Usaha Tambal Ban Bisa Menjadi Peluang yang Menguntungkan

Usaha Tambal Ban Bisa Menjadi Peluang yang Menguntungkan
Ketika Anda sedang berkendara menggunakan sepeda motor, tiba-tiba ban motor Anda kempes. Siapakah orang yang paling Anda cari di dunia saat itu?

Tentu saja tukang tambal ban. Merekalah yang paling kita butuhkan ketika musibah (bagi saya) itu datang menimpa kita.

Banyak dari kita yang menganggap bahwa tukang tambal ban adalah profesi yang remeh, namun tahukah Anda kalau ternyata  dari usaha tersebut dapat menghasilkan pendapatan yang lebih dari cukup?

Misalnya, dalam satu hari paling sedikit ada 5 orang yang mengalami ban bocor, dan 2 diantaranya harus ganti ban dalam sedangkan 3 kendaraan lainnya cukup dengan ditambal saja.

Baca juga: Tips Membangun Usaha Jual Beli Mobil Bekas

Berapa omsetnya? Pendapatan dari menambal ban misalnya Rp 10 ribu kali 3 orang jadi Rp 30 ribu. Lalu penggantian ban dalam Rp 40 ribu kali 2 orang, jadi Rp 80 ribu.

Belum lagi ditambah pendapatan jasa lain, seperti tambah angin misal semuanya Rp 10 ribu. Jadi omset minimal yang bisa didapatkan oleh si tukang tambal ban itu dalam sehari adalah Rp 30 ribu + Rp 80 ribu + Rp 10 ribu, totalnya ada Rp 120 ribu. Cukup lumayan untuk suatu profesi yang mungkin Anda anggap remeh bukan?

Bahkan, tidak jarang yang mampu meraih sukses dari usaha tambal ban yang memang membutuhkan kemauan untuk menyingkirkan gengsi, serta sifat malas dalam diri kita.

Seperti kita ketahui bagaimana sulitnya mencari pekerjaan di masa sekarang ini, sebenarnya usaha tambal ban bisa dijadikan peluang dalam mencari sumber pendapatan untuk Anda dan keluarga Anda.

Syaratnya, Anda harus tekun, dan cerdik dalam melihat peluang serta tempat usaha. Hal yang pasti, bahwa jumlah kendaraan baik sepeda motor maupun mobil akan semakin bertambah, dan ini memberi peluang yang bagus dalam peningkatan penghasilan dalam usaha tambal ban ini.

Lihatlah beberapa orang yang memang mempunyai modal besar, mereka dapat sukses mengeruk milyaran rupiah dari usaha tambal ban otomatis.

Akan tetapi bagi Anda yang hanya bermodal kecil pun tetap masih punya peluang dengan membuka usaha tambal ban secara manual. Jadi, usaha ini bisa dilakukan walau dengan cara yang sederhana dan modal sedikit.

Modal terbesar yang harus Anda keluarkan adalah membeli kompresor angin atau mesin pompa, harganya berada di kisaran 1-3 juta rupiah.

Bisa saja Anda memakai mesin pompa manual yang harganya paling sekitar Rp 50-100 ribu. Kemudian komponen lain yang harus dimiliki dalam membuka usaha tambal ban antara lain ban dalam bekas, alat pengungkit, alat pres, dan lem atau alat perekat.

Alat-alat tersebut bisa dibeli dengan mudah pada toko-toko ban atau di tukang loakan. Tapi untuk memulai usaha ini sebenarnya tidak perlu Anda membeli baru semua peralatan itu, membeli yang bekas asal masih berfungsi dengan baik juga tidak masalah, bahkan ada beberapa alat yang bisa disiasati dengan membuatnya sendiri.

Sebut saja Pak Kliwon, ia telah menekuni usaha tambal ban ini sejak 10 tahun lalu. Awalnya, dia di PHK oleh perusahaan tempatnya bekerja, lalu kesulitan untuk mencari pekerjaan baru dikarenakan usianya yang sudah tidak muda lagi.

Maka, sebuah ide sederhana Pak Kliwon muncul untuk membuka usaha tambal ban. Awalnya dia malah hanya bermodalkan pompa manual, dan peralatan seadanya.

Namun, seiring berjalannya waktu, usahanya kian berkembang, kini ia telah mempunyai mesin pompa kompresor, dan melengkapi bengkel tambal bannya dengan peralatan yang lebih lengkap.

Dulu ketika baru awal membuka usaha tambal ban memang diakui bahwa pendapatannya tidak sebanyak di waktu sekarang.

Dahulu jumlah kendaraan bermotor belum banyak seperti sekarang, dalam sehari paling sedikit orang ada 5 orang yang menambal ban, dari usaha tambal bannya ini Pak Kliwon dapat meraih keuntungan bersih Rp 200-300 ribu perharinya.

Kesuksesannya dalam usaha tambal ban ini memang takkan bisa diraih tanpa ketekunan dan tekadnya yang kuat dalam mencari uang.

Ia tidak peduli apa kata orang dan disingkirkan jauh-jauh gengsinya. Bagi Pak Kliwon, tidak perlu malu ketika kita melakukan usaha yang halal, justru ia sangat bangga dengan usahanya ini karena bisa memberi makan dirinya dan keluarganya bahkan menyekolahkan anak-anaknya hingga tamat SMK.

Sumber:
http://tipsta.blogspot.com/2013/11/peluang-usaha-tambal-ban.html


Related Posts

Usaha Tambal Ban Bisa Menjadi Peluang yang Menguntungkan
4/ 5
Oleh

2 komentar

30 Juli 2015 15.43 delete

menarik mas artikel nya :)

main - main mas ke blog saya http://agunghpradityo.blogspot.com/

Reply
avatar
30 Juli 2015 15.53 delete

oke mas, trims. mari budayakan blogwalking...

Reply
avatar