Hati-hati Mengkonsumsi Gula Garam dan Lemak Secara Berlebih

Dengan membatasi konsumsi gula, garam dan lemak, berarti anda menyayangi jantung dan organ tubuh lain.

Seperti kita ketahui bahwa dalam kehidupan sehari-hari, manusia tak bisa lepas dari konsumsi sumber makanan yang mengandung gula, garam, dan lemak (GGL).

Perlu kamu ketahui, bahwa konsumsi GGL ini seharusnya dibatasi dan tidak boleh berlebih. Hal ini jelas karena berbagai penyakit tidak menular (PTM) seperti Diabetes Mellitus, Jantung Koroner, dan Hipertensi banyak dipicu dari konsumsi GGL yang berlebihan.

Dan kenyataannya justru penyakit-penyakit inilah yang menjadi penyebab kematian yang cukup tinggi di Indonesia. Bahkan, penderitanya semakin muda saja dari tahun ke tahun.

Simak juga: Diabetes – Kadar Gula Darah yang Berubah Menjadi Racun Bagi Tubuh

GGL yang dikonsumsi sesuai batas, bermanfaat untuk tetap menjaga organ tubuh salah satunya jantung agar senantiasa berfungsi dengan baik dan sehat.

Berikut ini adalah batas yang dianjurkan oleh Kemenkes RI dalam konsumsi GGL untuk usia anak-anak (balita) hingga dewasa:
- Gula: 50 gram (4 sendok makan) / orang / hari.
- Garam: 2.000 miligram natrium/sodium atau 5 gram (1 sendok teh) / orang / hari.
- Lemak: 67 gram (5 sendok makan) / orang / hari.


Dampak Kesehatan dari Konsumsi Gula Berlebih

Selain menyebabkan tingginya kadar gula dalam darah, mengkonsumsi gula secara berlebih juga akan berakibat pada obesitas, sehingga menjadi penyebab penumpukan lemak etopik di dalam otot.

Hal ini pula yang menyebabkan adanya resistensi insulin yang kemudian menjadi penyebab Diabetes Mellitus Tipe 2.


Dampak Kesehatan dari Konsumsi Garam Berlebih

Sedangkan untuk konsumsi garam yang melebihi batas anjuran yang disarankan maka akan menyebabkan kadar Natrium dalam darah jadi meningkat.

Sementara Natrium ini sifatnya menarik dan mengikat air, sehingga volume cairan tubuh akan meningkat. Selain itu, akan membuat ginjal sulit untuk mengeluarkan racun dalam tubuh.

Konsumsi garam berlebih juga akan mengakibatkan volume darah akan naik sehingga membuat jantung lebih keras untuk bekerja. Akibatnya seseorang akan mengalami hipertensi dan menebalnya otot-otot jantung.

Irama jantung juga akan terganggu, pompa jantung semakin melemah, dan pada akhirnya bisa berujung pada gagal jantung.

Hal ini pula yang menyebabkan serangan jantung dikarenakan darah mengalami pembekuan hingga terjadi penyempitan atau tersumbatnya pembuluh darah.


Dampak Kesehatan dari Konsumsi Lemak Berlebih

Kemudian, konsumsi lemak yang berlebih akan menjadi penyebab meningkatnya kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Hal ini berdampak pada semakin banyaknya lemak dari hati yang diangkut ke jaringan tepi (perifer) tubuh.

Lemak yang terserap terus-menerus oleh tubuh juga akan menyebabkan obesitas. Dampak lebih jauh adalah jaringan perifer akan mengalami keterbatasan dalam menyerap lemak sehingga akan tersisa banyak lemak dalam darah.

Lemak yang tersisa dalam darah ini bisa mengalami penumpukan di dinding pembuluh darah sehingga menimbulkan ketak (plak) yang selanjutnya mengakibatkan sempitnya pembuluh darah. Pada akhirnya ini sangat berbahaya karena berakibat pada gagal jantung atau serangan jantung.

sumber/gambar:
http://www.tabloidnova.com/Nova/Kesehatan/Umum/Anjuran-Batas-Konsumsi-Gula-Garam-dan-Lemak-Menurut-Kemenkes
Intan Y. Septiani/Tabloidnova.com
www.lintas.me


Related Posts

Hati-hati Mengkonsumsi Gula Garam dan Lemak Secara Berlebih
4/ 5
Oleh