Struktur Organisasi Perusahaan Secara Umum dan Deskripsi Kerja Masing-masing Posisi

Sebuah perusahaan memiliki struktur organisasi yang menggambarkan interaksi, tugas dan tanggung jawab masing-masing bagian atau posisi yang diduduki oleh seorang karyawan.

Struktur organisasi tersebut memuat alur perintah yang mengidentifikasi jabatan pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing karyawan atas semua kegiatan kerja maupun komunikasinya dengan unit lain dalam lingkup perusahaan tersebut.

Baca juga: Pentingnya Employee Engagement Dalam Menentukan Kesuksesan Perusahaan


Berikut ini merupakan penjelasan tugas dan tanggung jawab dari masing-masing posisi tersebut:


Direksi

Direksi biasanya terdiri dari satu orang direktur utama, tiga orang wakil direktur utama, dan enam orang direktur.

Tugas utama Direksi:

- Memimpin perusahaan secara umum, dan menentukan usaha dalam mengelola perusahaan.

- Memegang kendali dan kuasa secara penuh serta bertanggung jawab dalam pengembangan perusahaan secara keseluruhan.

- Menentukan kebijakan yang akan dilaksanakan perusahaan, dan melakukan penjadwalan seluruh kegiatan perusahaan.

Tanggung jawab Direksi:

- Mengelola usaha perseroan sesuai Anggaran Dasar perusahaan

- Mengevaluasi kinerja operasional dan keuangan perseroan serta meninjau strategi dan hal-hal penting lainnya.

- Membahas dan menyetujui hal-hal yang membutuhkan perhatian dengan segera.


Direktur Utama

Tugas dan Tanggung Jawab Direktur Utama:

- Mengkoordinasikan dan mengendalikan kegiatan-kegiatan bidang administrasi keuangan, kepegawaian, dan kesekretariatan.

- Mengkoordinasikan serta mengendalikan kegiatan pengadaan peralatan dan perlengkapan.

- Merencanakan dan mengembangkan sumber-sumber pendapatan serta pembelanjaan dan kekayaan perusahaan.

- Mengontrol uang pendapatan, dan hasil penagihan piutang perusahaan.

- Melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh Dewan Direksi dan bertanggung jawab kepada Dewan Direksi.

- Memimpin seluruh dewan atau komite eksekutif.

- Bekerja sama dengan MD atau CEO untuk menawarkan visi dan imajinasi di tingkat direksi.

- Memimpin rapat umum dan memastikan pelaksanaannya sesuai tata tertib, adil, serta memberi kesempatan bagi semua jajaran untuk memberi kontribusi secara tepat. Pengarah diskusi ke arah consensus, serta menjelaskan dan menyimpulkan tindakan maupun kebijakan yang dihasilkan.

- Bertindak sebagai perwakilan organisasi dalam berhubungan dengan pihak di lingkup eksternal perusahaan.

- Mengelola bagian terkemuka dalam menentukan komposisi dari board dan sub-komite, sehingga efektivitas dan keselarasan dapat tercapai.

- Menjalankan tanggung jawab dari direktur perusahaan sesuai dengan standar etika dan hukum, sebagai referensi dalam standar dokumen kebijakan direktur yang mungkin akan digunakan.


Direktur

Tugas-tugas Direktur:

- Menetapkan prosedur kegiatan perusahaan pada tiap-tiap manajemen untuk mencapai tujuan yang perusahaan.

- Menetapkan tujuan dari tiap-tiap manajer yang ada di perusahaan.

- Mengkoordinir dan mengontrol kegiatan-kegiatan dari manajer dan pertanggungjawabannya secara periodik.

- Menentukan besaran gaji karyawan, melakukan pengangkatan, pemberhentian dan mutasi karyawan.

- Membuat dan menetapkan kebijakan operasional perusahaan untuk jangka pendek.


Tanggung Jawab Direktur:

Sebagai pimpinan perusahaan, Direktur bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan karena Direktur lalai dalam menjalankan kepengurusan sesuai dengan maksud dan tujuan perusahaan yang tertera dalam Anggaran Dasar.

Sesuai dengan UU No. 4 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, atas kerugian PT, direktur dapat dimintakan pertanggungjawabannya secara perdata.

Namun, bila kerugian diderita bukan karena kelalaian Direktur dalam menjalankan kepengurusan PT sesuai dengan maksud dan tujuan perusahaan yang tertera dalam Anggaran Dasar, maka Direktur tidak dapat dituntut secara perdata atas kerugian tersebut.


Direktur Keuangan

Tugas-tugas dan Tanggung Jawab Direktur Keuangan:

- Direktur keuangan dapat membentuk organ setingkat di bawahnya dengan jumlah yang ditetapkan atas persetujuan Dewan Direksi.

- Mengawasi operasional bidang keuangan perusahaan, dan melakukan pengecekan lapangan mengenai bagian keuangan.

- Meminta pertanggungjawaban dari tiap-tiap bagian pada tingkat di bawahnya.

- Menetapkan prosedur pelaksanaan tentang keuangan secara rinci, dan mempertanggungjawabkan kegiatan yang ada di bagian keuangan.

- Menetapkan standar pekerjaan lapangan guna menjamin tidak adanya kebocoran dalam lingkup bagian keuangan.


Direktur Personalia

Tugas-tugas dan Tanggung Jawab Direktur Personalia:

- Pengendalian kebijakan pegawai dan pengembangan sistem perencanaan personalia.

- Pelaksanaan kebutuhan kepegawaian dan administrasi.

- Pembinaan dan pengembangan staff administrasi.


Manager

Tugas-tugas dan Tanggung Jawab Manager:

Mengintegrasikan berbagai macam variabel seperti karakteristik, budaya, pendidikan dan sebagainya ke dalam suatu tujuan organisasi yang sama dengan cara melakukan mekanisme penyesuaian. Mekanisme yang diperlukan guna menyatukan variabel di atas antara lain sebagai berikut:
- Pengarahan yang meliputi pembuatan keputusan, kebijaksanaan, supervisi, dan lain-lain.
- Membuat rancangan organisasi dan deskripsi pekerjaan.
- Melakukan seleksi, pelatihan, penilaian, dan pengembangan.
- Mengembangkan sistem komunikasi dan pengendalian.
- Membuat sistem reward dan punishment bagi karyawan.


Manager Personalia

Tugas-tugas dan Tanggung Jawab Manager Personalia:

- Pengorganisasian serta perencanaan program dan pengendalian Unit Personalia.
- Membuat alur proses administrasi seluruh kegiatan personalia.
- Melakukan proses dan prosedur rekrutmen karyawan seperti searching, interview, test and selection.
- Melakukan remuneration management, yaitu struktur dan skala gaji, basic salary, allowance, incentive, dan overtime.
- Mengembangkan sistem penilaian kinerja karyawan.
- Membuat dan mengurus seluruh perizinan ketenagakerjaan.
- Melakukan promosi, mutasi, demosi, dan PHK terhadap karyawan.
- Mengendalikan karyawan tetap, kontrak, harian, maupun magang.
- Mengurus perjalanan dinas karyawan baik di dalam atau luar negeri beserta fasilitasnya.
- Melakukan training dan evaluasi.
- Mempersiapkan medical, hospital, asuransi, dan dana pensiun bagi karyawan.
- Mengatur benefit dan fasilitas karyawan.
- Mengembangan sistem penyediaan data karyawan, surat-surat dan form administrasi kegiatan personalia.
- Membuat dan mengembangkan sistem dokumentasi tenaga kerja yang efektif.
- Membuat dan mengembangkan sistem pelaporan seluruh kegiatan personalia.


Manager Pemasaran

Tugas dan Tanggung Jawab Manager Pemasaran:
- Bertanggung jawab penuh dalam menjalankan fungsi dan tugas sebagai kepala bagian pemasaran kepada direktur.
- Melaporkan hasil kerja bagian pemasaran kepada direktur secara berkala.
- Menetapkan prosedur operasional dan informasi yang lebih efisien kaitannya dengan pemasaran yang dilakukan perusahaan.


Manager Produksi

Tugas dan Tanggung Jawab Manager Produksi:
- Bersama-sama dengan bagian lain untuk mengatasi dan mengantisipasi berbagai masalah yang berkaitan dengan produksi.
- Membawahi beberapa bagian pada tingkat di bawahnya, seperti PPC, Produksi, Pembelian, Gudang, dan lain-lain.
- Bersama-sama dengan supervisor menangani masalah produksi di pabrik.
- Bertanggungjawab langsung kepada direktur dan membuat laporan secara berkala.
- Melakukan konsultasi kepada direktur secara berkala untuk mencapai keselarasan pelaksanaan tugas.
- Mengarahkan setiap bagian di bawahnya untuk mencapai target produksi yang telah ditetapkan perusahaan.


10. Divisi Regional

Tugas dan Tanggung Jawab Divisi Regional:
- Mengelola asset perusahaan dan menjalankan bisnis secara benar sesuai arah dan tujuan perusahaan.
- Menyepakati target kinerja dengan direksi dan beroperasi sebagai unit usaha yang memberi keuntungan untuk perusahaan.
- Menjalankan kebijakan dan prosedur baku yang telah ditetapkan oleh Head Office (Kantor Pusat).
- Menciptakan dan meningkatkan nilai tambah perusahaan bagi pemilik modal, dan calon penanam modal.

Sumber:
rahayuevendy.wordpress.com

Tanggung Jawab Dalam Melaksanakan Tugas Rutin Karyawan Bagian Finance Staff

Tanggung Jawab Dalam Melaksanakan Tugas Rutin Karyawan Bagian Finance Staff
Tanggung jawab dari seorang karyawan bagian Finance Staff (Staff Keuangan) ialah segala hal yang berkaitan dengan aktivitas keuangan perusahaan.

Jabatan Finance Staff mempunyai tugas utama yaitu melakukan pengaturan, transaksi, dan membuat laporan keuangan perusahaan.

Laporan yang dibuat Finance Staff harus dipertanggungjawabkan kepada Manager Keuangan. Seseorang yang berada di posisi ini harus memiliki sikap kedisiplinan, kejujuran, ketelitian, dan rasa tanggung jawab yang tinggi.

Baca juga: Deskripsi Kerja Bagian Finance Manager

Sebab, akan sangat fatal bila terjadi kesalahan dalam hal-hal yang menyangkut keuangan perusahaan. Berikut ini kami akan jelaskan mengenai deskripsi pekerjaan Finance Staff secara lebih rinci.


Tanggung Jawab Utama Finance Staff

Finance Staff memiliki tanggung jawab utama untuk mengatur dan sebagai pelaksana aktivitas keuangan perusahaan.


Tugas-tugas Finance Staff:

1. Mengatur keuangan perusahaan.
2. Melakukan transaksi keuangan perusahaan.
3. Mencatat semua transaksi keuangan ke dalam program keuangan perusahaan.
4. Melakukan pembayaran kepada supplier.
5. Berhubungan dengan pihak internal maupun eksternal perusahaan terkait dengan aktivitas keuangan.
6. Melakukan penagihan kepada pihak customer atau klien.
7. Mengawasi dan mengendalikan aktivitas atau transaksi keuangan yang terjadi di lingkup perusahaan.
8. Membuat laporan terkait aktivitas keuangan perusahaan.
9. Menerima dokumen dari vendor baik internal maupun eksternal.
10. Memverifikasi keabsahan dokumen.
11. Entry SAP.
12. Mengevaluasi budget dan anggaran.
13. Membuat laporan manajemen keuangan kepada induk perusahaan.
14. Melakukan accure pendapatan dan biaya pada akun-akun tertentu.
15. Menyiapkan dokumen penagihan invoice atau kuitansi tagihan beserta kelengkapannya.
16. Melakukan koordinasi dan rekonsiliasi dengan unit lain.


Banyak orang yang salah kaprah dan menganggap bahwa jabatan Finance Staff sama dengan Akunting. Padahal keduanya terdapat perbedaan prinsip, tugas dan tanggung jawab dalam bekerja.

Finance memiliki otorisasi untuk menerima dan mengeluarkan uang, baik itu uang kas (dipegang kasir), maupun uang-uang yang ada di bank, deposito, serta investasi keuangan lainnya. Selain itu, finance staff juga harus mampu mengatur uang kas yang dibutuhkan perusahaan.

Sedangkan seorang akunting atau akuntan mempunyai tugas utama yaitu mencatat, memeriksa, dan melaporkan semua transaksi keuangan yang terjadi di perusahaan. Selain itu, seorang akunting juga bertugas untuk menghitung besarnya pajak perusahaan.

Contoh sederhana misalnya ada tagihan atau biaya yang harus dibayarkan perusahaan, biasanya tagihan tersebut akan masuk ke akunting terlebih dulu untuk dicatat, setelah itu baru dibayarkan oleh finance.

Dengan demikian, terjadi kontrol internal yang akan menjamin uang perusahaan dipakai untuk transaksi yang semestinya.

Sumber:
http://indah201312237.weblog.esaunggul.ac.id/2013/10/11/tugas-rutin-staff-finance/

Deskripsi Kerja Bagian Finance Manager

Deskripsi Kerja Bagian Finance Manager
Finance Manager merupakan posisi jabatan yang memegang peranan penting dalam keuangan perusahaan.

Tanpa adanya pengelolaan keuangan yang baik, maka kelangsungan hidup perusahaan pun tidak akan berlangsung lama.

Berikut ini kami jabarkan mengenai tugas dan tanggung jawab seorang Finance Manager dalam sebuah perusahaan.


Tujuan Jabatan Finance Manager

Seorang Finance Manager harus ada dalam sebuah perusahaan dengan tujuan untuk merencanakan, mengembangkan, dan mengendalikan fungsi keuangan dan akuntansi di perusahaan.

Baca juga: Perbedaan Tugas Kerja Bagian Accounting dan Finance

Informasi keuangan yang komprehensif dan diberikan dengan tepat waktu oleh Finance Manager akan membantu perusahaan dalam proses pengambilan keputusan untuk mendukung pencapaian target finansial perusahaan.


Tanggung Jawab Utama Finance Manager

1. Menjalakan fungsi akuntansi dalam memproses data dan informasi keuangan guna menghasilkan laporan keuangan yang diperlukan perusahaan dengan akurat dan tepat waktu.

2. Mengendalikan dan mengkoordinasikan perencanaan, pelaporan, dan pembayaran kewajiban pajak perusahaan agar akurat, efisien, dan tepat waktu serta sesuai dengan aturan pemerintah yang berlaku.

3. Manajerial arus kas perusahaan (cashflow), terutama dalam mengelola hutang dan piutang perusahaan. Sehingga ketersediaan dana untuk operasional perusahaan dan kesehatan kondisi keuangan dapat dipastikan dengan baik.

4. Merencanakan dan mengkoordinasikan perancangan anggaran perusahaan, dan mengontrol penggunaan anggaran tersebut agar dapat menunjang kegiatan operasional perusahaan secara efektif dan efisien.

5. Merancang dan mengkoordinasikan pengembangan sistem dan prosedur keuangan serta akuntansi perusahaan. Pelaksanaannya pun harus dikontrol agar semua proses dan transaksi keuangan berjalan secara tertib dan teratur sehingga berbagai risiko keuangan yang ada dapat diminimalisir.

7. Melakukan perencanaan dan mengkoordinasikan analisa keuangan agar dapat memberi masukan kepada pimpinan perusahaan dari sisi keuangan dalam membuat keputusan bisnis yang tepat, baik kaitannya untuk kebutuhan investasi, ekspansi, operasional maupun kondisi keuangan lainnya.

8. Melakukan perencanaan dan konsolidasi perpajakan dalam lingkup perusahaan untuk memastikan efisiensi anggaran dan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan.


Indikator Dalam Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Finance Manager

1. Ketepatan waktu penyerahan Laporan Keuangan
2. Akurasi laporan keuangan
3. Ketepatan waktu penyerahan laporan pajak
4. Akurasi dan kelengkapan dokumen
5. Efisiensi
6. Cashflow
7. Rasio keuangan
8. Anggaran Perusahaan
9. Budget variance
10. Tingkat risiko keuangan perusahaan
11. Hasil audit keuangan
12. Rencana keuangan
13. Rasio keuangan
14. Tax ratio
15. Tax compliance

Sumber: Scribd.com

Memahami Peran Manajemen Pembelian Dalam Perusahaan

Memahami Peran Manajemen Pembelian Dalam Perusahaan
Suatu perusahaan tidak akan bisa beroperasi dengan baik tanpa adanya fungsi dari kegiatan pembelian. Jadi, bisa dikatakan, bahwa kegiatan pembelian merupakan salah satu fungsi dasar dari sebuah perusahaan.

Pengelolaan dari fungsi pembelian haruslah dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Sebab, ruang lingkupnya sangat luas, tak hanya sampai pada bagaimana manajemen berhasil menerapkan suatu mekanisme barang secara tepat waktu dan sesuai dengan target harga, tetapi lebih jauh lagi ialah bagaimana strategi kemitraan antar perusahaan yang ditentukan oleh manajemen dapat berjalan secara efektif.

Baca juga: Pentingnya Employee Engagement Dalam Menentukan Kesuksesan Perusahaan

Meski dalam penerapannya tampak sederhana, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan fungsi pembelian, terutama kaitannya dengan karakteristik barang yang dibutuhkan dan faktor-faktor eksternal yang berhubungan dengan pihak perusahaan.

Oleh sebab itu, manajemen dalam pembelian adalah salah satu fungsi manajemen yang penting untuk diterapkan dalam sebuah perusahaan.


Pengertian Manajemen Pembelian (Purchasing Management)

Pembelian (purchasing) merupakan suatu proses pencarian sumber daya dan pemesanan barang maupun jasa guna menunjang jalannya fungsi produksi dalam kegiatan produksinya.

Departemen Pembelian (Purchasing Department) adalah bagian yang menangani atau melakukan kegiatan pembelian ini, atau ada juga yang menyebutnya dengan Bagian Pengadaan (Procurement Department).

Sedangkan pengertian dari proses pembelian sendiri adalah tindakan-tindakan dalam kegiatan pembelian yang dilakukan secara berurutan, atau kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan oleh Bagian Pembelian.


Peran Penting Kegiatan Pembelian Dalam Sebuah Perusahaan

Bagi perusahaan, Pembelian memiliki peranan yang sangat penting. Berikut ini 5 peran penting pembelian bagi perusahaan beserta penjelasannya:

1. Fungsi Pokok Dalam Kegiatan Bisnis

Terdapat 6 fungsi pokok yang dijalankan oleh perusahaan, antara lain:
- Creation Function: pencipta ide dan gagasan.
- Finance Function: perencana, pengumpul, pengelola, dan pengawas keuangan.
- Personnel Function: pengelola sumber daya manusia.
- Purchasing Function: pengadaan atau pembelian barang dan jasa.
- Converstion Function: pengubah bahan produksi.
- Distribution Function: penyaluran atau penjualan barang dan jasa yang telah dihasilkan.

Kelancaran operasi perusahaan akan terhambat tanpa adanya salah satu fungsi tersebut. Beberapa bagian dari fungsi tersebut boleh saja dirangkap oleh satu atau dua bagian tergantung skala perusahaan.

Namun, ke semua fungsi pokok di atas harus tetap ada dalam suatu perusahaan agar roda bisnis tetap dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan.

2. Elemen Pokok Dalam Proses Produksi

Tujuan dasar dari aktivitas suatu perusahaan adalah memperoleh laba yang maksimal, tentunya hal ini harus didukung dengan produksi, pengembangan atau ketersediaan stok barang yang dapat dipasarkan.

Tujuan tersebut akan mampu dicapai bila terjadi interaksi yang tepat dari 5 elemen produksi yang biasa dikenal dengan 5M, yakni Machines, Man Power, Materials, Money, and Management.

Materials merupakan bahan baku yang nantinya akan diolah menjadi produk yang siap dipasarkan. Tanpa adanya manajemen yang tepat dalam mengelola pembelian bahan-bahan tersebut tentunya akan memberi dampak buruk bagi kelangsungan bisnis perusahaan.

Barang-barang tersebut harus tersedia sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan, sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan dan waktu yang telah ditentukan, serta didapatkan dengan harga yang layak agar mampu menghasilkan keuntungan.

3. Bagian yang Bertanggungjawab dalam Outside Manufacturing

Pada umumnya, hasil produksi suatu perusahaan berasal dari 2 jenis sumber bahan baku, yaitu bahan baku yang dihasilkan sendiri atau dibeli dari perusahaan lain.

Bahan yang dibeli oleh bagian pembelian adalah bahan baku atau bahan setengah jadi. Hasil produksi suatu perusahaan nantinya akan dipengaruhi oleh bahan baku yang dibeli oleh bagian pembelian.

Jadi, bagian pembelian merupakan bagian yang bertanggung jawab atas Outside Manufacturing dan memiliki hubungan erat dengan bagian produksi yang bertanggungjawab atas Inside Manufacturing.

4. Peningkat Keuntungan Bagi Perusahaan

Bagian pembelian juga merupakan profit center bagi perusahaan karena ikut memberikan peranan dalam peningkatan keuntungan.

Meski pada awalnya bagian pembelian dianggap sebagai cost center, karena selalu mengeluarkan biaya bagi perusahaan, namun ketika bagian ini mampu menekan pengeluaran dari proses pembelian yang dilakukannya, maka keuntungan yang didapat perusahaan pun menjadi dapat ditingkatkan jumlahnya.

5. Fungsi Strategis Dalam Perusahaan

Fungsi pembelian memiliki peran yang strategis dan vital dalam perusahaan karena mempengaruhi tingkat keuntungan yang bisa didapat oleh perusahaan.


Prinsip-prinsip dalam Manajemen Pembelian

Prinsip dalam manajemen pembelian merupakan hal-hal pokok yang harus dijadikan pedoman atau acuan dalam pelaksanaan fungsi pembelian.

Adanya fungsi pembelian dalam suatu perusahaan akan mempengaruhi kepentingan fungsi-fungsi lainnya.

Oleh sebab itu, prinsip kerja dari manajemen pembelian harus dikelola sedemikian rupa agar mampu memberikan kontribusi yang besar demi keberhasilan dalam pencapaian tujuan perusahaan.

Beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam menjalankan fungsi pembelian antara lain sebagai berikut:

1. The Right Quality

Kualitas barang yang diperlukan sesuai dengan ketentuan yang telah dirancang atau ditetapkan oleh perusahaan.

2. The Right Price

Nilai suatu barang yang dinyatakan dalam mata uang yang layak berlaku pada saat dan kondisi pembelian dilakukan.

3. The Right Quantity

Jumlah yang tepat dan benar-benar diperlukan oleh perusahaan pada waktu tertentu.

4. The Right Time

Barang tersedia setiap kali diperlukan atau sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Persediaan barang haruslah diperhitungkan dengan baik sehingga tidak menimbulkan biaya lebih besar untuk perawatan barang tersebut.

5. The Right Place

Barang yang dibeli atau diserahkan sesuai dengan tempat yang dikehendaki oleh perusahaan sebagai pembeli.

6. The Right Source

Barang berasal dari sumber yang tepat, yaitu apabila memenuhi prinsip-prinsip pembelian yang lain.


Demikian ulasan kami tentang pengertian dan peranan manajemen pembelian dalam suatu perusahaan, semoga bermanfaat untuk pembaca dan membantu Anda dalam memahami lebih jauh mengenai Purchasing Management.

Sumber:
http://www.hipopedia.com/2010/09/managemen-pembelian-purchasing.html

3 Alasan Utama Facebook dan Twitter Mulai Ditinggalkan Anak Muda

3 Alasan Utama Facebook dan Twitter Mulai Ditinggalkan Anak Muda
Mengejutkan, pada 2011 yang lalu 11 juta remaja angkat kaki dari Facebook. Saat itulah masa di mana Facebook mulai didominasi kalangan dewasa hingga tua atau mereka yang berusia di atas 30 tahun.

Sementara Instagram mulai menjadi rumah baru mereka, anak muda yang berusia di bawah 29 tahun. Alasannya, Instagram lebih memudahkan mereka untuk berbagi konten visual tanpa harus disertai teks panjang-lebar.

Baca juga: 8 Trik Penting Smartphone Android Yang Perlu Anda Ketahui

Hanya sedikit orang yang menggunakan Instagram sebagai ruang untuk membahas kisruh politik, kampanye politik, atau menuangkan pikiran-pikiran yang terlalu ‘njelimet’.

Instagram lebih memberikan ruang untuk penggunanya memajang foto atau video traveling, hobi, maupun kegiatan sehari-hari anak muda yang bebas berekspresi dan berkreativitas.

Namun, belakangan platform ini pun mulai dimasuki oleh kalangan orang tua dan disesaki iklan. Instagram mulai terusik identitas “kemudaannya”.

Meski begitu, Instagram memang tidak secara cepat ditinggalkan oleh para pengguna. Tidak sedikit anak mudah yang masih betah menjajal platform ini.

Makin hari, kian banyak pelaku usaha yang turut melakukan pemasaran menggunakan media Instagram untuk pengembangan bisnisnya.

Penurunan penetrasi yang tajam justru terjadi pada pengguna Twitter di Indonesia. Dalam 2 tahun belakangan, pengguna Twitter di Indonesia mengalami penurunan sebesar 10% hingga tinggal sepertiga dari total pengguna internet.


Pergeseran Kebutuhan Media Sosial di Kalangan Anak Muda

Berdasarkan analisa yang dilakukan Profesor Felicity Duncan dari Cabrini College, Amerika Serikat, kecenderungan anak muda saat ini lebih aktif di media sosial yang mengandalkan penyebaran konten secara pribadi, misalnya Facebook Messenger atau Snapchat, ketimbang penyebaran konten yang bersifat massal.

Analisa ini disadarinya ketika mengamati kebiasaan mahasiswa di kampusnya. Saat menunggu kelas, mereka lebih sering menggunakan smartphone untuk mengecek berita terbaru dari teman-teman melalui Snapchat Stories, chatting di Messenger, atau melihat berita di group chatting pada layanan lainnnya.

Mereka baru mengecek Instagram, Facebook, dan Twitter ketika memiliki waktu lebih senggang untuk mengetahui posting terbaru dari merek-merek produk yang diminati.

Pada intinya, telah terjadi pergeseran kebutuhan media sosial di kalangan remaja. Pilihan mereka lebih ke intimasi, ketimbang penyiaran massal.

Pada Agustus 2015, Pew Research mempublikasikan laporannya, bahwa 49% pengguna smartphone dengan range usia 18 – 29 tahun lebih aktif menggunakan aplikasi chatting seperti WhatsApp, iMessage, Messenger, atau Line.

Sedangkan 41% lainnya memilih aplikasi yang dapat menghapus konten secara otomatis, seperti Snapchat. Sementara sekitar 20% saja yang masih setia menggunakan Linkedin dan Instagram.

Persentase paling banyak sebenarnya masih dimiliki Facebook. Hampir 82% remaja mengaku masih menggunakan Facebook, walau tak seaktif “dulu”.

Dari 82% remaja yang mengaku pengguna Facebook, sekitar 70% mengatakan jarang menjajal Facebook melalui aplikasi mobile, namun lebih sering menggunakan PC atau laptop.


Alasan Remaja Mulai Meninggalkan Facebook dan Twitter

Menurut diskusi dan pengamatan yang dilakukan Duncan terhadap 80 mahasiswa AS, ada 3 hal yang menjadi alasan utama mereka mulai meninggalkan Facebook dan Twitter, antara lain:

1. Bernuansa Tua

Facebook dan Twitter dianggap bernuasa tua karena mulai didominasi oleh pengguna internet berusia di atas 30 tahun.

Kadang kala anak-anak muda pengguna Facebook dan Twitter merasa canggung saat orangtua mereka, paman, bibi, dan anggota keluarga lain meminta berteman di Facebook. Muncul perasaan malu, kikuk, dan sulit untuk berekspresi.

2. Konten Lama Masih Tetap Ada dan Abadi

Masih ingatkah postingan yang membuat Anda malu pada 5 atau 7 tahun yang lalu di Facebook dan Twitter?

Ya, konten tersebut akan tetap ada dalam waktu lama dan menghantui Anda selama tidak dihapus sendiri.

Mungkin foto-foto Anda di masa lalu dianggap keren ‘pada masanya’. Namun di masa sekarang, konten tersebut bisa saja malah memalukan.

Sayangnya, sudah terlalu banyak foto yang telah Anda upload dan di-tag ke akun Anda, perlu waktu untuk menghapus atau menyembunyikannya satu persatu.

Sedangkan di Snapchat, banyak anak muda yang sengaja berbagi hal-hal konyol untuk dijadikan bahan candaan.

Mereka tak perlu repot menghapusnya satu persatu, karena konten akan hilang secara otomatis dalam 24 jam.

3. Hanya Untuk Pencitraan Semata

Sekarang ini banyak perusahaan yang melihat profil media sosial seseorang ketika menerima lamaran kerja. Alasan ini pula yang membuat para remaja tetap mempertahankan akun Facebook atau Twitter mereka.

Media sosial dijadikan sebagai ‘topeng’ untuk pencitraan mereka, digunakan hanya untuk berbagi hal-hal yang bersifat umum dan jarang sekali memperbarui sesuatu yang bersifat personal.

Ekspresi yang sebenarnya sudah tak lagi ditunjukkan melalui Facebook dan Twitter. Mereka lebih banyak menyalurkannya melalui Scapchat ataupun layanan-layanan lainnya.


Dari ketiga alasan utama di atas, didasari pula oleh fenomena pergeseran media sosial yang cenderung menjadi media jejaring bagi pengiklan dan orang-orang dewasa.

Strategi khusus tentu harus dimiliki oleh pengiklan yang berencana menarget anak muda. Bila masih menggunakan strategi lama yang hanya mengandalkan Facebook dan Twitter, sebaiknya pembenahan dalam strategi pemasaran media sosial segera dilakukan oleh para pelaku usaha.

Sedangkan para orangtua juga sudah tidak lagi dapat memantau aktivitas anaknya di dunia maya melalui Facebook dan Twitter saja karena kedua platform tersebut hanyalah sebagai ‘topeng’ bukan lagi ‘isi’ diri anak yang sebenarnya.

Sumber:
http://ads.id/forums/showthread.php/234529-Anak-Muda-Tinggalkan-Facebook-dan-Twitter-Kenapa

Deskripsi Pekerjaan Karyawan Bagian Purchasing

Deskripsi Pekerjaan Karyawan Bagian Purchasing
Seorang Purchasing memiliki tugas pokok dalam hal pembelian, baik barang maupun jasa.

Ketika sales meminta barang atau bertanya mengenai harga dari barang yang akan dijual, seorang purchasing harus dapat mencari harga barang terbaik dan juga memastikan ketersediaan barang tersebut hingga waktu tertentu.

Tidak semua sales butuh barang pada hari itu juga, kadang kala ada yang butuhnya pada 1 hingga 3 minggu kemudian.

Baca juga: Perbedaan Tugas Kerja Bagian Accounting dan Finance

Sebab, sales perlu membuat quotation dulu dengan customer, jika ada persetujuan dari pihak customer (buka PO), maka sales akan membuat SO (Sales Order).

Kemudian SO tersebut akan di-approve oleh atasan dan didistribusikan ke Admin Sales, Gudang, Produksi, dan juga ke sales yang sebelumnya membuka SO.

Pembelian barang tidak akan diminta oleh bagian Gudang jika masih terdapat stock barang, namun jika stock barang di Gudang kosong, maka informasi akan disampaikan kepada Purchasing untuk melakukan pembelian barang tersebut secepatnya.


Prinsip Pembelian Barang yang Harus Dimiliki Bagian Purchasing

Beberapa hal yang perlu diperhatikan bagian Purchasing dalam melakukan pembelian barang antara sebagai berikut:

1. Harga Terbaik

Sebelum memilih barang dengan harga yang terbaik, maka harus dilakukan perbandingan harga satu barang dengan barang lainnya.

2. Kualitas Terbaik

Purchasing harus pandai memilih barang dengan kualitas dan harga terbaik. Percuma bila barang yang dibeli dengan harga murah ternyata barang tersebut berkualitas buruk.

3. Adanya Support Dari Supplier

Pastikan barang yang dibeli memiliki support yang bagus dari supplier. Sebab, di setiap pembelian perusahaan perlu yang namanya support yang baik dari supplier.

4. Sistem Pembayaran Dengan TOP Lebih Lama

Perhatikan bagaimana Term Of Payment yang ditetapkan supplier. Setiap perusahaan supplier tentunya memiliki syarat-syarat pembayaran yang berbeda.

Biasanya, perusahaan cenderung memilih supplier dengan TOP yang memberikan jangka waktu lama dalam pembayarannya.

Sebab, jika sistem pembayaran COD atau CBD maka perusahaan tersebut berisiko mengalami permasalahan dalam hal perputaran modal terhadap barang yang dibelinya.


Ketika bagian purchasing dapat menerapkan prinsip di atas, maka ia sudah bisa dikatakan membeli barang sesuai harapan perusahaan, baik dari segi harga, kualitas, support dan juga pembayarannya.

Sesudah barang dibeli, maka invoice (tagihan) akan datang ke bagian Purchasing. Biasanya, purchasing akan melengkapi semua syarat agar invoice dapat diserahkan ke finance dan pencairan pembayaran dapat dikeluarkan.

Syarat-syarat yang harus dilengkapi di antaranya ialah DP, tanda terima, PO, Buat Voucher Keluar, tanda tangan persetujuan dari atasan, hingga penyerahan tagihan ke bagian finance.

Tidak hanya sampai di situ saja, Purchasing juga harus membuat rekap pembelian dan melaporkannya ke bagian Accounting, Audit, dan kepada Pimpinan.

Mungkin tugas kerja bagian Purchasing yang telah diuraikan di atas bisa saja berbeda di masing-masing perusahaan. Namun secara garis besar, tugas kerjanya adalah seperti itu.

Mari kita tanamkan budaya kerja optimal baik dalam keadaan susah maupun senang. Tidak ada pekerjaan yang senang melulu, pasti suatu saat akan ada kesulitan yang dihadapi.

Dengan bekerja secara optimal, maka kita akan dapat mengatasi kesulitan tersebut dengan hasil kerja yang maksimal.

Sumber:
http://kkteguh.blogspot.co.id/2010/03/pekerjaan-seorang-purchasing.html

11 Tips Mudah Perawatan Genset Agar Tahan Lama

11 Tips Mudah Perawatan Genset Agar Tahan Lama
Generator Set atau Genset merupakan alat yang berfungsi untuk menghasilkan daya listrik.

Biasanya alat ini terdapat di rumah-rumah, kantor, toko, maupun instansi pemerintah sebagai penyuplai listrik ketika listrik PLN sedang padam atau mengalami gangguan.

Seperti halnya peralatan lainnya, genset juga memerlukan perawatan khusus supaya tetap awet dan dapat digunakan dengan optimal dalam jangka waktu yang lama.

Untuk membuat genset di rumah mampu bekerja dengan efektif serta tahan lama, diperlukan perawatan yang tepat.

Baca juga: Tips Memilih dan Merawat Genset Rumah Agar Tahan Lama

Berikut ini kami akan bagikan tipsnya kepada Anda, simak ulasannya di bawah ini!


1. Pastikan Genset Dioperasikan Dengan Benar

Sebelum mengoperasikan genset Anda, sebaiknya baca dulu buku petunjuk mengenai cara penggunaannya.

Jadi, Anda dapat memastikan bahwa Anda telah menggunakan genset dengan benar sehingga ketika terjadi kerusakan bukan menjadi kesalahan Anda, dan garansi masih dapat berlaku pada genset yang mengalami kerusakan.


2. Ketika Ada Hal Yang Janggal Segera Matikan Genset

Saat terjadi hal yang janggal seperti suara yang terlalu keras (lebih dari biasanya), atau getar yang terlalu kuat, sebaiknya langsung matikan genset Anda.

Segera cek ulang kondisi genset bila terjadi hal yang tidak seperti biasanya dan tanyakan pada teknisi yang lebih paham mengenai genset.


3. Letakkan Genset Pada Tempat Yang Aman

Genset adalah alat yang harus benar-benar diperhatikan cara perawatan dan peletakkannya. Jauhkan genset dari air, terik matahari, dan hal lain yang berisiko menimbulkan kerusakan pada genset.


4. Pastikan Genset Selalu Bersih

Bersihkan debu, kotoran, minyak, maupun air yang melekat pada genset. Kebersihan genset harus terus diperhatikan agar kinerjanya tetap optimal fisiknya tetap terlihat bagus.

Genset harus dibersihkan secara teratur, terutama pada bagian radiator genset agar genset yang Anda miliki tidak mudah rusak meski telah dipakai dalam jangka waktu lama.


5. Ganti Spare Part Genset Yang Usang

Apabila genset telah dipakai dalam kurun waktu tertentu, biasanya ada bagian atau komponen yang kinerjanya akan semakin berkurang.

Penggantian komponen yang telah using termakan usia penting untuk diperhatikan, agar komponen-komponen genset yang lainnya tidak ikut rusak hanya karena ada satu spare part yang telah usang.


6. Operasikan Genset di Ruangan Dengan Sirkulasi Udara yang Baik

Pengoperasian genset di dalam ruangan haruslah memperhatikan sirkulasi udara pada ruangan tersebut. Hal tersebut bertujuan agar gas buang dari sisa pembakaran genset yang keluar dari knalpot dapat terbuang dengan baik. Selain demi kesehatan pengguna, juga akan mencegah mesin genset agar tidak cepat panas.


7. Cek Kabel-kabel Instrument Secara Berkala

Kabel-kabel instrument yang terdapat pada genset harus selalu diperhatikan secara berkala. Perawatannya harus terus dijaga karena merupakan bagian dari perlengkapan penting pada mesin genset Anda.


8. Pastikan Bahan Bakar Tidak Kosong

Bahan bakar yang tidak mencukupi saat mengoperasikan genset dapat berakibat mesin genset cepat rusak.


9. Periksa Bagian Distilled Water Pada Bagian Battery

Distilled yang terdapat pada bagian battery harus diisi ulang secara rutin dalam jangka waktu tertentu. Biasanya, pengisian ulang wajib dilakukan sekitar 2 atau 3 tahun sekali. Kinerja genset akan tidak optimal bila hal ini tidak dilakukan.


10. Periksa Oli Mesin Pada Genset Secara Berkala

Oli mesin pada genset merupakan perlengkapan yang sangat penting untuk diperhatikan. Oleh sebab itu, harus dilakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan oli genset tidak berkurang atau terisi dalam jumlah yang sesuai dengan pemakaian yang benar.

Ganti oli genset Anda jika sudah terlihat hitam (keruh), atau bila oli sudah berkurang dari kadar normalnya.

Biasanya, penggantian oli pada mesin genset dilakukan setiap 6 bulan sekali, atau jika kondisi oli sudah tidak normal.


11. Panaskan Genset Secara Rutin

Sama halnya dengan mesin sepeda motor atau mobil, mesin genset harus dipanaskan secara rutin meski tidak sedang digunakan.

Mesin dan perangkat elektronik yang terdapat dalam genset dapat berkurang kinerjanya apabila genset tidak secara rutin dinyalakan.

Setidaknya, genset perlu dipanaskan selama 5 sampai 10 menit setiap 3 hari sekali agar sirkulasi pelumasan oli mesin dapat berlangsung dengan optimal.


Demikian informasi mengenai tips dalam pemakaian dan perawatan genset yang benar. Semoga bermanfaat bagi pembaca.

Sumber:
http://www.deprintz.com/news/24/Tips-Jitu-Cara-Merawat-Genset-yang-Baik-dan-Benar

Perbedaan Tugas Kerja Bagian Accounting dan Finance

Perbedaan Tugas Kerja Bagian Accounting dan Finance
Kerapkali, orang salah memahami tugas kerja seorang Accounting dan finance. Meski keduanya bekerja pada divisi (departemen) yang sama,yakni divisi Keuangan atau Finance.

Namun terdapat perbedaan pada tugas kerja kedua bagian ini.

Biasanya, keduanya memang sama-sama lulusan sarjana akuntansi, sama-sama mengurus keuangan perusahaan, hanya saja bagian finance memang bersentuhan langsung dengan keuangan, sedangkan akuntansi bisa dikatakan tidak secara langsung bersentuhan dengan uang.

Baca juga: Fungsi dan Tugas Pokok Surveyor pada Perusahaan Pembiayaan


Tugas Kerja Bagian Finance

Seorang pekerja bagian finance fokus kerjanya pada usaha pencarian, pengelolaan, dan pengalokasian dana (uang), serta melakukan pembayaran-pembayaran yang harus dikeluarkan perusahaan.

Secara sederhana, deskripsi kerja (job description) bagian finance ialah melakukan semua proses penerimaan dan pengeluaran uang.

Umumnya, divisi finance memiliki beberapa bagian lagi antara lain finance manajer, admin finance, dan kasir.

Seorang finance memiliki wewenang untuk memegang uang, dia memiliki otoritas untuk menerima dan mengeluarkan uang, baik uang yang berada pada kas kecil, maupun uang-uang yang ada di bank, deposito, maupun investasi keuangan lainnya.

Di samping itu, bagian finace juga harus mampu mengatur kebutuhan uang kas perusahaan dan memastikan semuanya sesuai dengan pencatatan yang dilakukan bagian Accounting.


Tugas Kerja Bagian Accounting

Lantas, bagaimana dengan bagian accounting? Bila bagian finance fokus pada menerima dan mengeluarkan uang, maka bagian accounting yang nantinya bertugas untuk mencatat dan melakukan ikhtisar serta pengelompokkan semua transaksi tersebut.

Oleh sebab itu, di masa lalu seringkali staff bagian accounting disebut dengan nama book keeper atau tukang catat.

Namun, pada sistem manajemen modern bagian akuntansi tidak lagi sekadar tukang catat perusahaan, melainkan juga membuat analisis dari informasi yang ada.

Tugas utama seorang akuntan atau bagian accounting ialah mencatat, memeriksa, dan melaporkan semua transaksi yang berkaitan dengan keuangan kantor.

Setelah pencatatan dilakukan, otorisasi harus dilakukan oleh departemen terkait, misalnya pencatatan transaksi yang menyangkut biaya iklan, maka harus diotorisasi ke bagian marketing. Sementara transaksi menyangkut biaya reparasi harus diotorisasi ke bagian umum, dan lain-lain.

Sesudah otorisasi dilakukan, akuntan akan memeriksa ulang apakah semua transaksi sudah dicatat sesuai adanya dan pada akun-akun yang tepat.

Pada jangka waktu tertentu, misalnya akhir bulan, triwulan, semester, atau akhir tahun, pencatatan yang telah dilakukan dibuat laporan yang disebut dengan Laporan Keuangan.

Laporan keuangan terdiri atas:
- Neraca
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Modal
- Catatan Atas Laporan Keuangan / CALK (biasanya hanya saat akhir tahun saja)

Tugas lainnya dari seorang accounting ialah menghitung besaran pajak yang harus dibayarkan perusahaan kepada Negara, namun ini hanya sebagai tugas tambahan saja dan tidak semua perusahaan menerapkannya.

Sumber:
http://dadiduit.com/perbedaan-tugas-seorang-akunting-dan-seorang-finance

4 Kesalahan Sering Dilakukan Pelamar Dalam Membuat CV

4 Kesalahan Sering Dilakukan Pelamar Dalam Membuat CV
Tidak sedikit pencari kerja yang masih bingung bagaimana menulis resume saat hendak melamar kerja. Kenyataannya, memang banyak pelamar yang telah membuat surat curriculum vitae, namun para pencari tenaga kerja hanya sedikit membacanya.

Sebab, jarang pencari kerja yang mengetahui beberapa trik dalam menulis CV agar perusahaan terpikat pada lamaran mereka.

Dokumen CV adalah alat komunikasi pertama antara pelamar dan perusahaan yang memuat uraian keahlian dan pengalaman si pelamar agar perusahaan mengenal secara pintas siapa mereka.

Baca juga: Tips Membuat Surat Lamaran Kerja Yang Baik Beserta Contohnya

Sebuah survei yang dilakukan oleh Page Group telah mengungkapkan bahwa ternyata ada perbedaan anggapan yang diyakini pelamar mengenai informasi penting apa saja yang sebaiknya dimuat pada CV sehingga memikat perusahaan.

Sebagai contoh, seperti yang dikutip dari laman dailymail.co.uk, hasil survei yang didapatkan dari 2000 orang dan 480 perusahaan menunjukkan keduanya memiliki pendapat yang berbeda.


1. Memasukkan Hobi dalam CV

Sebanyak 72% orang percaya memasukkan hobi dalam CV mereka adalah hal yang penting. Akan tetap, perusahaan yang menganggap trik ini penting hanya sekitar 41% saja.


2. Tak Boleh Lebih Dari 2 Halaman

Sementara itu, sebanyak 83% orang menganggap surat CV tak boleh lebih dari 2 halaman. Tetapi 32% perusahaan mempunyai pendapat yang berbeda.


3. Memasukkan Foto Pada CV

Memasukkan Foto Pada CV Anda ternyata bukan cara yang ampuh untuk memikat perusahaan. Nyatanya, langkah ini malah melemahkan CV mereka bagi sebanyak 74% perekrut.


4. Kerangka CV Yang Monoton

Hal-hal lain yang dianggap perusahaan kurang penting dalam penulisan CV antara lain menempatkan riwayat pendidikan sebelum atau sesudah pengalaman kerja, menulis dari sudut pandang orang ketiga, serta pengalaman kerja di luar negeri dan organisasi sosial.


Hal-hal Penting Yang Harus Diperhatikan Dalam Pembuatan CV

Hasil survei menunjukkan para perekrut ingin agar pencari kerja mulai menyadari pentingnya memasukkan profil sosial media ketika melamar pekerjaan.

Selain itu, ada beberapa hal penting lainnya yang perlu diperhatikan ketika menulis CV lamaran kerja, antara lain:
- Hindari salah ketik, salah ejaan, dan kesalahan gramatikal.
- Cantumkan pencapaian yang diperoleh pada pekerjaan sebelumnya secara detail.
- Uraikan tugas dan tanggungjawab Anda pada pekerjaan sebelumnya.
- Tulis dengan bahasa yang mengesankan profesionalitas.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai penulisan CV yang akan membuat perusahaan terpikat. Semoga membantu Anda dalam meraih posisi kerja yang diidamkan.

Sumber:
http://www.dream.co.id/dinar/terungkap-isi-cv-lamaran-yang-dijamin-memikat-perusahaan-160118r.html

Tips Memilih dan Merawat Genset Rumah Agar Tahan Lama

Tips Memilih dan Merawat Genset Rumah Agar Tahan Lama
Generating Set (Genset) merupakan alat yang berfungsi untuk membangkitkan atau menghidupkan energi listrik apabila sistem kelistrikan PLN sedang padam atau mengalami gangguan.

Genset dihidupkan dengan menggunakan mesin atau diesel yang energinya bersumber dari air atau angin.

Ketika kita membeli genset haruslah sesuai dengan kebutuhan daya yang diperlukan. Biasanya tidak jauh berbeda dengan suplai listrik PLN untuk rumah kita.

 Di samping itu, Anda juga harus menentukan apakah nantinya genset tersebut akan dipakai untuk suplai listrik seluruh rumah atau hanya dipakai pada beberapa bagian saja, perkirakan persentase pemakaiannya.

Baca juga: Keunggulan Kayu Jati Untuk Konstruksi dan Furnitur

Misalnya, di rumah Anda menggunakan daya listrik dari PLN sebesar 1.200 watt, dan ingin memasang satu buah genset yang nantinya akan dipakai untuk menyuplai kebutuhan listrik secara keseluruhan.

Maka, Anda bisa memilih genset dengan daya yang sama, atau boleh juga kurang dari itu, tapi perhitungkan dulu jumlah semua daya pada peralatan listrik di rumah Anda mulai dari lampu hingga alat elektronik lainnya.

Namun hal di atas tidak bersifat mutlak, sebab tidak mungkin semua alat tersebut menyala atau dipakai dalam waktu bersamaan.

Mungkin tidak sedikit pula dari pengguna genset yang kurang mengerti arti dari istilah KVA. KVA merupakan singkatan dari kilo volt ampere yaitu satuan untuk menyatakan besaran daya.

Banyak yang mengira kalau 1 KVA ini sama dengan seribu watt. Padahal, bukanlah demikian, 1 KVA itu sama dengan 800 watt atau 0,8 KW.

Jadi, jika kebutuhan daya listrik Anda sebesar 1.200 watt, maka carilah genset dengan besaran dayanya kurang lebih 1,5 KVA.


Perawatan Genset Rumah

Selanjutnya untuk perawatan genset rumah Anda, ada beberapa hal yang harus dilakukan di antaranya adalah memastikan genset Anda agar tidak sampai kekurangan oli, sebab akibatnya bisa fatal dan merusak mesin genset Anda.

Untuk produk-produk genset terbaru biasanya sudah dilengkapi dengan alat sensor yang selalu menunjukkan volume oli yang masih tersisa pada mesin.

Jadi, mesin genset akan mati secara otomatis ketika oli pada mesin telah berkurang. Meskipun demikian, pengecekan pada volume oli dan penggantian oli secara rutin tetap harus dilakukan.

Biasanya, setelah genset digunakan selama 500 hingga 1000 jam, penggantian oli sudah harus dilakukan. Penggantian oli jangan dilakukan pada saat mesin masih menyala, bahkan walau telah dimatikan, sebaiknya tunggu mesin hingga dingin dulu barulah penggantian oli dilakukan.

Dibutuhkan waktu sekitar 15 menit dalam proses pendinginan mesin genset ini. Sesudah mesin dingin, barulah kita dapat melakukan pengisian oli atau bahan bakar yang baru.

Terlalu sering menggunakan mesin genset pada beban daya yang terlalu tinggi juga akan cepat mengurangi umur ekonomisnya, artinya mesin menjadi tidak tahan lama.

Penggunaannya harus secara tahap demi tahap agar bagian AVR (Automatic Voltage Regulator) pada mesin tidak cepat rusak. Bila ingin menaikkan beban daya baiknya dilakukan dengan selangkah demi selangkah.

Pada produk-produk genset baru, penghidupan mesin sudah dapat dilakukan dengan electric starter. Sebaiknya alat ini sering dinyalakan agar proses pengisian aki bisa bekerja secara otomatis.

Sebab, di saat mesin telah digunakan dalam jangka waktu lama, dapat mambuat aki menjadi kosong. Bila hal ini dibiarkan terlalu sering, maka alat starter elektrik ini bisa menjadi rusak dan tidak dapat berfungsi dengan baik.

Sumber:
http://www.imagebali.net/detail-artikel/1232-memilih-dan-merawat-genset-rumah.php

8 Mobil Pick Up Yang Cocok Untuk Pelaku Usaha

Mobil pick-up merupakan salah satu mobil yang cukup favorit di kalangan pelaku usaha. Namun, mobil-mobil berjenis pick-up memang tak pernah menjadi andalan dari sebuah perusahaan otomotif, sehingga jenis mobil ini kurang mendapat tempat promosi di beberapa media.

Berikut ini kami akan berbagi kepada para pelaku usaha mengenai merek-merek mobil pick-up yang cocok untuk Anda.

Baca juga: Deretan Mobil Keren Untuk Kalangan Ekonomi Menengah


1. Daihatsu Gran Max

Daihatsu Gran Max
Daihatsu Gran Max merupakan pendatang baru di kelas Pick-up. Dihadirkan dalam tiga varian yakni standar, pick-up box, dan 3-way.

Di Indonesia, Gran Max hadir dengan dua varian mesin, 1.3 dan 1.5 liter. Keduanya telah menggunakan teknologi DOHC yang membuat mesin 1.3 L mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 88 PS pada 6.000 rpm. Sementara untuk varian yang 1.5 L mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 97 PS pada 6.000 rpm.

Daihatsu Gran Max dilengkapi dengan bak yang luas berukuran 2,3m x 1,5m dan juga tenaga mesin yang lebih powerfull dibandingkan para pesaingnya.

Untuk varian 1.3 L, mobil ini dibanderol sekitar Rp 101,9 juta sedangkan untuk varian 1.5 L sekitar Rp 106,6 juta.


2. Daihatsu Hijet

Daihatsu Hijet
Daihatsu Hijet merupakan varian pick-up yang baru saja diluncurkan di pasaran. Mobil ini sebenarnya pernah eksis di Indonesia sekitar tahun 90an dan terlahir kembali dengan mengusung beberapa keunggulan, salah satunya ialah tingkat konsumsi bahan bakar yang sangat irit yaitu dapat mencapai 19,6 km liter.

Mobil ini didukung dengan mesin DOHC 3-silinder berkapasitas 660 cc, dan tersedia dalam dua pilihan transmisi yaitu automatic dan manual.


3. Suzuki Futura

Suzuki Futura
Tak mau kalah dengan para pesaingnya di Indonesia, Suzuki juga memiliki salah satu mobil pick-up andalan, yaitu varian pick-up Suzuki Futura.

Mobil ini memang lebih tua dari Suzuki Mega Carry, namun peminatnya masih cukup banyak di Indonesia.

Suzuki Futura hadir dengan mesin 1.493 cc menggunakan sistem pembakaran Multi Point Injection (MPI) sehingga mampu menghasilkan tenaga puncak sampai 77 PS pada 6.000 rpm. Torsi maksimal yang dihasilkan ialah 11,2 Nm pada 3.500 rpm.

Mobil ini sangat tangguh, mampu membawa beban seberat 976 kg. Suzuki Futura merupakan salah satu pick-up yang sangat laris di pasaran. Dibanderol dengan harga relatif murah, yaitu sekitar Rp 94 jutaan.


4. New Suzuki Carry

New Suzuki Carry
Salah satu varian pick-up yang hemat bakar, Suzuki Carry sanggup menekan konsumsi BBM hingga mencapai 19,4 km/liter.

Mobil ini mengusung teknologi AGS (Auto Gear Shift) dengan pengembangan piranti transmisi ada yang versi manual dan juga versi automatic.




5. Mitsubishi L300

Mitsubishi L300
Bagi Anda yang membutuhkan pick-up dengan muatan beban lebih banyak dan bertenaga besar, maka pilihan yang tepat adalah Mitsubishi L300.

Mitsubishi L300 disokong mesin diesel dengan tenaga besar berkapasitas 2.477cc 4 silinder. Mobil ini juga dilengkapi bak berukuran besar dengan luas 2,4m x 1,4m. Di Indonesia, Mitshubishi L300 hadir dengan banderol sekitar Rp 163 jutaan.


6. Mitsubishi T120SS

Mitsubishi T120SS
Mitsubishi T120SS generasi ketiga merupakan salah satu mobil varian pick-up yang laris manis di pasaran Indonesia.

Mobil ini dilengkapi dengan banyak pilihan bak angkut, mulai dari jenis standar, rata, sampai 3-way yang dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan perniagaan pelaku usaha di Indonesia.

Disokong oleh mesin 4G15-12 Valve dengan 4 silinder berkapasitas 1.468cc yang dapat mengeluarkan daya maksimum hingga 86 PS pada putaran mesin 5.750 rpm.

Mobil ini hadir dengan mengusung sistem pembakaran injeksi dan dibanderol di pasaran Indonesia sekitar Rp 100 jutaan.


7. Tata Super Ace

Tata Super Ace
Pabrikan asal India pun mulai mencoba bermain di pasar Indonesia dengan pick-up andalannya, Tata Super Ace.

Dengan kunggulan yang ditawarkan antara lain struktur bodi yang kokoh serta mesin diesel berteknologi turbo charged intercooled berkapasitas 1.405cc membuat mobil ini lebih irit bahan bakar namun tetap bertenaga.

Tenaga maksimum yang dihasilkan oleh pick-up ini sebesar 70 PS dengan torsi maksimal 135 Nm. Ukuran bodinya cukup besar, yaitu berdimensi panjang 4,3m dan lebar 1,5m.

Di Indonesia, Tata Super Ace dibanderol mulai dari Rp 95 jutaan untuk varian Super Ace DLS dengan power steering.

Sementara untuk varian DLE yang dilengkapi power steering, AC, dan Power Window, dibanderol sekitar Rp 125 jutaan.


8. Toyota Pixis

Toyota Pixis
Tidak mau kalah dengan Daihatsu Hijet, Toyota pun menghadirkan pick-up irit bahan bakar diberi nama Toyota Pixis.

Bentuknya memang hampir mirip dengan Daihatsu Hijet 2014, berdimensi panjang 3.400mm, lebar 1.480mm, dan tinggi 2.000mm.

Pick-up ini disokong dengan basis mesin yang serupa dengan Daihatsu Hijet 2014, namun dilengkapi dengan dua sistem penggerak roda yang dapat dipilih sesuai medan, yaitu 2WD dan 4 WD.


Demikianlah informasi mengenai daftar mobil pick-up yang akan memudahkan para pelaku usaha dalam melakukan perniagaan. Semoga bermanfaat.

Sumber:
http://www.merdeka.com/otomotif/8-mobil-pick-up-ini-cocok-untuk-usaha-niaga-di-indonesia.html

7 Cara Mengatasi Rasa Takut Untuk Berani Meraih Peluang

7 Cara Mengatasi Rasa Takut Untuk Berani Meraih Peluang
Rasa takut dalam diri merupakan musuh terbesar dari sebuah peluang. Sumber ketakutan tersebut muncul dikarenakan kita tidak mengetahui peluang semacam apa yang akan kita hadapi.

Takut mengalami kegagalan merupakan penyebab utama sehingga kita membuang peluang yang ada di hadapan kita.

Sebagai manusia, wajar saja bila kita memiliki rasa takut, terutama takut mengalami kegagalan. Siapapun Ia, pasti takut menghadapi kegagalan.

Baca juga: Tiga Gejala Anda Calon Orang Kaya

Namun, rasa takut tersebut lebih disebabkan karena kita selalu ingin bekerja dalam zona aman dengan risiko yang minim. Sehingga ketika kita gagal, tidak akan mempengaruhi kehidupan kita secara keseluruhan.

Kendati demikian, bekerja di zona aman pun sebenarnya mengandung risiko tersendiri. Seseorang yang selalu bekerja di zona aman, hanya akan memiliki keberanian untuk bekerja dengan target minimal saja.

Target minimal tentunya akan menghasilkan hasil yang minimal pula. Akibatnya, kemungkinan besar orang tersebut tidak akan pernah mengalami perubahan kehidupan menjadi lebih baik dari kondisinya yang dialaminya sekarang.

Orang miskin akan tetap miskin, orang bodoh akan sulit menjadi pintar. Mereka pun menganggap kondisi tersebut sebagai suatu takdir yang harus diterima dengan pasrah.

Takut mengalami kegagalan lebih disebabkan karena kita tidak percaya terhadap kemampuan diri. Kita cenderung merasa tidak akan mampu merebut peluang yang tersedia, karena kita enggan untuk mengambil risikonya.

Takut gagal dan merasa bahwa ketika gagal mereka tidak akan mampu bangkit lagi merupakan hambatan dari dalam diri yang harus mampu kita atasi bila ingin berhasil mencapai tujuan.

Untuk membantu Anda dalam mengatasi ketakutan terhadap kegagalan, ketujuh tips berikut ini akan membuat keberanian Anda lebih berkembang sehingga Anda tak takut lagi dalam mengambil risiko untuk memperoleh manfaat yang optimal dari setiap peluang yang coba Anda raih.


1. Identifikasi Dampak Sebuah Peluang

Penyebab utama dari rasa takut ialah tidak cukup informasi yang dimiliki seseorang terhadap sesuatu. Saat kita tidak tahu apa yang akan dihadapi, bayangan Anda terhadap suatu kerugian menjadi tampak lebih besar dibanding kenyataan.

Oleh sebab itu, diperlukan informasi yang cukup mengenai apa yang Anda hadapi. Dorong diri Anda untuk mengidentifikasi sebuah peluang.

Dengan demikian, Anda akan dapat dengan jelas melihat sisi baik dan buruk dari peluang yang ada sehingga besarnya risiko yang akan dihadapi akan Anda ketahui serta mempersiapkan berbagai hal yang dibutuhkan untuk mengatasinya.

Sedikit demi sedikit, ketakutan Anda akan berkurang bila analisa selalu dilakukan terhadap peluang. Keputusan yang logis pun akan dapat Anda buat.


2. Pertimbangkan Kerugian Bila Anda Kehilangan Peluang

Bila Anda gagal mengambil peluang, risiko terbesarnya adalah Anda tidak bisa mendapatkan keuntungan dari peluang tersebut.

Ini merupakan kerugian bagi Anda karena kendala yang dihadapi saat ini tidak akan mampu Anda atasi sehingga kehidupan Anda akan sulit untuk diperbaiki.

Mungkin saja Anda punya pemikiran bahwa masih ada peluang lain di masa depan, Anda pun merasa aman dari kekhawatiran terhadap skenario terburuk yang akan terjadi.

Tapi dengan begitu Anda hanya akan berjalan di tempat dan tetap berada pada posisi Anda saat ini. Padahal, seandainya Anda berani mengambil peluang tersebut, Anda punya harapan besar untuk dapat bergerak naik ke posisi sosial yang lebih baik.

Keberanian Anda akan semakin terasah dalam menghadapi suatu masalah yang datang dalam kehidupan Anda sehari-hari.


3. Segera Bertindak

Segera ambil tindakan, cara ini merupakan yang terbaik dalam mengurangi rasa takut dan membangun rasa percaya diri.

Ketika Anda memulai tindakan, pengalaman dan pengetahuan akan mulai Anda kumpulkan. Memang pada awalnya akan terasa sulit.

Tapi ketika Anda sudah melakukannya, maka Anda akan melihat bahwa hal ini cukup aman untuk dilakukan dan semuanya akan menjadi lebih mudah setiap kali Anda melakukannya lagi.

Sembari Anda membangun kepercayaan diri, mulailah bertindak dengan membuat langkah-langkah kecil hingga pada akhirnya Anda akan mampu untuk mengatasi rasa takut dalam diri.


4. Siapkan Diri Untuk Menghadapi Skenario Terburuk

Pikirkan dulu ketika kita gagal dalam mengejar impian, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan kondisi mental dan ekonomi kita hingga kehidupan dapat berjalan normal kembali dan mengejar lagi peluang-peluang yang lain.

Padahal, secara umum kita mampu lebih cepat untuk memulihkan kondisi mental dan ekonomi lebih cepat dari yang kita bayangkan.


5. Buat Rencana Cadangan

Dengan mengurangi dampak negatif dari suatu risiko, maka kita dapat mengatasi rasa takut. Caranya yaitu buat rencana cadangan.

Jadi, ketika pilihan pertama Anda mengalami kegagalan, maka Anda tetap dapat mempertahankan status quo dengan mengembangkan rencana cadangan yang telah dibuat.

Berani gagal bukan berarti Anda siap untuk kehilangan segalanya. Hadapi risiko dengan hati-hati, pada saat yang sama Anda harus mempersiapkan diri bila kegagalan Anda alami.


6. Pahami Manfaat Dari Kegagalan

Setiap kegagalan merupakan percobaan dalam melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan. Selayaknya sebuah eksperimen, manfaatkan kegagalan sebagai kesempatan untuk tumbuh dan mengembangk diri.

Bahkan, ketika kegagalan yang dialami mempengaruhi kondisi keuangan Anda. Kita masih dapat mengambil pelajaran dari kegagalan yang dialami tersebut.

Kegagalan demi kegagalan yang kita alami jangan disikapi dengan pasrah, tapi jadikan sebagai pengalaman dan pelajaran berharga untuk mempersiapkan diri dalam mengatasi masalah lain yang akan kita hadapi di masa mendatang.


7. Bangkitkan Mental Untuk Tetap Bergerak Maju

Dalam sejarah Yunani ada peribahasa yang cukup terkenal, yaitu “Bakar Perahu”. Jadi, saat tentara Yunani melintasi laut untuk berperang, hal pertama yang dilakukan saat mencapai daratan adalah membakar perahu.

Mereka sengaja membuat diri mereka terdampar sehingga tidak ada cara lain untuk kembali. Satu-satunya kesempatan untuk bertahan hidup adalah dengan memenangkan peperangan.

Cara ini mampu mendorong moral para prajurit Yunani. Hanya ada dua pilihan dalam hidup mereka, menang dan mereka tetap hidup, atau kalah dan mati di medan peperangan. Tak ada pilihan selain bergerak maju untuk menang.

Oleh sebab itu, ketika Anda mempunyai tujuan namun merasa takut untuk mencapainya, maka terapkan prinsip “bakar perahu” untuk mengatasi rasa takut Anda.

Dengan begitu, Anda tak memiliki pilihan untuk mundur dan akan terus bergerak maju untuk menggapai tujuan Anda tersebut.


Nah, sekarang mulai renungkan apa saja ketakutan yang dihadapi saat ada peluang menanti untuk diraih. Analisa dampak positif dan negatif dari peluang tersebut, buat keputusan dan segera bertindak.

Semoga tips di atas dapat membantu Anda dalam menghadapi rasa takut akan kegagalan sehingga segala kesempatan dan peluang yang menanti dapat Anda raih dengan berani.

Sumber:
http://ads.id/forums/entry.php/338-Mengatasi-Rasa-Takut-dan-berani-Mengambil-Peluang

5 Tips Penting Membeli Smartphone Android Bekas

5 Tips Penting Saat Membeli Smartphone Android Bekas
Smartphone Android telah menjadi trend gadget sekarang ini, mulai dari anak muda sampai orangtua rata-rata memilikinya dalam sebagai alat komunikasi sehari-hari.

Apalagi dengan banyaknya merek-merek lokal dengan harga terjangkau yang ikut meramaikan pasar handphone dengan mengusung OS Android, tentunya kian menambah minat masyarakat untuk memilikinya dalam genggaman.

Hal ini juga didukung oleh berbagai keuntungan yang bisa didapatkan dengan memiliki smartphone Android, di antaranya ialah ketersediaan beragam aplikasi baik gratis maupun berbayar yang semakin memudahkan pengguna dalam bekerja, memudahkan dalam mencari informasi-informasi menarik dan terbaru, serta aplikasi-aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk sarana belajar maupun pengembangan keahlian.

Baca juga: 8 Trik Penting Smartphone Android Yang Perlu Anda Ketahui

Bagi Anda yang hanya memiliki budget pas-pasan, tidak ada salahnya membeli smartphone Android bekas.

Namun, ada beberapa hal yang mesti Anda perhatikan bila ingin membeli smartphone Android bekas agar tetap awet dan sesuai kebutuhan sehingga nantinya tidak mengecewakan Anda di kemudian hari.


1. Lakukan Survei Tentang Harga Pasaran

Langkah pertama yang harus Anda perhatikan dalam membeli smarphone Android bekas (second) ialah melakukan survey harga terlebih dahulu.

Anda bisa bertanya-tanya kepada teman, maupun langsung ke counter-counter di sekitar tempat tinggal Anda.

Atau bisa juga dengan melakukan survey melalui internet dengan mengunjungi situs jual-beli, maupun mencarinya lewat Google.

Cari smartphone yang sesuai dengan budget dan kebutuhan Anda. Jangan mudah tergoda bila menemukan harga HP yang ditawarkan tampak jauh dari harga pasaran.

Karena bisa saja HP tersebut memiliki masalah atau terdapat suatu kekurangan (minus) yang cukup mengganggu dalam pengoperasiannya.


2. Cek Fisik dan Kelengkapan HP

Bila Anda sudah menemukan HP yang sesuai dengan harga pasaran, lihat-lihat dulu bagaimana kondisi fisiknya, apakah body ada cacat, retak atau pecah?

Cacat pada body bisa saja disebabkan karena HP pernah terjatuh dan tentunya akan mengakibatkan gangguan kinerja pada mesin HP di kemudian hari.

Cek pula bagaimana tampilan LCD smartphone apakah masih baik atau terdapat ‘noda’ pixel di dalamnya, sekaligus cek kinerja layar sentuh HP tersebut.

Selanjutnya periksa apakah baterai yang digunakan original atau KW, pada baterai asli biasanya terdapat stiker hologram sesuai dengan merek HP.

Jangan lupa untuk melihat kelengkapan lainnya seperti charger, headset, kardus, dan buku manual yang masih ada.


3. Cek Sinyal Telepon dan Internet Handphone

Untuk mengeceknya, lakukan panggilan dengan memastikan bahwa suara Anda dan penerima dapat diterima dengan jelas. Selanjutnya cobalah untuk browsing-browsing apakah dapat berjalan dengan lancar atau tidak.


4. Melakukan Tes Sederhana Dengan Kode

Pengetesan sederhana ini bisa Anda lakukan dengan mengetik *#0*#, fungsinya untuk mengecek performa HP Android yang mencakup tes warna LCD, suara pada speaker telepon dan loudspeaker, getar, touchscreen, sensor, kamera belakang dan depan, dan lain-lain.

Setelah Anda mengetik *#0*# maka akan muncul menu-menu pengetesan di atas. Anda bisa memilihnya satu persatu untuk melakukan pengetesan. Kode tersebut biasanya dapat digunakan pada HP Mito, Sony, dan Samsung, tapi bisa Anda coba di HP Android yang lain, siapa tahu bisa?


5. Tanyakan Garansi

Tanyakan berapa lama HP tersebut dipakai, dan apakah masih garansi distributor masih berlaku atau tidak.

Coba pula tanyakan apakah Anda mendapatkan garansi personal dari si penjual atau tidak. Biasanya counter yang bagus akan memberikan garansi personal pada konsumennya setidaknya selama 3 hari sampai dengan seminggu.


Demikian tips dari kami mengenai hal yang perlu diperhatikan dalam pembelian Smartphone Android bekas. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Sumber:
http://androoms.blogspot.co.id/2014/07/6-tips-membeli-hp-android-second-bekas.html

Keunggulan Kayu Jati Untuk Konstruksi dan Furnitur

Keunggulan Kayu Jati Untuk Konstruksi dan Furnitur
Dalam industri woodworking, kayu jati atau teak wood adalah kayu yang sangat populer dan menjadi salah satu kayu terbaik yang biasa digunakan sebagai material konstruksi, bahan baku mebel (furniture), maupun produk-produk kayu lainnya.

Pertumbuhan kayu jati memang banyak di daerah Asia, namun kayu ini merupakan salah satu produk kayu unggulan dari Indonesia.

Penggunaan kayu jati biasanya untuk material pembuatan kerangka rumah, kusen (pintu dan jendela), pagar, flooring, furniture, dan lain-lain.

Baca juga: Kamus Istilah-istilah Yang Sering Ditemui Dalam Dunia Teknik Sipil

Dalam memilih kayu jati yang baik, perlu dipahami dulu kualitas dan jenis-jenis kayu jati yang ada, sehingga kita akan mendapatkan kualitas kayu jati yang terbaik.


Proses Pengeringan Kayu Jati

Untuk menghasilkan produk-produk kayu yang berkualitas, kayu jati harus dikeringkan terlebih dulu dan tentunya juga dengan cara yang benar.

Di masa lalu, orang melakukan pemotongan kayu jati hanya pada pohon yang telah mengering. Pohon dibiarkan mati dulu dalam keadaan berdiri agar kering secara alami.

Pohon baru akan dibelah dan digunakan apabila telah mengering, tentunya ini membutuhkan waktu. Namun di zaman sekarang, orang telah menggunakan oven kayu untuk mengeringkan kayu jati.

Setelah kayu dipotong dan dibelah, selanjutnya dikeringkan dengan memasukkannya ke dalam kiln dry.

Biasanya membutuhkan waktu sekitar 4 sampai 6 minggu pengeringan untuk mendapatkan hasil kayu dengan kualitas terbaik. Pengeringan kayu jati tidak boleh dilakukan terlalu cepat, karena hasilnya tidak akan maksimal.

Pengeringan yang terlalu cepat juga akan mengurangi kualitas kayu, seperti adanya kayu yang retak, warna kayu yang terlalu gelap, atau masalah kayu melengkung.

Bagaimanapun, untuk membuat produk kayu haruslah menggunakan kayu jati yang sudah kering. Banyak risiko yang timbul bila menggunakan kayu yang masih basah, seperti masalah jamur, kayu pecah, atau melengkung.

Risiko untuk terkena masalah dari minyak kayu juga menjadi lebih kecil apabila menggunakan kayu jati yang sudah kering.


Cara Finishing Kayu Jati

Kayu jati merupakan kayu dengan pola serat, pori-pori dan warna dasar yang sangat bagus. Pada dasarnya, produk yang menggunakan kayu jati sudah dapat dijual dalam keadaan unfinished karena produk dari kayu jati sudah memiliki penampilan yang sangat menarik.

Dengan warna dasar coklat muda, produk olahan menggunakan kayu jati sudah memiliki tampilan yang sangat menarik meskipun belum dilakukan proses finishing.

Bahkan, penampilan yang sangat menarik sudah dapat dihasilkan hanya dengan melakukan finishing sederhana menggunakan teak oil atau wax yang tipis.

Tapi, bila Anda ingin hasil yang lebih maksimal, maka finishing yang tepat juga perlu dilakukan. Di samping itu, lapisan finishing yang benar juga akan membuat produk olahan kayu jati menjadi lebih stabil dan lebih awet.

Pilihan terbaik untuk kayu jati adalah dengan melakukan finishing warna transparan seperti warna kayu atau warna politur.

Keindahan warna dasar struktur serat dan pori kayu jati akan tampil secara maksimal dengan menggunakan finishing warna transparan.

Apalagi bila ditambahkan aplikasi stain dengan kombinasi glaze, keindahan serat kayu dan pori kayu akan lebih menonjol sehingga membuatnya semakin indah.

Sebaiknya, kayu jati jangan menggunakan finishing dengan warna solid seperti warna duko atau opak. Sebab, risikonya minyak dalam kayu akan keluar dan mengganggu penampilan finishing.

Minyak tersebut nampak seperti getah dengan warna coklat kekuningan dan tentu saja akan sangat mengganggu tampilan finishing yang dihasilkan.

Di samping masalah keluarnya minyak kayu, finishing menggunakan warna solid juga akan menutupi keindahan serat kayu dan pori kayu dari kayu jati.

Tentu saja hal ini tidak sesuai dengan tujuan dilakukannya finishing, yaitu untuk memaksimalkan warna dan keindahan kayu.

Finishing dengan warna solid lebih cocok digunakan pada kayu lain yang lebih murah harganya, sehingga risiko mengalami masalah keluarnya minyak kayu bisa diminimalisir.


Keunggulan Kayu Jati Dibandingkan Kayu Lain

Kayu jati merupakan salah satu kayu terbaik yang memiliki banyak sekali keunggulan jika dibandingkan dengan jenis kayu yang lain. Keunggulan tersebut antara lain:
- Pengolahannya lebih mudah karena kayunya sangat ‘empuk’.
- Awet dan tahan lama hingga puluhan tahun.
- Tidak Mudah dimakan rayap atau serangga lain sehingga tidak mudah keropos.
- Tidak mudah retak.
- Mempunyai penampilan serat dan pori yang sangat menarik.

Di dalam kayu jati mengadung minyak yang dikenal dengan teak oil. Minyak tersebutlah yang menjadikan kayu jati lebih awet karena tidak disukai rayap, ulat, maupun serangga lainnya.

Kandungan minyak di dalam kayu jati akan semakin banyak seiring bertambahnya usia. Maka, semakin tua usia kayu jati, semakin baik pula kualitasnya.

Pola serat yang menarik dengan warna dasar coklat muda keemasan, dan karakter seratnya pun sangat kuat dengan tekstur serat dan pori yang dalam.


Nah, itulah sedikit ulasan dari kami mengenai cara pengolahan dan keunggulan-keunggulan yang dimiliki kayu jati. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Sumber:
http://www.supplierbaut.com/article-detail-187-cara-memilih-kayu-yang-baik.html

Referensi Tempat Belanja Pakaian Murah di Jakarta

Referensi Tempat Belanja Pakaian Murah di Jakarta
Bagi sebagian orang, belanja merupakan kegiatan yang sangat mengasikkan, terutama bagi ‘kaum hawa’ di sela waktu senggang.

Pada saat awal bulan, atau ketika baru mendapat uang bulanan dari suami, tentunya menambah daya beli masyarakat untuk berbelanja.

Pakaian merupakan salah satu produk yang banyak diserbu oleh penggiat belanja ketika awal bulan, apalagi ketika ada promo diskon yang menawarkan potongan harga cukup besar.
Nah, berikut ini kami akan berbagi mengenai beberapa tempat belanja pakaian murah yang ada di Jakarta untuk Anda para penggiat belanja.


1. Pasar Jatinegara

Pasar Jatinegara adalah sebuah pasar yang berada di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, dan memiliki sebutan lain yaitu Pasar Mester.

Pasar ini cukup dikenal sebagai surganya para penggemar kaos oblong (t-shirt) dan kaos berkerah (polo shirt). Setiap harinya, pasar Jatinegara selalu dipadati oleh para pembeli dari berbagai daerah di Jakarta dan sekitarnya.


2. Pasar Tanah Abang

Pasar Tanah Abang merupakan salah satu pusat perbelanjaan busana dan pakaian yang berada di Jakarta Pusat. Pasar ini cukup terkenal tidak hanya di Indonesia, tapi juga hingga ke mancanegara.

Di tempat ini Anda dapat menemukan banyak penjual beragam pakaian baik yang eceran maupun grosiran.

Pasar Tanah Abang terdiri dari tiga gedung utama sebagai pusat perdagangan, yaitu Metro Tanah Abang, Tanah Abang Lama, dan Tanah Abang AURI.


3. Pasar Cipulir

Di Kawasan Cipulir yang terletak di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ini, Anda akan menemukan banyak sekali toko busana yang menjual berbagai macam pakaian dewasa, jilbab, perlengkapan sholat, dan perlengkapan toko busana seperti manekin, gantungan, dan lain-lain.

Pasar ini terbagi menjadi dua bagian yaitu Pasar Modern ITC Cipulir Mas, dan Pasar Inpres Cipulir yang berada di seberang jalan.


4. Blok M Plaza

Blok M Plaza telah dikenal secara luas oleh masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Tempat ini merupakan pusat bisnis sekaligus pusat perbelanjaan yang di dalamnya banyak penjual pakaian murah.

Plaza ini berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan telah berdiri sejak tahun 1990. Area perbelanjaannya terdiri dari tujuh lantai dengan area parkir yang cukup luas.


5. Pasar Senen

Pasar Senen adalah salah satu pasar tertua di Jakarta dan terkenal dengan penjualan baju-baju bekas impor dengan harga yang cukup murah.

Eits, jangan salah. Walaupun barang bekas, tapi banyak juga lho pakaian-pakaian yang memiliki kualitas bagus, bahkan tidak kalah dengan pakaian baru yang dijual di mall ternama di Jakarta.


Nah, bagaimana dengan referensi tempat belanja pakaian di atas? Dengan dibagikannya informasi ini, semoga wisata belanja pakaian dan keperluan fashion Anda menjadi lebih menarik dan menyenangkan.

Sumber:

http://www.pediaku.com/tempat-belanja-pakaian-murah-di-jakarta/

Tips Belanja Grosir Pakaian Anak Di Pusat Perbelanjaan Murah Bandung

Tips Belanja Grosir Pakaian Anak Di Pusat Perbelanjaan Murah Bandung
Bandung dapat dikatakan surganya belanja pakaian, berbagai jenis barang fashion memang tersedia di kota ini, seperti pakaian dewasa, pakaian anak, sepatu, tas, dan aksesoris fashion lainnya. Anda tak hanya dapat membelinya secara satuan, tapi juga dalam jumlah besar atau grosiran.

Terdapat beragam tempat belanja di Bandung, mulai dari pasar tradisional hingga pasar modern. Beberapa tempat dengan penjualan pakaian yang cukup ramai antara lain seperti Gedebage, ITC Kebon Kelapa, dan Pasar Baru.

Baca juga: Serunya Berbelanja Barang Fashion di ITC Mangga Dua

Tidak hanya pakaian dewasa, tapi bagi Anda yang ingin berburu pakaian anak grosir juga tersedia di tempat-tempat tersebut. Barangnya pun banyak yang berkualitas, dan dijual dengan harga terjangkau.

Namun, ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan bila ingin berbelanja grosir pakaian anak di kota Bandung. Simak penjelasannya di bawah ini!


1. Ketahui Semua Tempat Penjualan Baju Anak di Bandung

Langkah awal yang harus diperhatikan ialah Anda harus tahu dulu di mana tempat-tempat yang banyak menjual baju anak di Bandung.

Anda bisa coba datangi beberapa tempat yang terkenal dengan penjualan baju anak grosir di Bandung seperti Pasar Baru di Jl. Otto Iskandardinata No 70, dan juga ITC Kebon Kelapa di Jl. Mohammad Toha Bandung 10.


2. Bawa Uang Lebih

Ada baiknya Anda membawa uang lebih saat berbelanja baju anak grosir di pusat-pusat perbelanjaan Bandung.

Hal ini untuk berjaga-jaga bila ada model yang unik dan bagus namun dengan harga terjangkau agar Anda bisa menjualnya di rumah atau di toko Anda sendiri. Namun tetap harus ingat, jangan terlalu berlebihan agar tidak boros.


3. Pintar-pintar Dalam Menawar

Anda harus pintar menawar saat berbelanja pakaian anak secara grosir, meskipun sebagian besar penjual memang sudah membanderol dengan harga pas untuk pembelian secara grosir.

Namun bukan tidak mungkin Anda bisa mendapat harga murah, ‘iseng-iseng berhadiah’ kan boleh saja, siapa tahu nasib Anda sedang mujur.

Sebelum menawar, pastikan dan tanyakan dulu apakah harganya masih bisa kurang atau tidak apabila Anda membeli dalam jumlah besar.


4. Buat Kemitraan Dengan Supplier

Bagi Anda pelaku usaha di bidang pakaian khususnya pakaian anak, ada baiknya Anda membangun kemitraan dengan penjual.

Jadikan beberapa penjual yang menurut Anda bisa memberikan harga murah dengan kualitas lumayan sebagai supplier tetap Anda.

Jadi, Anda bisa langsung menuju penjual supplier Anda ketika hendak berbelanja sehingga tidak membuang banyak waktu dengan mencari-cari penjual lainnya lagi.

Dengan membangun kemitraan kepada penjual grosir, sewaktu-waktu bisa saja Anda memperoleh potongan harga lebih besar saat sedang promosi.


Demikian tips dari kami, selamat berbisnis.

Sumber:
http://ekokusnur.com/tips-belanja-pakaian-anak-di-pusat-grosir-baju-murah-bandung.html

Cara Terbaik Menghemat Pengeluaran Transportasi

Cara Terbaik Menghemat Pengeluaran Transportasi
Inti dari penghematan bukanlah untuk membuat kita menjadi pelit akan segala hal, tapi mengganti sesuatu yang sering kita gunakan dengan yang lebih murah biaya atau harganya.

Misalnya dengan cara menukar penggunaan fasilitas yang tadinya berbiaya tinggi dengan yang lebih murah biayanya, maupun dengan cara berbelanja yang lebih mengutamakan fungsionalitasnya ketimbang merek atau sekadar trend saja.

Nah, informasi berikut ini akan membahas tentang tips menghemat pengeluaran transportasi.

Baca juga: Tips Mempersiapkan Anggaran Liburan Dengan Mudah


1. Manfaatkan Transportasi Umum

Meskipun transportasi di Indonesia masih dirasa kurang tingkat kenyamanannya, namun transportasi umum tetap efektif dalam menghemat pengeluaran Anda.

Bagi yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya ada beberapa transportasi umum yang bisa dijadikan pilihan untuk mobilisasi harian Anda, seperti Trans Jakarta, KRL Commuter Line, bus umum, dan lain-lain.

Harus antre, berdesakan, berebut bangku, dan kedatangannya yang telat, seringkali menjadi kondisi yang membuat masyarakat masih enggan menggunakan angkutan umum.

Akan tetapi bila tujuan Anda berhemat, mau tidak mau Anda harus rela menjalaninya. Transportasi umum memang jauh lebih hemat dibandingkan penggunaan kendaraan pribadi.

Selain biaya bahan bakar, Anda juga harus mengeluarkan uang tol, dan parkir bila menggunakan kendaraan pribadi.

Terutama bagi yang tinggal di sekitar Jabodetabek, Anda hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp 20 ribu saja untuk menempuh perjalanan pulang pergi ke Jakarta. Tentu saja jauh lebih hemat bila dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi.


2. Cari Tempat Tinggal Dekat Kantor

Bagi Anda pekerja dan eksekutif muda mungkin bisa mempertimbangkan untuk mencari tempat tinggal baru, atau setidaknya kost-kostan untuk Anda tidur yang jaraknya dekat dengan kantor.

Dengan mencari kost atau kontrakan yang dekat dengan tempat Anda bekerja, maka dapat lebih menghemat biaya transportasi.

Tidak ada salahnya mulai sekarang Anda menyisihkan penghasilan untuk mencari tempat tinggal yang berdekatan dengan kantor, sehingga waktu, tenaga, dan biaya Anda bisa lebih dihemat seminim mungkin.


3. Nebeng Dengan Teman yang Searah

Cara berikutnya untuk menghemat pengeluaran transportasi adalah dengan nebeng mobil teman atau tetangga yang kantornya berdekatan atau searah dengan kantor Anda.

Bahkan bila teman Anda menggunakan sepeda motor, daripada boncengan belakang kosong Anda bisa ikut saja nebeng sampai kantor.

Tapi sebaiknya perlu dibicarakan mengenai patungan bensin, agar teman Anda tersebut tidak merasa direpotkan, jadi kan sama-sama enak tuh!


4. Bersepeda

Bagi Anda yang jarak kantornya tidak kurang lebih 3 km, menggunakan sepeda saat berangkat kerja adalah pilihan yang bijak untuk menghemat pengeluaran transportasi. Anda pun akan menjadi lebih sehat dan bugar di setiap pagi.


5. Menfaatkan Promo BBM dari Kartu Kredit

Bagi Anda pengguna kendaraan pribadi dan memiliki kartu kredit, biasanya ada promo BBM dari kartu kredit, yaitu pemberian cashback 5% pada setiap pembelian bahan bakar. Nah, Anda bisa memanfaatkannya untuk sedikit menghemat pengeluaran transportasi.

Apalagi di tengah harga BBM yang memang sedang tidak stabil dan cenderung mengalami kenaikan. Cara ini mungkin bisa sedikit melonggarkan kocek Anda untuk biaya bahan bakar transportasi Anda setiap harinya.

Beberapa kartu kredit yang memberikan promo semacam ini di antaranya Citibank Cash Back, dan Danamon Platinum.


Demikianlah informasi mengenai tips menghemat pengeluaran transportasi, mungkin Anda bisa mencoba salah satu cara di atas yang menurut Anda paling sesuai dengan kondisi keuangan dan keperluan kantor.

Semoga tips di atas bermanfaat, dan membantu Anda dalam berhemat sehingga ada lebih banyak plot anggaran untuk kebutuhan mendesak lainnya.

Sumber:
https://www.cermati.com/artikel/5-tips-menghemat-biaya-transportasi