Hindari 3 Pemikiran Ini Saat Mengembangkan Bisnis Startup Aplikasi

IKLAN SPONSOR DI SINI :

IKLAN TENGAH ARTIKEL DIBAWAH SINI
Hindari 3 pemikiran ini saat mengembangkan bisnis startup aplikasi – Startup pengembang aplikasi sekarang ini memang lagi jadi trend, khususnya di kalangan industry digital. Dengan potensi keuntungan yang sangat besar ditambahkan lagi kesempatan untuk mampu jangkau pasar yang lebih luas, jadi daya tarik tersendiri bagi penggiat bisnis industry digital tersebut untuk terjun ke dalam bidang ini. Akan tetapi alangkah sangat disayangkan sekali, apabila Anda terlalu banyak percaya hal – hal yang sebetulnya tak terlalu berpengaruh pada perkembangan startup aplikasi kami.

Salah satunya yang mungkin saja banyak terpikir oleh pengembang aplikasi adalah kesuksesan hanya akan dimiliki apabila aplikasi yang dikembangkan mampu jadi viral. Padahal pada kenyataannya tidak seperti itu, ada banyak sekali faktor yang berperan penting sampai sebuah startup aplikasi mendapat perhatian pengguna, sehingga pada akhirnya mendapat kesuksesan. Nah, apabila Anda saat ini memang sedang kembangkan aplikasi atau pun ingin terjun di bidang tersebut, Anda harus simak informasi mengenai hindari 3 pemikiran ini saat mengembangkan bisnis startup aplikasi berikut.

Hindari 3 Pemikiran Ini Saat Mengembangkan Bisnis Startup Aplikasi

Untuk setiap detailnya harus original

Ada banyak orang yang berpikiran untuk capai kesuksesan dalam pembuatan aplikasi, langkah paling tepat adalah dengan memberikan sesuatu yang benar – benar original dan tak ada di pasaran. Walaupun ini adalah sebuah pemikiran yang sifatnya motivatif supaya Anda mampu lahirkan inovasi baru, tapi kenyataannya tidak selalu seperti itu. Apalagi jika tujuan Anda adalah cari profit, maka pemikiran tersebut salah besar. Sebab pada dasarnya Anda dapat mempelajari seperti apa aplikasi yang memang dibutuhkan konsumen dari aplikasi yang sudah populer sebelumnya. Anda nanti tinggal memodifikasi tanpa harus tinggakan arti penting tujuan atau fungsi aplikasi populer tersebut.

Wajib mendapat pendanaan besar dari investor

Ada banyak sekali pengembang aplikasi yang dahulunya kembangkan bisnisnya melalui dana pribadi dan kimi mereka bisa membukukan pendapatan yang sangat besar. Apa mereka selalu mendapat pendanaan besar di awal pengembangan aplikasi? Jawabannya tentu tidak selalu, sbeab banyak juga para pengembang aplikasi populer yang hindari masuknya investasi sebab mereka berpikiran bila nanti aplikasi tersebut sudah booming, maka mereka harus rela membagi keuntungan dengan investor. Juga masih belum lagi dengan masalah control melalui adanya berbagai peraturan yang telah ditetapkan pihak investor, malah kadang kalanya menjadi kekang bagi pengembang aplikasi untuk lebih dahulukan idealism di dalam menciptakan aplikasi.

Butuh dukungan periklanan

Tak menutup kemungkinan memang apabila Anda lakukan strategi periklanan pada awal pengembangan bisnis startup, nanti mampu dorong kepopularitasan aplikasi Anda di mata konsumen. Akan tetapi apabila ada yang berkata bahwasannya untuk setiap startup aplikasi harus lakukan periklanan berskala besar, pastinya itu hanyalah mitos belaka. Mungkin saja Anda juga sudah pernah lihat sebuah aplikasi dipromosikan melalui berbagai media periklanan digital secara massif. Apa aplikasi yang seperti ini akan langsung raih keberhasilan? Pastinya tidak, sebab apabila Anda gagal dalam memberikan follow up berikutnya secara baik seusai konsumen download aplikasi, maka Anda malah akan mendapat kegagalan, atau bahkan seusai mengeluarkan uang dalam jumlah besar.

Nah, itulah tadi beberapa informasi yang bisa kami bagikan kepada Anda semuanya tentang hindari 3 pemikiran ini saat mengembangkan bisnis startup aplikasi. Semoga manfa

IKLAN SPONSOR DI SINI :

IKLAN RELATED DISINI

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hindari 3 Pemikiran Ini Saat Mengembangkan Bisnis Startup Aplikasi"

Posting Komentar