Tips Merawat Burung Jalak Suren

Tips Merawat Burung Jalak Suren



Tips Merawat Burung Jalak Suren - Yup... kali ini saya akan coba membuatkan pengalaman cara merawat burung yang satu ini, yaitu jalak suren. Ok eksklusif saja ya...

Burung jalak suren merupakan salah satu burung kicau yang banyak digemari oleh masarakat indonesia. Dalam perkembangannya jalak suren menjadi salah satu burung kicau yang populer di kalangan masarakat berkat kecerdasannya yang bisa menirukan aneka macam jenis bunyi burung lain, selain itu burung ini juga selalu mengeluarkan suaranya bila ada orang lewat atau ada sesuatu di sekitarnya.

Namun walaupun burung ini sangat banya mulut tapi banyak orang yang menyukainya alasannya ialah dinilai bisa sebagai penjaga rumah, tapi semoga burung itu mau berkicau terus teman juga harus merawat burung jalak suren dengan cara yang baik.

Tips merawat burung jalak suren

Untuk para teman yang sudah lama memelihara burung yang satu ini pastinya tahu teknik-teknik cara perawatanya, namun bagi teman yang gres ingin belajar/memeliharanya pastinya memerlukan bingbingan semoga burung jalak suren yang teman pelihara tidak stres & selalu berkicau. Ok eksklusif saja ke tahap-tahapnya ya.

Tips merawat burung jalak suren :

  • Kebersihan kandang/sangkar- bisa menjadi salah satu hal yang harus terus di jaga semoga tidak kotor yang berakibat munculnya bakteri-bakteri berbahaya, selain itu daerah pakan burung harus diganti minimal 2 hari sekali & untuk daerah minumnya paling tidak diganti sehari sekali.
  • Penjemuran- dipagi hari burung jalak suren bisa di jemur namun sebelum di jemur sebaiknya di angin-anginkan terlebih dahulu di teras rumah selama 30 menit hingga 1 jam gres burung siap di jemur, untuk waktu penjemurannya yang baik antara jam 08.00 pagi-10.00 siang. 
  • Pakannya- untuk pakannya sendiri biasanya pakan utamanya berupa voer & juga bisa diberi makanan komplemen berupa buah-buahan menyerupai pisang, pepaya, sawo & lain sebagainya, selain itu untuk menambah nilai gizinya bisa diberi jangkrik, kroto, & ulat hongkong yang bisa didapatkan di toko pakan burung. 
  • Pemandiannya- untuk pemandiannya bisa diberikan kolam untuk mandi yang di taruh dalam sangkar yang nantinya burung itu akan mandi sendiri atau bisa juga dengan spray yang di semprotkan ke seluruh badan hingga basah. 
  • Menjaga staminanya- untuk staminanya jalak suren juga harus selalu terjaga dengan cara melatihnya, untuk melatih staminanya bisa dilakukan dengan mengumbarnya pada sangkar umbaran. 
  • Pemasteran- supaya dapat menirukan jenis bunyi burung lain bisa memasternya dengan burung menyerupai kenari, lovebrid & yang lainnya. 
  • Melatih mentalnya- mental juga menjadi salah satu hal penting yang harus di perhatikan, untuk melatih mentalnya bisa dengan mendekatkannya dengan burung jalak suren lainya.

Demikian itu beberapa tips merawat burung jalak suren semoga info ini dapat membantu para teman hobiku semua, & kalau para teman punya info komplemen wacana cara merawat jalak suren ini bisa di tambahkan di kolom komentar dibawah ini. Terimakasih, salam hobiku.


Baca selengkapnya »
Agar Jalak Suren Trotolan Makan Sendiri

Agar Jalak Suren Trotolan Makan Sendiri

Agar Jalak Suren Trotolan Makan Sendiri - Untuk merawat burung jalak suren trotolan ini perlu perhatian yang khusus terutama burung yang masih dalam status lolohan & belum sepenuhnya makan voer. Untuk itu, cara melatih burung jalak suren trotolan makan sendiri mampu membantu teman yang ingin memeliharanya.

Cara supaya jalak suren trotolan makan sendir
Image: (ptnasa.net)


Cara melatih burung jalak suren trotolan supaya makan sendiri:

  • Mengetahui apakah burung jalak suren tersebut sudah mau makan sendiri atau masih diloloh mampu dilihat dari bagaimana anakan tersebut berguru nangkring. Jika anakan burung masih mempunyai bulu-bulu piyikan & belum besar lengan berkuasa untuk bertengger maka anakan jalak suren tersebut masih harus diberi makan dengan cara diloloh.
  • Meloloh anakan burung jalak suren mampu menggunakan voer yang sudah dibasahi dengan air. & dengan menggunakan stik, burung diberi makan mulai dari pukul 07.00 pagi hingga dengan pukul 17.00 sore hari, dengan jeda waktu setiap 2-3 jam sekali & diberikan jemur secukupnya.
  • Jika anakan burung jalak suren tersebut sudah tampak besar lengan berkuasa bertengger & mulai sering naik turun tangkringannya dengan lincah maka perawatan yang diberikan adalah:
  1. Menyimpan pakan voer berair didalam cepuk pakannya yang ditempatkan dalam sangkarnya ketika burung dijemur pada pagi harinya. Biarkan saja pakan tersebut berada disana untuk membuat burung mengerti & tertarik pada makanannya itu. 
  2. Lakukan pelolohan dengan menggunakan stik dari luar sangkar. Stik digunakan untuk mengambil makanannya yang berada didalam sakarnya itu lalu diberikan pada burung untuk diloloh. 
  3. Hentikan beberapa ketika hingga burung benar-benar mengerti bahwa pakannya itu berada di hadapannya, pada tahap ini sebaiknya posisi tenggeran & kawasan pakannya dibuat berjauhan, jadi kita mampu memantau apakah burung mau mendekati kawasan pakannya itu atau tidak, kalau tidak setelah beberapa jam kemudian berikan lolohan kembali.
  4. Lakukan hal tersebut selama dua hari, & pada hari ketiga burung diloloh dengan cara mengangkat cepuk pakannya dari dalam kandang lalu didekatkan & dilolohkan menggunakan stik, pada tahap ini sebaiknya kawasan pakan dimain-mainkan dengan cara didekatkan ke paruhnya lalu dijauhkan hingga si burung tertarik & mengejar kawasan pakannya itu. Jika burung masih enggan melakukannya, kembali pada tahap pertama. 
  5. Jika burung kemudian mengejar kawasan pakannya, usahakan supaya burung tahu bahwa stik mengambil makanannya dari kawasan pakannya itu dengan cara didekatkan lalu dilolohkan.
  6. Jika perawatan di atas rutin dilakukan secara berulang kali, maka burung akan segera mengerti makanannya tersebut & akan mempunyai inisiatif mengambil makanannya sendiri dari cepuk pakan yang berisi voer berair itu.


Setelah beberapa hari, sekarang waktunya mengenalkan voer kering pada burung tersebut dengan cara:

  • Menjemur burung pada pagi hari & hanya menyediakan air minum saja tanpa makanan. Setelah penjemuran masukan kawasan pakan yang sudah diisi dengan voer kering. Pantau burung tersebut, alasannya yakni kalau burung sudah mengenali makanannya ia akan segera memakan voer keringnya dengan lahap. Jika tidak, ulangi langkah sebelumnya.
  • Jika burung sudah mau makan voer kering, sebaiknya tetap pantau bagaimana bentuk kotorannya. Jika kotoran berbentuk gumpalan kecil atau berwarna encer keputihan maka voer kering sebaiknya segera dibasahi dengan air.
  • Selama itu pula perkembangan burung terus dipantau, kalau kotoran berupa gumpalan padat besar, maka burung sudah mau makan voer keringnya dengan normal & tanpa perlu lagi dibasahi dengan air.

Mungkin cuma itu saja yang mampu kami sampaikan, semoga dapat bermanfaat untuk teman kicau mania semua. Salam hobiku...
Baca selengkapnya »
Cara Menjinakan Burung Jalak

Cara Menjinakan Burung Jalak

Cara menjinakan burung jalak yang kami sajikan mampu berjalan lancar apabila burung peliharaan sahabat masih muda atau anakan. Namun, jikalau burung peliharaan sahabat sudah tua, mungkin waktu penjinakannya akan lebih lama bahkan tak akan mampu maksimal. Semua tergantung usaha sahabat dan kharakter burung jalak milik sobat.
Cara menjinakan burung jalak

Berikut yang perlu sahabat perhatikan sebelum menjinakan burung.

6 Hal yang harus diperhatikan sebelum menjinakan burung

  1. Kondisi burung harus sehat dan dalam keadaan fit.
  2. Lingkungan daerah latihan atau daerah penjinakan sebisa mungkin terbebas dari gangguan hewan-hewan lain ibarat kucing, anjing, ayam, dan kendaraan bermotor, serta acara manusia. 
  3. Jangan melaksanakan latihan penjinakan burung pada siang hari sebab burung mudah stres dan tidak mau berkonsentrasi pada latihan yang sahabat berikan. 
  4. Jangan pula melaksanakan latihan penjinakan burung pada sore hari, alasannya burung mudah kehilangan kontrol pada ketika matahari akan terbenam. Jika ini dipaksakan maka burung kesayangan sahabat mampu mengalami gangguan pengelihatan. 
  5. Kalau mampu melatih burung Jalak Kerbau atau Jalak Suren yang masih muda, sebab dua jenis burung jalak tersebut memiliki tingkat kercerdasan setara dengan burung paruh bengkok. 
  6. Berikan makan sekali saja, ialah pada pagi hari. Intinya, 3-4 jam sebelum memulai latihan penjinakan, pakan burung harus dijauhkan dari burung Jalak. Soalnya, kondisi perut yang sedang lapar akan lebih mudah membuat burung menuruti perintah kita.

Setelah melaksanakan persiapan yang sudah dijelaskan di atas, Sobat harus melanjutkan ke tahap berikutnya, ialah tahap penjinakan burung yang ibarat sudah dijelaskan Omkicau.

Baca Juga: Cara Menjinakan Burung Love Brid

Tahap-tahap menjinakan burung Jalak

Perkenalan burung Jalak dengan memberi makan di telapak tangan


Burung Jalak dibiasakan berada diluar sangkar. Kalau mampu lepaskan burung Jalak di ruangan yang tertutup, misalnya di kamar atau di ruangan lainnya. Kemudian letakan kandang di lantai dan lepaskan burung Jalak sobat. Biarkan burung mengeksplorasi ruangan sambil panggil-panggil burung sahabat dengan nama panggilan kesukaannya.

Langkah selanjutnya, coba pancing burung Jalak sahabat dengan siulan dan menunjukkan pakan berupa ulat Hong Kong atau voer di telapak tangan. Ini mungkin sedikit sulit, tapi biasakan menunjukkan pakan dengan meletakan di telapak tangan supaya burung Jalak cepat jinak.

Setidaknya cara tadi dilakukan selama beberapa hari (3-4 hari, 2-3 kali sehari) hingga burung peliharaan sahabat mau mengambil makan dari telapak tangan sobat. Kalau burung sahabat tidak mau makan, coba berikan pakan di lantai saja.

Melatih burung Jalak masuk sangkar


Setelah menjalankan latihan menunjukkan pakan di telapak tangan, kini saatnya sahabat melatihnya masuk ke sangkar. Caranya, coba bersiul atau menggunakan kata-kata yang mampu dikenali burung sobat. Disamping itu, pancing burung sahabat menggunakan pakan kesukaan sambil tetap bersiul di belakang sangkar. Cara ini harus dilakukan secara rutin hingga burung sahabat mau masuk ke kandang ketika sahabat suruh.

Melatih burung Jalak di luar ruangan

Tahap ini memang sangat beresiko sebab burung sahabat mampu kabur kapan saja. Namun, kalau sahabat yakin bahwa burung sahabat sudah jinak maka sahabat tak perlu khawatir. Sebagai tindakan pengamanan, sebaiknya ikat kaki burung dengan tali benang nilon.

Setelah di ikat, berdirilah dengan jarak 2-3 meter dari burung. Lalu, panggil burung sambil mengambarkan pakan berupa ulat Hong Kong, Jangkrik, atau voer. Jika burung mau mengikuti perintah sobat, maka jarak sahabat dengan burung harus di perjauh, misal 10 meter.

Ingat kaki tetap harus diikat dengan tali benang nilon. Tali boleh dilepas apabila burung sudah mau beberapa kali menghampiri sahabat walaupun jaraknya cukup jauh.

Demikianlah tadi Cara Menjinakan Burung Jalak. Memang cara penjinakan ini sangat berisiko, jadi harap berhati-hati, jangan hingga burung kesayangan sahabat lepas begitu saja. Terimakasih terlah menyimak arikel ini. Salam sukses selalu...

Baca Juga: Cara Menjinakan Burung Pleci
Baca selengkapnya »
Cara Berternak Jalak Suren Untuk Pemula

Cara Berternak Jalak Suren Untuk Pemula

Cara Berternak Jalak Suren Untuk Pemula - Burung Jalak Suren tentunya sudah tidak absurd lagi buat para penghobi burung berkicau. Salah satu burung yang eksotis dengan warna hitam putih nya ini memang dengan mudah menarik para penggemarnya. Tak hanya eksotik, tapi burung ini juga termasuk dalam salah satu jenis yang gemar berkicau.
Cara berternak jalak suren untuk pemula
Image: (www.jalaksuren.net)
Saat ini, tidaklah mudah menemukan jalak suren di alam bebas alasannya yakni jenisnya yang mulai langka. Untuk mengatasinya, tak jarang orang memilih untuk melaksanakan ternak jalak suren. Apabila sahabat tertarik, berikut ini ada beberapa teknik dalam melaksanakan budidaya jalak suren.


Cara berternak burung jalak suren


Memilih calon indukan

Dalam memilih calon indukan jalak suren, usia yang paling produktif yakni ketika burung berusia 1 hingga 2 tahun. Pastikan untuk memilih calon indukan yang sehat, jinak, dan tidak terkena penyakit supaya proses reproduksi berjalan dengan baik.


Membuat sangkar penangkaran jalak suren

Sebenarnya tidak ada ukuran mutlak untuk membuat sangkar penangkaran jalak suren. Akan tetapi, pilihlah sangkar dengan ukuran 80-100 cm (lebar depan) x 90-150 cm (panjang ke belakang) x 180-250 cm (tinggi).

Baca Juga: Cara Menjinakkan Burung Love Brid

Cara menjodohkan indukan jalak suren

Apabila sahabat ingin menjodohkan indukan jalak suren, sebaiknya masukan dulu ke dalam sangkar penangkaran. Ini yakni tahap awal perkenalan antara kedua burung dan mencegah perkelahian ketika ditempatkan didalam sangkar penangkaran. Namun, lakukan perkenalan antara kedua indukan pada sangkar yang berbeda tapi diletakan berdekatan.

Berikut ini ada beberapa langkah untuk menjodohkan jalak suren:
  • Tempatkan calon indukan ke dalam sangkar yang terpisah dan letakan sekat diantaranya.
  • Atur posisi wadah pakan dalam sangkar dengan jarak yang berdekatan. 
  • Atur posisi kawasan bertengger burung searah garis lurus dan berdekatan. 
  • Tunggulah dalam beberapa hari kedepan. Apabila ada bunyi kicauan saling bersautan dan tidur mulai berdekatan, tanda berjodoh pun mulai terlihat. Setelah itu, buka sekat antarsangkar. Harap diingat bahwa burung yang sudah akur dan tidak menyerang satu sama lain belum tentu akur ketika ditempatkan dalam satu kandang. 
  • Apabila ada salah satu burung yang menyerang, semprotkan air pada burung tersebut. Namun kalau cara ini masih tidak berhasil, sahabat perlu meletakan sekat pembatas kembali. Ulangi langkah di atas setiap 3 hari sekali hingga burung tidak saling menyerang. 
  • Bila sahabat merasa jalak suren sudah berjodoh, selanjutnya tempatkan betina kedalam sangkar penangkaran dan tunggu hingga burung terlihat tenang. 
  • Dekatkan sangkar burung jantan ke sangkar penangkaran yang sudah ditempati betina. Apabila kedua burung saling bersahutan dan betina tidur bertengger pada sangkar jantan, dipastikan keduanya telah berjodoh. 
  • Masukan sang jantan ke dalam sangkar penangkaran dengan perlahan. Sore hari yakni waktu yang sempurna untuk memasukan burung jantan ke dalam sangkar penangkaran. Waktu tersebut biasa digunakan burung untuk beristirahat sehingga keduanya saling hening dan tidak menyerang satu sama lain. 
  • Perhatikan kedua burung ketika tidur. Apabila mereka berdekatan, kemungkinan besar sudah berjodoh. Lakukan hal yang sama pada ke esokan harinya. Namun, bila masih terjadi perkelahian, sebaiknya keluarkan kedua burung dari sangkar penangkaran dan ulangi proses perjodohan dari awal.

Pakan untuk indukan jalak suren

Pakan yakni hal penting yang harus diperhatikan bila sahabat ingin melaksanakan ternak burung jalak suren. Cukupilah segala kebutuhan pakan indukan, baik pakan utama ataupun pakan tambahan.

Pilihlah voer yang berkualitas sebagai pakan utama dan pakan extra berupa ulat hongkong, jangkrik, atau pisang kepok. Apabila proses perkawinan berhasil, indukan jalak suren akan bertelur dalam kurun waktu seminggu.

Nah, itulah beberapa panduan yang mudah-mudahan bermanfaat untuk para sahabat hobiku semua. Sukes selalu, salam ...

Lainnya Dalam Berternak:

Tips Berternak Burung Kenari Lokal Bagi Pemula

Baca selengkapnya »
Cara Perawatan Jalak Suren Mabung Pertama

Cara Perawatan Jalak Suren Mabung Pertama

Burung jalak suren yakni salah satu jenis jalak yang populer diantara jenis jalak lainnya. Bukan hanya itu, harga jualnya pun lebih stabil dari burung jalak lainnya. Sobat sedang merawat jalak suren apalagi untuk yang pertama kali sering menanyakan jalak suren mabung pertama umur berapa bulan? umur jalak suren mulai bunyi berapa bulan?. Berapa lama jalak suren mabung? kenapa jalak suren mabung jadi macet bunyi? Dsb. Nah, untuk membantu para sahabat dalam perawatan jalak suren dikala mabung maka pada kesempatan kali ini kami akan berikan sedikit isu wacana Cara Perawatan Jalak Suren Mabung Pertama. Berikut ulasanya :


Cara perawatan jalak suren mabung pertama
Jalak Suren Mabung Pertama

Perawatan burung pada dikala mabung itu menjadi perihal yang amat perlu, karna seandainya perawatan yang salah pada dikala ini dapat membuat burung jadi rusak. Mabung (moulting) atau rontok bulu yakni siklus alamiah pada keluarga burung. Proses pergantian bulu atau yang dikenal dengan istilah mabung tersebut membutuhkan perhatian khusus dari pemiliknya. Baik itu perawatan, derma pakan dan vitamin yang dibutuhkan. Karena pada dikala mabung ini metabolisme badan burung meningkat nyaris 40% dari keadaan normal. Oleh karena itu, burung perlu asupan gizi yang berkualitas mengagumkan dengan porsi lebih besar dari keadaan biasanya.

Ciri-ciri burung mabung biasanya ditandai dengan rontoknya bulu-bulu dalam jumlah yang sedikit atau banyak. Bulu-bulu tersebut kemudian akan digantikan dengan bulu gres yang lebih bagus. Umumnya burung dikala masuk masa mabung (moulting) burung akan banyak berdiam diri karena banyak mengumpulkan energi untuk membangun bulu-bulu barunya itu, dan pergantian bulu yang pertama biasanya akan terjadi pada dikala burung berusia remaja atau pada dikala burung tersebut menginjak usia dewasa. Jika perawatan masa mabung salah maka mabungnya akan terganggu dan menimbulkan efek negatif menyerupai masa mabungnya tidak tuntas-tuntas, masa mabung gagal tau macet, bulu gres yang muncul ketika mabung tidak tumbuh dengan tepat menyerupai kering, keriting dan mudah rusak. Untuk lebih lengkapnya mengenai perawatan jalak suren mabung kita akan bahas dibawah ini.

Perawatan Jalak Suren Mabung Pertama Agar Cepat Tuntas

Ciri-ciri jalak suren mabung yaitu terdapat bulu-bulu halus berjatuhan, burung lebih banyak membisu (kurang aktif), burung juga macet bunyi, bulu-bulu sudah kusam dan nyerit (bercabang). Untuk merawat jalak suren yang mabung mampu dilakukan dengan contoh rawatan berikut:

Simpan burung jalak suren di daerah sepi dan tenang, usahakan biar tidak melihat burung sejenis dan tidak mendengar bunyi kicaunya. Ini akan membantu biar jalak suren tidak menghabiskan energinya dan biar tidak terlalu banyak berkicau. Karena burung jalak membutuhkan energi yang cukup besar untuk proses mabung.

Sering-seringlah full kerodong, semprot sedikit untuk melembabkan, lebih baik stop terlebih dahulu mandinya hingga bulu jarum terlihat. Ada juga yang dimandikan seminggu sekali, bebas mau pilih yang mana. Tapi memandikan kadang mampu membuat bulu alot susah copot.

Berikan EF lebih banyak, jangkrik 5-8 ekor pagi dan 5 ekor sore, kroto 1 sendok makan setiap pagi. Lakukan pemasteran dikala bulu jarum mulai tumbuh. Saat-saat mabung yakni dikala terbaik bagi burung berkicau untuk dimaster.

Lebih baik stop terlebih dahulu jemurnya hingga bulu jarum terlihat. Ada juga yang menjemur 10-30 menit perhari, silahkan bebas pilih. Tapi menjemur kadang mampu membuat bulu alot susah copot. Ganti voer dan atau beri racikan pakan untuk mabung biar bulu lebih cepat copot. Campur voer dengan susu bubuk putih biar cepat ambrol. Bebas pilih merk apa saja, tapi setelah bulu ambrol maka segera hentikan pemberian.

Perawatan jalak suren mabung pertama diatas merupakan perawatan jalak suren mabung secara umum, silahkan di variasi sesuai dengan kebiasaan dan abjad burung sahabat masing-masing biar alhasil lebih maksimal. Terimakasih, semoga bermanfaat.
Baca selengkapnya »