Tampilkan postingan dengan label properti dan konstruksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label properti dan konstruksi. Tampilkan semua postingan

Perbedaan Warranty Deed vs Quit Claim Deed, dalam dunia Properti

Perbedaan Warranty Deed vs Quit Claim Deed, dalam dunia Properti - Jika anda sedang berada di dalam pasar properti, entah ingin membeli ataupun menjual rumah, anda harus mempersiapkan diri untuk berurusan dengan masalah dalam properti seperti tipe dokumen yang bermacam-macam. Dokumen tersebut mempunyai kegunaan, manfaat, dan nama yang berbeda-beda. Diantara dokumen-dokumen tersebut ada dua yang orang sering salah paham tentang maksud dan kegunaannya ketika kita membeli atau menjual rumah, yaitu warranty deed dan quit claim deed.
Apa Perbedaan Warranty Deed vs Quit Claim Deed, dalam dunia Properti

Banyak orang beranggapan bahwa dua dokumen tersebut adalah sama, tetapi pada kenyataannya berbeda satu dengan lainnya. Berikut adalah perbedaan antara keduanya:

Warranty Deed

Dokumen ini adalah sebuah akta yang diberikan kepada anda oleh pihak penjual dan bisa digunakan untuk berbagai macam transaksi termasuk untuk menjual rumah. Akta jaminan ini pada dasarnya memberitahukan kepada anda bahwa properti yang sedang dijual tersebut adalah benar-benar dimiliki oleh penjual dan tidak ada suatu hak gadai ataupun tanggungan lainnya, dengan kata lain bahwa properti tersebut sepenuhnya milik penjual.
Baca juga : Tips membeli rumah atau properti
Jaminan ini meyakinkan pihak pembeli bahwa pihak penjual mempunyai semua aspek legal dalam proses serah terima tanpa ada suatu hal yang bisa menahan rumah tersebut. Ini berarti bahwa tidak ada pihak lain bisa mengklaim kepemilikan properti baik itu dari orang lain, bank, ataupun institusi lain. Akta jaminan (warranty deed) memberikan perlindungan secara hukum kepada pembeli jika suatu saat ada pihak lain mengklaim properti tersebut, jadi akta model ini mempunyai manfaat besar bagi pihak pembeli.

Quit Claim Deed

Dokumen ini adalah sebuah akta yang diberikan kepada anda oleh penjual yang tidak memiliki properti secara pribadi tetapi mempunyai tanggung jawab terhadap properti tersebut. Banyak hal bisa menyebabkan Quit Claim Deed digunakan, contohnya adalah ketika pemilik rumah telah meninggal tapi tidak memberikan keterangan jelas tentang status rumah tersebut kepada anggota keluarga atau kepada pihak lain. Akta ini tidak memberikan jaminan seperti yang bisa diberikan oleh Warranty Deed, karena alasan inilah tipe akta ini biasanya dipakai dalam proses jual beli rumah antar sesama anggota keluarga.

Demikianlah tadi ulasan kita mengenai Perbedaan Warranty Deed vs Quit Claim Deed. Semoga dapat memberikan informasi dan menambah wawasan properti kita. Semoga bermanfaat, terimakasih.

Tips Membeli Rumah

Tips Membeli Rumah - Membeli rumah adalah suatu hal besar, tetapi bukan berarti sulit. Orang membelinya mempunyai alasan masing-masing, ada yang dipakai untuk tempat tinggal, ada yang membelinya sebagai alat investasi, dan ada pula menjadikannya untuk penghasilan sehari-hari dengan mengambil keuntungan dari margin harga jual dan harga beli. Banyak sekali faktor yang harus dipertimbangkan sebelum membeli sebuah rumah, baik itu untuk dijadikan tempat tinggal ataupun untuk investasi properti.
Tips pertimbangan membeli rumah

Tips membeli rumah yang pertama adalah lakukan riset terlebih dahulu. Ketahui properti seperti apa yang diinginkan, jangan asal memilih rumah dimana kelihatan bagus tetapi nantinya anda tidak nyaman tinggal disitu. Begitu juga jika ingin berinvestasi properti, bisa jadi investasi anda akan merugi karena memilih rumah yang tidak laku ketika akan dijual kembali di masa mendatang.

Tips membeli rumah yang kedua adalah pilih lokasi strategis. Ini adalah faktor paling penting dalam suatu investasi properti. Semua hal harus dipertimbangkan seperti letak kota, aksesnya, lingkungan sekitar, dan lain-lain. Sering sekali orang bilang dan pastinya anda juga pernah mendengarnya yaitu “Lokasi, lokasi, lokasi”.

Kenapa lokasi menjadi sangat penting? Anda tidak perlu memperhatikan faktor ini jika ingin tinggal di rumah tersebut selamanya, namun sering terjadi bahwa pada akhirnya nanti anda akan menjual rumah itu. Dan ketika itu terjadi pastinya anda ingin properti itu terjual dengan cepat, jangan sampai tanda “rumah dijual” terpasang selama bertahun-tahun di halaman depan.

Tips membeli rumah ini harus dilakukan karena tidak peduli betapa bagus rumahnya, anda akan kesulitan menjualnya dengan harga tinggi jika properti tersebut berada di lingkungan yang tidak baik. Bukan berarti berarti rumahnya jelek, tetapi masalahnya adalah jumlah permintaannya sangat sedikit. Itu bukanlah hal yang anda inginkan ketika menjual rumah.Anda harus melakukan survey lokasi, pertimbangkan kalau ada sekolah dan lingkungan yang nyaman. Pemerintah lokal biasanya mempunyai daftar ranking sekolah, bisa ditemukan juga di internet. Jika masih susah menemukan lokasi yang pas, seorang agen properti mungkin bisa membantu. Nilai dari properti anda akan naik jika berada di lingkungan yang mempunyai sekolah favorit.

Tips membeli rumah berikutnya masih berkaitan dengan lokasi, carilah tempat dimana sedang ada progres pembangunan fasilitas umum karena bisa meningkatkan nilai investasi rumah anda. Dijamin ketika proses pembangunan fasilitas umum tersebut selesai, harga rumah anda akan melonjak tinggi.

Demikianlah tadi ulasan kita kali ini mengenai Tips Membeli Rumah, semoga dapat memberikan informasi dan juga menambah wawasan properti kita. Penting untuk diingat bahwa seseorang ingin membeli nanti dimasa mendatang, dan ketika itu terjadi maka dia pasti akan mempertimbangkan faktor-faktor yang sama.

Rumah Bersih, Jualnya Gampang

Rumah Bersih, Jualnya Gampang - Salah satu masalah terbesar yang dialami seseorang saat menjual rumah mereka adalah proses persiapan untuk dijual. Banyak rumah hanya jadi tempat di mana kita menimbun harta benda dari tahun ke tahun. Apakah barang anda berserakan dimana-mana? Apakah banyak tikus? Tidak apa-apa, kita semua sama dalam beberapa hal. Ketika mempersiapkan rumah untuk dijual, kita perlu berhati-hati terhadap perabotan.

Orang Melihat Rumah, Bukan Isinya

Cara terbaik untuk memulai proses ini adalah dengan berjalan ke seluruh bagian rumah kemudian buatlah daftar tentang segala sesuatu yang tidak anda gunakan dalam 3 bulan terakhir, atau bahkan sudah 6 bulan tidak dipakai. Sekarang kita menuju bagian yang sulit, singkirkan itu. Apa ini tampak sedikit ekstrim? Bisa saja, tetapi barang yang sudah tidak digunakan selama setengah tahun kemungkinan besar tidak akan anda gunakan lagi di masa depan. Ingatlah bahwa kita berusaha untuk menyingkirkan beberapa barang sehingga orang bisa melihat rumahnya, bukan melihat isi rumah.


Kepribadian Pembeli, Bukan Penjual

Ada satu pemikiran umum bahwa pembeli rumah ingin melihat “kepribadian” dari pemilik rumah saat ini. Ini tidak benar. Pembeli ingin dapat melihat barang-barang mereka di rumah. Mereka ingin menempatkan kepribadian mereka ke dalamnya untuk melihat apakah mereka bisa tinggal di sana atau tidak. Sebuah tumpukan barang-barang anda akan menghalangi tujuan mereka melakukan hal ini. Masuk ke semua kamar dan singkirkan kekacauan itu! Ini termasuk lemari, rak dan meja. Singkirkan juga perabotan yang tampak berlebihan dan membuat ruangan jadi penuh sesak.

Berikut adalah hal lain yang penting untuk diingat, jangan meletakkan semua barang-barang ini di garasi! Pembeli akan melalui garasi seperti dia melalui ruangan lain di rumah anda. Sewalah tempat penyimpanan jika benar-benar diperlukan. Selain itu, gunakan ini sebagai kesempatan untuk membersihkan diri dari hal-hal yang tidak pernah anda gunakan.

Yang Terbaik Adalah Minimalis

Pendekatan minimalis adalah hal terbaik untuk dilakukan ketika menampilkan rumah anda. Kurangnya efek pribadi akan membuat pembeli jadi lebih mudah untuk menempatkan diri mereka di rumah anda. Ini juga akan membuat proses pindahan anda jadi lebih mudah. Dengan berkurangnya barang-barang untuk dikemas ketika hari pindahan telah tiba, anda dapat mendedikasikan lebih banyak waktu untuk menciptakan ruang yang sempurna di rumah baru anda.

Demikianlah, Rumah Bersih, Jualnya Gampang. Semoga ulasan diatas dapat memberikan manfaat, dan mungkin dapat menambah sedikit wawasan properti kita. Semoga bermanfaat, terimakasih.

Investasi Di Lelang Rumah Sitaan Bank

Investasi Di Lelang Rumah Sitaan Bank - Salah satu cara favorit bagi seseorang untuk melakukan investasi properti adalah dengan mengikuti lelang rumah sitaan bank, penyebab utama adalah faktor harga yang biasanya jauh dibawah harga pasar. Tetapi ada pertanyaan penting bagi semua, apakah metode investasi tersebut benar-benar akan memberikan keuntungan bagi para investor atau malah bisa bikin rugi?

Seperti kita tahu bahwa lelang rumah sitaan bank terjadi karena pemilik mengalami gagal bayar, tidak mampu membayar cicilan per bulan sehingga memaksa bank untuk mengambil alih. Rumah tersebut nantinya akan dilelang, dan masalah yang terjadi kemudian adalah terkadang rumah itu tidak terjual ketika lelang berlangsung. Ada beberapa alasan mengapa tidak laku ketika lelang.
Investasi Di Lelang Rumah Sitaan Bank


Alasan utama biasanya adalah karena kondisi rumah tersebut memiliki equity negatif, yaitu properti memiliki nilai lebih rendah daripada jumlah hutangnya ke bank. Bank pastinya akan berusaha mendapatkan kembali uang yang dipinjamkan sehingga penawaran minimal ketika dilakukan lelang rumah sitaan bank adalah sebesar jumlah hutang tersebut ditambah dengan bunga dan biaya lainnya. Para pembeli atau investor tidak akan tertarik melakukan investasi properti dengan kondisi seperti itu.

Bank tidak akan berhenti berusaha membuat properti itu berhasil terjual meskipun mengalami kegagalan ketika lelang. Cara yang ditempuh biasanya dengan menghilangkan bunga dan biaya-biaya lain sehingga harga jual turun dari sebelumnya. Lelang kedua akan digelar kembali setelah perhitungan ulang harga jual selesai, bisa juga bank akan kerjasama dengan relator untuk memperbesar kesempatan.

Kondisi ini memberikan peluang emas dalam investasi properti. Tetapi perlu berhati-hati juga karena rumah sitaan bank terkadang mempunyai kondisi jelek sehingga membutuhkan biaya perbaikan nantinya, kondisi rumah biasanya sesuai dengan harga yang ditawarkan ketika lelang. Oleh karena itu agar anda bisa meraih keuntungan maksimal, harus memperhitungkan semuanya jangan langsung tergiur dengan harga murah. Jangan sampai karena besarnya biaya perbaikan membuat anda merugi ketika menjualnya lagi di kemudian hari.

Meski rumah tersebut memiliki kekurangan, banyak investor masih tertarik karena mereka bisa meraih capital gain yang besar daripada harus membeli properti dalam kondisi normal. Jika anda tertarik juga, pastikan untuk memperhitungkan semua faktornya dan usahakan mendapat harga terbaik. Ada beberapa cara untuk menemukan informasi tentang lelang rumah sitaan bank, bisa dari internet, majalah, dan surat kabar.

Bantuan dari seorang agen properti bisa sangat membantu karena dia pasti sudah mengetahui kondisi properti di daerah tersebut, anda akan lebih mudah mendapatkan properti yang diinginkan sehingga bisa segera melakukan investasi properti sebelum didahului oleh orang lain.

Demikianlah tadi ulasan kita kali ini mengenai Investasi Di Lelang Rumah Sitaan Bank. Semoga dapat membeikan informasi dan menambah wawasan properti kita. Semoga bermanfaat, terimakasih.

Cara Menjual Rumah

Cara Menjual Rumah - Salah satu aspek paling penting ketika kita ingin menjual rumah adalah pemasaran yang tepat. Dalam beberapa tahun terakhir ini sebagian besar orang melakukannya dengan meletakkan tanda “Dijual” di halaman depan dan berharap bahwa akan ada beberapa orang melihatnya. Teknik marketing telah datang jauh dalam beberapa tahun terakhir dan telah berkembang menjadi sebuah entitas tersendiri.

Sekarang kita bisa menawarkan sebuah rumah ke seluruh orang yang ada di dunia, tentu saja hal ini memberikan kesempatan lebih besar untuk mendapatkan keuntungan. Menjual rumah bisa dilakukan sendiri ataupun dengan bantuan seorang agen properti, jika memilih seorang agen properti untuk menjual rumah maka pastikan bahwa dia mengerti benar tentang rumah anda secara detail.

Cara Menjual Rumah Secara Online

Hal yang sangat penting bagi seorang agen properti adalah website, ini seperti senjata utama mereka. Internet marketing telah mengambil alih industri properti dan membuat teknik marketing lainnya ketinggalan jaman, seorang agen yang tidak memakai internet sebagai media promosi maka dia telah merugikan dirinya sendiri. Website adalah tempat dimana calon pembeli untuk pertama kalinya melihat properti yang anda jual, sebuah website bagus dan menarik calon pembeli menjadi sebuah keharusan bagi realtor yang ingin berhasil mengalahkan para pesaing.

Meskipun internet telah menjadi media promosi hebat dalam sebuah marketing, akan tetapi cara menjual rumah secara offline tetap harus dilakukan. Hal ini dikarenakan masih banyak orang yang belum terbiasa mencari rumah melalui pencarian di internet.

Cara Menjual Rumah Secara Offline

Setelah rumah anda sudah didaftarkan dalam sebuah listing di internet (business Directory), maka agen properti bisa memulai untuk menjual rumah melalui media lainnya yaitu secara offline. Koran lokal, brosur dan paket pemasaran di pusat perbelanjaan adalah cara-cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan pembeli. Selain itu anda juga bisa mengadakan open house untuk properti tersebut, hal ini berfungsi tidak hanya untuk menunjukkan rumah ke pembeli tetapi juga untuk menunjukkan rumah anda ke realtor lain yang mempunya jaringan lebih besar.

Cara-cara menjual rumah yang telah disebut diatas adalah sangat penting untuk dilakukan agar properti cepat terjual. Pastikan relator tersebut memberikan banyak jalan agar calon pembeli bisa melihat rumah anda sehingga tertarik untuk membelinya.

Cara Membuat Calon Pembeli Rumah Terkesan

Cara Membuat Calon Pembeli Rumah Terkesan - Dalam suatu bisnis properti, ada sejumlah pertanyaan besar harus anda pertimbangkan ketika menjual rumah agar bisa mendapatkan capital gain maksimal. Salah satu diantara pertanyaan tersebut adalah bagaimana cara terbaik untuk menunjukkan kualitas rumah anda secara jelas, dan menciptakan lingkungan yang hangat dan nyaman bisa memberikan kesan sangat bagus bagi calon pembeli rumah, bahkan untuk mereka dimana sangat kritis ketika memilih properti.

Banyak cara bisa dilakukan untuk menarik minat seseorang, salah satu metode ampuh dan terbukti cukup berhasil adalah dengan melakukan hal berikut.

Open House

Ini adalah proses dimana calon pembeli diajak melakukan tour ke dalam seluruh bagian rumah secara detail. Proses ini harus dilakukan pada setiap bagian, ruangan satu ke ruangan lainnya. Penting untuk diperhatikan bahwa tidak ada satu ruangan pun mempunyai fitur yang sama , baik itu bentuk maupun fungsinya. Sangat mungkin untuk menemukan sesuatu hal yang bisa di-highlight di setiap ruangan rumah anda.

Apakah ada bagian ruangan yang mempunyai sesuatu keistimewaan? Jika ada, tunjukkan kepada calon pembeli rumah maka dia akan mulai menunjukkan ketertarikannya, dan potensi keuntungan besar dalam bisnis properti anda akan semakin terlihat.

Persiapan Open House

Jangan berpikir bahwa menyiapkan suatu acara open house untuk menarik minat calon pembeli rumah adalah sulit, anda hanya perlu memulai persiapan dengan hal-hal dasar. Bersihkan setiap kotoran ataupun noda, pastikan rumah anda bersih bersinar dan ada perasaan nyaman ketika berada di dalamnya. Karena alasan inilah sebaiknya anda menyingkirkan barang-barang yang sifatnya pribadi ketika acara berlangsung.

Tujuan dari semua ini adalah untuk memberikan perasaan comfort / nyaman dan disaat bersamaan juga memberi gambaran pada calon pembeli rumah tentang bagaimana mereka menaruh perabotan nantinya. Dalam bisnis properti, penting untuk melihat properti dari sisi pembeli. Bisa jadi kondisi properti sudah bagus menurut anda tetapi ternyata orang lain kurang suka, ini bisa mempengaruhi penilain mereka terhadap properti tersebut.

Jika persiapan sudah dilakukan dengan benar membuat orang-orang akan tertarik untuk datang, dan setiap bagian rumah yang di-highlight / disorot dapat membuat mereka tertarik dan ingin meng-explore / melihat lebih dalam lagi tentang apa yang ditawarkan oleh rumah tersebut. Aroma yang menyenangkan juga menjadi faktor penting. Aroma enak dan nyaman seperti aroma kayu manis ataupun kue coklat yang baru keluar dari oven adalah salah satu contoh aroma yang bisa menarik perhatian orang.

Demikianlah tadi ulasan kita kali ini mengenai beberapa Cara Membuat Calon Pembeli Rumah Terkesan. Banyak cara lain bisa dilakukan dalam menarik minat orang terhadap properti anda sehingga pada akhirnya nanti akan membelinya,

Cara Memilih Agen Properti Yang Benar

Cara Memilih Agen Properti Yang Benar - Sangat mudah untuk menemukan seorang agen properti. Cukup taruh tanda ‘Rumah Dijual’ beserta nomor yang bisa dihubungi di halaman, lalu tinggal tunggu saja telepon berdering. Pertanyaannya adalah bagaimana cara memilih agen properti yang baik dan bisa benar-benar membantu dalam setiap prosesnya, entah itu untuk menjual rumah, untuk memulai bisnis properti, ataupun untuk mengurusi dokumen properti.
Tips Memilih Agen Properti Yang Benar

Langkah awal didalam cara memilih agen properti bisa dimulai dengan surat kabar. Ambil koran terbitan hari sabtu atau hari minggu, disitu banyak sekali iklan rumah dijual disekitar area tersebut. Selain mencari informasi di koran bisa juga mencoba melalui internet, dua media ini sangat penting dalam dunia bisnis properti. Cari website jual beli rumah, kemudian filter properti yang mirip dengan milik anda. Contohnya jika ingin menjual ruko, maka cari di bagian jual beli ruko.

Ketika sudah menemukan tipe yang mirip, catat nama dan nomor telepon yang tercantum diiklan tersebut. Idenya adalah mencari agen properti yang mempunyai pengalaman dengan tipe properti anda. Sebagai contoh, seorang agen yang telah berhasil menjual rumah seharga milyaran rupiah mungkin tidak bisa sama berhasilnya ketika menjual ruko. Anda pasti ingin agen tersebut mempunyai pengalaman berhasil menjual beberapa properti sebelumnya.

Cara Memilih Agen Properti:
  1. Ketika menelepon agen, minta bukti contoh bahwa mereka punya pengalaman menjual tipe seperti kepunyaan anda. Yang terbaik adalah menelepon ke banyak agen.
  2. Tanya bagaimana cara mereka memasarkan. Semua agen bisa memasang iklan rumah di banyak listing, tapi apakah mereka punya list calon pembeli yang tertarik dengan tipe rumah anda? Apakah mereka membiarkan agen lain tahu tentang properti tersebut? Begitu juga jika anda ingin terjun ke bisnis properti, penting sekali untuk mempunyai listing calon pembeli potensial. 
  3. Apa mereka memasarkan rumah dengan frekuensi cukup sering? Banyak agen hanya menaruh iklan rumah dan membiarkan orang lain menjualnya untuk dia. Hal ini menguntungkan bagi mereka tapi tidak bagi anda. Jika mereka adalah marketer yang bagus, anda pasti ingin mereka membawa calon pembeli potensial melihat-lihat rumah. 
  4. Apa mereka melakukan closing-nya sendiri? Sekali lagi, mungkin ini lebih baik bagi mereka untuk mendelegasikan proses closing kepada orang lain, tapi ini tidak baik bagi anda. Pastikan hanya satu orang yang mengurusi semua prosesnya dari awal sampai akhir, cukup satu orang yang anda telepon. Keadaan bisa menjadi sulit dalam proses jual beli, jadi jangan memperumit keadaan dengan mengundang lebih banyak orang. Kondisi yang terkadang sulit inilah yang membuat orang berpikir ulang untuk masuk ke bisnis properti.
Mungkin akan banyak sangkalan mengenai poin-poin cara memilih agen properti diatas. Tidak apa-apa, tapi ingatlah bahwa banyak hal lain yang mereka sembunyikan dari anda. Sebagai contoh, apakah anda tahu bahwa open house adalah alat utama bagi agen properti? Faktanya, seorang agen baru sering diberi kerjaan menjadi tuan rumah dalam acara open house sehingga mereka bisa mendapat calon pembeli. Masalahnya adalah jangan harapkan bahwa mereka akan menjual rumah anda dalam prosesnya nanti.

Ketahui juga ketika melihat iklan rumah dijual tetapi tidak tercantum harganya, itu adalah teknik mencari prospek pembeli. Ketika pembeli mencari rumah seharga 300 juta tetapi dia menelepon rumah anda yang seharga 500 juta, agen tersebut tidak akan berusaha membuat calon pembeli mau membeli rumah anda. Intinya adalah agen properti tersebut hanya berusaha membuat orang menelepon sehingga dia bisa menjual rumah siapa saja. Sementara itu calon pembeli potensial sebenarnya akan melewatkan rumah anda.
Baca juga: 6 Kesalahan Umum Dalam Bisnis Properti
Percaya pada intuisi ketika memilih agen properti. Jika anda merasa tidak nyaman dengan dia, kemungkinan besar orang lain juga tidak nyaman dengan dia. Cara memilih agen properti yang benar adalah jangan memilih yang anda suka, tapi pilihlah yang tepat dengan properti anda.