Cara Budidaya Tanaman Bunga Mawar Yang Benar

Cara Budidaya Tanaman Bunga Mawar Yang Benar

Cara Budidaya Tanaman Bunga Mawar Yang Benar - Bunga mawar merupakan salah satu jenis tanaman yang paling banyak disukai oleh semua orang, terutama oleh kalangan remaja dan orang dewasa, sebab bunga mawar ini memiliki unsur estetika yang cukup tinggi bagi seseorang yang melihatnya.

Selain itu, bunga mawar ini adalah tanaman hias yang memiliki harga jual yang cukup stabil, serta dalam pembudidayaan atau pun penanamannya pun tidak terlalu sulit, oleh sebab itulah ada banyak orang yang sudah sukses dengan menanam bunga mawar hias ini.


Bagaimana dengan Anda sendir, apakah Anda juga tertarik untuk membudidayakan tanaman bunga mawar tersebut? Jika iya, di bawah ini ada beberapa ulasan yang akan kami berikan tentang cara budidaya bunga mawarnya.

Cara budidaya tanaman bunga mawar

Hal yang pertama harus Anda perhatikan dalam pembudidayaan tanaman bunga mawar ini adalah dengan mempersiapkan lahannya. Dimana lahan ini adalah pengolahan tanah atau pun mempersiapkan lahan untuk djadiakn sebagai media tanam, supaya Anda pun bisa mendapatkan tanaman bunga mawar yang tumbuh lebih baik dengan unsur hara yang tersedia lebih banyak.

Selanjutnya Anda dapat mempersiapkan benih atau pun bibit yang baik, kemudian Anda bisa melanjutkan dengan proses penanaman benih tersebut, dengan cara pemindahan benih dari polybag kemedia tanam yang baru.

Hal ini bertujuan untuk bisa lebih mengoptimalkan pertumbuhan dari tanaman tersebut. Jarak yang dipergunakan dalam satu bedengan yakni 20 x 20 cm dan juga jarak antara bedengan ini diperkirakan sekitar 50 cm.

Langkah berikutnya adalah proses pemeliharaan tanaman bunga mawarnya. Langkah ini bertujuan untuk mendapatkan tanaman bunga mawar yang berkualitas bagus. Lakukanlah pengepelan dengan cara membuang daun yang sudah tua dari tangkainya, sekirat 2 hingga 3 daun dari bawah.

Kemudian lakukan pewiwilan, hal ini dimaksudkan agar Anda membuang bunga yang tubuh dibagian tangkai pembendingan.

Itulah yang dapat kami informasikan tentang cara pembudidayaan tanaman bunga mawar, semoga dapat bermanfaat dan menginspirasi Anda yang membutuhkan.
Baca selengkapnya »
Cara Budidaya Tanaman Bunga Azalea

Cara Budidaya Tanaman Bunga Azalea

Cara Budidaya Tanaman Bunga Azalea - Tahukah Anda dengan bunga cantik yang satu ini? Azalea merupakan salah satu jenis tanaman bunga yang sangat cantik dan menarik, saking cantiknya banyak orang yang menanam atau pun membudidayakan bunga azalea di perkarangan rumah untuk dijadikan sebagai aksen penghias rumah yang indah.

Selain hal tersebut, bunga azalea ini juga sering dipergunakan sebagai salah satu abhan membuat karang bunga. Dimana apabila dilihat secara fisiknya, bunga ini hampir mirip dengan bunga bougenville.

Tetapi, unga ini memiliki perbedaan apabila dilihat dari kesegarannya jika dibandingkan dengan bunga bougenville. Warna yang sangat mencolok, jika dilihat secara umum bunga azalea ini lebih mempunyai warna yang cerah, yakni merah muda.

Lantas, bagaimana cara pembudidayaan tanaman bunga azalea tersebut? Untuk mengetahuinya, silakan Anda simak beberapa ulasan di bawah ini.

Cara budidaya tanaman bunga azalea


Hal yang pertama harus Anda perhatikan dalam membudidayakan tanaman bunga azalea ini adalah proses pembibitannya. Dimana bunga azalea yang merupakan salah satu jenis tanaman semak sebaiknya dilakukan pembibitan dengan cara stek batang.

Cara untuk mendapatkan bibit bunga ini terbilang cukup mudah sekali, Anda hanya memerlukan indukan bunga tersebut yang memiliki kualitas sehat, bagus, dan juga terhindari dari serangan hama.

Silakan Anda potong bagian batang yang sudah berumur dan mempunyai kualitas bagus, dengan pisau tajam. Dan pastikan Anda memotongnya dengan pola miring dan dengan pisau tajam, sebab yang demikian ini nantinya akan berpengaruh pada hasil serta kualitasnya.Setelah batang sudah terpotong, silakan Anda tancapkan kemedia tanam yang sudah dipersiapkan.

Untuk proses penanamannya, seperti yang sudah dikatakan di atas, bahwasanya media tanam ini juga memerlukan bibit pasca dipotong dari induknya. Anda bisa membuat media tanam ini dari campuran tanam dan juga pupuk organik, dengan perbandingan sekitar 1 : 1.

Setelah media sudah siap, langsung tanam bibitnya dengan kedalaman sekitar 5 hingga 10 cm. Dan setelah bibit sudah masuk, Anda beri sedikit tekanan ketanah supaya bibit bisa tertancap sempurna.

Demikianlah cara budidaya tanaman bunga azalea yang dapat kami informasikan untuk Anda semuanya, semoga bisa bermanfaat serta juga bisa menginspirasi Anda.
Baca selengkapnya »
Cara Budidaya Tanaman Buah Naga Merah

Cara Budidaya Tanaman Buah Naga Merah

Cara Budidaya Tanaman Buah Naga Merah - Buah naga adalah salah satu jenis komoditas buah yang semakin hari semakin banyak digemari oleh para pembudidaya tanaman buah, sebab kandungan manfaat serta khasiat dari buah naga merah ini sudah cukup dikenal, atau bahkan buah naga tersebut juga sangat baik untuk ibu hamil.


Selain karena proses dalam pembudidayaan buah naga ini yang tidak terlalu sulit, juga dikarenakan hasil yang bisa diperoleh dari penjualan buah naga tersebut sangat menguntungkan. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk membudidayakan buah naga ini, tidak perlu bingung untuk memulainya, sebab pada kesempatan ini akan akan mencoba untuk memaparkan cara membudidayakan buah naga tersebut, yang bisa dengan mudah untuk diaplikasikan sediri di rumah. Penasaran seperti apa? Simak penjelasannya di bawah ini.

Cara pembudidayaan tanaman buah naga merah


Cara yang paling mudah untuk menanam atau membudidayakan buah naga dari proses pembibitan, yang harus Anda perhatikan adalah dengan memilih bibit yang berasal dari batang tanaman tersebut yang sudah tua, besar, dan sehat.

Pastikan juga memiliki panjang optimal bibit yang pada umumnya sekitar 30 cm, dan ditanam kedalam polybag sedalam 1 cm. Untuk media tanamnya, Anda bisa menggunakan campurnan antara pasir, tanah, serta pupuk kandang, dengan perbandingan komposisi sekitar 1 : 1 :1.

Setelah ditanam, silakan Anda siram bibit buah naganya dengan aur secukupnya dan letakkan di tempat yang bisa memperoleh paparan sinar matahari secara langsung. Jika bibit yang sudah Anda tanaman sudah mulai berumur sekitar 90 hari. aka Anda sudah busa menanam buah naga ini agar bisa cepat berbuah, yakni dengan memidahkan kelahan yang sebelumnya sudah dipersiapkan.

Dalam proses pemindahannya harus dilakukan secara hati-hati, agar media tanah tidak rusak, dan setelah bibit ditanam, proses berikutya adalah perawatan tanaman tersebut, seperti halnya dengan proses penyiraman secara rutin dan teratur.

Nah, itulah yang dapat kami informasikan mengenai cara budidaya tanaman buah naga merah, semoga bisa menjadi inspirasi terbaik Anda untuk mendapatkan buah naga dengan kualitas baik.
Baca selengkapnya »
Cara Budidaya Tanaman Buah Melon

Cara Budidaya Tanaman Buah Melon

Cara Budidaya Tanaman Buah Melon - Melon merupakan salah satu jenis buah-buahan yang secara umum disukai oleh masyarakat. Rasanya yang sangat manis dan menyegarkan ini membuat buah melon tersebut menjad idola banyak orang, terutama saat musim kemarau dimana udara terasa sangat panas.

Selain hal tersebut, buah melon ini juga mempunyai aroma yang cukup khas, yang wangi dan bisa membuat buah ini makin terasa sangat lezat saat dinikmati. Nah, bagi Anda yang memiliki hobi bercocok tanam, tidak ada salahnya apabila Anda mencoba untuk menanam buah melon ini di rumah Anda.

Terlebih lagi tanah yang ada di negeri kita tercinta ini secara umum mempunyai tingkat kesuburan yang cukup bagus, untuk menumbuhkan tanaman melon tersebut. Tertarik menanam atau membudidayakan buah melon? Ikuti ulasan di bawah ini.

Cara budidaya tanaman buah melon

Cara untuk menanam buah melon ini terbilang sangat sederhana, Anda bisa mulai mengambil beberapa biji buah melon, kemudian letakkan di tanah yang sudah Anda gemburkan terlebih dahulu dengan menggunakan air.

Selanjutnya tinggal Anda biarkan saja, hingga biji tersebut tumbuh menjadi pohon melon. Langkah selanjutnya Anda tinggal merawat buah melonnya dengan memberikan air setiap hari secara rutin, hingga tanaman buah melonnya tubuh semakin besar dan berbuah.

Namun, untuk mendapatkan kualitas buah melon yang bagus, tentu tidak harus dilakukan penanaman yang seadanya saja, tetapi harus dilakukan dengan teknik-teknik penanaman buah melon yang baik dan benar.

Pilihlah bibit buah melon yang sudah berusia sekitar 10 hari, kemudian bisa Anda pindahkan keatas lahan yang sudah ditentukan. Untuk waktu penanaman yang tepat, yakni pada saat musim kemarau. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan pengaturan jarak tanam dengan baik, yakni antara 70 x 60 cm.

Selain itu, Anda juga harus membuat lubang-lubang kecil dilahan tersebut dengan kedalaman sekitar 8 cm, lalu silakan Anda tanam pohon melon yang sudah disiapkan.

Itulah beberapa cara untuk menanam buah melon yang bisa kami informasikan untuk Anda semuanya, semoga bisa bermanfaat dan menginspirasi Anda dalam berkebun.
Baca selengkapnya »
Cara Budidaya Tanaman Buah Durian Dalam Pot

Cara Budidaya Tanaman Buah Durian Dalam Pot

Cara Budidaya Tanaman Buah Durian Dalam Pot - Siapa diantara Anda yang tidak tertarik dengan rasa lezatnya buah durian? Ya, buah yang satu ini memang sangat digemari oleh banyak orang, karena kelezatan dan juga kelegitan buah durian yang tiada duanya ini.

Oleh sebab itulah, tidak sedikit orang yang sudah ketagihan untuk mengkonsumsi buah berkulit duri ini. pamor buah durian yang kian melonjak seiring dengan cita rasa manis serta legitnya yang sangat menggugah. Bahkan buah gurian ini mendapatkan sebutan sebagai sajanya buah-buahan.


Dan tidak hanya itu saja, ada banyak orang yang ingin membudidayakan buah durian ini sendiri di pekarangan rumah atau pun dikebunnya. Untuk itulah pada kesempatan kali ini kami akan mencoba untuk berbagi informasi cara menanam buah durian yang mudah dalam media pot yang praktis. Penasaran seperti apa? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Cara budidaya buah durian dalam pot

Cara untuk menanam atau pun membudidayakan buah durian dalam pot ini memang tidaklah mudah dan juga akan membutuhkan waktu serta tenaga yang ekstra. Sebab menanam buah durian yang baik sebenarnya harus langsung menggunakan media tanam pada tanah.

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan kegagalan menanam buah durian menggunakan media tersebut, hanya saja buah durian masih bisa tumbuh dimedia dalam pot.

Tetapi, yang tidak boleh Anda lupakan ketika Anda melakukan penanaman buah durian kedalam pot ini adalah dengan pemberian media pupuk secara tepat, misalnya saja dengan pemberian pupuk kandang dan tanah liat secara seimbang, dengan perbandngan sekitar 1 : 1.

Yang artinya, kebutuhan dari tanah liat dengan pupuknya harus sama. Namun, setelah buah durian tersebut sudah cukup umur, ada baiknya Anda pindahkan ke tanah, sebab media pot ini hanya dapat digunakan saat tanaman buah durian masih berumur kecil.

Selain hal tersebut, pastikan juga Anda memilih bibit buah durian yang bagus, agar nantinya Anda pun bisa mendapatkan hasil buah yang bagus pula.

Itulah sedikit informasi yang bisa penulis bagikan untuk Anda semuanya, tentang cara budidaya buah durian dalam pot, semoga bisa bermanfaat dan dapat menginspirasi Anda.
Baca selengkapnya »
Cara Budidaya Cabe Hidroponik Dalam Polybag

Cara Budidaya Cabe Hidroponik Dalam Polybag

Cara Budidaya Cabe Hidroponik Dalam Polybag - Siapa diantara Anda semua yang belum pernah makan cabe? Bisa dipastikan juga bahwa Anda semua sudah pernah memakan hasil bumi yang satu ini kan? Salah satu kendala yang seringkali dihadapi oleh para konsumen adalah harga cabe yang tak menentu, bahkan cenderung lebih mengalami peningkatan yang diakibatkan dengan adanya persediaan cabe saat ini tidak mencukupi, sehingga hal yang seperti ini akan sulit untuk mendapatkan cabe.

Sebagai solusi yang tepat, Anda bisa mencoba untuk menanam atau pun membudidayakan cabe sendiri di halaman rumah Anda. Bagi para pembaca yang tidak memiliki halaman rumah cukup luas silakan mencoba menanam cabe hidroponik dengan memanfaatkan media polybag.

Cara budidaya cabe hidroponik dalam polybag


Untuk menanam atau pun membudidayakan cabe dengan cara hidroponik hal yang pertama adalah dengan pembibitan. Pilihlah buah cabe yang sudah masak dan juga memiliki bentuk sempurna. Kemudian irislah buah cabenya tersebut secara memanjang, untuk mengeluarkan biji cabenya yang bakal dijadikan sebagai bibit.

Setelah Anda mengumpulkan semua bibit cabenya, silakan cuci hingga besih dan rendamlah kedalam air untuk mendapat biji cabe yang benar-benar sesuai untuk digunakan sebagai pembibitan.

Biji cabe yang mengapung kedalam air, harus segera Anda buang, sebab bibit yang demikian adalah kualitasnya buruk, dan nantinya tidak bisa tumbuh secara optimal, setelah itu lakukan proses persemaian.

Tetapi, untuk biji cabe yang bakal disemai, silakan Anda rendam terlebih dahulu kedalam air untuk memc pertumbuan kecambah. Sembari menunggu proses perendamannya, Anda bisa siapkan wadah semai dan juga media tanam yang bakal digunakan.

Cara untuk menanam cabe hidroponik ini tidak harus menggunakan tanah sebagai media tanamnya, melainkan bisa mengguakan sekam bakar, dan juga coco peat dengan perbandngan antara 1 : 1. Selain itu, cara tanam cabe ini adalah dengan menaburkan biji yang sudah direndam kedalam wadah semai secara merata.

Baca juga : Tips Membuat Benih Cabe Rawit Berkualitas

Tutuplah dengan plastik tipis, agar bisa menghindarkan berbagai gangguan yang akan menjadikan biji cabe tidak tumbuh secara sehat. Tempatkan wadah dilokasi yang lembab dan terhindari dari sinar matahari secara langsung.

Sekian ulasan mengenai Cara Budidaya Cabe Hidroponik Dalam Polybag yang dapat kami informasikan untuk Anda semuanya tentang cara budidaya tanaman cabe, semoga bisa bermanfaat dan juga menginspirasi.
Baca selengkapnya »
Cara Budidaya Bunga Mawar Dengan Teknik Stek Dalam Pot

Cara Budidaya Bunga Mawar Dengan Teknik Stek Dalam Pot

Cara Budidaya Bunga Mawar Dengan Teknik Stek Dalam Pot - Jenis dan juga macam dari tanaman bunga mawar memang memiliki cukup banyak sekali ragamnya, sehingga bunga ini menajdi salah satu tanaman hias yang paling banyak dipilih sebaga hiasan rumahan, karena keindahannya.

Salah satu manfaat dari bunga mawar yang paling menonjol, pastinya dari keindahan fisiknya, selain itu dengan ciri khusus tumbuhan mawar ini yang bisa dilihat dari bentuk serta wanginya yang cukup khas.
Cara untuk membudidayakan bunga mawar ini juga tidak boleh dilakukan sembarangan, Anda juga harus mengetahui tekniknya dan juga cara yang tepat dalam menanam bunga mawar tersebut. Sebab, apabila dilakukan secara sembarangan, tanaman Anda akan layu kemudian mati.

Beberapa orang ada yang memilih untuk membudidayakan bunga mawar ini kedalam pot, sebab kekurangan lahan atau pun tempatnya. Nah, untuk membudidayakan bunga mawar didalam pot ini ada teknik yang harus diperhatikan dan dilakukan, misalnya dengan cara menanam atau pun membudidayakan bunga tersebut dengan stek.

Penasaran denga pembudidayaan tanaman bunga mawar dengan teknik stek tersebut? Simak kilasan selengkapnya di bawah ini.

Cara budidaya tanaman bunga mawar dengan taknik stek dalam pot

Untuk membudidayakan tanaman bunga mawar ini, yang pertamanya adalah dengan mempersiapkan bibit stek yang baik yang Anda butuhkan. Dalam permasalahan ini, ada baiknya jika Anda lebih memilih batang pada bagian tengahnya, serta jangan terlalu jauh dari pangkalnya.

Selain itu, jangan menggunakan bagian ujung bunga mawar yang masih muda, sebab hal ini lebih memiliki kemungkinan lebih kecil berhasil dalam penanaman bunga mawar tersebut.

Setelah Anda selesai menyediakan bibit bunga mawarnya, silakan siapkan juga pot untuk media penanamannya, pot yang harus Anda gunakan bisa terbuat dari tanah liat, semen, plastik, atau pun keramik.

Siapkan juga tanah yang bagus untuk menanam bunga mawarnya, seperti tanah berwarna hitam dan juga gembur, lebih bagus lagi apabila Anda memakai tanah bekas pembakaran. Setelah itu, Anda siapkan juga pupuk komposnya sedikit saja.

Stek mawar dalam dilakukan pada bagian tangkainya yang sudah tua, yang dipotong sepanjang 4 hingga 6 cm.

Itulah beberapa infomasi yang dapat kami bagikan tentang cara budidaya bunga mawar dengan teknik stek dalam pot, semoga bisa bermanfaat bagi Anda semuanya.
Baca selengkapnya »
Tips Membudidayakan Tanaman Sirsak

Tips Membudidayakan Tanaman Sirsak

Tips Membudidayakan Tanaman Sirsak


Ada banyak sekali jenis dari buah-buahan yang ada di Indonesia, salah satunya adalah dengan buah sirsak ini. Pastinya Anda sendiri sudah sering mendengar dan merasakan buah yang satu ini kan? Buah sirsak yang mempunyai cita rasa macam, tetapi sangat segar ini, selain rasanya enak juga mempunyai banyak sekali nutrisi.

Bahkan bukan hanya dari daging buah sirsak ini yang memilliki manfaat cukup banyak, tetapi daun serta bijinya juga mempunyai banyak sekali manfaat yang bagus untuk tubuh kita.


Jadi, tidak heran apabila seandainya akan ada banyak sekali orang yang tertarik untuk bisa membudidayakan buah yang satu ini, jika dibandingkan dengan jenis buah lainnya. Nah, lantas bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah juga berminat untuk membudidayakan buah sirsak?

Jika benar, berikut ini kami akan memberikan beberapa tips mudah untuk membantu Anda semua yang ingin membudidayakan buah sirsak.

Tips untuk membudidayakan sirsak 

Anda bisa mendapatkan biji buah sirsak dengan 2 cara mudah, yakni dengan menyemainya sendiri, atau dengan cara yang lebih cepat adalah dengan melakukan pencangkokan. Nah, jika Anda lebih suka mencangkok, maka ada satu hal yang wajib diperhatikan, yakni dengan memastikan usia tanaman tersebut yang tidak akan lebih lama dari indukannya.

Jadi, Anda harus lakukan secara terus-menerus, tetapi apabila Anda mulai menanam dari bibit sirsaknya, maka usia akan jauh lebih panjang.

Langkah selanjutnya setelah bibit sirsak sudah Anda dapatkan, adalah proses penanamannya, dimana untuk proses yang satu penanaman sirsaknya dengan cara mencari lahan yang mempunyai irigasi baik dan potensial, dengan mengusahakan luas lahan 4x6 m.

Untuk proses perawatannya cukup mudah sekali, dimana Anda hanya perlu untuk memperhatikan dari beberapa penyakit yang bisa saja menyerangnya, misalnya saja hama atau gulma. Tidak ada salahnya jika Anda juga bisa memberikan pupuk supaya hasilnya lebih baik.

Bagaimana, sangat mudah bukan untuk membudidayakan tanaman sirsak tersebut? Semoga saja dengan tips membudidayakan tanaman sirsak di atas, dapat membantu Anda semua yang berencana untuk membudidayakan tanaman sirsak tersebut.
Baca selengkapnya »
Tips Membudidayakan Tanaman Palem Kuning

Tips Membudidayakan Tanaman Palem Kuning

Tips Membudidayakan Tanaman Palem Kuning - Palem kuning ini adalah salah satu jenis tanaman hias yang paling banyak kita jumpai dipekarangan-pekarangan rumah. Yang mana jenis tanaman ini banyak sekali digunakan sebagai aksen penghias pekarangan, sebab bentuknya yang sangat cantik dan indah dipandang.

Sebenarnya tanaman palem kuning merupakan jenis tanaman pinang-pinangan yang berasal dari daerah Madagaskar, yang saat ini sudah mulai terancam punah. Palem kuning yang dapat tumbuh dengan ketinggian sekitar 6 m, tetapi pada umumnya pertumbuhannya mencapai 3 m saja ini memiliki daun berwarna hijau kekuning-kuningan dengan pelepas yang juga berwarna kuning terang.

Pale kuning yang tampak sangat mencolok dan juga cantik, apalagi ketika terkena sinar matahari, jadi tidak heran banyak sekali orang yang jatuh cinta dengan tanaman hias yang satu ini. Anda bisa memilik tanaman palem kuning yang indah ini dengan cara membudidayakannya sendiri di rumah.

Tetapi, yang menjadi masalahnya adalah bagaimana jika Anda kurang paham cara pembudidayaan tanaman palem kuning ini? Anda jangan khawatir, sebab kali ini kami akan memberikan tips membudidayakan tanaman tersebut. Penasaran seperti apa? Simak saja ulasan di bawah ini.

Tips untuk membudidayakan tanaman palem kuning


Proses pembibitan tanaman palem kuning


Hal yang pertama harus Anda lakukan ketika ingin membudidayakan tanaman palem kuning adalah dengan melakukan proses pembibitan dengan benar dan tepat. Pembibitan ini dapat Anda lakukan dengan 2 cara, yakni menggunakan biji atau menggunakan anakan.

Apabila Anda ingin melalukan pembudidayaan dengan biji, untuk mendapatkan tingkat keberhasilannya, Anda harus memilih biji dari indukan yang sudah mempunyai kualitas bagus juga. Dan setelah itu, lakukan proses penyemaian, mulai dari penumbuhan tunas hingga dengan proses pemindahan bibit kemedia tanam.

Proses penanaman palem kuning


Nah, setelah bibit sudah dipersiapkan, yang harus Anda lakukan adalah dengan menyiapkan media tanamnya. Dimana media tanam yang baik untuk digunakan pembudidayaan palem kuning ini dapat Anda buat dari campuran tanam, pasir, dan juga pupuk kompos atau pupuk kandang, dengan tingkat keasaman sekitar 6,5.

Tanamlah bibit tersebut sampai semua akar tidak terlihat dan siramlah dengan air untuk dapat mepercepat proses pertumbuhan tanaman tersebut.

Nah, itulah sedikit informasi mengenai proses pembudidayaan tanaman palem kuning semoga dapat bermanfaat dan juga menginspirasi Anda yang membutuhkan.
Baca selengkapnya »
Tips Membudidayakan Tanaman Mentimun

Tips Membudidayakan Tanaman Mentimun

Tips Membudidayakan Tanaman Mentimun - Mentimun merupakan salah satu tanaman sayuran buah yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Dimana kesegaran mentimun yang menjadikan sayuran yang satu ini mempunyai banyak sekali penggemarnya.

Hal ini tentu sebanding dengan permintaan pasar, yang semakin hari selalu tinggi akan sayuran yang satu ini. Oleh sebab itulah ada banyak orang yang mulai tertarik untuk bisa membudidayakan sayuran mentimun.

Ada banyak orang yang membudidayakan tanaman satu ini, sebab memang untuk proses budidayanya tidak terlalu rumit, dan memakan biaya yang cukup tinggi, hanya saja mentimun memang membutuhkan perawatan yang lebih cermat, supaya hasil yang diperoleh bisa memuaskan.

Bagaimana, Anda tertarik untuk membudidayakan tanaman mentimun tersebut? Jika iya, silakan Anda simak beberapa lansiran di bawah ini.

Tips budidaya tanaman mentimun

Proses pembibitan

Untuk proses pembibitan mentimun ini, Anda bisa menyiapkan natural GLIO dan juga dicampurkan dengan pupuk kandang yang sudah matang, lalu diamkan saja selama 1 minggu. Selanjutnya Anda siapkan tanah halus yang sudah dicampurkan dengan natural GLIO tersebut, dengan perbandngan sekitar 7:3, kemudian masukan kedalam polybag.

Masukan juga benih dari tanaman mentimun yang sudah disiapkan kedalam polybag. Setelah benih mentimun sudah berusia 12 hari, biasanya benih sudah berdaun 3 helai, sehingga benih mentimun tersebut sudah siap untuk Anda pindahkan kemedia tanah.

Pengolahan media tanam 

Untuk pengolahan media tanam ini, ada kaitan eratnya dengan membersihkan lahan dari rumput liar, gulma, dan pohon yang tidak diperlukan. Anda dapat memberikan dolomit supaya pH tanah jadi 6.

Proses penanaman bibit mentimun kemedia tanah 

Setelah Anda mempersiapkan media tanam ini, bibit yang ada didalam polybag tadi siap untuk Anda pindahkan kemedia tanah. Caranya adalah dengan menyiram dahulu bibit dengan air biasa, lalu keluarkan bibitnya bersama media dari dalam polybag.

Setelah itu, Anda dapat tanam bibit mentimun tersebut kedalam lubang yang telah dibuat, lalu padatkan tanah yang ada disekitar bibit, tetapi jangan lupa untuk memberikan jarak yang ideal untuk setiap masing-masing bibit mentimunnya.

Demikianlah ulasan yang bisa kami bagikan untuk Anda semuanya tentang cara membudidayakan tanaman mentimun, semoga dapat menginspirasi para pembacanya.
Baca selengkapnya »
Tips Membudidayakan Tanaman Mangga Menggunakan Pot

Tips Membudidayakan Tanaman Mangga Menggunakan Pot

Tips Membudidayakan Tanaman Mangga Menggunakan Pot - Proses menanam tanaman dan juga membudidayakannya, memang dibutuhkan sebuah lahan yang luas, akan tetapi dengan adanya sebuah metode menanam terbaru seperti tabulampot ini, atau yang lebih dikenal dengan sebutan tanaman bunga didalam pot, bisa dijadikan sebagai salah satu kemudahan tersendiri.

Dimana pada metode menanam ini semua lahan dalam jumlah lebih tersebut bisa digantikan dengan sebuah pot. Seperti halnya pada penanaman sebuah pohon mangga yang menjadi sangat mudah dapat dilakukan dengan sebuah pot.


Tetapi, yang perlu Anda perhatikan untuk proses penanaman mangga ini, ada baiknya juga membutuhkan sebuah pot dengan ukuran yang relatif lebih besar. Bagaimana? Apakah Anda juga berminat untuk menggunakan pot sebagai media tanam mangga? Jika iya, simak yuk ulasan lebih lengkapnya berikut ini.

Tips budidaya tanaman mangga menggunakan pot

Pemilihan bibit buah mangga dengan kualitas bagus 

Ini adalah langkah pertama yang wajib Anda perhatikan, dengan memilih bibit dari mangga yang juga berkualitas baik, maka akan menghasilkan buah dengan kualitas baik pula. pada penanaman buah mangga ini, akan jauh lebih baik dan cepat sekali berbuah, dengan menggunakan hasil cangkok atau pun ovulasi dibandingkan dengan menanamnya dari bibit buahnya.

Pemilihan pot yang bakal digunakan

Ini adalah langkah selanjutnya setelah Anda selesai pada proses pemilihan bibitnya, untuk menentukan karakter dari pot yang akan digunakan, pastikan ukurannya besar dengan diameter 60 hingga 70 cm, dengan ketinggian sekitar 50 hingga 60 cm. Kemudian pastikan juga pot tersebut memiliki lubang dibagian bawahannya sebanyak 4 hingga 6 celah, dengan masing-masing lubang mempunyai luas sekitar 1 hingga 2 cm.

Hal ini bertujuan untuk lebih memudahkan jalus pengeluaran air yang akan diberikan selama masa penyiraman.

Media tanam didalam pot

Untuk proses berikutnya adalah tanah yang digunakan untuk menanam ini bisa dengan perbandingan sekitar 2:1:1 untuk tanah, pupuk, dan arang sekamnya. Dengan begitu tanaman mangga yang ada didalam pot akan dapat tumbuh dengan subur.

Itulah yang dapat kami sampaikan mengenai tips membudidayakan tanaman mangga didalam pot, semoga dapat menginspirasi Anda yang tidak memiliki lahan yang cukup untuk bisa menanam tanaman tersebut.
Baca selengkapnya »
Tips Membudidayakan Tanaman Jarak

Tips Membudidayakan Tanaman Jarak

Tips Membudidayakan Tanaman Jarak - Jarak adalah salah satu jenis tanaman yang dapat tumbuh dengan subur di Indonesia. Pada saat awalnya tanaman jarak ini dianggap sebaga gulma yang hanya dapat mengganggu tanaman lainnya. tetapi, seiring dengan berjalannya waktu dan juga berkembangnya teknologi, mulai ditemukan sebuah manfaat dari tanaman jarak tersebut, salah satunya digunakan sebagai bahan membuat bio etanol.

Dikarenakan tanaman jarak ini mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi, jadi tak diherankan sekarang ini sudah banyak orang yang mulai melakukan pembudidayaan tanaman jarak tersebut. jenis tanaman ini bisa tumbuh dengan maksimal didaerah yang mempunyai ketinggian antara 0 hingga 800 meter diatas permukaan air laut.


Untuk bisa membudidayakan tanaman jarak sendiri tergolong mudah, tidak jauh berbeda dengan membudidayakan jenis tanaman yang lain. Bahkan tanaman yang satu ini juga tidak perlu mendapat perlakukan secara khusus untuk dapat tumbuh dengan baik.

Bagaimana, Anda berminat untuk membudidayakan tanaman jarak tersebut? Jika iya, simak terus proses pembudidayaan tanaman jarak yang baik di bawah ini.

Tips dalam membudidayakan tanaman jarak


Siapkan lahan

Ini adalah hal yang pertama kalinya harus dilakukan yakni dengan mempersiapkan media tanamnya. Berbada dengan jenis tanaman lainnya yang memerlukan tanah khusus, tanaman jarak ini bisa Anda tanam disemua jenis tanah.

Tetapi, Anda terlebih dahulu harus membersihkan tanahnya dari beberapa gulma yang ada disekitar tanah tersebut. Setelah itu buahlah lubang tanam dengan ukuran sekitar 30x30x30 cm, dengan jarak barisnya sekitar 1 hingga 2 m.

Pemilihan bibit

Untuk bisa memperoleh hasil tanaman jarak dengan kualitas bagus, maka Anda juga harus memiliki bibit yang berkualitas bagus. Bibit atau pun biji tanaman jarak ini bisa ditanam sebanyak 2 hingga 3 butir untuk setiap lubang yang Anda buat.

Pemeliharaan

Setelah proses bibit tanaman jarak ditanam pada lubang yanga da, selanjutnya Anda lakukan proses pemeliharaan. Sebenarnya proses pemeliharaan tanaman jarak ini tidak jauh berbeda dari tanaman yang lain, malahan dapat dibilang lebih mudah, sebab tanaman jarak ini tidak suka dengan air yang banyak.

Nah, itulah yang dapat kami informasikan untuk Anda mengenai tips untuk membudidayakan tanaman jarak, semoga bisa menginspirasi.
Baca selengkapnya »
Tips Membudidayakan Tanaman Duku

Tips Membudidayakan Tanaman Duku

Tips Membudidayakan Tanaman Duku - Duku adalah salah satu jenis buah asli dari Indonesia, yang mana di Indonesia sendirilah tanaman duku ini dapat berkembang baik hampir diseluruh daerah, hal ini dikarenakan buah duku mudah untuk tumbuh disemua tempat.

Ada 3 jenis buah duku yang paling banyak dibudidayakan atau pun dikembangkan oleh masyarakat Indonesia, yakni duku komering, duku condet, dan duku metasih. Dahulunya buah duku ini lebih dikenal mempunyai rasa yang manis dan juga mempunyai banyak sekali manfaat yang sangat luar biasa untuk dijadikan sebagai obat beberapa macam penyakit, seperti disentri, diare, dan dapat juga dijadikan sebagai pengobatan yang lain.


Bagaimana, apa Anda juga berminat untuk membudidayakan tanaman duku tersebut?Jika iya, silakan simak tips dalam membudidayakan tanaman duku tesebut di bawah ini.

Tips budidayakan tanaman duku


Proses pembibitan buah duku


Pembibitan tanaman yang satu ini perlu dilakukan hal ini berguna untuk menentukan hasil produksi dari buah duku tersebut. Apabila Anda baik dalam proses pembibitannya, maka akan baik pula proses produksi dari buah duku yang bakal dihasilkan.

Untuk memperbanyak tanaman buah duku ini bisa Anda lakukan dengan bebarapa cara, yakni dengan heneratif atau melalui bji, danjuga vefetatif atau melalui stek. Dengan perkembangan jaman seperti sekarang ini, semaki banyak yang telah menggunakan cara generatif, sebab hasilnya akan selalu sama persis dengan indukannya

Proses penanaman buah duku


Untuk proses penanaman buah dukunya biaanya menggunakan beberapa variasi jarak tanam, yakni 7x8 , 8x9 m, 9x9m, dan juga 9x10 m. Tetapi juga dengan mengusahakan agar tidak terlalu sempit jarak antara tanaman yang satu dengan lainnya, sebab nantinya malah akan menyulitkan dan juga akan mengganggu pertumbuhan tanaman duku itu sendiri.

Selanjutnya setelah Anda selesai pada proses pengukuran jarak tanam, adalah dengan membuat lubang tanamnya. Dimana ukuran lubang yang ideal adalah 0.8x0.8x0.7 m. Namun, jika duku yang ditanam berasal dari biji, maka Anda dapat membuat lubang tanam yang lebih dalam.

Sedangkan jika ditaman dengan cara stek, maka Anda dapat membuat lubang yang lebih lebar dan luas, hal ini supaya perkembangan akar tidak dapat terganggu.

Demikianlah ulasan tentang budidaya tanaman duku semoga dapat bermanfaat bagi Anda yang sedang membutuhkan.
Baca selengkapnya »
Tips Membudidayakan Labu Merah

Tips Membudidayakan Labu Merah

Tips Membudidayakan Labu Merah - Labu merah adalah salah satu jenis tanaman komoditi pangan yang sangat menjanjikan. Dimana labu merah ini dapat dijadikan sebagai alternatif terbaik pangan sebagai pengganti dari beras. Ya, kandungan yang dimiliki oleh labu merah berupa karbohidrat yang cukup tinggi dan juga berbagai macam nutrisi, sangat baik dikonsumsi untuk pengganti nasi.

Di Indonesia sendiri, labu merah bisa hidup dengan baik. Yang mana tanaman satu ini termasuk dalam golongan tanaman yang tahan banting, sebab bisa hidup pada daerah yang mempunyai hawa sejuk dan panas.

Selain itu, labu merah juga bisa tubuh subur ditempat yang mempunyai tanah dengan tingkat kesuburan yang cukup tinggi, seperti halnya dilereng gunung vulkanik. Tetapi, sebelum Anda mulai mencoba untuk bisa membudidayakan labu merah, Anda juga harus paham benar tentang karakteristik dari tanaman labu merah ini, termasuk bagaimana proses pembudidayaannya.

Bagaimana, Anda berminat untuk mengetahui proses pembudidayaan labu merahnya? Jika iya, maka Anda wajib menyimak beberapa ulasan di bawah ini.

Tips untuk membudidayakan labu merah

Proses pengolahan media tanam

Sebelum Anda mulai menanam bibit labu merahnya, ada baknya tanah yang akan dijadikan sebagai media tanam harus diolah terlebih dahulu. Dimana pengolahannya dapat Anda lakukan dengan cara penggemburan atau pun pencangkulan tanah.

Selain itu Anda juga harus memberikan pupuk dan juga dolomite untuk dapat menjaga keseimbangan tanah.

Proses pembibitan labu merah

Sama halnya seperti beberapa jensi tanaman yang lain, untuk bibit kabu merah ini dapat Anda peroleh dari biji labu merah yang sudah tua. Namun, sebelum bibit labu merahnya ditanam, ada baiknya dilakukan proses penyemaian dahulu. Dan setelah biji labu merah sudah terdapat helai daun, Anda bisa langsung menanamnya.

Proses penanaman labu merah

Untuk proses penanaman labu merahnya, Anda bisa langsung tanamkan dilahan yang sudah dipersiapkan, usahakan tanam bibit labu merah dengan jarak sekitar 2 m dari tanaman yang lainnya. Dan untuk satu lubangnya, Anda dapat gunakan 1 hingga 2 bibit labu merah.

Itulah yang dapat kami bagikan mengenai Tips budidaya labu merah, semoga bisa menginspirasi Anda semuanya.
Baca selengkapnya »
Tips Membudidayakan Buah Kemiri

Tips Membudidayakan Buah Kemiri

Tips Membudidayakan Buah Kemiri - Mungkin buat Anda mendengar nama kemiri ini sudah tak asing lagi. Kemiri yang merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang berasal dari Indonesia. Sayangnya kebanyakan dari tanaman kemiri ini tidak dirawat sesuai dengan kebutuhannya, hal yang demikian inilah yang menyebabkan panen yang dihasilkan hanya 2 kali didalam satu tahunnya.

Sedangkan apabila tanaman kemiri ini dirawat dengan baik dan benar, maka bisa dipanen sebanyak 3 kali didalam satu tahun. Selain hal tersebut buah kemiri ini mempunyai manfaat tubuh kita, yang mana dari biji buah kemirinya dapat dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan juga rempah.

Untuk itulah pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa ulasan tentang pembudidayaan buah kemiri yang benar. Penasaran seperti apa? Simak ulasan berikut ini.

Tips budidaya buah kemiri yang benar


Sesuaikan iklim yang pas untuk penanaman buah kemiri

Buah kemiri dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian sekitar 0 hingga 800 meter dari permukaan laut dan juga mempunyai curah hujan sekitar 80 hingga 110 hari untuk satu tahunnya.

Pilihlah media tanam yang sesuai

Buah kemiri tidak terlalu memilih untuk bisa ditanam pada tanah jenis apa, akan tetapi lebih baik jika Anda bisa menanamnya pada media tanam dengan tanah yang subur, supaya hasilnya bisa memuaskan.

Proses pembibitan buah kemiri

Untuk pemilihan bibit buah kemirinya, Anda bisa dapatkan dari proses penyemaian biji buah kemiri. Dimana proses semai ini juga harus Anda lakukan dengan sangat hati-hati, supaya bibit buah kemiri yang dihasilkan mempunyai kualitas yang baik pula.

Proses penanaman bibit buah kemiri

Bibit buah kemiri yang sudah Anda persiapakn dapat ditanama kemedia tanah, penanaman yang baik dapat dilakukan pada awal musim hijan. Setelah proses penanaman selesai saatnya untuk melanjutkan keproses pemeliharaan buah kemiri, dengan cara memberantas hama dan penyakit yang akan menyerang tanaman dengan cara membersihkan kondisi lahan, dengan proses penyulaman jika tanaman mati ketika baru ditanam.

Demikianlah ulasan yang dapat penulis informasikan kepada Anda semua tentang tips membudidayakan tanaman buah kemiri, semoga dapat menginspirasi Anda.
Baca selengkapnya »
Tips Budidayakan Buah Apel Menggunakan Pot

Tips Budidayakan Buah Apel Menggunakan Pot

Tips Budidayakan Buah Apel Menggunakan Pot - Melakukan pembudidayaan suatu tanaman, saat ini jauh lebih mudah dan juga praktis. Hal ini disebabkan terdapat dukungan dari metobe atau pun teknik penanaman yang baru, yakni tabulampot atau yang dikenal dengan istilah lain dari tanaman buah didalam pot.

Menanam didalam pot seperti ini pun bukan hanya sekedar dijadikan sebagai hiasan saja, tetapi pada tumbuhan buah yang bisa menghasilkan produsinya seperti pada saat ditanam diarea non pot.
Nah, salah satu jenis tanaman yang dapat diterapkan dengan cara atau metode ini adalah buah apel. Buah dengan harga yang bisa dibilang cukup mahal ini bisa ditumbuhkan pada sebuah pot, layaknya sebuat tanaman hias.

Namun, untuk bisa menanam buah apel dengan metode tabulampot ini, tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, Anda masih harus mengetahui beberapa hal, agar nantinya tanaman buah apel yang Anda miliki bisa tumbuh subur dan berbuah lebih banyak.

Mau tahu seperti apa cara menanam buah apel dalam pot? Simak yuk ulasan selengkapnya di bawah ini.

Tips membudidayakan buah apel didalam pot


Proses pemilihan bibit buah apel


Hal yang pertama harus Anda perhatikan untuk membudidayakan tanaman buah apel ini adalah pemilihan bibit unggul, sebab yang demikian ini salah satu kunci untuk menghasilkan buah yang berkualitas baik. Akan tetapi, bibit tersebut dapat Anda peroleh dari stek atau pun cangkok, bukan dari biji buah apelnya.

Dengan pemilihan bibit dari proses stek ini juga harus dipilih dari induk buah apel yang pernah berbuah sebelumnya, jika pelru Anda bisa memilih indukan yang sudah bisa menghasilkn buah unggul.

Proses penanaman buah apel


Sebelum Anda berlanjut keproses penanaman buah apelnya, silakan Anda tentukan jenis pot yang akan digunakan sebagai media tanam, yang terpenting Anda harus memberikan lubang pada bagian dasarnya.

Selain itu, Anda dapat menggunakan pot dengan diameter 50 hingga 60 cm, dengan ukuran ini besar kemungkinan akan lebih mudah untuk memberikan kebebasan ketika tanaman sudah tumbuh besar. Gunakan tanah yang subur dengan temperatur pH sedang, lalu tanamkan bibit steknya, dan sirami dengan air secukupnya.

Demikianlah ulasan yang dapat kami informasikan untuk Anda semua tentang tips budidayakan tanaman buah apel dengan pot, semoga bermanfaat.
Baca selengkapnya »
Tips Membuat Benih Cabe Rawit Berkualitas

Tips Membuat Benih Cabe Rawit Berkualitas

Tips Membuat Benih Cabe Rawit Berkualitas - Cabe adalah salah satu jenis tanaman hortikultura yang menjadi idola bagi banyak orang. Sekarang ini mungkin yang paling banyak dicari salah satunya adalah cabe rawit. Tetapi, dengan tidak stabilnya harga dari cabe saat ini membuat banyak masyarakat penyuka pedas kebingungan untuk mengantisipasi harga tersebut.

Oleh sebab itulah perlu adanya tindakan yang dapat menghemat pengeluaran dan tetap dapat mengkonsumsi cabe rawit. Salah satunya adalah dengan menanam cabe rawit sediri di rumah Anda.



Nah, bagi Anda yang ingin membudidayakan cabe rawit ini sendiri, tetapi tidak memiliki uang yang pas untuk membeli benihnya, alangkah baiknya Anda dapat membuat benih cabe rawit sendiri. Tetapi, didalam pembuatan benih cabe rawit harus berhati-hati, sebab kedepannya keberhasilan pembuatan benih akan menentukan juga hasil produksi cabe rawit yang dihasilkannya.

Untuk itulah dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa tips untuk membuat benih cabe rawit yang berkualitas bagus dengan cara yang mudah. Penasaran seperti apa tipsnya? Simak dalam ulasan di bawah ini.

Tips dalam membuah benih cabe berkualitas


Untuk tanaman cabe yang ingin Anda buat sebagai indukan atau pun benihnya, sebaiknya mempunyai keseragaman dengan tanaman cabe yang lain, yang juga ingin dijadikan sebagai indukan. Keseragaman ini dimaksudkan berupa batang, bunga, buah, bentuk daunnya, serta yang lain sebagainya.

Kemudian lanjutkan dengan mengeliminasi atau pun membuang cabe yang tak sesuai dengan standart, yakni dengan pertumbuhan yang berbeda dengan lainnya. Anda juga harus mengusahakan perlakukan ini dapat dilakukan sebelum tanaman berbunga, supaya tak terjadi penyerbukan silang antar tanaman, sehingga akhirnya menghasilkan benih cabe yang kurang bagus.

Untuk tanaman cabe yang sudah terserang hama atau penyakit, ada baiknya Anda segera musnahkan. Rawatlah dengan baik tanaman cabenya dengan cara menyiram, menyiangi, dan memberikan pupuk.

Setelah tanaman berbuah silakan dipetik dan sayat cabenya jangan sampai kedalam, sebab hal ini dapat merusak benih cabe. Cuci biji cabenya dengan air hingga bersih, dan rendamlah kedalam air bersih.

Ambil biji cabe yang tenggelam dan buanglah biji cabe yang terapung, terakhir Anda bisa jemur benih cabe di bawah sinar matahari yang terik hingga kering.

Nah, itulah cara untuk mendapatkan benih cabe berkualitas, semoga bisa bermanfaat dan membantu Anda untuk bisa membudidayakan cabe yang berkualitas bagus pula.
Baca selengkapnya »
Tips Budidaya Tanaman Lidah Buaya Dalam Polybag

Tips Budidaya Tanaman Lidah Buaya Dalam Polybag

Tips Budidaya Tanaman Lidah Buaya Dalam Polybag - Lidah buaya adalah salah satu jenis tanaman yang memiliki manfaat cukup banyak, bukan hanya dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi lidah buaya ini dapat juga digunakan untuk kebutuhan industri.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwasannya dalam kehidupan sehari-hari tanaman lidah buaya ini memiliki beberapa manfaat lain, seperti untuk digunakan menyembuhkan luka bakar, mengatasi harpes, menyuburkan rambut, dan dapat digunakan untuk mengobati sakit maag.

Untuk proses pembudidayaan tanaman lidah buaya ini, bukanlah hal yang cukup rumit atau pun susah, tetapi ketersediaan lahan terkadang menjad alasan kenapa sulit sekali untuk bisa membudidayakannya.

Nah, maka dari itulah untuk mengantisipasi hal tersebut, Anda bisa menanam lidah buaya ini dengan menggunakan polybag, sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak bisa membudidayakan tanaman yang memiliki banyak sekali manfaatnya ini.

Lantas, seperti apa caranya menanam lidah buaya dengan menggunakan polybag tersebut? Untuk mengetahuinya Anda dapat simak beberapa ulasan di bawah ini.

Tips dalam membudidayakan tanaman lidah buaya


Perhatikan terlebih dahulu ukuran dari polybagnya


Idealnya untuk menanam lidah buaya ini Anda dapat menggunakan polybag dengan ukuran sedang, dengan diameter sekitar 20 cm. Tetapi, apabila Anda memiliki lahan yang cukup luas, Anda bisa menggunakan polybag dengan ukuran yang lebih besar lagi.

Media tanam yang bagus


Tanaman lidah buaya ini akan lebih bagus jika Anda bisa menanamnya dimedia tanam yang mempunyai nutrisi yang cukup. Untuk mendapatkan media tanam seperti ini, Anda bisa memilih tanah yang subur dan gembur, yang sudah dicampur dengan pupuk kandang dan juga pasir, dengan perbandingan sekitar 1:1:2.

Proses penanaman lidah buaya


Untuk proses penanamannya, Anda harus memilih bibit atau anakan lidah buaya yang masih kecil, kemudian ditanam yang sama seperti Anda menanam tanaman lainnya. Tetapi dengan memperhatikan agar tidak terlalu dalam dan dangkal, agar bibit lidah buayanya tidak mudah roboh.

Itulah cara yang tepat untuk membudidayakan tanaman lidah buaya yang dapat penulis informasikan, semoga dapat bermanfaat untuk Anda.
Baca selengkapnya »
Tips Budidaya Tanaman Gaharu Yang Baik

Tips Budidaya Tanaman Gaharu Yang Baik

Tips Budidaya Tanaman Gaharu Yang Baik - Gaharu adalah salah satu jenis tanaman yang saat ini namanya tengah naik daun, pasalnya peminat dari tanaman gaharu di pasaran makin hari semakin menunjukan angka progres. Apalagi terlepas dari hal tersebut, tanaman gaharu ini tergolong kedalam jenis tanaman yang cukup mudah dibudidayakan, sebab gaharu dapat tumbuh ditanah dengan jenis apapun.

Tak ada kriteria yang khusus untuk jenis tanah yang dibutuhkan untuk membudidayakan tanaman yang satu ini, asalkan bukan tanah yang terendam air layaknya rawa atau pun tanah berlumpur.

Budidaya tanaman gaharu ini adalah salah satu jenis usaha atau pun bisnis yang cukup menjanjikan, sebab peluang usaha ini masih terbilang terbuka lebar. Tetapi, ada beberapa hal yang wajib Anda perhatikan apabila ingin menjalankan usaha budidaya tanaman gaharu ini. Ingin tahu seperti apa? Simak saja dalam ulasan berikut.

Tips membudidayakan tanaman gaharu


Proses pemilihan bibit tanaman gaharu


Untuk dapat melakukan pembudidayaan tanaman gaharu ini, pastinya yang pertama kalinya harus Anda persiapkan adalah bibit yang bagus dari tanaman gaharu tersebut, jika memang Anda ingin mendapatkan hasil pohon gahari yang bagus dan berkualitas.

Anda bisa mendapatkan bibit tanaman gaharu ini dari petani atau pun dari pihak yang telah menyediakan bibit gaharu tersebut. Namun, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan ketika memilih bibit gaharunya, yakni dengan memastikan bibit yang sehat, atau pun tidak terserang hama, serta pilihlah bibit gaharu yang mempunyai diameter 1 cm dengan tinggi 20 hingga 30 cm. Dimana bibit tersebut adalah bibit yang paling ideal untuk bisa dibudidayakan.

Proses persiapan lahan tanaman gaharu


Setelah Anda selesai memilih bibit gaharunya, selanjutnya Anda siapkan lahan untuk menanamnya, yang mana Anda hanya saja perlu memperhitungkan antara jarak tanam dari tiap-tiap pohon gaharunya. Idealnya jarak yang bisa Anda gunakan untuk menanam adalah 3x3 m, dengan perhitungan untuk 1 hektarnya dapat ditanam sekitar 1.111 gaharu.

Proses penanaman gaharu


Untuk proses penanamannya Anda harus mempersiapkan lubang tanamnya, dengan ukuran ideal sekitar 30x30x30 cm, tetapi usahakan untuk membuat lubangnya dapat dlakukan minimal 2 minggu sebelum mulai penanaman.

Itulah cara membudidayakan tanaman gaharu yang dapat kami informasikan untuk Anda, semoga bisa bermanfaat dan menginspirasi.
Baca selengkapnya »
Cara Tepat Budidaya Tanaman Salak Pondoh Di Kebun Sendiri

Cara Tepat Budidaya Tanaman Salak Pondoh Di Kebun Sendiri

Cara Tepat Budidaya Tanaman Salak Pondoh Di Kebun Sendiri - Salah merupakan salah satu tanaman buah yang memiliki bentuk sangat unik dan kulitnya yang bersisik. Bagi sebagian banyak orang mengatakan bahwa salah jenis pindoh ini adalah salah satu jenis salak yang paling difavoritkan.

Selain memiliki cita rasa yang sangat enak, salak pondoh ini juga sangat mudah untuk didapatkan. Tetapi, apakah Anda tidak pernah membayangkan, bagaimana caranya untuk dapat bercocok tanam salak pndoh itu sendiri di kebun Anda?

Berikut ini yang akan kami ulas tentang bagaimana cara yang paling tepat untuk bercocok anam salak pondoh tersebut di kebun rumah Anda sendiri.

Cara budidaya tanaman salak pondoh


Persiakan bibit salak pondohnya


Ini adalah langkah pertama untuk memulai bercocok tanam salak pondohnya. Anda diharuskan untuk memilih bibit salak pondoh dengan kualitas yang bagus, supaya hasil yang bisa didapatkan juga sesuai dengan harapan.

Yang mana untuk bibit salaknya sendiri Anda bisa membelinya, tetapi memperoleh bibit dengan cara menanamnya sendiri, Anda bisa mendapatkan dengan cara generatif atau pun vegetatif.

Proses pengolahan lahan sebagai media tanam


Langkah ini bertujuan untuk mempersiapkan lahan yang nantinya akan digunakan sebagai tempat membudidayakan alak pondohnya. Dimana ada beberapa faktor yang wajib diperhatikan, yakni dengan mengatur jarak tanam, hal ini agar dapat mengoptimalkan pertumbuhan dari tanaman salak pondoh tersebut.

Dimana dengan mengatur jarak tersebut yang sesuai, maka akan memberikan kesempatan buat akar tanaman untuk dapat tumbuh dengan baik. Jarak yang diperlukan biasanya sekitar 2x2 m untuk setiap tanaman.

Proses penanaman bibit salak pondoh


Langkah berikutnya adalah proses penanamannya, yang mana setelah bibit dan juga lahan selesai dipesiapkan hal yang perlu diperhatikan untuk menanam bibit salak pondohnya adalah waktu penanaman dan juga jumlah dari bibit yang akan ditanam.

Proses perawatan tanaman salak pondoh


Anda dapat melakukan perawatan salak pondoh dengan cara memberikan pupuk, memberi pengarian secukupnya, dan membantu proses penyerbukan. Perawatan yang seperti ini bisa dilakukan untuk menjaga tanaman salak pondoh tidak sampai rusak.

Itulah yang dapat kami sampaikan untuk Anda semuanya tentang cara membudidayakan tanaman salak pondoh, semoga bisa bermanfaat dan menginspirasi.
Baca selengkapnya »