Tips Agar Tetap Waspada Terhadap Tindak Kejahatan Pembegalan

Tips Agar Tetap Waspada Terhadap Tindak Kejahatan Pembegalan
Seperti yang kita ketahui saat ini tindak kriminal pembegalan sedang meresahkan warga, tidak hanya di Ibukota, Bogor, Depok, Tangerang,  tetapi juga hampir di semua daerah di Indonesia.

Tak hanya mengincar sepeda motor milik korban, para begal yang beroperasi secara berkelompok ini tak jarang pula melukai korbannya.

Polisi agak kewalahan nampaknya mengejar dan menghentikan kebrutalan mereka. Sedikitnya ada 4 kelompok besar begal yang sudah berhasil di tangkap dan kemungkinan masih ada beberapa lagi yang sedang dalam pengejaran.

Baca juga: Tips Menghemat Daya Baterai Smartphone Saat Perjalanan Jauh


1. Kelompok Depok (sebutan Polisi)

Kelompok ini beroperasi di wilayah Depok dan sekitarnya. Terdiri dari tujuh orang, dan baru lima orang yang berhasil diringkus Polda Metro Jaya.

Pada saat penangkapan, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti yaitu 26 kendaraan bermotor, 16 senjata rakitan, 46 butir peluru, 4 buah senjata tajam, 1 pisau komando, 3 unit ponsel, dan 1 unit televisi.

Kelompok ini ternyata melibatkan anak sekolah dalam perekrutannya untuk menjadi bagian dari jaringan begal. Salah satu aksinya yaitu membegal Bambang Syarif Hidayatullah (23), di Jalan Juanda, Depok, Jawa Barat pada 5 Januari 2015.


2. Kelompok Tangerang (sebutan Polisi)

Beranggotakan AR alias RD (26), RN, HR, dan CN. Modus kawanan ini mencuri/membegal sepeda motor di kawasan perumahan di Tangerang Selatan.

Salah satu korbannya yaitu Djuli Ervano (Wartawan TVRI) yang ditembak dan meninggal di Villa Bintaro Indah, Jombang, Tangerang Selatan, pada 17 Maret 2012 silam.


3. Kelompok Bekasi (sebutan Polisi)

Kelompok ini tergolong sadis karena setiap beraksi mereka sering menembak korbannya hingga tewas. Jejak kejahatan kelompok ini di antaranya yaitu di Jalan Pulo Siri Barat Raya, Jaga Setia, Bekasi dan di Karawang, Jawa Barat.

Jumlah komplotan terdiri dari 13 orang; 10 orang berhasil diringkus dan 3 pelaku ditembak mati oleh Polisi, di antaranya berinisial AS (34), IH (21), CS (33) dan DM (29). Dari tangan pelaku, Polisi berhasil menyita barang bukti empat senjata api rakitan.

4. Kelompok Lampung (sebutan Polisi)

Kelompok ini telah melakukan aksinya sebanyak delapan kali di Jakarta Utara, tujuh kali di Jakarta Timur, dan lima kali di Bekasi.

Komplotannya terdiri dari Kenni alias Bagas, Gani alias Meku dan Komeng. Modus kelompok ini biasanya melakukan pencurian sepeda motor di rumah kos/kontrakan. Berhasil ditangkap pada Bulan Mei 2014 di Jalan Kincir Koja, Jakarta Utara.

Ditangkapnya beberapa kawanan besar begal motor tersebut nampaknya belum bisa membuat masyarakat lega. Karena kemungkinan masih ada kawanan-kawanan lain yang masih berkeliaran mencari mangsa selanjutnya.

Berikut ini adalah beberapa tips yang akan kami bagikan kepada Anda guna menghindari begal di jalan saat berkendara.


Kriteria Pengendara yang Sering Menjadi Mangsa Begal
  • Orang baru pulang kerja yang terlihat lemah karena kelelahan.
  • Pengendara wanita, terutama wanita muda pekerja.
  • Pengendara sepeda motor dengan merk dan type yang mainstream karena agar mudah dijual baik utuh maupun pretelan.
  • Pengendara motor remaja/ABG, karena biasanya lebih mudah untuk digertak.
  • Pengendara motor yang berjalan di malam hari (terkadang bisa juga terjadi pada siang hari) dengan kondisi jalan yang sudah sepi.

Tips Menghindari Begal
  • Konsentrasi dalam berkendara dan tetap perhatikan juga keadaan sekeliling serta hindari jalan sepi dan gelap.
  • Selalu gunakan spion standar agar dapat memantau apabila ada sepeda motor yang terus mengikuti kita dari belakang.
  • Waspada terhadap pengendara motor yang berjumlah sekitar empat atau enam orang yang membuntuti.
  • Informasilan perjalanan ke keluarga atau teman.
  • Simpan barang mewah (handphone, cincin atau jam yang berkilau) dalam tas.
  • Upayakan naik kendaraan (sepeda motor) berdua dan sebaiknya lalui rute jalan yang sudah anda ketahui dengan baik.
  • Jika terpaksa ada pengendara menghentikan laju kendaraan anda, sebaiknya menepi ke tempat yang ramai.
  • Bila memungkinkan, melaju kencang meninggalkan pelaku yang meminta kita menepi atau berhenti.
  • Jika sudah tak bisa dihindari dan kita menjadi korban, amati ciri dan wajah pelaku kemudian segera laporkan ke kantor/pos polisi terdekat.

Tips Menghindar Bila Dikejar Begal
  • Selain konsentrasi pada kondisi jalan di depan, pantau pula gerakan mereka melalui kaca spion.
  • Jangan membiarkan mereka melewati sepeda motor kita. Kalau terpaksa, pepet ban depannya dengan ban belakang kita, atau tendang ban depan (bagian shock depan) mereka. Satu sentuhan keras dapat mempengaruhi kemampuan handling mereka.
  • Selalu pepet dan jangan berikan ruang luas di samping sehingga mereka dapat mengambil jarak.
  • Jika terpaksa harus berhenti, sebaiknya cari tempat yang ramai atau cari Pos Polisi, pom bensin, minimarket atau komplek perumahan yang ada securitynya. Begal juga biasanya sangat menghindari lokasi-lokasi dimana kemungkinan terdapat CCTV.

Itulah beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk menghindari tindak kejahatan begal motor. Semoga bermanfaat, dan jangan lupa untuk mengunjungi posting menarik kami lainnya.

Sumber:
http://www.kaskus.co.id/thread/54f062d6d44f9f1b7e8b4567/?ref=homelanding&med=hot_thread
http://www.tempo.co/read/news/2015/02/25/064645181/Ini-4-Kelompok-Begal-yang-Bergentayangan-Sekitar-Jakarta
news.metrotvnews.com

Gambar: http://koran-sn.blogspot.com/2012/02/siang-bolong-begal-motor-rampok.html


Related Posts

Tips Agar Tetap Waspada Terhadap Tindak Kejahatan Pembegalan
4/ 5
Oleh