Tampilkan postingan dengan label burung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label burung. Tampilkan semua postingan

Mengenal Lebih Dekat Burung Kenari Loper (Lokal Super)

Mengenal Lebih Dekat Burung Kenari Loper (Lokal Super) – Burung kenari loper atau lokal super sepertinya tidak terlalu dikenal orang umum, kalau bagi pecinta burung pasti sudah paham. Sejarah lahirnya burung kenari loper adalah hasil kawin silang antara burung kenari AF dengan burung kenari jenis lokal, sehingga lahirlah jenis baru yakni kenari loper atau lokal super.
Kabarnya burung ini sedang naik daun dan banyak diminati di pasaran para pecinta burung kenari. Karena minat pasar yang tinggi maka harga jualnya pun jadi lebih tinggi dibandingkan burung kenari lainnya. Harga terendah untuk kenari jenis loper adalah 500 ribu dan yang memiliki kualitas bagus dan gacor bisa sampai 1,5 jutaan. Semakin gacor burung kenari loper maka harganya akan semakin tinggi

Jika sobat ingin memiliki burung kenari jenis loper ini, sebaiknya beli yang masih muda (sekitar umur 2 – 4 bulan) agar harganya tidak telalu mahal, kemudian latihlah agar burung kenari bisa gacor. Jika membeli burung kenari yang sudah dewasa maka untuk mendapatkan yang bagus (gacor) harganya mahal dan jika belum gacor akan lebih susah melatihnya jika dalam keadaan sudah dewasa

Jangan lupa pilih jenis kenari loper jantan, karena burung kenari jantanlah yang memiliki suara lebih nyaring dan lebih gacor dari pada kenari betina.
Baca Juga : Cara Ternak Burung Kenari Lokal agar Hasilnya Memuaskan 
Cara merawat kenari loper agar gacor

Untuk mendapatkan kenari loper yang gacor, maka perlu adanya perawatan kusus. Perawatan kenari adalah dengan memberikan makanan yang bergizi dan berkualitas. Berikan biji – bijian dan selingi dengan sauran serta apel. Berikan juga makanan tambahan seminggu sekali, yakni rebusan telur dan juga kroto untuk menambah asupan protein. Memberikan makanan laut seperti kerang juga bisa dilakukan sesekali

Selain makanan bergizi yang cukup, lakukan juga penjemuran burung kenari saat pagi hari, yakni sekitar pukul setengah 8 sampai pukul setengah 10. Mandikan juga secara teratur saat pagi dan sore hari. Latihlah burung kenari dengan memasternya, yakni mendengarkan kicauan burung kenari yang gacor atau bisa gunakan rekaman kicauan burung kenari dari hp.
Burung Kenari Loper
Dengan memberikan perawatan yang baik dan nutrisi gizi yang tercukupi makan burung kenari loper akan cepat menjadi gacor.

__________
Image Source:
- http://www.kicaumania.me/2016/01/kenari-loper-atau-kenari-lokal-super.html#
- http://olx.co.id/iklan/di-jual-kenari-loper-kandang-IDmk94m.html#0404499640
-http://olx.co.id/iklan/kenari-loper-luna-umur-10-bulan-udah-birahi-harga-100-net-IDmk8bQ.html#0404499640

Cara Ternak Burung Murai Batu Medan dengan Mudah untuk Kalangan Pemula

Cara Ternak Burung Murai Batu Medan dengan Mudah untuk Kalangan Pemula – Burung adalah salah satu spesies yang memiliki keindahan dalam sisi bentuk, warna, dan suaranya. Keindahan yang ada pada burung membuat banyak orang jatuh hati. Jika sobat adalah salah satu pecinta burung, pasti sangat familiar dengan burung murai batu. Nah pada kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan tentang cara ternak murai batu medan. Jadikan hobi sobat sebagai penghasilan tambahan dengan menternak murai batu.

Konon, murai batu medan memiliki habitat awal yaitu di Indonesia (kususnya medan), Malaysia dan Thailand. Burung ini memiliki ciri khusus pada warnanya yang indah. Warna yang dimiliki oleh murai batu adalah warna hitam pada bagian atasnya dan dibagian bawah berwarna orange. Suara atau kicauan dimiliki murai batu medan juga sangat indah

Harga yang diberikan untuk mendapatkan murai batu medan cukup mahal. Mahalnya harga murai batu medan membuat peluang keuntungan jika menternaknya. Berikut ini cara ternak burung murai batu medan bagi pemula

Cara Ternak Burung Murai Batu Medan dengan Mudah Bagi Pemula

Untuk melakukan ternak murai batu medan, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan, yakni persiapan lokasi, persiapan kandang, memilih induk yang berkualitas, memberi pakan yang berkualitas, dan merawat hasil anakan burai batu medan. Lebih jelasnya mari simak uraian cara ternak burung murai batu medan berikut ini :

1. Persiapan lokasi

Dalam memilih tempat untuk melakukan ternak murai, sebaiknya pilih tempat yang tenang, asri, bebas dari polusi dan juga tidak berdekatan dengan peternakan lain. Selain itu juga pilih tempat yang tidak terjangkau oleh hewan pemangsa (hewan buas)

Persiapan tempat yang diperhitungkan akan membuat burung murai tidak stress dan juga terjaga kesehatannya

2. Persiapan kandang

Buatlah kandang burung murai yang langsung beralaskan tanah. Hal ini dilakukan agar kotoran burung murai bisa langsung teruai dengan tanah sehingga tidak menyebabkan penyakit. Selain itu buatlah sekat masing – masing burung dengan papan atau triplek agar suhu tetap terjaga dan terhindah dari terpaan angin. Sediakan sarang untuk bertelur

Pastikan keadaan kandang sehat dan selalu merawat dan membersihkan kandang agar burung murai batu bisa terjaga kesehatannya dengan baik

3. Memilih induk yang berkualitas

Pilihlah idukan betina yang sudah memiliki umur lebih dari setahun agar sudah siap untuk bertelur dan dalam kondisi fisik yang bagus. Sedangkan murai batu medan jantannya udahakan memiliki umur yang lebih tua dua tahun dari betina

Pilih indukan jantan yang jinak dan tidak takut akan kedatangan manusia. Pejantan burung murai pilih yang memiliki postur bagus, bulu yang bagus dan tidak caca, Suara yang bagus dan gacor agar mendapatkan keturunan yang sama baiknya dengan induknya

4. Memberi pakan yang berkualitas

Jangan berikan makanan buatan yang mengandung unsur kimiawi. Berikan saja makanan – makanan alami. Burung murai batu medan suka dengan makanan seperti : jangkrik, cacing, ulat, dan kroto. Berikan juga multivitamin beberapa hari sekali

Berikan pakan yang cukup saat burung akan sedang melakukan perjodohan dan pengeraman telur. Jangan sampai burung menjadi kurus saat melakukan pengeraman telur

Jika saat sudah menetas ternyata indukan tidak suka pada anaknya dan tidak memberi makan dengan baik maka sebaiknya pisahkan anak dan beri makan secara mandiri. Siapkan tempat yang hangat dan pakan voer basah bisa diberikan pada anakan

5. Merawat hasil anakan

Saat telur sudah menetas, rawatlah anakan dengan baik dan makanan yang cukup. Bersihkan kandang agar anakan tidak terjangkit penyakit. Jika terdapat anakan yang tidak sempurna, sebaiknya pisahkan dari anakan yang bagus, agar pertumbuhanya tidak terganggu.


Demikianlah cara ternak burung murai batu medan, tidak terlalu sulit bukan? Cobalah untuk memulai hobi sobat untuk menambah penghasilan.

Image Source: http://andikicaumania.blogspot.co.id/2015/07/jual-burung-murai-batu-medan-super-ekor.html

Cara Ternak Burung Kenari Lokal agar Hasilnya Memuaskan

Cara Ternak Burung Kenari Lokal agar Hasilnya Memuaskan – Bagi para pecinta dan memiliki hobi seputar dunia unggas, terutama burung maka burung kenari adalah salah satu burung terkenal. Selain memiliki suara yang bagus, burung kenari juga memiliki harga yang cukup mahal. Harga mahal ini bisa dijadikan salah satu peluang untuk usaha melakukan budidaya burung kenari

Dalam artikel kali ini kami akan memaparkan cara ternak burung kenari lokal bagi pemula agar memiliki hasil yang memuaskan. Kenapa memilih kenari lokal? Pasalnya kenari lokal cenderung lebih mudah untuk di budidayakan dari pada jenis yang lainnya. Jadi, jika sobat adalah pecinta burung, maka melakukan ternak burung pasti akan mengasikan. Itung – itung hobi yang uang dibayar.

Sebelum melakukan ternak burung kenari lokal, sepertinya perlu dikenalkan dahulu tentang ciri – ciri burung kenari jantan dan betina agar kedepannya bisa lebih mudah dan tidak salah saat akan mengawinkan burung kenari

Ciri – Ciri Burung Kenari Jantan dan Betina

Burung kenari jantan :
  1. Memiliki bentuk kloaka (dubur) yang menonjol dan tegak lurus
  2. Lebih sering berkicau dan lebih nyaring 
  3. Bentuk tubuh ramping (lebih kecil dari kenari betina)

Burung kenari betina :
  1. Memiliki bentuk kloaka (dubur) yang datar
  2. Memiliki kicau yang tidak ngerol dan tidak nyaring (berbunyi jarang dan putus – putus saat berkicau) 
  3. Memiliki bentuk tubuh lebih besar dari jantan, bulat dan lehernya relatif pendek
Itulah ciri – ciri fisik dari burung kenari, jangan sampai salah memasangkan burung ketika akan mengawinkan


Usia burung kenari siap dikawinkan

Sebelum melakukan pengawinan burung kenari jantan dan burung kenari betina, sebaiknya sesuaikan kesiapan burung terlebih dahulu agar hasil telurnya bisa maksimal dan menetas dengan sempurna

Usia ideal burung kenari siap untuk dikawinkan adalah berusia 8 bulan bagi kenari pejantan dan 6 bulan bagi kenari betina. Sedangkan kenari yang memiliki postur tubuh lebih besar (seperti jenis yorkhire) sebaiknya usianya lebih dari 10 bulan

Saat yang tepat untuk mengawinkan burung kenari agar lebih cepat prosesnya adalah ketika keadaan burung dalam kondisi berikut :
  1.   Umur kenari sudah matang
  2. Burung kenari dalam konsisi sehat 
  3. Burung kenari sedang birahi
Khusus poin tiga diatas, burung kenari saat birahi memiliki ciri – ciri demikian :

Burung kenari jantan sedang birahi

Burung kenari sering berkicau nyaring dan gacor, terlihat gelisah dan melompat - lompat, kadang menabrakan diri ke kandang.

Burung kenari betina sedang birahi

Berbunyi “cuit” seperti sedang memanggil lawan jenis, dan suka merobek sesuatu yang ada dikandangnya (seperti daun)

Saat burung kenari birahi maka itulah saat yang tepat untuk dikawinkan. Beberapa kasus terapat kesulitan saat melakukan perkawinan karena kondisi burung yang tidak dalam birahi

Cara Ternak Burung Kenari Lokal

Cara ternak burung kenari lokal disini akan menjelaskan tentang :
  1. Tips perjodohan burung kenari
  2. Cara mengawinkan burung kenari 
  3. Proses pengeraman burung kenari 
  4. Perawatan burung kenari saat mengeram 
  5. Proses menetasnya telur
Langsung saja kita bahas lebih rinci topik - topik cara ternak burung kenari lokal tersebut

1. Tips perjodohan burung kenari

dalam melakukan ternak kenari, suksesnya proses perjodohan adalah awal sebuah keberhasilan. Yang dimaksud perjodohan disini adalah proses perkenalan burung kenari jantan dan betina agar diketahui apakah keduanya berjodoh dan siap melakukan perkawinan atau tidak

Saat melakukan perjodohan, jangan meletakan kenari jantan dan betina dalam satu kandang (kecuali kandang satu namun memiliki pemisah). Lakukan cara perjodohan dengan menjemur burung kenari saat pagi hari (pukul 07.30 - 09.30) dengan meletakan kedua kandang secara berdekatan. Lakukan proses ini selama tiga hari berturut – turut. Jika burung kenari berjodoh, maka biasanya akan terjadi ciri – ciri demikian :
  •   meskipun berbeda kandang, kenari jantan akan meloloh kenari betina
  • kenari jantan akan merayu dengan berkicau nyaring dan kenari betina menggleperkan sayap (bisa juga kenari betina malah menungging – itu artinya minta kawin) 
  • kedua burung kenari akur dan tidak ribut
Saat proses perjodohan, sebaiknya cukupi nutrisi pakannya, seperti memberikan pakan telur puyuh, buah - buahan, sayuran serta berikan multivitamin. Berikan secara bergantian agar burung tidak bosan. Selain itu, pastikan bahwa burung tidak dalam keadaan kegemukan

2. Cara mengawinkan burung kenari

Apabila burung kenari sudah memberikan tanda – tanda berjodoh, maka tahap selanjutnya adalah dengan menyatukan keduanya untuk proses perkawinan. Untuk proses pengawinan, letakan kenari jantan pada kandang kenari betina (jangan sebaiknya). Proses peletakan kenari jantan ke kandang kenari betina dilakukan saat malam dan keluarkan ketika sudah pagi (sekitar pukul 07.00) kemudian masukan lagi jika sudah malam (pukul 18.00) hingga kenari betina bertelur

Jika keduanya berjodoh, maka saat malam mereka akan melakukan perkawinan (dalam beberapa kasus burung kenari betina belum pernah kawin (perawan) proses perkawinan dilakukan saat pagi setelah burung tidur)

Saat perkawinan, cukupi kebutuhan nutrisi dan gizi burung kenari dengan makanan sehat dan multivitamin

3. Proses pengeraman burung kenari

Burung kenari betina saat akan bertelur biasanya ditandai dengan sarangnya yang rapi dan membuat kumpulan semak membundar pada kandangnya. Proses ini akan berjalan selam seminggu sebelum bertelur. Burung kenari akan bertelur sekita 3 – 4 telur dan akan di erami selama 14 hari dengan waktu menetasnya 1 hari. Saat burung kenari sudah bertelur sebaiknya jangan lakukan penjemuran burung, karena tidak baik untuk kondisi telurnya

Saat proses pengeraman telur, sebaiknya jangan pisahkan burung kenari jantan dan betina. Karena ketika dalam satu kandang, kenari jantan akan meloloh kenari betina dengan makanan

4. Perawatan burung kenari saat mengeram

Saat burung kenari sedang mengerami telurnya, sebaiknya berikan pakan biji - bijian dengan cukup (jangan sampai kekurangan pakan). Jangan lupa juga selalu bersihkan kandang secara pelan – pelan tanpa memberikan guncangan untuk menjaga kondisi burung kenari tetap sehat

Selain biji – bijian, berikan pula pakan sayuran dan buah (seperti sawi dan apel). Dalam beberapa kasus jika saat mengeram burung kurang pakan maka akan kurus dan bisa saja malah mati ahirnya

5. Proses merawat anakan burung kenari

Saat sudah menetas, burung jangan diberi makanan buah dan sayur. Berikan saja biji – bijian dan telur rebus hingga berumur 1 minggu. Kondisi pensernaan anakan masih lemah sehingga belum siap untuk mengkonsumsi buah dan sayur

Setelah lebih dari 1 minggu, mulailah berikan makanan sayur dan buah (seperti sawi dan apel) namun tetap berikan pakan telur rebus. Anakan burung kenari akan mulai bisa makan sendiri pada usia sekitar 25 hari, dan saat itulah anakan juga sudah siap untuk di panen

Demikianlah pembahasan Cara Ternak Burung Kenari Lokal agar Hasilnya Memuaskan, tidak terlalu sulit bukan? Sobat bisa memulainya agar hobi yang sobat geluti juga bisa menghasilkan penghasilan tambaha.

Image source: http://gubukkicau.blogspot.co.id/2015/02/harga-burung-kenari-lokal-yang-semakin.html

Cara Melatih dan Merawat Burung Pleci agar Gacor Kicaunya

Cara Melatih dan Merawat Burung Pleci agar Gacor Kicaunya – Burung pleci adalah salah satu burung yang sangat dikenal dikalangan pecinta burung. Telebih lagi, burung pleci memiliki ciri khas pada tubuhnya, yakni adanya bulatan putih pada matanya seolah – olah si pleci sedang menggunakan kacamata

Selain keunikan yang ada pada kacamatanya itu, burung pleci yang gacor akan berbunyi merdu. Pantas saja dalam beberapa ajang kejuaraan burung, pleci selalu ramai dan paling banyak pesertannya.
Pada dasarnya, burung pleci ini memiliki kicauan yang bagus dan juga gacor jika mendapatkan perawatan yang memadai. Gacor atau tidaknya burung pleci disebabkan cara melatih dan merawat burung pleci itu sendiri. Semakin mendapatkan perhatian maka akan semakin bagus hasil kicaunya

Nah, untuk mendapatkan burung pleci yang gacor, berikut ini akan kami sampaikan cara melatih dan merawat burung pleci agar gacor kicaunya.

Cara Melatih dan Merawat Burung Pleci Agar Gacor

Untuk mendapatkan burung yang indah dan memiliki kualitas dalam kicaunya, maka butuh sentuhan kasih sayang dari pemiliknya. Berikut yang perlu diperhatikan

1. Proses Penjemuran
Semua jenis burung perlu adanya proses penjemuran dipagi hari, termasuk burung pleci. Proses penjemuran dilakukan sekitar pukul 07.30 sampai pukul 10.00. Proses penjemuran ini dilakukan agar burung tidak stress dan sinar matahari akan membunuh penyakit – penyakit yang ada

Jika sobat memiliki lebih dari satu butung pleci, sebaiknya proses penjemuran dilakukan secara bersama – sama. Hal ini dilakukan agar saat penjemuran burung akan mengoceh bersahut – sahutan dan membuatnya lebih cepat gacor

2. Jaga agar Burung Pleci Selalu Sehat dan Prima

Untuk mendapatkan burung pleci yang gacor, kesehatan fisik adalah salah satu penunjangnya. Burung yang sehat, enerjik, dan prima akan membuat pleci mampu mengeluarkan semua potensi yang dimilikinya. Untuk menjaga agar pleci tetap enerjik, berilah 2 tangkai pada kandangnya (agak berjauhan). Memberikan tangkai ini dimaksudkan agar burung selalu aktif berjingkrak – jingkrak (meloncat) dari satu tangkai ke tangkai yang lain

Pleci yang sehat dan prima akan memiliki postur tubuh yang ideal dan memiliki nafas yang panjang untuk berkicau dengan gacornya. Untuk menjaga kesehatanya, rutin – rutinlah memandikan burung pleci, lakukan disaat pagi atau sore hari

3. Cukupi Kebutuhan Pakan dan Gizinya

Jangan sampai lengah dalam pemberian pakan burung pleci. Cukupi semua nutrisi yang dibutuhkannya. Berikan pakan buah – buahan (lebih baik hindari pakan buatan apalagi yang mengandung zat kimia). Selain makan buah – buahan, berikan juga multivitamin dan makanan tambahan (ekstra fooding)

Ekstra fooding yang bisa diberikan pada burung pleci adalah ulat hongkong, kroto, dan lainnya. Jangan lupa pula berikan asupan nektar (jika tidak ada bisa diganti dengan laruran gula dan air dengan perbandingan 1 : 4)

4. Pengembungan Pleci Secara Rutin

Proses pengembungan adalah proses penggantungan kandang burung ketika pagi hari sebelum matahari terbit. Jika pemanasan dilakukan saat sudah matahari terbit, maka pengembungan dilakukan sebelumnya

Sobat bisa lakukan pengembungan pada burung pleci kesayangan dengan cara menggantungkannya pada pepohonan selepas subuh (antara pukul 05.00 – 06.00). Dengan dilakukan pengembungan, maka pleci akan banyak menghirup udara segar pagi hari serta melakukan pelatihan pernafasan

5. Melatih atau Pemasteran Burung Pleci

Tahap terahir yang perlu dilakukan adalah memberikan latihan pada burung pleci agar bisa gacor. Prose pelatihan ini sering disebut dengan proses pemasteran. Proses pemasteran pada pleci bakalan bisa dilakukan dengan didengarkan suara gacoran burung pleci betina. Sedangkan merawat pleci yang sudah matang (gacor) bisa dengan memberikan suara burung jalak suren, burung madu. Jika tidak ada burung lain, maka bisa gunakan rekaman gacoran burung yang ada pada hape

Demikian lah cara melatih dan merawat burung pleci agar gacor kicaunya, tidak terlalu sulit bukan? Perawatan dan pelatihan yang rutin dan baik akan menghasilkan burung pleci yang memiliki stamina dan kualitas yang jempolan.