Tips Memilih dan Merawat Genset Rumah Agar Tahan Lama

Tips Memilih dan Merawat Genset Rumah Agar Tahan Lama
Generating Set (Genset) merupakan alat yang berfungsi untuk membangkitkan atau menghidupkan energi listrik apabila sistem kelistrikan PLN sedang padam atau mengalami gangguan.

Genset dihidupkan dengan menggunakan mesin atau diesel yang energinya bersumber dari air atau angin.

Ketika kita membeli genset haruslah sesuai dengan kebutuhan daya yang diperlukan. Biasanya tidak jauh berbeda dengan suplai listrik PLN untuk rumah kita.

 Di samping itu, Anda juga harus menentukan apakah nantinya genset tersebut akan dipakai untuk suplai listrik seluruh rumah atau hanya dipakai pada beberapa bagian saja, perkirakan persentase pemakaiannya.

Baca juga: Keunggulan Kayu Jati Untuk Konstruksi dan Furnitur

Misalnya, di rumah Anda menggunakan daya listrik dari PLN sebesar 1.200 watt, dan ingin memasang satu buah genset yang nantinya akan dipakai untuk menyuplai kebutuhan listrik secara keseluruhan.

Maka, Anda bisa memilih genset dengan daya yang sama, atau boleh juga kurang dari itu, tapi perhitungkan dulu jumlah semua daya pada peralatan listrik di rumah Anda mulai dari lampu hingga alat elektronik lainnya.

Namun hal di atas tidak bersifat mutlak, sebab tidak mungkin semua alat tersebut menyala atau dipakai dalam waktu bersamaan.

Mungkin tidak sedikit pula dari pengguna genset yang kurang mengerti arti dari istilah KVA. KVA merupakan singkatan dari kilo volt ampere yaitu satuan untuk menyatakan besaran daya.

Banyak yang mengira kalau 1 KVA ini sama dengan seribu watt. Padahal, bukanlah demikian, 1 KVA itu sama dengan 800 watt atau 0,8 KW.

Jadi, jika kebutuhan daya listrik Anda sebesar 1.200 watt, maka carilah genset dengan besaran dayanya kurang lebih 1,5 KVA.


Perawatan Genset Rumah

Selanjutnya untuk perawatan genset rumah Anda, ada beberapa hal yang harus dilakukan di antaranya adalah memastikan genset Anda agar tidak sampai kekurangan oli, sebab akibatnya bisa fatal dan merusak mesin genset Anda.

Untuk produk-produk genset terbaru biasanya sudah dilengkapi dengan alat sensor yang selalu menunjukkan volume oli yang masih tersisa pada mesin.

Jadi, mesin genset akan mati secara otomatis ketika oli pada mesin telah berkurang. Meskipun demikian, pengecekan pada volume oli dan penggantian oli secara rutin tetap harus dilakukan.

Biasanya, setelah genset digunakan selama 500 hingga 1000 jam, penggantian oli sudah harus dilakukan. Penggantian oli jangan dilakukan pada saat mesin masih menyala, bahkan walau telah dimatikan, sebaiknya tunggu mesin hingga dingin dulu barulah penggantian oli dilakukan.

Dibutuhkan waktu sekitar 15 menit dalam proses pendinginan mesin genset ini. Sesudah mesin dingin, barulah kita dapat melakukan pengisian oli atau bahan bakar yang baru.

Terlalu sering menggunakan mesin genset pada beban daya yang terlalu tinggi juga akan cepat mengurangi umur ekonomisnya, artinya mesin menjadi tidak tahan lama.

Penggunaannya harus secara tahap demi tahap agar bagian AVR (Automatic Voltage Regulator) pada mesin tidak cepat rusak. Bila ingin menaikkan beban daya baiknya dilakukan dengan selangkah demi selangkah.

Pada produk-produk genset baru, penghidupan mesin sudah dapat dilakukan dengan electric starter. Sebaiknya alat ini sering dinyalakan agar proses pengisian aki bisa bekerja secara otomatis.

Sebab, di saat mesin telah digunakan dalam jangka waktu lama, dapat mambuat aki menjadi kosong. Bila hal ini dibiarkan terlalu sering, maka alat starter elektrik ini bisa menjadi rusak dan tidak dapat berfungsi dengan baik.

Sumber:
http://www.imagebali.net/detail-artikel/1232-memilih-dan-merawat-genset-rumah.php


Related Posts

Tips Memilih dan Merawat Genset Rumah Agar Tahan Lama
4/ 5
Oleh