Analisa Keuangan Bisnis Laundry


Analisa Keuangan Bisnis Laundry
Dalam mendirikan sebuah bisnis, tentunya kita membutuhkan analisa keuangan yang akan menjadi ukuran berapa lama kita dapat mencapai titik impas pengembalian modal (BEP).

Posting kali ini kami akan membahas contoh sederhana dari analisis keuangan pada bisnis Laundry.

Meskipun tidak sama perish dengan struktur keuangan di dunia akuntansi, tapi paling tidak bisa memberikan kepada Anda sedikit gambaran mengenai perkiraan modal yang dibutuhkan, biaya variable yang dibutuhkan, omset, margin yang diperoleh, dan kapan Anda bisa balik modal dari usaha laundry tersebut.

Berikut contoh sederhana dari perhitungannya, Anda tinggal menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Baca juga: 3 Tips Mengelola Keuangan Usaha Laundry yang Efektif

Modal Awal

- 1 Mesin Cuci Front Loading, 1 dryer gas besar: Rp 12.000.000
- Sewa tempat: Rp 10.000.000
- Perabot dan Perlengkapan Usaha: Rp 6.000.000
- Renovasi tempat: Rp 1.500.000
- Promosi dan Periklanan: Rp 1.000.000
- Working Capital: Rp 2.000.000
- Tambah daya listrik: Rp 600.000
- Kas Cadangan: Rp 900.000
TOTAL MODAL AWAL YANG DIBUTUHKAN: Rp 34.000.000

Contoh di atas merupakan perkiraan modal awal yang dibutuhkan untuk mendirikan sebuah usaha laundry pada satu lokasi. Bila kita menggunakan permisalan sebagai berikut:
- Pemasukan rata-rata per bulan: Rp 9.000.000
- Pengeluaran rata-rata per bulan: Rp 6.000.000

Maka, perkiraan keuntungan yang akan diperoleh adalah sekitar Rp 3.000.000 per bulan. Jadi, bisa kita hitung perkiraan BEP (Break Event Point) dari usaha ini yaitu sebagai berikut:

MODAL AWAL / KEUNTUNGAN RATA-RATA PER BULAN = ………. BULAN

Rp 34.000.000 / 3.000.000 = 11,33 BULAN

Jadi, kemungkinan Anda akan mencapai titik impas pengembalian modal atau BEP atau Return of Invesment sekitar 11,33 bulan.

Contoh di atas hanya sebagai gambaran sederhana saja, tentunya dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi laundry Anda sebenarnya.

Mungkin saja Anda tidak perlu menyewa tempat atau melakukan renovasi ruangan, sehingga modal untuk kedua pos di atas menjadi ditiadakan.

Kemungkinan akan ada banyak pengeluaran yang tak terduga di awal-awal Anda merintis usaha laundry ini.

Itu sebabnya, tidak sedikit yang mengalami kegagalan di tahun-tahun pertama merintis sebuah usaha. Tapi semua tergantung diri Anda sendiri, kemauan dan tekad yang besar untuk mencapai sukses merupakan modal utama yang harus ditanamkan dalam diri, sehingga Anda tidak gampang menyerah ketika satu kegagalan menghampiri, karena akan ada kesuksesan menanti di balik kegagalan tersebut.

Sumber:
https://www.mitralaundry.com/anggaran-perencanaan-bisnis-laundry-kiloan-bep


Related Posts

Analisa Keuangan Bisnis Laundry
4/ 5
Oleh