Hubungan Erat Antara Visi, Aksi dan Gairah

Hubungan Erat Antara Visi, Aksi dan Gairah
Berikut ini merupakan kata-kata inspiratif yang diadopsi dari slogan Tantangan Olimpiade oleh Marilyn King yang merupakan seorang atlet panca-lomba Amerika dari program Olympian Thinking:

- GAIRAH - VISI (tanpa AKSI), hanyalah lamunan kosong.

- VISI – AKSI (tanpa GAIRAH) akan membuat Anda serba tanggung.

- GAIRAH – AKSI (tanpa VISI) akan membuat Anda tersesat dan tiba di tempat yang salah.

Baca juga: 10 Rahasia Kemudahan Memperoleh Rezeki Dalam Islam

Ada suatu kesimpulan yang bisa kita ambil dari kata-kata di atas, bahwa untuk meraih mimpi maka terdapat tiga hal yang perlu ada dalam diri kita, yakni VISI, AKSI, dan GAIRAH.

Visi merupakan tujuan, atau target yang hendak kita capai. Mimpi kita menjadi jelas dan terarah dengan adanya visi yang jelas.

Dalam melangkah meraih mimpi tersebut, kita akan memiliki panduan untuk melewati jalan mana yang hendak kita gunakan.

Berikutnya, Aksi merupakan usaha yang kita lakukan untuk meraih visi. Kita mencoba meraih mimpi kita melalui aksi atau usaha tersebut.

Jangan takut gagal sebelum “beraksi”. Justru dari kegagalan tersebut, maka kita akan memperoleh pembelajaran yang sangat berharga untuk mencoba beraksi kembali melalui jalan yang lain.

Kegagalan tersebut hanyalah keberhasilan yang tertunda, mereka yang benar-benar gagal dalam arti sesungguhnya adalah mereka yang tak pernah melakukan aksi. Mimpi tanpa adanya aksi, hanya akan menjadi lamunan kosong yang tak akan pernah menjadi nyata.

Yang terakhir, Gairah adalah semangat yang akan mencambuk kita untuk melangkah dengan mantap. Gairah yang kita miliki akan menjadi motivasi terbesar kita untuk selalu mempunyai visi dan melakukan aksi.


Lancarkan Dengan DOA

Terkadang, ada suatu hal penting yang kita lupa di saat kita fokus dalam perjalanan meraih mimpi kita, yaitu DOA.

Semua mimpi yang kita punya, aksi yang kita lakukan, dan gairah yang membara, takkan membuahkan keberhasilan tanpa seizin Allah SWT.

Dia-lah yang Maha Berkehendak, sesuatu dapat terjadi ketika Allah memang menghendakinya. Dengan doa yang kita panjatkan kepada Allah, mohonkanlah Rahmat agar keberhasilan dapat kita capai sesuai dengan Ridho dan kehendak-Nya.

Tuhan Maha Tahu apa yang sesungguhnya kita butuhkan, namun bisa saja apa yang menjadi keinginan kita, sesungguhnya itu bukan hal yang baik untuk kita, begitu pun sebaliknya, apa yang tidak kita inginkan, bisa saja itu adalah hal yang terbaik buat kita.

Tuhan selalu punya rencana Maha Dahsyat yang tidak pernah satu mahluk pun mengetahui bagaimana “skenario” dibalik rencana itu.

Ingatlah, Doa tanpa usaha itu “sia-sia”, dan usaha tanpa doa adalah suatu “kesombongan”. Manusia yang tidak pernah berdoa kepada Tuhannya, maka ia adalah mahluk yang sombong, karena dia berpikir bahwa ia merasa hebat dan mampu untuk melakukannya sendiri tanpa campur tangan Tuhan.

Sumber:
http://myqualifa.com/artikel-145-tantangan-dalam-kehidupan.html


Related Posts

Hubungan Erat Antara Visi, Aksi dan Gairah
4/ 5
Oleh