7 Tantangan Bekerja Di Rumah Melalui Internet untuk Ibu Rumah Tangga

7 Tantangan Bekerja Di Rumah Melalui Internet untuk Ibu Rumah Tangga
Banyak orang menganggap kalau kerja di rumah itu lebih mengasyikkan.

Anda bisa bekerja sesuka hati, tak perlu bertemu dengan banyak orang, bahkan bekerja hanya mengenakan kaos oblong dan celana pendek pun tak masalah.

Terutama bagi wanita yang telah menikah dan sudah punya anak, biasanya bekerja di rumah menjadi alternatif yang banyak dicari agar bisa diselingi antara bekerja dengan mengurus rumah tangga.

Namun, seperti kita tahu bahwa setiap pilihan mempunyai tingkat risiko, dan konsekuensi yang berbeda.

Baca juga: 7 Kebiasaan Sederhana Rapikan Rumah Bagi Seorang Karyawan

Risiko dan konsekuensi tersebutlah yang harus berani Anda ambil dalam bekerja di rumah beserta segala kenyamanan yang Anda dapatkan.

Jadi, bekerja di rumah bukan berarti tanpa hambatan dan tantangan, berikut ini kami akan berbagi tantangan apa saja yang harus Anda hadapi ketika memutuskan untuk bekerja dari rumah.


1. Bekerja di Rumah Bukan Berarti Bisa Lebih Tenang

Misalnya, Anda Bekerja sebagai penulis, dan terbiasa dengan deadline. Seringkali ketika ada tamu di rumah yang mengajakmu ngobrol ‘ngalor-ngidul’ bahkan hingga berjam-jam akan membuatmu sulit dalam bekerja.

Hal seperti ini pasti akan Anda hadapi ketika bekerja di rumah. Mau di suruh pulang, enggak enak, takutnya dikira ngusir, alasan mau pergi atau mulai bekerja, tapi kenyataannya kita hanya di rumah saja dan tidak ke mana-mana. Haduh, kalau sudah begini kadang membuat kita serba salah ya?

Belum lagi ketika anak Anda rewel, tentu akan sangat mengganggu konsentrasimu dalam bekerja. Bisa-bisa deadline enggak kelar-kelar deh.

Mau enggak mau Anda harus mengandalkan orang lain seperti Pekerja Rumah Tangga (PRT) untuk membantumu menangani berbagai hal yang dapat mengganggu konsentrasimu dalam bekerja di rumah.


2. Serius, Bisa Bekerja Sambil Memperhatikan Anak?

Mungkin, dulu yang terbayang dalam benakmu dengan bekerja di rumah adalah bisa bekerja sambil mengurus anak.

Namun, pada kenyataannya yakin Anda bakal kesulitan untuk melakukannya. Satu-satunya cara untuk melakukannya hanya bila Anda memang mendapatkan pekerjaan yang waktu kerjanya bisa lebih fleksibel, sehingga di sela-sela waktu tidur anak Anda, bisa melakukan pekerjaan tersebut.

Atau ketika sang suami sedang berada di rumah dan bisa membantumu mengurus anak, maka manfaatkan waktu tersebut untuk memaksimalkan pekerjaanmu.


3. Pekerjaan Jadi Tak Kenal Waktu

Sebenarnya sih, tidak ada yang akan membatasi waktu kerjamu ketika memilih bekerja di rumah. Tapi dengan tidak adanya batasan tersebut, ternyata waktu kerjamu bahkan bisa menjadi lebih banyak dibandingkan kerja di kantor lho.

Enggak percaya? Bila waktu bekerja di kantor hanya 8 jam sehari, ketika memilih bekerja di rumah, maka Anda akan bekerja bahkan hingga lupa makan dan tidur.

Tapi penting untuk diingat, jangan sampai hal ini malah merusak kehidupan pribadimu. Dengan mengerjakan pekerjaan sesuai kebutuhan, Anda akan bisa mengatur waktu kerja agar lebih efektif dan efisien.

Dan bila ada tawaran pekerjaan di rumah yang terlalu berlebihan, maka jangan sungkan untuk menolaknya.


4. Tidak Ada Lagi Batasan Antara Bekerja dan Menikmati Waktu Luang

Di dalam bekerja, agar hasilnya lebih produktif dan memuaskan tentunya diperlukan konsentrasi dan fokus terhadap pekerjaan.

Gangguan sekecil apapun, ketika bekerja di rumah pasti akan gampang muncul. Bisa dibayangkan, ketika Anda sedang konsentrasi bekerja tiba-tiba anak menangis minta makan, belum lagi ketika ada program kesukaanmu di televisi yang tayang saat sedang bekerja.

Untuk itu, agar gangguan tidak mudah muncul dan dapat teratasi, paksa dirimu untuk menetapkan jadwal waktu kerja dan persiapan rumah tangga.


5. Bekerja di Rumah Membuat Pekerjaanmu Jadi Lebih Banyak

Bila bekerja di kantor, Anda mungkin akan lebih memaklumi diri ketika tidak selalu bisa menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah tangga.

Namun, jika bekerja di rumah, pandangan Anda terhadap pekerjaan rumah tangga pun menjadi berbeda.

Akan timbul godaan-godaan untuk membereskan berbagai pekerjaan rumah yang pastinya akan mengganggu fokusmu dalam bekerja.

Apalagi jika ruang kerjamu di rumah berdekatan dengan ruangan keluarga atau ruang makan dan dapur.

Jadi, agar godaan tidak sering muncul dan mengganggu konsentrasi Anda, sebaiknya pisahkan ruang kerja dari wilayah rumah tangga.


6. Pekerjaan di Rumah Harus Lebih Tertata dan Konsisten

Perbandingannya, bila bekerja di kantor maka ada aturan yang jelas untuk dipatuhi, sedangkan ketika bekerja di rumah, maka semuanya hanya mengenai dirimu sendiri.

Jadi harus ada aturan yang jelas Anda buat, dan diterapkan dengan konsisten sebagai acuan atau pedoman Anda ketika bekerja di rumah. Sehingga pekerjaan pun jadi lebih tertata.


7. Jaringan Anda Makin Sempit

Manusia adalah mahluk sosial, dan intaksi sosial juga menjadi kebutuhan kita tentunya sebagai mahluk sosial.

Dengan bekerja di rumah sendirian, Anda mungkin akan kehilangan waktu untuk bertemu dengan banyak orang.

Maka, jaringanmu pun juga akan makin sempit. Bahkan, hal terburuk adalah wawasanmu juga menjadi terbatas.

Dan ada kalanya kita menjadi sangat kesepian serta membutuhkan interaksi dengan orang lain. Oleh sebab itu, tetaplah jalin komunikasi, bergabung dengan komunitas, dan sempatkan untuk melakukan berbagai urusan di luar rumah di sela waktu senggangmu, sebagai bagian dari interaksi sosialmu dengan orang lain dan dunia luar.


Demikianlah berbagai tantangan yang akan Anda hadapi ketika bekerja di rumah. Setiap bidang pekerjaan pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan, namun tak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya bila kita mau bertindak untuk mencari jalan keluar tersebut.

Sumber:
http://gladisco.lintas.me/article/career/inilah-tantangan-terbesar-bekerja-di-rumah


Related Posts

7 Tantangan Bekerja Di Rumah Melalui Internet untuk Ibu Rumah Tangga
4/ 5
Oleh