testimonial semacam ini.

Ada pula penjual yang membuat testi berupa screenshot dari hp/bb. Mungkin kalau cara ini masih dibilang cukup efektif, namun memang diperlukan jumlah komentar atau testi yang banyak agar tidak dicurigai calon pembeli kalau Anda menulisnya sendiri di BBM atau di media sosial Anda.

Mintalah secara baik-baik kepada pelanggan yang pernah membeli produk Anda untuk memberikan testi di lapak Anda.

Namun, memang tidak sedikit pembeli yang mungkin karena terlalu sibuk, jadi tidak terlalu memperhatikan permintaan testi Anda tersebut.

Untuk itu, Anda bisa mengimingi-imingi suatu bonus atau potongan harga bagi yang memberika testi dan melakukan pembelian kembali di tempat Anda.

Dengan semakin banyaknya testimonial di lapak atau toko online Anda, maka akan semakin meningkat pula kredibilitas Anda sebagai penjual di mata calon konsumen. Apalagi, “online trust” dalam jual beli online di Indonesia bisa dibilang masih sangat minim.

Banyak orang yang sebenarnya tertarik pada suatu produk yang dijual melalui internet, namun ragu-ragu untuk membeli dikarenakan takut tertipu, atau takut ternyata barang tidak sesuai dengan penjelasan atau gambar yang ada di lapak.

Jadi, banyaknya testimonial di lapak Anda akan dapat meningkatkan keyakinan calon pembeli untuk melakukan order secara online di lapak atau toko Anda.


5. Berikan Bonus Kepada Pelanggan

Jangan Anda berpikiran bahwa bonus untuk pelanggan itu akan mengurangi keuntungan Anda. Justru adanya bonus yang Anda berikan kepada pelanggan akan dapat meningkatkan loyalitas mereka terhadap produk Anda.

Banyak kok bonus yang tidak harus berupa barang, namun dapat bermanfaat bagi pembeli.

Contohnya free ongkir untuk pembelian area Jawa dan Bali, atau bila Anda berjualan di Kaskus bisa juga Anda berikan 1 buah cendol (GRP) bagi pelanggan yang membeli dan memberikan testi, dan masih banyak lagi contoh bonus yang bermanfaat untuk pembeli.

Silahkan Anda eksplore lagi sendiri. Intinya, berikan sesuatu nilai tambah kepada konsumen yang tidak bisa mereka dapatkan dengan membeli di tempat lain.


6. Fast Respon dan Jangan Ribet

Fast respon merupakan suatu bentuk pelayanan yang sangat penting untuk bisa Anda berikan kepada konsumen. Apalagi bila Anda bisa melakukannya selama 24 jam.

Namun, fast respon selama 24 jam di sini bukan berarti Anda harus berada stand by selama 24 jam di depan komputer, maksudnya kita memang di tuntut untuk segera membalas setiap pertanyaan calon konsumen yang datang ke HP maupun social messenger seperti BBM, Whatsaap, Line, maupun yang lainnya.

Anda bisa mensiasatinya dengan mencantumkan ketentuan pada lapak atau toko online Anda, fast respon hanya di jam kerja saja misalnya, namun pada di luar jam kerja pun Anda tetap harus membalas setiap pertanyaan maupun pemesanan yang masuk, hanya saja tidak harus seketika itu juga, yang penting jangan sampai pertanyaan konsumen menggantung tanpa ada jawaban dalam beberapa jam setelah Anda mengetahuinya.

Nah, bagi Anda yang berjualan dengan sistem dropshipper pastinya Anda akan kebingungan untuk menjawab seandainya ada pertanyaan dari konsumen tentang ketersediaan stok, biasanya dropshipper akan konfirmasi terlebih dulu kepada supplier mengenai ketersediaan stok tersebut.

Namun, Anda bisa langsung balas pertanyaan dari konsumen dengan menyampaikan kalau Anda sedang diluar atau sedang tidak ditoko, nanti akan dikonfirmasi ke toko dan sebagainya.

Setelah Anda membalas pertanyaan konsumen tersebut, langsung Anda konfirmasi ke suppliernya, dan setelah mengetahui ketersediaan stoknya, Anda pun juga harus langsung memberi kabar kepada konsumen.

Saran kami, meskipun di web atau lapak jualan Anda sudah tertulis mengenai jam pelayanan antara jam sekian dan tutup jam sekian, tapi Anda mesti tetap melayani pertanyaan walaupun malam hari atau pagi-pagi buta.

Anggaplah konsumen adalah sahabat Anda, jadi Anda pun akan dengan senang hati membalas setiap pertanyaan konsumen.

Tidak menjawabnya seketika pun tidak masalah, asalkan jangan biarkan pertanyaan konsumen tersebut menggantung terlalu lama, begitu tahu ada pertanyaan dari konsumen cobalah jawab sesegera mungkin.

Perlu Anda ketahui berdasarkan pengalaman, para konsumen justru lebih banyak yang aktif pada waktu-waktu di luar jam kerja.

Sebab, bila siang hingga sore hari tentunya mereka disibukkan dengan pekerjaan, jadi barulah mereka bisa santai melakukan “hunting” barang di internet dan melakukan transaksi pada saat sesudah jam pulang kerja.

Mereka para seller yang dapat melakukan respon cepat akan mampu untuk merebut hati para konsumen.

Tidak sedikit lapak dagangan online yang ditinggalkan oleh para pembeli dikarenakan kurangnya respon yang cepat dalam menanggapi pertanyaan konsumen.

Di samping kecepatan dalam merespon pertanyaan dan konfirmasi pembayaran dari konsumen, yang perlu Anda perhatikan berikutnya adalah jangan membuat transaksi yang malah membuat ribet konsumen.

Ada 2 poin penting yang harus diingat agar transaksi dan cara pembayaran konsumen tidak menjadi ribet, antara lain:

Pertama, buat berbagai kemudahan untuk konsumen menghubungi Anda, buka berbagai jalur komunikasi yang dapat dilakukan oleh konsumen untuk terhubung kepada Anda.

Jadi, selain via call/sms, calon pembeli juga dapat menghubungi lewat cara lain seperti Whatsapp, BBM, FB Chat, Line, dan lain-lain.

Konsumen akan semakin nyaman ketika terdapat banyak jalan yang bisa memudahkan mereka untuk menghubungi Anda.

Kedua, miliki lebih dari satu rekening bank. Setidaknya ada 3 rekening bank yang Anda miliki, terutama bank-bank besar dengan pengguna yang cukup banyak di Negara kita seperti BRI, Mandiri, BNI, atau BCA.

Hal ini juga akan memudahkan konsumen dalam melakukan transaksi dan mengurangi biaya fee untuk transfer lain bank.


7. Harga Murah Adalah Jalan Terakhir

Sebenarnya, asalkan kualitas produk Anda sudah baik, dan didukung dengan beberapa cara di atas, menurunkan harga merupakan jalan terakhir untuk mengimbangi persaingan.

Memang, mayoritas konsumen masih banyak yang menentukan pilihannya pada penjual yang memberikan potongan harga.

Tapi sekali lagi, bahwa hal tersebut tidaklah mutlak, tergantung segmen pasar yang menjadi incaran Anda.

Penentuan diskon tersebut pun harus mengacu pada berapa persentase keuntungan yang hendak Anda targetkan.

Lakukan survey terlebih dulu di beberapa lapak atau toko online lainnya, berapa harga pasaran atau harga termurah yang ditawarkan oleh pesaing Anda.

Anda bisa memberikan potongan harga hanya pada pembeli yang membeli dengan jumlah lebih dari satu unit, atau berikan paketan harga dengan pembelian minimal 3 unit produk Anda, atau bisa juga potongan harga hanya diberikan kepada mereka yang melakukan reorder di lapak Anda.

Temukan ide untuk mensiasati potongan harga tersebut, misalnya Anda memberikan potongan harga kepada pembeli.


Itulah beberapa cara jitu yang dapat Anda lakukan agar lapak atau toko online Anda dibanjiri pembeli.

Lakukan survey di lapak-lapak penjualan online lain, namun tetap harus diingat bahwa fokus Anda adalah pelanggan, bukan pesaing.

Berikan pelayanan yang mampu memberikan kepuasan kepada pelanggan sehingga suatu saat mereka akan balik lagi ke lapak Anda dan melakukan reorder, bahkan dengan pelayanan dan kualitas produk yang bagus, bisa saja para pelanggan Anda tersebut merekomendasikan lapak Anda kepada teman, keluarga maupun kerabat mereka.

Selamat mencoba, dan semoga sukses dengan bisnis Anda.

Sumber:
http://www.kaskus.co.id/thread/54febccd60e24b3d7a8b4571/share-pengalaman-pribadi-cara-agar-produk-banyak-pembeli/


Related Posts

7 Rahasia Jualan Online Yang Membuat Produk Anda Dibanjiri Pembeli
4/ 5
Oleh