10 Ciri-ciri Anak Sehat

Sebagai orangtua, tumbuh kembang anak merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Caranya ialah dengan memastikan anak memperoleh asupan gizi yang baik.

Berikut ini kami akan berbagi 10 tanda umum yang mudah dikenali dari anak yang mendapat gizi yang baik menurut ahli gizi Dr. dr. Anie Kurniawan, M.Sc, SpGK.

1. Anak sehat mengalami pertambahan berat dan tinggi badan seiring pertambahan usia.

Baca juga: Jenis Makanan yang Baik Diperkenalkan Pertama Kali pada Bayi

2. Anak sehat memiliki postur tubuh tegap dan otot padat. Pengukuran pertumbuhan dan perkembangan rangka tubuh dilakukan dengan cara berdiri tegak. Pertumbuhan otot diamati dengan mengukur lingkar lengan atas yang sesuai dengan usianya.

3. Anak sehat memiliki rambut yang kuat dan berkilau. Hal ini menandakan bahwa anak mendapat asupan makronutrien, seng, vitamin C, dan E yang cukup.

4. Kulit dan kuku anak yang sehat terlihat bersih dan tidak pucat. Kulit lembab, tidak bersisik dan kuku yang tidak pucat menandakan bahwa anak mendapat asupan vitamin A, C, dan E yang cukup.

5. Wajah ceria, mata bening, dan bibir segar dimiliki oleh anak yang sehat. Wajah ceria menunjukkan bahwa anak aktif berkomunikasi dan mau berteman (bersosialisasi).

6. Anak sehat memiliki gigi bersih dan gusi berwarna merah muda. Gigi anak yang sehat terlihat berkilat dengan gusi berwarna merah muda. Lidahnya pun terlihat bersih dan segar, menandakan bahwa anak memperoleh cukup asupan niasin, asam folat, riboflavin, dan vitamin B12.

7. Nafsu makan terjaga dan buang air besar teratur.

8. Anak sehat selalu bergerak aktif dan berbicara lancar sesuai usianya. Fungsi motorik anak yang sehat ditandai dengan anak yang bergerak aktif, lincah, dan berbicara lancar sesuai umur.

9. Anak sehat penuh perhatian dan bereaksi terhadap sesuatu dengan aktif. Hal ini menandakan bahwa kecerdasan anak bertumbuh dengan baik, biasanya ditunjukkan dengan sikap penuh perhatian, rasa ingin tahu yang besar, selalu bereaksi aktif, dan berprestasi.

10. Anak sehat memiliki kualitas tidur yang baik. Status gizi juga memberikan pengaruh terhadap kebiasaan tidur anak. Terdapat hubungan antara indeks masa tubuh dan kebiasaan tidur anak. Misalnya anak perempuan berusia sekitar 13 tahun yang langsing akan tidur lebih lama dn nyenyak dibandingkan dengan yang gemuk.


Itulah 10 tanda anak Anda adalah anak yang sehat. Cukupnya asupan gizi anak akan membuatnya dapat buang air besar secara lancar, memiliki nafsu makan yang baik dan dapat tidur dengan nyenyak.

Sumber:
http://anak-sehat-cerdas.blogspot.co.id/2011/01/ciri-ciri-anak-sehat.html
Fungsi Ekonomi Manajerial Dalam Pengambilan Keputusan Manajemen

Fungsi Ekonomi Manajerial Dalam Pengambilan Keputusan Manajemen

Ekonomi Manajerial merupakan penerapan teori ilmu ekonomi mikro untuk berbagai keputusan manajerial.

Esensi ekonomi adalah teori kesejahteraan ekonomi pertama yang menggambarkan bagaimana harga yang diproduksi oleh struktur pasar bersaing sempurna akan mampu mengalokasikan sumber daya secara optimal.

Pasar bersaing sempurna membuat struktur konsumen yang mengoptimalkan utility-nya, dan produsen yang mengoptimalkan keuntungannya.

Asumsi standar konsumen dan produsen ialah hukum pengembalian yang kian berkurang (law of diminishing returns).

Hukum tersebut berlaku untuk proses konsumsi dan produksi. Di samping itu, asumsi ini akan tercermin pula dalam struktur biaya maupun konsumsi, yaitu dalam bentuk kenaikan biaya marjinal yang kian meningkat.

Baca juga: Teknik Optimasi dan Pendugaan Dalam Analisis Manajerial

Dalam ekonomi, konsep kuantitatif yang terpenting ialah elastisitas. Konsep ini pada dasarnya mengukur perubahan permintaan suatu barang apabila variabel yang mempengaruhi seperti pendapatan dan harga barang lain mengalami perubahan.

Bagi produsen yang memiliki kekuatan pasar (market power), informasi ini berperan penting untuk mengoptimalkan keuntungannya dengan mengubah harga. Estimasi statistika perlu dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh angka elastisitas.

Perusahaan dapat menikmati keuntungan di atas normal dalam kondisi jangka pendek. Keuntungan ini akan mendatangkan pemeran baru (new entries) untuk berpartisipasi menikmati keuntungan di atas normal tersebut.

Akan tetapi, pendatang baru ini bisa tidak terjadi bila perusahaan mampu membangun hambatan masuk yang tinggi bagi mereka sehingga produsen yang telah ada menjadi perusahaan yang akan memonopoli produk.

Dalam pengambilan keputusan, seorang pelaku ekonomi bisa saja menghadapi faktor regulasi atau kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Biasanya, regulasi akan berpengaruh pula pada perubahan harga produk, dan akhirnya menimbulkan masalah alokasi sumber daya bagi perusahaan itu sendiri.

Regulasi perekonomian yang dilakukan pemerintah ditujukan untuk efisiensi dan distribusi pendapatan. Biasanya, regulasi untuk efisiensi mengacu pada konsep pareto optimal.

Distribusi pendapatan yang dihasilkan dari adanya regulasi seringkali juga dimanfaatkan oleh para pelobi untuk mendapatkan transfer pendapatan.

Dalam asumsi standar, faktor risiko belum muncul secara eksplisit. Dalam kondisi yang berisiko (uncertainty), pelaku ekonomi akan konsisten untuk memaksimalkan utility-nya.

Pelaku ekonomi memiliki preference yang beragam terhadap pilihan berisiko tergantung pada banyak faktor seperti tingkat pendapatan dan faktor inheren (misalnya, kelompok masyarakat tertentu mempunyai derajat risk averse yang relatif tinggi.

Risiko atau ketidakpastian muncul disebabkan oleh banyak faktor, faktor utama ialah karena adanya informasi asimetris antara dua pelaku ekonomi dalam melakukan transaksi.

Kesenjangan informasi yang terjadi dapat mengakibatkan alokasi sumber daya menjadi tidak optimal. Seringkali kasus kesenjangan informasi terjadi di pasar finansial.

Selain faktor kesenjangan informasi, ketidakpastian juga dapat muncul bila pelaku ekonomi menghadapi pengambilan keputusan yang sifatnya intertemporal. Keputusan intertemporal secara operasional biasa terjadi dalam pembuatan capital budgeting.


Pengambilan Keputusan Dalam Manajemen

Teori keputusan manajemen diturunkan oleh para ahli ekonomi di awal era industri. Para ahli ekonomi pertama melihat pilihan secara lebih optimis sebagai peluang memperoleh keuntungan.

Teori keputusan muncul dari anggapan bahwa para pengambil keputusan didorong untuk memaksimalkan keuntungan atau mengambil lebih banyak manfaat yang dapat dicapai.

1. Pendekatan Mekanistik

Kemampuan mesin yang jauh lebih efisien dibandingkan produksi secara konservatif telah merangsang para ahli ekonomi untuk menerapkan prinsip-prinsip ilmiah dan mekanik pada pengambilan keputusan.

Kunci pendekatan ilmiah lebih mengandalkan pada rasionalitas, bukan sekadar naluri atau cerita takhayul. Rasionalitas dalam konteks memperoleh keuntungan yang maksimal.

Oleh sebab itu, pengambilan keputusan yang ideal harus berfungsi seperti sebuah mesin, tidak terpengaruh oleh perasaan hati atau pengaruh-pengaruh luar yang tidak bersifat rasional.

2. Pembagian Kerja

Pembagian kerja ialah membagi tugas menjadi bagian-bagian pelengkap yang masing-masing melakukannya secara terpisah.

Para ahli ekonomi awal terdorong untuk menerapkan semacam bentuk pembagian tugas pada pengambilan keputusan.

3. Langkah-langkah Pengambilan Keputusan

Kedua pengaruh dari pendekatan ilmiah dan pembagian kerja menjadi resep para ahli ekonomi untuk memaksimalkan keuntungan.

Resep ini terkandung dalam model pengambilan keputusan secara rasional atau sinoptik. Meski banyak versi dan penghalusan dalam model tersebut, pengambilan keputusan secara umum terdiri  dari langkah-langkah berikut:
- Identifikasi masalah.
- Memperjelas dan menyusun prioritas sasaran-sasaran.
- Menciptakan pilihan-pilihan.
- Menganalisa pilihan-pilihan.
- Memperbandingkan berbagai akibat yang diramalkan pada masing-masing pilihan dengan sasaran-sasaran.
- Menetapkan pilihan dengan konsekuensi yang paling sesuai atau mendekati dengan sasaran-sasaran.


Ekonomi Manajerial Dalam Pengambilan Keputusan

Informasi diperlukan dalam pengambilan keputusan oleh pelaku ekonomi dalam menentukan pilihan yang berisiko. Informasi yang dimiliki oleh pengambil keputusan harus dapat dipercaya, relevan, dan mutakhir.

Untuk melakukan langkah selanjutnya dalam pengambilan keputusan, para pengambil keputusan harus menganalisa lagi informasi yang diperoleh.

Analisis yang tepat diperlukan dalam mengolah informasi yang didapat agar keputusan yang dibuat dapat meminimalkan risiko dan meningkatkan keuntungan.

Ekonomi manajerial merupakan aplikasi teori ilmu ekonomi mikro untuk mengambil keputusan-keputusan manajerial.

Esensi ilmu ekonomi mikro ialah teori kesejahteraan pertama dan pasar bersaing sempurna. Para pelaku ekonomi akan berusaha untuk memaksimumkan keuntungan maupun utility-nya dengan kendala masing-masing. Pola pikir ini hampir sama dengan teknik matematika optimalisasi lagrange yang biasa dipelajari.


1. Penawaran dan Permintaan

Teori alokasi harga termasuk salah satu esensi dalam ilmu ekonomi mikro. Pasar dengan sisi penawaran dan permintaan akan membentuk harga.

Harga merupakan sinyal kelangkaan (scarcity) suatu sumber daya yang mengarahkan pelaku ekonomi untuk mengalokasikan sumber dayanya.

Terkadang pasar sendiri menghasilkan harga yang fluktuatif atau tidak mencerminkan nilai barang yang sesungguhnya. Oleh karena itu, penentuan harga membutuhkan intervensi baik oleh pemerintah maupun produsen.


2. Teori Kesejahteraan Ekonomi Pertama

Pembahasan teori kesejahteraan ekonomi pertama menekankan teknik analisis general equilibrium. Munculnya permasalahan ekonomi dikarenakan terjadi kegagalan pasar ( market failures).

Sejumlah faktor yang menjadi penyebab munculnya kegagalan pasar antara lain kekuatan pasar, informasi asimetris, dan eksternalitas atau barang-barang publik. Kegagalan pasar merupakan permasalahan pokok dalam perekonomian.


3. Pasar Bersaing Sempurna: Struktur Pasar Laboratorium

Pasar bersaing sempurna merupakan konsep pasar khayalan yang sangat ideal. Model ini membentuk skenario yang menghasilkan alokasi sumberdaya yang terjadi secara optimal dan merupakan model standar dari ilmu ekonomi.

Model ekonomi merupakan sebuah penyederhanaan dari seluruh fenomena ekonomi yang terjadi secara umum.

Model pasar bersaing sempurna diperlukan untuk dapat menangkap fenomena perekonomian secara lebih muda dan konsisten.

Berbagai fenomena ekonomi yang terjadi dapat dijelaskan dengan mengidentifikasi pelanggaran asumsi-asumsi pasar bersaing sempurna.


4. Konsumen

Konsumen merupakan pelaku optimalisasi konsumsi yang membentuk permintaan individu, permintaan pasar, dan menampilkannya dalam model yang bisa diestimasi (statictical model).


5. Produsen: Cobb-Douglas

Proses produksi standar dengan asumsi law of diminishing returns, dan karakteristik-karakteristik optimality-nya ditampilkan secara eksplisit dengan fungsi produksi Cobb-Douglas. Dengan model ini, pelanggaran-pelanggaran asumsi standar tertentu mulai diperkenalkan.


6. Penyegaran Statistika

Nilai estetika merupakan statistik krusial dalam banyak keputusan produsen atau regulator. Estimasi perlu dilakukan untuk mendapatkan nilai elastisitas.

Statistika merupakan ilmu yang mempelajari cara menarik data, menganalisis, meringkas, dan menampilkan data tersebut menjadi lebih informatif.

Standarisasi dari proses tersebut menjadikan statistika sebagai bahasa baku dalam penelitian. Pola pikir statistik sulit terbentuk, baik dalam realita, observasi, maupun penelitian, sehingga peluang terjadinya salah kaprah akan menjadi lebih kecil.


7. Elastisitas

Dalam ilmu ekonomi, konsep elastisitas mengukur respons perubahan suatu variabel terhadap variabel lainnya. Elastisitas harga mengukur dampak permintaan suatu barang apabila terjadi perubahan pada harga barang tersebut.

Perubahan pendapatan dan harga barang lain juga turut menentukan perubahan terhadap permintaan suatu produk.

Nilai elastisitas termasuk faktor penting dalam menentukan harga suatu produk. Produsen yang memiliki market power memakai nilai elastisitas harga untuk mengoptimalka keuntungannya. Estimasi nilai elastisitas dapat dihitung dengan menggunakan teknik regresi.


8. Struktur Biaya dan Law of Diminishing Returns

Fungsi biaya mengandung informasi yang sama dengan yang ada dalam fungsi produksi, selanjutnya faktor competitive market demand dimasukkan, dan menampilkan perilaku produsen dalam mengambil keputusan dengan kendala struktur ongkos standard an competitive market demand.


9. Analisis Keuntungan

Setiap produsen menginginkan keuntungan yang optimal. Ketika produsen mengalami kerugian, haruslah dalam nilai minimal.

Dalam kondisi standar, yaitu dengan asumsi adanya law of diminishing returns dalam proses produksi, perusahaan dapat memperoleh keuntungan di atas normal.

Namun, kehadiran pesaing baru akan mengurangi keuntungan di atas normal. Pada akhirnya semua produsen hanya akan menikmati keuntungan normal.

Meskipun mengalami kerugian, perusahaan akan tetap memilih beroperasi asalkan masih mampu menutupi biaya variabel.


10. Diskriminasi Harga dalam Proses Pricing

Pricing membahas cara penjual menentukan harga produknya agar lebih optimal. Oleh karena itu, penjual memerlukan informasi elastisitas konsumen dalam melakukan pricing.

Elastisitas konsumen bersifat variatif tergantung pada masing-masing individu, kelompok individu, waktu konsumsi, dan akumulasi konsumsi.


11. Struktur Pasar

Harga merupakan faktor utama dalam mengalokasikan sumberdaya pelaku ekonomi. Harga dibentuk oleh pasar. Terdapat beberapa struktur pasar yang perlu produsen ketahui, antara lain pasar bersaing sempurna, monopoli, oligopoly, dan kompetisi monopolistik.


12. Regulasi Pasar

Regulasi pasar sering dilakukan oleh pemerintah. Harga merupakan cerminan dari dampak regulasi. Salah satu tujuan pemerintah melakukan regulasi ialah untuk transfer pendapatan dari kelompok ekonomi yang satu ke yang lain. Selain itu, regulasi juga ditujukan untuk merelokasikan sumberdaya sehingga menjadi lebih optimal.


13. Expected Utility dan Analisis Judi

Teori expected utility secara umum menjelaskan tentang pelaku ekonomi yang menghadapi pilihan-pilihan berisiko di antara pilihan berisiko lainnya.


14. Adanya Cheating Dalam Aplikasi Game Theory

Dalam pasar bersaing sempurna, institusi pasar dilakukan dengan jumlah pemain yang banyak. Akan tetapi, dalam kenyataannya jumlah pemain dalam pasar biasanya lebih sedikit seperti yang terjadi dalam pasar oligopoly.

Hal tersebut membuat pemain-pemain pasar terutama para penjual akan berperilaku strategis. Game theory seperti ini yang kemudian mendominas aplikasi kebijakan-kebijakan ekonomi.


15. Alokasi Intertemporal Dalam Capital Budgeting

Biasanya dalam mengambil keputusan saat berada dalam kondisi berisiko dan bersifat intertemporal, pelaku ekonomi akan menggunakan teori net present value (NPV) dan membandingkannya dengan dua teori pengambilan keputusan lainnya yakni memaksimumkan utility, dan expected utility.


Setelah melalu proses analisa ekonomi dan pertimbangan-pertimbangan untung/rugi, pelaku ekonomi dapat menarik sebuah kesimpulan yang kemudian dapat dijadikan sebagai suatu keputusan.

Sumber:
http://kenalmanajemen.blogspot.co.id/2012/08/kegunaan-ekonomi-manajerial.html
Drummond Helga,  Pengambilan Keputusan Yang Efektif, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 1993.

Tips Berpakaian Bagi Wanita Bertubuh Besar

Kesamaan wanita bertubuh besar ialah mereka memiliki berat badan di atas standar. Namun bentuk atau figur tubuh mereka bisa berbeda-beda.

Ada yang lebar di bagian atas dan mengecil di bagian bawah, atau sebaliknya. Ada pula yang bentuknya seimbang antara atas dan bawah.

Agar terbentuk karakter tersendiri dalam berpakaian bagi wanita bertubuh besar, maka cara berpakaian pun harus disesuaikan dengan perbedaan bentuk tubuh tersebut.

Berikut kami akan bagikan tips untuk Anda wanita yang memiliki tubuh besar dalam berpakaian agar penampilan tetap menarik dan sesuai dengan bentuk tubuh masing-masing.


1. Tubuh Dengan Bentuk Seperti Berlian



Wanita dengan tubuh seperti ini memiliki ciri-ciri pinggang yang lebih besar dari dada dan proporsi wajah, leher, dan dada yang pas, serta menampakkan keseimbangan pada kaki dan lengan sehingga menonjolkan figure cantik Anda.

Tips berpakaian bagi wanita bertubuh seperti berlian antara lain:

- Pamerkan garis leher dengan atasan model scoop, cowl, sweetheart, dan v-neck. Tambahkan pula kalung dan scarf untuk lebih menarik perhatian.

- Panjangkan bagian tengah tubuh Anda dengan atasan faux-wrap yang menutupi area dada hingga perut.

- Pakai celana flat-front dengan ukuran yang pas di kaki, bootleg atau straight-leg, celana kapri dan legging. Pamerkan pula kaki Anda dengan rok belahan tinggi, gaya lurus, pensil, bertingkat, tulip, atau terompet.


Baca juga: Beberapa Hal Mendasar Tentang Jenis Jas Yang Perlu Anda Ketahui


2. Tubuh Dengan Bentuk Seperti Jam Pasir


Wanita dengan tubuh seperti ini memiliki ciri-ciri lekukan tubuh yang sepadang, garis pinggang jelas, bentuk dada proporsional, dan pinggul yang penuh menampilkan lekukan indah dan feminim.

Tips berpakaian bagi wanita bertubuh seperti jam pasir antara lain:

- Kenakan atasan berkerut atau detail draped yang lembut, kerah terbuka atau potongan asimetris yang menampilkan garis leher Anda.

- Gunakan belt, ikatan, rok pensil, gaun wrap dan pakaian lainnya dengan detail di bagian pinggang agar pinggang terlihat menonjol.

- Mengenakan celana flared, lebar, bootleg, atau rok flared akan membuat pinggul nampak lebih seimbang.


3. Tubuh Dengan Bentuk Seperti Angka Delapan



Wanita dengan tubuh seperti ini memiliki siluet tubuh yang montok dan bahenol. Bahu dan pinggul segaris dengan siluet secara keseluruhan.

Tips berpakaian wanita dengan tubuh seperti angka delapan antara lain:

- Perbesar torso atas dengan kerah terbuka, potongan asimetris, garis leher v-neck dan sweetheart, atau detail seperti draped yang lembut.

- Utamakan lekukan dengan belt lebar, pakaian bergaris empire atau di bawah dada, detail di sekitar pinggang, atau model model faux-wrap.

- Seimbangkan proporsi bentuk tubuh dengan bawahan berwarna gelap, rok flare A-line, dan celana lebar.


4. Tubuh Dengan Bentuk Persegi

Wanita dengan tubuh seperti ini memiliki rangka tubuh yang indah dan sejajar dengan seluruh bagian tubuh, pinggul proporsional, paha seimbang, kaki rupawan, dan lengan yang penuh.

Tips berpakaian untuk wanita dengan tubuh persegi antara lain:

- Gunakan atasan yang menonjolkan lekukkan Anda, seperti model empire, rumbai, detail front panel, dan lipatan.

- Tampilkan sisi feminim dengan garis leher seperti sweetheart, v-neck, crew, asimetris, bateau, jewel, dan cowl.

- Serasikan siluet tubuh memakai celana narrow, lurus, atau sedikit melebar di bagian bawah. Jangan ragu untuk menggunakan bawahan berwarna.


5. Tubuh Dengan Bentuk Segitiga

Wanita bertubuh seperti ini memiliki ciri-ciri tubuh bagian atas yang lebih kecil dari pinggul dan garis pinggang yang tegas menciptakan lekukan istimewa.

Tips berpakaian untuk bentuk tubuh segitiga antara lain:

- Gunakan garis leher scoop, bateau, sweethearth, jewel, dan v-neck agar leher dan bahu terlihat panjang.

- Gunakan lipatan, rumbai, atau detail ekstra dan atasan ketat agar area dada lebih menonjol. Pertegas pinggang Anda dengan cincher, belt, atau siluet empire.

- Dengan Rok pensil, Anda akan tampil lebih menawan, jangan malu mengenakannya. Anda akan terlihat cantik pula dengan wrap di sekitar gaun Anda.

- Agar kaki terlihat lebih panjang, kenakan celana atau jeans lebar untuk keseimbangan proporsi atasan dan bawahan.


6. Tubuh Dengan Bentuk Oval

Wanita dengan tubuh seperti ini memiliki pinggang lebih besar dari dada dan pinggul. Wajah, leher, dan dada saling mendukung proporsi masing-masing. Anda juga memiliki betis yang ramping dan lengan yang menawan.

Tips berpakaian untuk wanita bertubuh oval antara lain:

- Pamerkan garis leher menggunakan cowl, scoop, bateau, dan v-neck agar bentuk tubuh tampak lebih panjang.

- Panjangkan pula pinggang dengan garis empire yang tinggi, gaun faux wrap, atasan bergaya blouson, dan jahitan ala putri.

- Mengenakan bawahan berwarna terang akan lebih menonjolkan bagian bawah Anda.


7. Tubuh Dengan Bentuk Segitiga Terbalik

Wanita dengan tubuh seperti ini memiliki dada lebih besar dan bahu yang lebih lebar dari pinggang. Pinggang Anda pun lebih besar dari pinggul, serta memiliki kaki yang panjang.

Tips berpakaian untuk wanita dengan bentuk tubuh segitiga terbalik antara lain:

- Gunakan V-neck, deep scoop, kerah bersyal, atau U-neck supaya garis leher Anda terlihat panjang.

- Atasan sweetheart dan bergaya faux wrap akan lebih memperindah bagian dada Anda. Agar torso lebih seimbang, kenakan atasan berwarna gelap dan bawahan berwarna terang.

- Untuk memamerkan lekukan Anda, kenakan pakaian yang pas di badan, rok pensil, gaun wrap dengan belt, atau rok A-line.


Demikian tips dari kami mengenai cara berpakaian untuk wanita bertubuh besar. Model pakaian tertentu yang Anda kenakan akan membuat bentuk badan Anda memiliki ciri khas tersendiri dan lebih menonjol keindahannya.

Kenali bentuk tubuh sehingga Anda akan semakin sadar bahwa kelebihan berat badan tidaklah menjadi penghalang Anda untuk tetap tampil menarik.

Sumber:
www.bigsize.co.id
Tahapan-tahapan Dalam Manajemen Risiko

Tahapan-tahapan Dalam Manajemen Risiko

Manajemen risiko merupakan sebuah proses yang dilakukan untuk dapat menanggulangi semua risiko yang mungkin terjadi. Terdapat beberapa definisi manajemen risiko dalam literatur yang ada, antara lain:

- Manajemen Risiko adalah proses formal dimana faktor-faktor risiko secara sistematis diidentifikasi, diukur, dan dicari.

- Manajemen Risiko adalah metode penanganan sistematis formal dimana konsentrasinya terletak pada identifikasi dan pengontrolan peristiwa atau kejadian yang memiliki kemungkinan perubahan yang tidak diinginkan.

- Manajemen Risiko adalah seni dan pengetahuan dalam mengidentifikasi, menganalisa, dan menjawab faktor-faktor risiko sepanjang periode tertentu.

Baca juga: Teknik Analisis Risiko: Definisi dan Macam-macam Risiko

Terdapat beberapa tahapan dalam pelaksanaan manajemen risiko. Salah satunya yang dikemukakan oleh Al Bahar dan Crandall (1990), tahapan tersebut yaitu identifikasi dan analisa risiko, respon manajemen, serta administrasi sistem.

Dari ketiga tahapan tersebut akan kami jelaskan pada uraian berikut ini:


Identifikasi dan Analisa Risiko

Identifikasi risiko adalah suatu proses yang dilakukan secara sistematis dan terus-menerus bertujuan untuk mengidentifikasi kemungkinan timbulnya risiko atau kerugian terhadap kekayaan, hutang, dan personil perusahaan.

Proses identifikasi risiko bisa dikatakan menjadi yang terpenting, sebab dari proses awal inilah semua risiko yang ada atau mungkin terjadi pada suatu proyek dapat diketahui secara jelas.

Proses identifikasi harus dilakukan secara cermat dan komprehensif, agar tidak ada risiko yang terlewatkan atau tidak teridentifikasi.

Beberapa teknik identifikasi risiko yang bisa dilakukan antara lain:
- Brainstorming.
- Questionnaire.
- Industry Benchmarking.
- Scenario analysis.
- Risk assessment workshop.
- Incident investigation.
- Auditing.
- Inspection.
- Checklist.
- HAZOP (Hazard and Operability Studies).

1. Cara Pelaksanaan Identifikasi Risiko

Adapin cara-cara dalam pelaksanaan identifikasi risiko secara nyata dalam sebuah proyek antara lain:

a. Membuat daftar bisnis yang berpotensi menimbulkan kerugian.

b. Membuat checklist kerugian potensial. Dalam checklist tersebut memuat daftar kerugian dan peringkat kerugian yang terjadi.

c. Membuat klasifikasi kerugian, yang terdiri dari kerugian atas kekayaan (property), kerugian atas hutang-piutang, dan kerugian atas personil perusahaan.

2. Kategori Dalam Identifikasi Risiko

Dalam mengidentifikasi risiko, Al Bahar dan Crandall (1990) membaginya jadi beberapa kategori, yang secara garis besar dapat dijelaskan sebagai berikut:

- Risiko Finansial dan Ekonomi. Termasuk dalam kategori ini misalnya fluktuasi tingkat inflasi dan suku bunga, perubahan nilai tukar, kenaikan upah pekerja, dan sebagainya.

- Politik dan Lingkungan. Termasuk dalam kategori ini misalnya perubahan dalam hukum dan peraturan pemerintah, perubahan politik, perang, embargo, bencana alam, dan sebagainya.

- Konstruksi. Termasuk dalam kategori ini misalnya kecelakaan kerja, pencurian, perubahan desain, dan sebagainya.

Setelah identifikasi dilakukan, hal berikutnya yang diperlukan adalah suatu tindak lanjut untuk menganalisa risiko-risiko tersebut.

Menurut Al Bahar dan Cradall (1990) hal yang dibutuhkan untuk menganalisa berbagai risiko yang ada adalah dengan menentukan signifikansi atau dampak dari risiko melalui suatu analisa probabilitas, setelah itu barulan memasuki tahapan respon manajemen.

3. Analisa Risiko

Analisa risiko adalah sebuah proses yang menggabungkan ketidakpastian dalam bentuk quantitatif dengan menggunakan teori probabilitas untuk mengevaluasi dampak potensial suatu risiko.

Pengumpulan data-data yang relevan terhadap risiko yang akan dianalisa merupakan hal yang sangat penting dilakukan pada langkah pertama.

Data tersebut bisa didapat dari data historis perusahaan atau dari pengalaman proyek pada periode-periode sebelumnya.

Bila semua data yang dibutuhkan telah terkumpul, berikutnya dilakukan proses evaluasi dampak dari sebuah risiko.

Proses evaluasi dampak risiko dilakukan dengan mengkombinasikan antara probabilitas dan dampak atau konsekuensi dari terjadinya sebuah risiko.


Respon Manajemen dan Perencanaan Strategi Penanganan Risiko

Setelah semua risiko yang mungkin terjadi diidentifikasi dan dianalisa, manajer akan mulai memformulasikan strategi penanggulangan risiko yangtepat.

Strategi tersebut akan mengacu pada sifat dan dampak potensial atau konsekuensi dari risiko itu sendiri. Strategi ini dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan kendali terhadap risiko dan memindahkan sebanyak mungkin dampak potensial risiko yang akan terjadi.

Adapun 5 strategi alternatif dalam menangani risiko antara lain sebagai berikut:

1. Menghindari Risiko

Menghindari risiko merupakan strategi yang umum digunakan dan sangat penting untuk menangani risiko. Dengan menghindari risiko, manajer dapat mencegah perusahaannya dari mengalami kerugian akibat risiko yang telah dianalisa sebelumnya.

Namun, di sisi lain perusahaan juga akan kehilangan beberapa peluang untuk mendapatkan keuntungan yang mungkin bisa diperoleh dari asumsi risiko tersebut.

2. Mencegah Risiko dan Meminimalisir Kerugian

Strategi ini menitikberatkan pada mengurangi kemungkinan terjadinya risiko, dan mengurangi dampak finansial dari risiko apabila risiko tersebut benar-benar terjadi.

3. Merentensi Risiko

Retensi risiko juga merupakan aspek penting dari manajemen risiko. Retensi risiko adalah perkiraan secara internal, baik sebagian maupun secara utuh dari dampak finansial suatu risiko yang kemungkinan akan dihadapi oleh perusahaan.

Terdapat 2 jenis strategi dalam retensi risiko, antara lain sebagai berikut:

- Retensi risiko terencana, ialah asumsi yang secara sadar dan sengaja dilakukan oleh manajer untuk mengenali atau mengidentifikasi risiko. Risiko akan dapat ditahan dengan berbagai cara, sesuai kebutuhan, dan kapabilitas finansial dari perusahaan itu sendiri.

- Retensi risiko tidak terencana, biasanya terjadi saat manajer tidak mengenali atau mengidentifikasi keberadaan dari suatu risiko, namun secara tidak sadar tetap dapat mengasumsi kerugian yang akan muncul.

4. Mentransfer Risiko

Pada hakikatnya, transfer risiko dapat dilakukan dengan cara negosiasi, kapanpun saat manajer menjalani perencanaan baik kontraktual maupun permanen dengan berbagai pihak.

Transfer risiko berbeda dengan asuransi, biasanya dilakukan melalui syarat atau pasal-pasal dalam suatu perjanjian atau kontrak.

Karakteristik esensial dari transfer risiko ialah ketika risiko tersebut benar-benar terjadi, maka dampak dari terjadinya dapat ditanggung bersama, atau ditanggung secara utuh oleh salah satu pihak.

5. Asuransi

Di masa sekarang, asuransi telah menjadi bagian penting dalam program manajemen risiko, baik untuk digunakan secara pribadi maupun untuk sebuah organisasi.

Pada dasarnya, asuransi memang termasuk dalam strategi transfer risiko, dimana pihak asuransi setuju untuk menerima beban finansial yang muncul dari adanya kerugian terhadap risiko yang akan atau telah terjadi.

Asuransi dapat didefinisikan sebagai kontrak persetujuan antara 2 pihak yang terkait, yaitu insured (pengasuransi) dan insurer (pihak asuransi).

Dengan adanya persetujuan tersebut, pihak asuransi setuju untuk mengganti kerugian yang terjadi atau sesuai yang tercantum pada kontrak. Dengan ini, pihak pengasuransi (insured) memberikan balasan berupa sejumlah premi yang dibayarkan setiap periodenya.


Administrasi Sistem

Tahapan terakhir dari program manajemen risiko adalah administrasi sistem. Manajer harus menggunakan kemampuan manajerialnya untuk mengkoordinasi, mengorganisasi, mengarahkan, memotivasi, memfasilitasi, organisasi menuju rencana penanganan risiko yang rasional dan terintegrasi.

Menurut William, Smith, Young (1995), ada 5 hal manajerial penting yang dihadapi oleh seorang manajer risiko, antara lain:
-Tantangan untuk merancang prosedur dan kebijakan manajemen risiko.
- Pengkomunikasian risiko secara organisasi dan juga personal.
- Manajemen kontrak dan kontrak portofolio.
- Pengawasan klaim.
- Proses mengkaji ulang, memonitor, dan mengevaluasi program manajemen risiko.

Sumber:
http://googleartikel.blogspot.co.id/2011/04/bab-i-pendahuluan-1.html
Teknik Analisis Risiko: Definisi dan Macam-macam Risiko

Teknik Analisis Risiko: Definisi dan Macam-macam Risiko

Risiko merupakan hal yang tidak akan pernah dapat dihindari pada suatu kegiatan manusia. Dalam setiap kegiatan pasti ada berbagai ketidakpastian (uncertainty) yang menyertainya.

Faktor ketidakpastian inilah yang kemudian menimbulkan risiko di suatu kegiatan. Para ahli ekonomi mendefinisikan risiko dengan pengertian sebagai berikut:

- Risiko adalah suatu variasi dari hasil-hasil yang bisa terjadi selama periode tertentu pada kondisi tertentu. (William & Heins, 1985)

- Risiko adalah sebuah potensi variasi dari sebuah hasil. (William, Smith, Young, 1995)

- Risiko adalah kombinasi probabilita suatu kejadian dengan konsekuensi atau akibatnya. (Siahaan, 2007)


Baca juga: Tahapan-tahapan Dalam Manajemen Risiko

Macam-macam Risiko

Risiko merupakan buah dari ketidakpastian, dan terdapat banyak faktor ketidakpastian dalam sebuah proyek yang dapat menghasilkan berbagai macam risiko.

Dari berbagai macam risiko yang ada bisa dikelompokkan menjadi beberapa menurut karakteristiknya.


1. Risiko Berdasarkan Sifat

- Risiko Murni (Pure Risk), ialah risiko yang tidak disengaja, dan bila terjadi bisa menimbulkan kerugian secara tiba-tiba. Misalnya: kebakaran, perampokan, kematian, dan sebagainya.

- Risiko Spekulatif (Speculative Risk), ialah risiko yang memang ada dengan sengaja agar diharapkan mendapatkan hal-hal yang lebih menguntungkan. Misalnya: Risiko yang disebabkan dalam hutang-piutang, pembangunan proyek, perjudian, penjualan produk, dan sebagainya.


2. Risiko Berdasarkan Dapat atau Tidaknya Dialihkan

- Risiko yang dapat dialihkan, yakni risiko yang dapat dipertanggungkan sebagai obyek yang terkena risiko kepada perusahaan asuransi dengan membayar sejumlah premi. Kerugian dari terjadinya risiko akan menjadi tanggungan atau beban perusahaan asuransi.

- Risiko yang tidak dapat dialihakan, ialah semua risiko yang termasuk dalam risiko spekulatif dan tidak dapat dipertanggungkan pada perusahaan asuransi.


3. Risiko Berdasarkan Asal Timbulnya

- Risiko Internal, ialah risiko yang asalnya dari dalam perusahaan itu sendiri. Contohnya, risiko kerusakan peralatan kerja pada proyek karena kesalahan operasi, risiko kecelakaan kerja, risiko mismanagement, dan lain-lain.

- Risiko Eksternal, adalah risiko yang asal timbulnya dari luar perusahaan atau lingkungan luar perusahaan. Contohnya, risiko pencurian, penipuan, perubahan stabilitas politik, fluktuasi harga, dan sebagainya.


4. Risiko Berdasarkan Berubahnya Ketidakpastian Karena Perubahan Waktu

- Risiko Statis, yaitu risiko yang asalnya dari masyarakat dan berada dalam keseimbangan stabil. Risiko statis tidak berubah dan dapat bersifat murni ataupun spekulatif. Contohnya menjalankan bisnis dalam kondisi ekonomi stabil, kematian secara acak, ketidakpastian dari terjadinya sambaran petir, dan sebagainya.

- Risiko Dinamis, ialah risiko yang timbul karena terjadi perubahan dalam masyarakat. Sama halnya seperti risiko statis, risiko dinamin pun dapat bersifat murni ataupun spekulatif. Contohnya, urbanisasi, perkembangan teknologi, perubahan kebijakan pemerintah, dan sebagainya.


5. Risiko Berdasarkan Suatu Perspektif

- Risiko Subyektif, ialah risiko yang berkaitan dengan kondisi mental seseorang yang mengalami ragu-ragu atau cemas akan terjadinya hal tertentu.

- Risiko Obyektif, yaitu probabilita penyimpangan aktual dari yang diharapkan biasa terjadi sesuai pengalaman.


Baca juga:



Sumber:
http://googleartikel.blogspot.co.id/2011/04/bab-i-pendahuluan-1.html
Teknik Optimasi dan Pendugaan Dalam Analisis Manajerial

Teknik Optimasi dan Pendugaan Dalam Analisis Manajerial

Di setiap organisasi baik berupa perusahaan pencari laba, maupun organisasi nirlaba (seperti lembaga pendidikan atau rumah sakit), atau badan pemerintah senantiasa dihadapkan dengan masalah keputusan manajemen.

Dengan menerapkan teori ekonomi dan perangkat ilmu keputusan, suatu organisasi akan dapat memecahkan masalah keputusan manajemen yang dihadapinya.

Menurut M. Hirschey (2003) Ekonomi Manajerial merupakan aplikasi teori dan metode ekonomi dalam proses pengambilan keputusan manajerial dan administratif.

Baca juga: Sekilas Tentang Tiga Teknik Penting Dalam Analisis Manajerial

Jadi, ekonomi manajerial mengkaji dan mengembangkan prinsip-prinsip keilmuan yang bisa digunakan sebagai rujukan guna meningkatkan kualitas dan efektivitas pengambilan keputusan manajerial.

Dengan ekonomi manajerial, para manajer akan terbantu untuk memahami bagaimana determinan ekonomi mempengaruhi kinerja organisasi dan perilaku manajerial.


Teknik Optimalisasi

Manusia memiliki banyak kebutuhan dan lebih banyak lagi keinginan, karena manusia terlahir sebagai mahluk yang tak pernah puas.

Akan tetapi sumber daya ekonomi sebagai pemuas kebutuhan dan keinginan tersebut relatif langka. Hal inilah yang menjadi latar belakang  kontradiktif yang mengharuskan manusia memilih sumber daya ekonomi yang paling tepat untuk digunakan sebagai pemuas kebutuhan dan keinginannya.

Pilihan yang terbaik sebagai solusi optimal harus senantiasa dilakukan agar kebutuhan dan keinginan yang tak terbatas itu dapat terpenuhi.

Dalam aspek Manajerial, pilihan yang optimal adalah solusi yang dinilai paling efektif dan efisien. Efektif berarti tepat guna, sedangkan efisien bermakna berhasil guna.

Solusi yang efektif merujuk pada alternatif proses produksi guna mencapai output maksimal pada tingkat penggunaan input yang telah ditentukan besarannya. Sedangkan solusi yang efisien merujuk kepada pilihan proses produk guna mencapai besaran output yang telah ditentukan dengan penggunaan input minimal.

Optimalisasi meliputi terminologi maksimalisasi output dan minimalisasi input atau biaya. Pemahaman terhadap solusi optimal tersebut dapat diaplikasikan tidak hanya pada kajian mengenai perilaku produksi, tapi juga dapat diterapkan pada perilaku konsumsi.

Dengan mempelajari proses maksimalisasi laba, analisis optimalisasi dapat dengan baik dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan mentargetkan laba pada tingkat maksimum dimana perbedaan positif antara penerimaan total dan pengeluaran total terbesar, perolehan pendapatan marginal sama dengan biaya marginalnya.

Lebih umum dapat dijelaskan bahwa optimalisasi terjadi ketika keuntungan marginal suatu aktivitas sama dengan biaya marginalnya.

Pengambilan keputusan yang optimal seringkali menjadi kendala di lingkungan perusahaan. Jika fungsi kendala relatif sederhana, masalah optimalisasi dapat dipecahkan dengan substitusi yang meliputi antara lain:
- Memecahkan persamaan kendala untuk satu variabel keputusan.
- Mensubstitusikan nilai variabel kendala tersebut ke dalam fungsi tujuan yang akan dimaksimumkan atau diminimumkan oleh perusahaan.
- Memperlakukan masalah tersebut seperti masalah tanpa kendala.


Teknik Pendugaan (Peramalan)

Peramalan ekonomi perlu dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi risiko atau ketidakpastian yang dihadapi suatu perusahaan dalam pengambilan keputusan operasional jangka pendeknya dan dalam perencanaan pertumbuhan jangka panjangnya.

Terdapat berbagai variasi dalam teknik peramalan dari mulai yang paling sederhana dan murah, sampai yang paling canggih namun mahal.

Semua keuntungan dan batasan dari berbagai macam variasi teknik ramalan tersebut akan menjadi pertimbangan bagi para manajer dalam memilih metode atau kombinasi metode mana yang paling sesuai dengan kondisi perusahaannya.

Salah satu metode peramalan yang paling sering dipakai ialah metode analisis deret waktu. Biasanya, data deret waktu akan berfluktuasi disebabkan adanya tren sekuler, fluktuasi siklis, variasi musiman, maupun pengaruh randomisasi (tidak beraturan).

Proyeksi tren merupakan bentuk paling sederhana dari analisis deret waktu. Proyeksi ini mengambil data dari suatu tren yang linear, mengasumsikan perubahan absolute yang konstan dalam jumlah tertentu di setiap periode tertentu.

Kadang bisa berupa eksponensial, menunjukkan persentasi perubahan yang konstan di setiap periodenya.

Dengan memperhatikan variasi data musiman, manajer dapat meningkatkan ramalan tren secara lebih signifikan dan akurat.

Metode ekonometrik dapat digunakan pada peramalan secara meningkat. Tujuan dari model ini ialah menerangkan hubungan yang akan diprediksi guna menentukan kebijakan yang paling optimal.

Prediksi dengan model persamaan tunggal dapat melibatkan pensubstitusian ke dalam persamaan permintaan, nilai-nilai variabel penjelas atau bebas serta hasil ramalan untuk periode yang akan diramalkan dan memecahkan nilai ramalan dari variabel terikat.

Dalam model persamaan berganda, nilai estimasi dari variabel eksogen yang ditentukan di luar sistem harus disubstitusikan ke dalam model yang diestimasi untuk menghasilkan ramalan bagi variabel endogen.

Penggunaan table input output dapat juga digunakan oleh perusahaan dalam meramalkan penjualan. Table input-output menguji ketergantungan di antara berbagai industri dan sektor dalam perekonomiam.

Hal tersebut menunjukkan penggunaan output setiap industri dan input industri lainnya dan untuk konsumsi akhir. Dengan demikian manajer dapat menggunakan data tersebut untuk meramal. Namun, peramalan input-output sudah tidak populer lagi digunakan oleh perusahaan di masa sekarang ini.

Sumber:
http://googleartikel.blogspot.co.id/2011/04/bab-i-pendahuluan-1.html
Sekilas Tentang Tiga Teknik Penting Dalam Analisis Manajerial

Sekilas Tentang Tiga Teknik Penting Dalam Analisis Manajerial

Ekonomi Manajerial (manajerial economics) merupakan terapan teori ekonomi dan perangkat analisis keputusan guna membahas cara suatu organisasi dapat mencapai tujuan dengan upaya yang paling efisien.

Di setiap organisasi baik berupa perusahaan pencari laba, maupun organisasi nirlaba (seperti lembaga pendidikan atau rumah sakit), atau badan pemerintah senantiasa dihadapkan dengan masalah keputusan manajemen.

Dengan menerapkan teori ekonomi dan perangkat ilmu keputusan, suatu organisasi akan dapat memecahkan masalah keputusan manajemen yang dihadapinya.

Menurut M. Hirschey (2003) Ekonomi Manajerial merupakan aplikasi teori dan metode ekonomi dalam proses pengambilan keputusan manajerial dan administratif.

Baca juga: Fungsi, Sarana dan Prinsip Manajemen

Jadi, ekonomi manajerial mengkaji dan mengembangkan prinsip-prinsip keilmuan yang bisa digunakan sebagai rujukan guna meningkatkan kualitas dan efektivitas pengambilan keputusan manajerial.

Dengan ekonomi manajerial, para manajer akan terbantu untuk memahami bagaimana determinan ekonomi mempengaruhi kinerja organisasi dan perilaku manajerial.

Teori dan metodologi ekonomi yang dibutuhkan oleh para eksekutif dalam pengambilan keputusan usaha akan bisa didapatkan dengan menggunakan ekonomi manajerial.

Konsep-konsep dan teknik-teknik yang biasa digunakan dapat dimanfaatkan dalam teori ekonomi serta teori pengambilan keputusan.

Beberapa topik yang dibahas antara lain meliputi optimasi ekonomi, analisis risiko, teori dan peramalan permintaan, analisis fungsi produksi, teori dan analisis biaya, analisis produk dan struktur pasar, analisis kebijakan harga, peraturan pemerintah dalam ekonomi serta perencanaan investasi.


1. Teknik Optimalisasi

Manusia mempunyai banyak kebutuhan dan lebih banyak keinginan, karena manusia memang terlahir sebagai mahluk yang tak pernah puas.

Di samping itu, sumber daya ekonomi selaku pemuas kebutuhan dan keinginan manusia yang tersedia relatif langka.

Dua hal inilah yang melatarbelakangi masalah kontradiktif yang terjadi dalam kehidupannya dan mengharuskan manusia untuk ‘memilih’.

Maka, manusia akan cenderung berupaya untuk menentukan pilihan yang terbaik sebagai solusi optimal dalam memenuhi kebutuhan dan keinginannya yang nyaris tak terbatas itu.

Lantas, seperti apa alternatif pilihan yang optimal itu? Konsep maksimalisasi tidaklah sama dengan optimalisasi.

Aspek manajerial mendefinisikan pilihan yang optimal sebagai solusi yang efektif dan efisien. Efektif berarti berdaya guna, sedangkan efisien bisa diartikan berhasil guna.

Pilihan yang efektif merujuk pada alternatif proses produksi guna mencapai output maksimal pada level pendayagunaan input yang besarannya telah ditetapkan.

Sementara pilihan yang efisien merujuk pada alternatif proses produksi guna mencapai besaran output tertentu dengan pendayagunaan input dengan jumlah minimal.

Optimalisasi dalam analisis manajerial mencakup terminology maksimalisasi output dan minimalisasi input atau biaya.

Pemahaman terhadap solusi optimal tersebut dapat diterapkan dengan baik pada kajian mengenai perilaku produksi maupun perilaku konsumsi.


2. Teknik Analisis Risiko

Di setiap kegiatan atau aktivitas yang dilakukan manusia, adanya risiko merupakan hal yang tak dapat dihindari. Begitu juga pada aktivitas organisasi maupun perusahaan.

Dalam setiap kegiatan pasti ada yang namanya ketidakpastian, dan hal inilah yang menyebabkan timbulnya suatu risiko.

Menurut William & Heins (1985), risiko dapat didefinisikan sebagai suatu variasi dari hasil-hasil yang bisa terjadi dalam periode tertentu pada kondisi tertentu.

Menurut Young Smith William (1995), risiko merupakan sebuah potensi variasi dari sebuah hasil. Sedangkan menurut Siahaan (2007), risiko adalah kombinasi probabilita dari suatu kejadian dengan konsekuensi atau akibat yang dapat timbul darinya.


3. Teknik Pendugaan/Peramalan

Peramalan atau prediksi ekonomi bertujuan untuk mengurangi risiko atau ketidakpastian yang dapat dihadapi suatu perusahaan atau organisasi dalam pengambilan keputusan operasional jangka pendek maupun dalam merencanakan pertumbuhan jangka panjangnya.

Terdapat berbagai macam variasi teknik peramalan, mulai dari yang sederhana dan murah hingga yang paling canggih dan mahal.

Manajer dapat memilih metode atau kombinasi dari metode yang paling sesuai dengan perusahaannya, merujuk pada pertimbangan semua keuntungan dan batasan dari berbagai macam teknik ramalan tersebut.

Peramalan kualitatif dalam didasari oleh survei terhadap rencana para eksekutif bisnis untuk rencana pengeluaran pembangunan dan peralatan, perubahan inventori, harapan penjualan, dan survei terhadap rencana pengeluaran konsumen.

Sedangkan ramalan penjualan bisa didasarkan pada jajak pendapat terhadap eksekutif perusahaan, tenaga penjual, dan konsumen perusahaan. Biasanya, meminta pandangan dari pejabat luar negeri atau orang-orang bisnis yang berhubungan bisnis yang dijalankan perusahaan tersebut.

Sumber:
http://googleartikel.blogspot.co.id/2011/04/bab-i-pendahuluan-1.html

6 Fakta Unik Tentang Pejantan Penguin Dalam Menjaga Anaknya

6 Fakta Unik Tentang Pejantan Penguin Dalam Menjaga Anaknya
Sebagian besar di dunia hewan, para pejantan hanya menyumbang benih saja pas musin kawin, setelah itu mereka meninggalkan si betina untuk mengandung, melahirkan/bertelur, memberi makan, mengasuh, dan melindungi anak-anaknya dari bahaya hingga cukup kuat untuk bertahan hidup di alam liar.

Tetapi, lain halnya dengan pejantan Pinguin. Bisa dikatakan para pejantan penguin merupakan Ayah paling teladan di dunia hewan. Mengapa demikian? Berikut akan kami buktikan fakta-faktanya melalui uraian di bawah ini!


Baca juga: Ternyata Banyak Fakta Menarik Tentang Alis yang Belum Diketahui

1. Pejantan Penguin Bertanggung Jawab Mengerami Telur

Setelah betina dibuahi oleh pejantan, para ‘calon papa’ penguin tetap menunggu si betina hingga bertelur.

Setelah itu para pejantan akan mengambil alih telur tersebut untuk dierami dan memberi kesempatan kepada betina untuk pergi berburu ikan ke laut.


2. Menjaga Telur Tetap Hangat dan Berada di Posisi yang Tepat

Sejauh mata memandang, hanya ada salju di kutub selatan. Tidak ada daun-daunan atau ranting untuk membuat sarang yang hangat dan nyaman.

Supaya telur tetap hangat dan nyaman, pejantan penguin akan menggunakan badannya sendiri sebagai sarang bagi telurnya.

Pejantan penguin akan melindungi telur tersebut setiap saat dengan meletakkan telur di atas kakinya dan menutupi telur dengan lapisan bulu-bulu tebal yang ada diperutnya.

Pejantan penguin harus selalu berhati-hati agar telur tidak jatuh, karena bila terjatuh ke atas salju, maka telur akan langsung membeku dan calon anaknya tidak akan bisa menetas.

Si pejantan akan terus berdiri dan tak pernah meletakkan telurnya selama 2 sampai 3 bulan lamanya, hingga telur menetas.


3. Tubuh Pejantan Digunakan Sebagai Pelindung Telur dari Hawa Dingin dan Badai Salju

Habitat penguin berada di Antartika, musim dingin di tempat ini bisa berlangsung selama 6 bulan lamanya.

Saat musim dingin tiba, suhu di antartika bisa mencapai minus 60 derajat celcius. Bahkan, ketika terjadi badai salju, suhu bisa jauh lebih dingin dan hembusan anginnya dapat mencapai 200 km/jam.

Namun, anehnya para penguin justru memilih untuk bertelur saat dingin tiba. Agar mereka dapat bertahan dari kondisi yang ekstrem, selama 3 bulan tersebut para pejantan penguin akan saling merapatkan tubuh untuk berlidung dari angin yang dapat membuat mereka beku.

Dengan demikian, suhu tubuh mereka akan tetap terjaga dan mampu bertahan hidup hingga musin berakhir.


4. Cadangan Lemak dan Makan Salju Mampu Membuatnya Bertahan Hidup

Selama mengerami telurnya sekitar 2 hingga 3 bulan, para pejantan penguin hanya bertahan hidup dari makan salju dan cadangan lemak yang tersimpan di tubuhnya.

Kebanyakan dari mereka akan kehilangan setengah dari bobot tubuhnya ketika sang anak telah menetas.



5. Menyimpan Sisa Makanan di Tenggorokan Untuk Anaknya

Para pejantan penguin telah menyiapkan sisa makanan yang disimpan di dalam tenggorokannya. Makanan tersebut bukan untuk dirinya, melainkan untuk anaknya yang nanti akan menetas.

Ketika bayi penguin menetas, para ‘papa penguin’ akan menyuapi anaknya dengan sisa makanan tersebut (berbentuk cairan seperti susu).

Sedangkan si pejantan hanya akan makan salju saja ketika lapar, asalkan si anak tidak kelaparan ketika menetas nanti.


6. Menjaga Anaknya Hingga Sang Ibu Kembali

Tak lama sesudah anaknya menetas, para ‘mama penguin’ akan kembali pulang dari laut untuk ganti shift dengan pejantannya.

Para ‘mama penguin’ akan memberi makanan padat pertama untuk anak-anaknya yang mereka dapatkan dari hasil berburu di laut.

Penguin pejantan baru mulai meluncur ke laut untuk mencari makanan segar setelah si betina kembali.

6 Fakta Unik Tentang Pejantan Penguin Dalam Menjaga Anaknya


Nah, itulah beberapa fakta menarik tentang pejantan penguin yang menakjubkan. Mereka mampu puasa hingga berbulan-bulan untuk menjaga telurnya dan harus bertahan dari cuaca dingin yang ekstrim di kutub selatan.

Sumber:
http://www.kaskus.co.id/thread/5589cbac507410ef588b4568/?ref=homelanding&med=hot_thread

4 Merek Mobil Keluarga Paling Irit Bensin di Indonesia

Memiliki mobil pribadi tentu sangat menyenangkan, karena mobil merupakan alat transportasi paling nyaman yang bisa kita gunakan.

Dengan mobil pribadi, Anda serta keluarga dapat pergi ke manapun tanpa perlu khawatir kepanasan atau kehujanan.

Tak seperti bila kita menggunakan angkutan umum, menggunakan mobil pribadi tidak membuat kita risau akan kehabisan angkot atau ketinggalan bus.

Hanya saja, kita harus siap mengeluarkan biaya lebih besar ketika menggunakan mobil pribadi, selain itu biaya perawatannya pun perlu diperhitungkan sehingga penggunaan mobil pribadi memang disarankan untuk kalangan ekonomi menengah dan atas.

Baca juga: Nissan Terrano – SUV Dengan Body Gagah dan Macho

Salah satu mensiasati biaya pengeluaran menggunakan mobil pribadi ialah dengan memilih jenis mobil yang irit konsumsi bahan bakar.

Nah, berikut ini kami akan berbagi kepada Anda beberapa jenis atau merek mobil keluarga yang tergolong irit dalam konsumsi bahan bakarnya. Jadi, Anda akan lebih hemat saat bepergian bersama teman maupun keluarga.


1. Honda Mobilio

Honda Mobilio, salah satu kendaraan produksi Perusahaan Otomotif raksasa asal Jepang ini menempati posisi teratas untuk mobil keluarga paling irit di Indonesia.

Pengukuran tingkat konsumsi bahan bakar yang telah dibuktikan oleh Honda Mobilio ialah hanya dengan 1 liter bensin, mampu mencapai jarak 23.7 kilometer.

Konsumsi bahan bakarnya yang irit membuat mobil ini termasuk salah satu produk otomotif yang paling laris di pasaran.


2. Nissan Grand Livina

Telah dibuktikan oleh banyak orang, Nissan Grand Livina menjadi salah satu mobil keluarga yang paling irit di Indonesia. Jarak tempuhnya bisa mencapai 18 kilometer hanya dengan 1 liter bensin saja.

Tak hanya itu, meski mobil ini tergolong irit namun performanya tetap bagus dan desain bodynya yang elegan juga membuatnya cukup laris di pasaran otomotif Indonesia.


3. Suzuki Ertiga

Mobil keluarga paling irit berikutnya ialah keluaran pabrik otomotif Suzuki, yaitu Suzuki Ertiga. Banyak sekali kelebihan yang dimiliki pada mobil ini. Salah satunya ialah konsumsi bahan bakarnya yang sangat irit.

Hanya berbekal 1 liter bahan bakar, Suzuki Ertiga mampu menempuh jarak sejauh 14 kilometer. Mobil keluarga satu ini cukup banyak diminati oleh masyarakat Indonesia, selain irit juga harga jual kembalinya pun relatif stabil.


4. Toyota Avanza

Julukan sebagai mobil ‘sejuta umat’ memang cocok diberikan kepada produk keluaran Toyota yang satu ini. Berbekal 1 liter bensin, Toyota Avanza mampu menempuh jarak sejauh 13 kilometer.

Meskipun masih kalah bila dibandingkan dengan ketiga mobil sebelumnya, mobil ini tetap menjadi salah satu produk terlaris di pasaran karena kapasitas penumpangnya yang lebih lega dan mampu menampung hingga 7 penumpang (selain supir).


Demikian ulasan singkat kami mengenai mobil-mobil keluarga paling irit di Indonesia, memilih mobil irit bahan bakar merupakan pilihan bijak untuk membantu dalam penghematan keuangan Anda.

Sumber/gambar:
http://mobilterbaru2015.com/4-mobil-keluarga-paling-irit-di-indonesia/
wikipedia.org

Efektifkah Memutar Alunan Musik di Tempat Usaha Anda?

Efektifkah Memutar Alunan Musik di Tempat Usaha Anda?
Sepintas ketika memasuki swalayan, departemen store, ataupun minimarket, kita akan mendengar alunan musik, kita mungkin akan berpikir kalau hal itu dilakukan hanya sekadar untuk mengusir rasa sunyi.

Namun, ternyata tidak hanya demikian. Ada alasan lain mengapa tempat-tempat perbelanjaan modern memutar alunan musik, dan hal tersebut bukanlah sekadar untuk menghilangkan kesunyian.

Baca juga: Kepribadian Wanita Bisa Ditebak Dari Caranya Berbelanja

Ternyata, menurut Psychology Today, terdapat alasan lain mengapa di swalayan atau department store selalu memutar alunan musik. Simak uraiannya di bawah ini!


1. Alunan Musik Membuat Pengunjung Betah

Beberapa survey mengatakan bahwa mendengarkan musik saat berbelanja membuat pengunjung betah 20 persen lebih lama.

Alasannya, alunan musik bisa membuat perasaan seseorang menjadi lebih santai dan mood menjadi lebih baik.


2. Waktu Berkunjung Jadi Lebih Lama Dengan Alunan Musik Klasik

Sebuah survey yang dilakukan di Inggris menunjukkan bahwa seseorang dapat bertahan lebih lama saat makan di restoran bila mendengarkan musik klasik.

Ketika musik klasik dimainkan pada sebuah restoran di Inggris, pelanggan yang bertahan lebih lama cenderung mengkonsumsi makanan dan minuman lebih banyak.


3. Alunan Musik yang Tepat Dapat Menentukan Barang Apa yang Akan Dibeli

Adrian North, seorang psikolog pernah melakukan penelitian yang mengungkapkan bahwa musik yang diputar di sebuah toko atau swalayan dapat mempengaruhi barang yang akan dibeli seseorang.


4. Musik Dapat Mempengaruhi Lidah Seseorang

Berdasarkan suatu penelitian yang dilakukan saat seseorang mencicipi makanan, diketahui bahwa musik dapat mempengaruhi rasa dari makanan yang mereka cicipi.

Musik yang mereka dengarkan saat menyantap suatu makanan dapat memunculkan deskripsi yang terasa lebih jelas dari rasa makanan tersebut.


5. Alunan Musik Mampu Meningkatkan Kualitas Penilaian Pengunjung

Pada suatu penelitian yang dilakukan dengan membandingkan kondisi di sebuah swalayan yang memainkan alunan musik dengan yang tidak memainkan alunan musik ditemukan kesimpulan bahwa hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas penilaian pengunjung.

Penilaian pengunjung sebagian besar mengalami peningkatan pada swalayan yang memutar alunan musik karena merasa nyaman terutama pada alunan lagu dengan irama yang santai.


Nah, itulah kelima alasan mengapa swalayan maupun restoran sering memutar alunan musik di tempat usahanya. Tentu hal ini bisa kita jadikan trik untuk menarik pengunjung lebih banyak ke restoran maupun toko Anda.

Sumber:
http://www.keepo.me/wiuww-channel/inilah-7-hobi-yang-bikin-kamu-tambah-pintar

Nissan Terrano – SUV Dengan Body Gagah dan Macho

Nissan Terrano – SUV Dengan Body Gagah dan Macho
Di luar negeri, SUV bongsor ini lebih dikenal dengan nama Nissan Pathfinder, dan diluncurkan secara resmi ke Indonesia pada tahun 1995.

Perakitan mobil Nissan Terrano dinaungi oleh Nissan Motor Indonesia yang dilakukan di Purwakarta, Jawa Barat.

Mobil ini memang terlihat macho dan tampan, dengan tampilan gagah, kekar serta maskulin bisa kita lihat jelas dari lekukan tajam dan tegas yang melintang di seluruh bagian luar body.

Baca juga: 5 Fitur Mewah yang Ditawarkan Mitsubishi Delica Royal

Ban yang besar dan jarak permukaan tanah dengan body yang tinggi membuat kesan macho dari mobil ini semakin bertambah. Hal inilah yang membuatnya sangat cocok digunakan berkendara di segala medan.

Beralih ke bagian interior, akomodasi kabin dari SUV yang gagah ini didesain ergonomis. Namun headroomnya memang agak sempit untuk ukuran orang dewasa dengan postur tubuh 170 cm ke atas.


Spesifikasi SUV Nissan Terrano

Bagi Anda yang memiliki minat dengan mobil gagah satu ini, berikut kami bagikan spesifikasinya:
- Mesin 4 silinder, 2,4 liter dengan kode Z24, segaris SOHC karburator.
- Tenaga keluaran maksimum 118 HP @4.800 RPM.
- Torsi puncak 185 Nm @2.800 RPM.
- Bore x Stroke: 89.0 x 96.0 mm.
- Rasio kompresi 8.3:1.
- Tangki bahan bakar berkapasitas 80 liter.
- Transmisi Manual dengan 5 percepatan.
- Berpenggerak roda belakang.
- Suspensi depan: Independent Double Wishbone Suspension, Torsion Bar with Telescopic Shock Absorber, Stabilizer Bar.
- Suspensi Belakang: Rigid Axle, 5 Link Coil Springs, Shock Absorber, Stabilizer Bar.




Keunggulan SUV Nissan Terrano

Beberapa keunggulan yang membuat mobil ini menarik untuk dijadikan tunggangan antara lain:
- Desain body yang gagah dan kekar.
- Ground clearance dengan desain yang tinggi.
- Bantingan empuk.
- Peredaman bagus.
- Onderdil atau spare parts mudah didapat.
- Ekonomis dari segi biaya perawatan.
- Masih boleh memakai bensin premium.
- Kualitas pembuatannya sangat baik.


Kekurangan SUV Nissan Terrano

Tak lengkap rasanya bila tidak dijelaskan pula beberapa kekurangan dari Nissan Terrano, agar para calon pemilik mobil ini dapat membandingkannya dengan SUV lain.
- Belum menggunakan sistem injeksi.
- Kelengkapan fiturnya masih cukup minim.
- Tenaga pada putaran aras masih cukup lemah.
- Konsumsi bahan bakar yang boros.
- Belum tersedia transmisi automatic.
- Harga jual kembali (bekas) yang tergolong rendah.


Nah, itulah sekilas uraian yang dapat kami bagikan kepada Anda mengenai spesifikasi maupun kelebihan dan kekurangan dari Nissan Terrano.

Meskipun mekanisme mesin masih sederhana dengan menggunakan karburator, namun hal ini justru membuat biaya perawatannya jadi lebih murah.

Sumber:
http://www.topgir.com/2015/08/review-spesifikasi-keunggulan-kelemahan-suv-offroad-nissan-terrano.html

Menilik Prospek Bisnis Penjualan Baju Hamil dan Perlengkapan Bayi

Menilik Prospek Bisnis Penjualan Baju Hamil dan Perlengkapan Bayi
Peluang usaha penjualan perlengkapan ibu hamil dan bayi masih cukup baik, karena kebutuhan terhadap barang tersebut sangatlah penting bagi ibu-ibu yang tengah mengandung maupun yang baru saja melahirkan.

Walaupun pelaku usahanya kian bertambah, tetapi tingkat permintaannya pun terus meningkat. Dengan strategi produksi dan pemasaran yang baik, maka kita tidak perlu khawatir terhadap persaingan usaha yang ada.

Baca juga: Jenis-jenis Produk Paling Laris Dijual pada Toko Online

Sejak dulu, tidak banyak yang berubah pada kebutuhan baju hamil dan perlengkapan bayi. Beberapa di antaranya yaitu baju hamil, celana hamil, pakaian dalam, serta baju menyusui pasca melahirkan.

Di samping itu, keperluan bagi sang buah hati juga turut menyertai seperti baju-baju bayi, bedong, popok, kain, kasur dan tempat tidur bayi, hingga baby bag (tas bayi).

Perubahan pada kebutuhan di atas biasanya hanya soal perkembangan model, desain, maupun corak warna bahan yang mengikuti selera dan tren masa kini.

Proses hamil dan melahirkan merupakan momen yang membahagiakan bagi setiap pasangan suami istri hingga segala perlengkapan dalam menyambut kelahiran buah hati akan dipersiapkan dari jauh hari.

Berbagai perlengkapan bayi dan ibu hamil kini hadir dengan berbagai model yang menarik dan kreatif. Seiring dengan kebutuhan masyarakat, bisnis perlengkapan bayi dan baju hamil akan terus mengalami perkembangan.

Misalnya kasur bayi, sekarang telah dilengkapi bantal dan guling serta kelambu dengan berbagai model mengikuti tren masa kini.

Ada juga baby bag dengan inovasi dan ukuran yang beragam sesuai fungsinya untuk menyimpan perlengkapan bayi, sekarang ini telah dilengkapi dengan tempat botol susu yang dapat dilepas-pasang.

Sementara untuk perlengkapan bayi yang baru lahir yang sering dibutuhkan di antaranya baju bayi dengan berbagai ukuran lengan, celana bayi ukuran panjang maupun pendek, topi bayi, selimut bayi, sarung tangan bayi, serta perlak.

Kasur bayi dengan model lipat dan model panjang juga kian diminati. Tak ketinggalan, gendongan bayi dengan berbagai model bisa dipakai untuk depan/belakang sering menjadi barang yang dicari oleh konsumen.

Perlengkapan ibu hamil hingga melahirkan juga tetap banyak dibutuhkan. Penjualan perlengkapan bayi dan ibu hamil memiliki peluang yang bagus karena bisnis ini merupakan kebutuhan yang sifatnya mendesak bagi keluarga yang sedang menanti kehadiran buah hati.

Apalagi, seiring dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, usaha perlengkapan bayi dan ibu hamil akan tetap hidup.


Tempat Belanja Grosir Perlengkapan Bayi dan Ibu Hamil

Lantas, dimana Anda bisa menemukan tempat belanja grosir perlengkapan bayi dan ibu hamil? Beberapa tempat seperti ITC Mangga Dua, Pasar Jatinegara, dan ITC Cipulir merupakan pusat belanja grosir perlengkapan bayi dan ibu hamil yang bisa kami rekomendasikan.

Ketiga tempat tersebut menyediakan beragam perlengkapan ibu hamil dan bayi dengan aneka model, harga dan sesuai tren masa kini.

Di ITC Mangga Dua, Jakarta Utara, lokasi penjualan grosir perlengkapan bayi dan ibu hamil berada di lantai 1 dan 2. Sedangkan di Pasar Jatinegara bisa Anda temukan di lantai dasar dan lantai 1. Begitu juga ITC Cipulir, letaknya berada pada lantai dasar.

Anda bisa datang langsung ke lokasi untuk melihat-lihat barang apa saja yang kira-kira dibutuhkan untuk mengisi toko Anda.

Harga yang ditawarkan pun biasanya masih bisa dinegosiasi sehingga Anda masih berkesempatan untuk mendapatkannya dengan harga lebih murah, apalagi jika pembelian dalam partai besar.

Bahkan, bila Anda sudah saling mengenal dan saling percaya dengan penjual grosirnya, pembelian bisa dilakukan via telepon dan transfer uang antar bank.

Berikut ini kami bagikan kepada Anda referensi toko yang cukup recommended untuk dijadikan sebagai tempat kulakan perlengkapan bayi dan ibu hamil yang murah dan lengkap:

1. Toko Baby Purnama
Alamat: Pasar Jatinegara, Lantai Dasar BKS 265-266
Telp: (021) 8507701

2. Toko Kiss Land
Alamat: Pusat Perdagangan Grosir Pasar Pagi Lantai Dasar blok B no. 194, Jakarta Utara
Telp: (021) 6015836, 6255621

3. Toko Nabil Baby Shop
Alamat: ITC Cipulir, Lantai Dasar Blok A No. 185, Jakarta Selatan
Telp: 081380837866 / 085695492437

Sumber:
http://alamatpusatgrosir76.blogspot.co.id/2014/07/grosir-baju-hamil-dan-perlengkapan-bayi.html