Menjadi Raksasa Kaya Dengan Mata Uang Baru Bernama ‘Data’

Menjadi Raksasa Kaya Dengan Mata Uang Baru Bernama ‘Data’

Menjadi Raksasa Kaya Dengan Mata Uang Baru Bernama ‘Data’
Pada masa 2004 hingga 2007 lalu, Google sibuk dengan rencana pengembangan bisnis dalam bidang telepon selular.

Telah diprediksi oleh Google bahwa komputasi di masa depan akan dipegang oleh ponsel. Google pun berkeinginan untuk menyaingi para raksasa telepon selular saat itu dengan memproduksi ponsel pintar.

Apalagi, Appel memang telah berencana akan segera merilis ponsel revolusioner yang sekarang kita kenal dengan nama iPhone.

Ponsel yang diproduksi tidak hanya tentang menciptakan hardware (perangkat kerasnya), namun juga OS (sistem operasinya).

Baca juga: Konsep Spiritualitas Yang Bisa Kita Petik Dari Pemikiran Google

Saat itu, OS ponsel yang banyak beredar hanyalah Symbian, Microsoft Mobile, dan Blackberry. OS yang open source hanya Symbian saja.

Akan tetapi, pengembangan Symbian oleh Symbian Foundation saat itu dibiayai oleh Nokia, Sony Ericsson, Samsung, dan Motorola.

Google tidak berminat untuk bergabung, mereka memilih untuk berpikir ‘out of the box’. CEO Google Eric Schmidt berkata dalam sebuah rapat bahwa Google tidak akan membuat ponsel, tapi mereka akan membuat sesuatu yang akan digunakan pada semua ponsel.

Artinya, Google memutuskan untuk menciptakan OS yang dapat dipergunakan pada semua ponsel di seluruh dunia.

Pada tahun 2005, keberuntungan mempertemukan Google dengan Andy Rubin, pengembang OS Android. Dengan harga USD 50 juta, Google membeli Android sekaligus Rubin.

Android merupakan OS ponsel berbasis Linux yang gratis dan open source. Android dijadikan senjata oleh Google untuk memulai perang di bisnis ponsel dan menjatuhkan para raksasa lama.

Android baru resmi diluncurkan pada tahun 2010, namun pencapaiannya sungguh luar biasa hingga menjadikannya OS ponsel yang paling banyak dipakai di dunia.

Lebih dari 1,6 miliar ponsel menggunakan OS Android, angka ini jauh melampaui pesaing beratnya yaitu iOS di angka 628 juta. Berkat Android pula, sekarang kita dapat menikmati smartphone hanya dengan uang di bawah Rp 1 juta.


Era ‘Data’ Layaknya Sebuah Tambang Emas

Lantas, mungkin banyak dari kita yang bertanya, bila Android diberikan secara gratis, darimana Google mendapatkan keuntungan?

Ponsel merupakan perangkat komputasi yang telah menjadi bagian hidup orang banyak dalam kehidupan sehari-hari.

Ponsel telah disulap menjadi mesin tambang emas, dan emas tersebut adalah data Anda. Dari data ini, ada beberapa hal yang dapat diketahui oleh Google tentang diri Anda, antara lain:
- Nama, jenis kelamin, usia, dan lokasi yang datanya kita masukkan saat registrasi akun untuk mengakses Android.
- Dari aplikasi yang Anda install, Google dapat mengetahui hobi dan kepribadian Anda.
- Mereka dapat membaca minat Anda dengan mengetahui secara presisi lokasi Anda dan tempat-tempat yang Anda kunjungi lewat GPS.
- Google bisa tahu profesi, relasi dan minat Anda melalui email yang masuk ke ponsel.
- Bahkan jika Anda pengguna Google Wallet yang biasa melakukan transaksi ke mesin EDC dengan cara tapping, mereka dapat mengetahui jumlah pengeluaran dan tempat Anda biasa berbelanja.
- Belum lagi ketika Anda menggunakan browser yang terintegrasi dengan Mesin Pencari Google, seperti Chrome misalnya, mereka akan tahu situs apa yang biasa Anda kunjungi, berapa lama Anda membuka situs tersebut, dan aktivitas apa yang Anda lakukan.

Memang data-data tersebut tidak sepenuhnya dapat membaca diri Anda secara detail. Tapi mereka melihat hal ini sebagai sebuah pasar, dan melakukan survey dengan mengambil sampel-sampel dari beberapa orang seperti Anda.

Lantas, apa yang Google lakukan dengan data-data tersebut? Mereka memberdayakannya untuk jaringan periklanan yang mereka miliki. Google merupakan biro iklan terbesar di dunia, dengan produk layanannya yang bernama Adsense.

Pada 2014 lalu, pendapatan Google dari Adsense adalah sebesar USD 59 miliar atau sekitar Rp 826 triliun. Angka ini hampir separuh APBN Indonesia 2014 yang sebesar Rp 1.800 triliun.

Data-data yang didapat Google dari para penggunanya, ternyata sangat berguna bagi para pengiklan. Karena pengiklan dapat mentargetkan brand atau iklan mereka pada calon konsumen yang benar-benar potensial sesuai dengan minat dan kebiasaan yang diperoleh dari data-data pengguna Google.

Kita ambil contoh sebuah brand mobil yang tentunya mentargetkan pasar dari segi ekonomi adalah mereka yang berada pada ekonomi menengah  ke atas.

Iklan mobil mereka akan sia-sia bila menampilkan iklan kepada orang yang ekonominya pas-pasan atau untuk beli sepeda motor pun mereka tak mampu.

Tak semua periklanan konvensional mampu memenuhi kebutuhan micro targeting sebuah brand. Misalnya memasang iklan dalam bentuk billboard di tepi jalan, bila ada 1 juta orang yang melihat iklan itu setiap harinya, kemungkinan hanya 30% yang mampu beli mobil, atau sekitar 10% yang berencana beli mobil. Jadi, 70% sisanya bisa dibilang sia-sia.

Jika tarif pemasangan iklan mencapai Rp 300 juta per bulan dan hanya mampu menjual 100 unit mobil saja, maka nilai akuisisi untuk penjualan mobil per unitnya ialah sebesar Rp 3 juta.

Biaya ini cukup mahal, karena pengiklan turut pula menghabiskan uangnya untuk menampilkan iklan kepada publik yang bukan segmen pasar mereka.

Hingga kehadiran Adsense oleh Google, merupakan revolusi dari sebuah jaringan periklanan yang dapat memenuhi kebutuhan micro targeting para pengiklan. Pengiklan hanya akan membayar sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

Misal, mereka hanya butuh iklan mereka disaksikan, maka yang dipilih adalah metode pembayaran iklan dalam bentuk CPM (cost per mile).

Sedangkan jika mereka butuh iklan mereka di klik, maka metode pembayaran iklan yang bisa dipilih adalah dalam bentuk CPC (cost per click).

Kemudian jika Anda memilih metode pembayaran iklan dalam bentuk CPA (cost per acquisition), maka pengiklan hanya membayar iklan ketika ada konsumen yang melakukan transaksi melalui website Anda.

Sampai di sini, kita menjadi tahu bagaimana data bisa menjadi ‘tambang emas’ yang menghasilkan pendapatan luar biasa.

Google mendapatkan data tersebut dari user, para pengguna berbagai produk gratisannya. Demi memperoleh user, berbagai produk berplatform gratis disediakan oleh Google seperti Google Search Engine, Android, Chrome, Youtube, dan Google+.

“Ketika sesuatu bisa Anda dapatkan dengan gratis, maka Anda lah yang menjadi produknya”, mau tak mau kita akan sepakati argumen ini.

Namun, kita jangan berpikiran negatif dulu dari adanya kapitalisasi data ini, justru kita harus berterima kasih pada Google. Karena setiap orang sebenarnya bisa ikut diuntungkan.

Keuntungan bagi pemilik website, mobile app dan video di Youtube ialah dapat memberdayakan tempat atau konten mereka sebagai media untuk menampilkan iklan adsense. Sehingga mereka bisa menghasilkan pendapatan dengan sistem bagi hasil bersama Google.

Sudah banyak success story yang ditampilkan oleh banyak orang di seluruh dunia karena berbisnis menjadi penayang Adsense. Peluang ini sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh banyak orang di Negara kita.

Dan bukan tidak mungkin kalau peluang tersebut bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi angka pengangguran serta menggairahkan iklim industri kreatif di Indonesia.

Bukan hanya Google yang melakukan hal ini, tapi juga facebook dan beberapa social media lainnya, turut memanfaatkan data usernya untuk para pengiklan mereka.

Mereka bersaing untuk memperoleh user sebanyak-banyaknya agar data yang dapat dijadikan ‘tambang emas’ bisa semakin banyak mereka gali.

Di zaman ini, data menjadi begitu penting sebagai senjata dalam ‘pertarungan’ bagi bisnis digital. Kini, kita telah sedikit memahami mengapa para penyedia produk gratisan tersebut dapat menghasilkan keuntungan luar biasa dan menjadi perusahaan raksasa di bumi.


Ada Banyak Hal yang Tak Masuk Akal Dalam Bisnis Digital

Jika Anda sering berbelanja di situs belanja online, seringkali kita temui barang yang harganya tak masuk akal karena jauh lebih murah dibanding harga pasaran. Pertanyaannya, lha memang mereka enggak rugi?

Ada juga aplikasi yang bernama Traveloka, penyedia layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara online. Anda akan mendapatkan tarif hotel lebih murah ketika Anda memesannya melalui Traveloka ketimbang Anda datang langsung dan memesan lewat resepsionis.

Mengapa bisa demikian? Karena kabarnya Traveloka memang mensubsidi alias ‘nomboki’ harga kamar yang diberikan hotel kepada konsumen. Duh, tambah pusing nih kalau kita pikirkan, jualan kok ‘nombok’?

Mungkin gambarannya akan semakin jelas dengan bisnis yang sedang hangat saat ini, kita lihat Gojek. Anehnya, mereka masih rugi hingga sekarang.

Padahal, dikabarkan mereka telah memperoleh investasi sekitar Rp 200-600 miliar dari Sequoia Capital pada pertengahan tahun.

Sang founder, Nadiem Makarim mengungkapkan bahwa mereka memang belum untung hingga sekarang. Justru investor akan memarahi mereka bila Gojek mendapatkan untung. Aneh bukan? Investor kok malah enggak mau untung?

Bagi bisnis konvensional, mungkin akan sedikit sulit untuk memahami hal ini. Kinerja bisnis selama ini hanya diukur melalui angka yang tertulis pada buku keuangan perusahaan.

Jika angkanya minus, berarti bisnis tersebut buruk untuk diteruskan. Namun dalam bisnis digital, data telah menjadi mata uang baru yang tidak tertulis di buku keuangan perusahaan.

User merupakan gerbang dari bisnis ini. Ketika telah memperoleh user yang banyak, maka data pun akan siap dikapitalisasi untuk keperluan apapun.

Semakin banyak jumlah user, maka valuasi atau nilai produk perusahaan digital tersebut otomatis akan semakin tinggi.

Lihat saja Whatsapp, saat pertama kali dirilis pada tahun 2009 oleh Ian Koum, modal investasinya hanya sebesar USD 250.

Kemudian, hanya berselang 2 tahun saja Sequoia Capital berani menyuntikkan dananya senilai USD 80 juta. Tahun berikutnya, Sequoia menambah lagi investasi mereka sebesar USD 50 juta ke Whatsapp.

Hebatnya, sampai 2014 lalu, Facebook berani membeli Whatsapp senilai USD 19 miliar. Inilah bisnis digital yang sulit dimengerti oleh kebanyakan orang awam.

Dengan mata uang bernama ‘data’, bersiaplah untuk menjadi raksasa kaya selanjutnya dalam bisnis digital.

Sumber:
http://www.kompasiana.com/hilmanfajrian/mata-uang-baru-itu-bernama-data_564c2214b19273b106541023
Baca selengkapnya »
Pengertian Etika Bisnis dan Kendala Dalam Penerapannya

Pengertian Etika Bisnis dan Kendala Dalam Penerapannya

Pengertian Etika Bisnis dan Kendala Dalam Penerapannya
Kata etika, kerap disebut juga dengan kata etik atau etis, dalam bahasa Inggris biasa disebut ethics. Kata ini memiliki banyak pengertian, di antaranya akan dijelaskan pada ulasan berikut ini:

Etika dari segi etimologi (asal kata) berasal dari kata latin “Ethicos” yang artinya kebiasaan. Dengan demikian, etika dapat diartikan sebagai suatu kebiasaan yang dikatakan baik oleh masyarakat.

Selanjutnya, pengertian ini lambat laun menjadi berkembang. Etika kemudian diartikan sebagai suatu ilmu yang membicarakan masalah perbuatan atau tingkah laku manusia yang dapat dinilai baik dan mana yang tidak baik.

Menurut Sumaryono (1995) etika berasal dari istilah Yunani ethos yang berarti adab istiadat atau kebiasaan yang baik.

Baca juga: Memberdayakan Pelanggan Dalam Strategi Marketing Bisnis Anda

Etika kemudian berkembang menjadi studi mengenai kebiasaan manusia berdasarkan kesepakatan menurut ruang dan waktu yang dapat berbeda-beda, menggambarkan perangai manusia dalam kehidupannya secara umum.

Selain itu, etika berkembang pula menjadi studi mengenai kebenaran atau ketidakbenaran berdasarkan kodrat manusia yang diwujudkan melalui kehendak manusia.

Berdasarkan perkembangan tersebut, etika bisa dibedakan lagi menjadi 2, yaitu etika moral dan etika perangai.

1. Etika Moral

Etika moral berhubungan dengan kebiasaan seseorang dalam berperilaku yang baik dan benar berdasarkan kodrat manusia. kebiasaan ini berasal dari kodrat manusia yang disebut moral.

Contoh dari etika moral antara lain seperti berkata dan berbuat jujur, menghargai hak orang lain, menghormati orangtua dan guru, berlaku adil, dan lain-lain.

Kebebasan manusia dalam berkehendak mengarahkannya untuk melakukan perbuatan baik dan benar. Ketika pelanggaran etika moral dilakukan oleh manusia, berarti dia memang berkehendak melakukan kejahatan, dengan sendirinya ia sadar memang harus menerima hukuman.

Dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, salah satu dasar hukum positif yang dibuat oleh penguasa juga bersumber dari nilai moral.


2. Etika Perangai

Etika perangai merupakan adat istiadat atau kebiasaan yang menggambarkan perangai manusia dalam kehidupan bermasyarakat di suatu daerah tertentu, pada waktu tertentu pula.

Pengakuan dan pemberlakuan etika perangai tersebut disepakati masyarakat berdasarkan hasil penilaian terhadap perilaku.

Contoh etika perangai antara lain seperti berbusana tradisional, pergaulan pemuda, adat pernikahan, upacara adat, dan lain-lain.



Pengertian Etika Bisnis

Secara sederhana, etika bisnis adalah sejumlah cara untuk melakukan kegiatan bisnis cakupannya ialah seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, industri, dan juga masyarakat.

Etika bisnis mengarahkan agar bisnis dijalankan secara adil, sesuai dengan hukum yang berlaku dan tidak tergantung pada kedudukan individu maupun perusahaan di masyarakat.

Etika bisnis dalam sebuah perusahaan akan membentuk nilai, norma, dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, dan masyarakat.

Menurut Lozano (1996), etika bisnis adalah salah satu bagian dari prinsip etika yang diterapkan dalam dunia bisnis.

Etika bisnis merupakan sebuah rentang aplikasi etika yang secara khusus mempelajari pelaku bisnis dalam mengambil tindakan dalam menjalankan bisnisnya.

Dinyatakan oleh Epstein (1989) bahwa etika bisnis sebagai sebuah perspektif analisis etika di dalam bisnis yang menghasilkan sebuah proses dan sebuah kerangka kerja guna membatasi dan mengevaluasi berbagai tindakan individu, organisasi, juga terkadang seluruh masyarakat sosial.

Etika bisnis merupakan etika yang harus dimiliki seorang pelaku bisnis, baik ia adalah seorang pengusaha, manajer, karyawan, konsumen, maupun masyarakat.

Etika bisnis merupakan bagian dari produk pendidikan etika masa kecil, namun tetap dipengaruhi oleh lingkungan sekitar.

Para pakar psikologi banyak yang berkeyakinan bahwa penanaman awal nilai-nilai moral, kedisiplinan, dan etika yang dilakukan pada masa kecil akan sangat berpengaruh terhadap pembentukan persepsi atau hati nurani seseorang ketika ia telah beranjak dewasa (Faisal Afiff).

Lingkungan bisnis bisa saja merontokkan etika individu, begitu pula sebaliknya etika individu dapat mempengaruhi lingkungan bisnis, tergantung mana yang lebih dominan.

Etika bisnis pun menjadi kian disorot oleh masyarakat dan para pengamat, ketika terjadi krisis multi dimensional dalam beberapa tahun terakhir.

Tuntutan masyarakat akan tolak ukur etika jadi meningkat sehingga meningkatkan pula pengungkapan dan publikasi, kepedulian publik, regulasi pemerintah, serta kesadaran CEO terhadap etika dan profesionalisme bisnis.

Etika bisnis menjadi tuntutan harkat etis manusia dan tidak dapat ditunda hanya untuk membenarkan tindakan dan sikap tidak adil, tidak jujur maupun tidak bermoral.


Permasalahan dalam Penerapan Etika Bisnis

Terkadang ada sebuah pertanyaan yang senantiasa mengganggu benak kita, apakah etika dan bisnis adalah dua dunia yang berlainan?

Sering terjadi di sekitar kita ada perusahaan yang kurang memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas perusahaannya.

Bahkan, ketika dampak lingkungan tersebut sudah terjadi dan meluas, perusahaan tersebut malah terkesan lebih mementingkan penyelamatan aset-asetnya, ketimbang memperbaiki kerusakan lingkungan yang telah terlanjur terjadi.

Ada pula perusahaan yang menggunakan bahan-bahan berbahaya dalam produknya yang ketika diteliti ternyata mengandung zat yang dapat merusak kesehatan.

Meski pada akhirnya perusahaan tersebut melakukan permintaan maaf dan menarik semua produknya dari pasaran.

Tapi bagaimana dengan penanganan terhadap konsumen yang telah terlanjur memakai produk tersebut.

Mungkin sekarang ini si konsumen memang tidak merasakan dampaknya secara langsung, tapi bagaimana ketika 10 atau 20 tahun kemudian kesehatan si konsumen mulai terganggu, apakah pelaku bisnis tetap akan bertanggung jawab?

Masih lekat pula di benak kita penggunaan bahan pengawet berbahaya yang disebut formalin pada pembuatan tahu dan pengawetan ikan laut, serta ada juga pelaku bisnis yang membuat terasi dengan bahan-bahan yang sudah busuk dan tumbuh belatung.

Dari kasus-kasus tersebut, kita dapat melihat bagaimana seorang pelaku bisnis bersedia melakukan apa saja demi mendapatkan laba sebesar-besarnya.

Memang kita sama-sama mengakui, bahwa kepentingan utama bisnis adalah menghasilkan keuntungan yang maksimal untuk shareholders.

Hal ini mungkin menyebabkan pelaku bisnis menjadi terlalu fokus pada peningkatan kentungan sehingga mereka berpikiran pendek dan menghalalkan segala cara.

Ketatnya persaingan seringkali menjadi faktor pemicu diabaikannya etika dalam berbisnis oleh perusahaan.

Padahal, belakangan ini beberapa akademisi dan praktisi bisnis melihat adanya keterkaitan yang sinergis antara etika dan laba.

Menurut mereka, di era persaingan yang kian ketat ini, justru reputasi baik adalah suatu competitive advantage yang akan sulit ditiru oleh pesaing.

Doug Lennick dan Fred Kiel, penulis buku Moral Intelligence, berpendapat bahwa perusahaan-perusahaan yang dipimpin oleh orang yang menerapkan standar etika dan moral tinggi telah terbukti lebih sukses dalam jangka panjang.

Miliuner Jon M Huntsman, dalam bukunya yang berjudul Winners Never Cheat, menyebutkan bahwa kunci utama kesuksesan ialah reputasi, pengusaha yang memegang teguh integritas dan kepercayaan pihak lain akan menjadi pemenang dalam bisnis.

Cara pandang lama yang menganggap bahwa etika dan bisnis berasal dari dua dunia yang berbeda harus mulai disingkirkan dalam benak kita.

Beretika dalam bisnis memang tidak akan memberi keuntungan yang bisa segera kita dapatkan, namun keuntungan tersebut akan menjadi lebih besar di masa depan dan akan mampu bertahan dalam jangka panjang.

Peran serta masyarakat terutama melalui pemerintah ataupun badan pengawasan, LSM, media, dan konsumen-konsumen kritis merupakan hal yang sangat dibutuhkan guna meningkatkan kesadaran dalam etika bisnis.

Sumber:
http://kadekpariandani.blogspot.co.id/2014/03/pengertian-serta-aplikasi-etika-bisnis.html
Baca selengkapnya »
5 Tips Agar Bisnis Hotel Anda Ramai Pengunjung

5 Tips Agar Bisnis Hotel Anda Ramai Pengunjung

5 Tips Agar Bisnis Hotel Anda Ramai Pengunjung
Bila kita perhatikan, ada hotel-hotel yang kerap ramai pengunjung, namun ada pula yang sepi oleh pengunjung, hanya sesekali ramai itupun karena memang sedang musim liburan, dan dibarengi oleh penuhnya hotel-hotel lain.

Berbagai cara pun dilakukan oleh pihak manajemen hotel supaya sepanjang bulan dan sepanjang tahun, hotelnya dapat selalu ramai didatangi tamu.

Usaha yang keras dan intensif dalam mempromosikan hotel, pastinya akan memberikan hasil yang setimpal pula.

Baca juga: 3 Aspek Penting Dalam Membangun Bisnis Hotel

Akan tetapi, hal yang sebenarnya sangat penting untuk diperhatikan adalah bagaimana agar tidak menimbulkan kesan kunjungan ‘pertama dan terakhir’ bagi para tamu yang menginap di hotel.

Jadi, awalnya banyak tamu yang datang dengan senang hati, menginap, dan memakai berbagai fasilitas yang disediakan hotel, namun ketika check out seakan ada rasa penyesalan dengan wajah cemberut, dan mulut menggerutu.

Nah, para tamu yang pernah mencoba untuk menginap di hotel dan merasa kecewa, tentu akan menjadi agen-agen yang ampuh dalam memberikan kesan negatif terhadap hotel Anda.

Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang perlu dipahami oleh pemilik maupun pihak manajemen hotel agar bisnis hotelnya selalu ramai oleh pengunjung.


1. Kebersihan Hotel Secara Keseluruhan

Kebersihan merupakan faktor utama yang menjadi kesan pertama untuk tamu ketika masuk ke dalam area hotel. Kebersihan hotel harus dijaga secara keseluruhan di semua bagian hotel.

Jadi, tidak hanya di lobby, taman, atau kamar tamu saja. Melainkan di seluruh bagian hotel mulai dari gerbang hotel, area parkir, taman, fasilitas-fasilitas hotel, hingga ke bagian yang mungkin tidak terlihat oleh tamu seperti back office, dapur, dan lain-lain, semua harus terjaga kebersihannya.

Begitu juga kebersihan para karyawan, mulai dari seragam, kebersihan badan, dan segi penampilan karyawan, usahakan agar selalu terlihat bersih agar memberikan kesan fresh bagi tamu yang melihat.


2. Keramahtamahan Dalam Pelayanan

Hanya dengan melihat secara sekilas raut wajah yang ditampilkan oleh pegawai hotel Anda, para tamu akan langsung dapat memberi penilaian dari segi pelayanan hotel.

Keramahan harus dapat ditunjukkan oleh semua lini karyawan di hotel Anda. Bahkan, keterlibatan seorang manajer hotel dalam melayani tamu sekali-kali tidak akan menurunkan wibawanya. Justru perilaku ini akan memberikan efek ganda, bagi tamu dan bagi karyawan di bawahnya.

Tamu akan merasa sangat dihargai, begitu penting dan merupakan suatu kebanggan tersendiri dilayani langsung oleh manajer.

Sedangkan bagi karyawan hotel, akan semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan lebih baik lagi dengan penuh semangat dan tanggung jawab.


3. Pelayanan yang Cepat

Kecepatan juga merupakan faktor penting dalam hal pelayanan. Pelanggan jelas tak suka menunggu, apalagi terlalu lama hingga membuat pelanggan komplain. Ini poin yang buruk dalam penilaian tamu terhadap kualitas pelayanan di hotel Anda.

Waktu sangat berharga bagi konsumen, faktor kecepatan dalam pelayanan seperti proses chek in dan chek out, pembersihan kamar, pengantaran pesanan makanan, dan lain-lain merupakan hal penting yang harus dicapai dan dipertahankan oleh pihak manajemen hotel.


4. Kesesuaian Harga Dengan Kenyamanan Pelanggan

Harga atau biaya yang akan dibayarkan oleh para tamu tentunya harus sebanding dengan fasilitas dan pelayanan yang mereka dapatkan.

Meskipun harga murah, tapi berbagai hal yang didapatkan oleh tamu sangat mengecewakan, tentunya justru meninggalkan kesan yang buruk terhadap hotel Anda.

Sebaliknya, ‘harga mahal tapi masuk akal’ seringkali tidak menjadi masalah bagi para tamu jika apa yang mereka dapatkan di hotel Anda memang memberikan kesan yang baik di mata pelanggan.


5. Berikan Sesuatu yang Unik dan Spesial

Sesuatu yang unik dan spesial yang dimiliki oleh hotel Anda dan tidak ada di hotel-hotel lain tentunya menjadi sebuah nilai tambah tersendiri bagi para tamu.

Para tamu yang pernah menginap di hotel Anda dan mendapatkan sesuatu yang spesial akan lebih mudah mengingat hotel Anda dalam benak mereka.

Dan ketika mereka menceritakannya kepada teman atau kerabat, tentunya dapat membuat orang lain yang penasaran untuk mencobanya. Hal ini akan membuat hotel Anda memiliki nilai jual yang tinggi.

Keunikan tersebut bisa Anda buat dengan suatu kreativitas sendiri, atau dengan memanfaatkan keadaan maupun lingkungan sekitar yang memang tidak dapat dijumpai di hotel-hotel  lain.


Demikian tips dari kami agar hotel selalu ramai pengunjung. Dengan kombinasi kelima tips di atas, semoga apa yang menjadi tujuan dari Anda dalam membangun hotel tersebut dapat tercapai.

Sumber:
https://knhotelconsultant.wordpress.com/2011/01/31/faktor-kesuksesan-usaha-hotel/
Baca selengkapnya »
5 Hal Penting Dalam Bisnis Hotel Agar Menjadi Pilihan Wisatawan

5 Hal Penting Dalam Bisnis Hotel Agar Menjadi Pilihan Wisatawan

5 Hal Penting Dalam Bisnis Hotel Agar Menjadi Pilihan Wisatawan
Faktor yang menjadi acuan wisatawan dalam memilih sebuah hotel sebagai lokasi untuk menginap sangatlah penting diketahui oleh pebisnis hotel maupun pihak manajemen.

Sebab, hal tersebut merupakan bagian fundamental dalam kelangsungan bisnis sebuah hotel. Wisatawan tentunya memiliki beberapa acuan khusus dalam memilih hotel.

Acuan tersebut pun berbeda-beda tergantung untuk tujuan apa mereka berwisata. Apakah untuk liburan sekolah, hari raya, atau berbulan madu.

Baca juga: 5 Tips Penting Bagi Pebisnis Dalam Melayani Pelanggan

Berikut ini kami akan berbagi mengenai 5 kriteria penting yang menjadi acuan para wisatawan dalam memilih hotel.


1. Kemudahan Akses Lokasi

Ketika membangun sebuah hotel, penentuan lokasi merupakan hal yang sangat vital. Umumnya, para tamu akan lebih memilih hotel yang disesuaikan dengan tujuan perjalanan mereka, beberapa kriteria hotel yang menjadi pilihan adalah sebagai berikut:
- Mudah dijangkau dengan alat transportasi yang ada.
- Dekat dengan keramaian atau pusat perbelanjaan.
- Dekat dengan objek wisata.
- Dekat dengan perkantoran.

Paling tidak hotel yang Anda bangun berlokasi di salah satu kriteria tersebut. Namun, hal yang paling krusial adalah kemudahan untuk para traveler dalam akses ke lokasi hotel Anda.


2. Pelayanan yang Baik

Pelayanan merupakan aspek penting dalam semua bisnis di bidang apapun. Untuk itu, pelayanan yang baik akan menentukan sukses atau tidaknya bisnis hotel yang Anda geluti.

Percuma hotel megah, berlokasi strategis, tapi pelayanannya ‘cacat’ di mata pelanggan. Pelayanan yang baik tentu menimbulkan kesan yang baik pula di mata pengunjung.

Hal ini akan meningkatkan rank hotel Anda berdasarkan hasil review dari para tamu yang sudah pernah menginap di hotel Anda.


3. Fasilitas yang Memadai

Bagi para tamu yang hendak menginap, fasilitas memiliki daya tarik tersendiri. Seperti misalnya para traveler yang gemar olahraga atau fitness, adanya fasilitas atau tempat olahraga menjadi nilai tambah bagi mereka.

Kemudian bagi traveler yang sedang mengadakan perjalanan bisnis atau dinas, adanya fasilitas pertemuan yang memadai, maupun konektivitas internet yang baik akan menjadi nilai tambah bagi mereka.


Keberadaan fasilitas-fasilitas hotel yang lengkap akan mendukung kenyamanan para tamu untuk menginap di hotel Anda.

Sehingga bisa saja mereka menambah waktu menginap atau ketika mereka berkunjung kembali ke kota tersebut, langsung menjadikan hotel Anda sebagai tempat tujuan pertama untuk menginap.


4. Kebersihan dan Keamanan Hotel

Tempat yang bersih dan keamanan yang terjamin akan membuat pengunjung hotel menjadi lebih nyaman dan rileks.

Apalagi, kebersihan merupakan hal yang sudah menjadi cakupan dalam standar operasional hotel yang harus ditaati oleh semua pebisnis hotel maupun pihak manajemen.


5. Harga yang Sesuai

Biasanya, harga memang akan disesuaikan dengan fasilitas yang akan pengunjung peroleh selama menginap. Persoalannya bukan harga murah atau mahal.

Melainkan apakah harga atau tarif yang diberikan sesuai dengan ekspektasi pengunjung hotel atau tidak.

Akan lebih baik harga mahal tapi memang sebanding dengan fasilitas yang diperoleh tamu, ketimbang harga murah tapi pengunjung tidak memperoleh kenyamanan saat menginap di hotel tersebut.


Nah, demikianlah tips atau strategi bisnis yang dapat kami sampaikan pada posting kali ini. Semoga sukses dengan bisnis hotel Anda.

Sumber:
google.co.id
Baca selengkapnya »
Dampak Positif Penerapan Etika Bisnis Bagi Perusahaan

Dampak Positif Penerapan Etika Bisnis Bagi Perusahaan

Dampak Positif Penerapan Etika Bisnis Bagi Perusahaan
Pada dasarnya, praktik etika bisnis dalam perusahaan akan selalu menguntungkan baik untuk jangka menengah maupun jangka panjang. Beberapa keuntungan yang didapat antara lain:

  • Mencegah kemungkinan terjadinya friksi, baik intern maupun eksternal perusahaan sehingga menjadi lebih efisien.
  • Meningkatkan motivasi kerja para karyawan.
  • Menjunjung prinsip kebebasan berniaga.
  • Meningkatkan daya saing perusahaan karena adanya dorongan yang diakibatkan persaingan bisnis yang sehat.


Tindakan tidak etis yang dilakukan oleh perusahaan akan memancing balasan dari kompetitor, konsumen maupun masyarakat yang kontradiktif dengan perusahaan. Hal ini tentu saja dapat mempengaruhi menurunnya nilai perusahaan dan penjualan.

Baca juga: Merek-merek Ternama yang Berasal dari Produk Militer

Etika bisnis sangat diperlukan agar hubungan baik dan fairness dalam dunia bisnis tetap terjaga. Etika bisnis pun kini telah berkembang pada cakupan yang lebih luas, antara lain seperti Global Compact, Decent Work, dan Company Social Responsibility.

Perangkat kebijakan dari Global Compact merupakan salah satu contoh dari perkembangan etika bisnis. Kebijakan tersebut antara lain:

  1. Bisnis seharusnya mendukung dan menghargai proteksi HAM yang telah dideklarasikan secara internasional.
  2. Memastikan bahwa tidak terlibat dalam eksploitasi HAM.
  3. Bisnis seharusnya mendukung kebebasan berserikat dan menghargai hak untuk berunding secara kolektif.
  4. Penghapusan semua bentuk kerja paksa.
  5. Penghentian keterlibatan pekerja anak secara efektif.
  6. Penghapusan diskriminasi dalam kesempatan dan jenis pekerjaan.
  7. Bisnis harus mendukung pendekatan pembatasan pelanggaran lingkungan.
  8. Mengambil inisiatif untuk lebih bertanggungjawab terhadap lingkungan.
  9. Mendukung pengembangan dan distribusi teknologi yang akrab lingkungan.
  10. Anti korupsi.



Kesadaran telah dimiliki oleh kalangan bisnis dewasa ini, mereka sadar bahwa dalam operasi bisnis sangat penting adanya Etika Bisnis.

Bahkan, saat ini etika bisnis telah menjadi salah satu strategi pengembangan perusahaan dan tidak lagi menjadi beban yang harus dilakukan perusahaan dengan terpaksa.

Salah satu manfaat etika bisnis sebagai strategi pengembangan perusahaan ialah Company Social Responsibility (CSR) yang membuat perusahaan juga memperoleh beberapa keuntungan, di antaranya:

  • Peningkatan profitabilitas.
  • Kinerja finansial yang semakin kokoh.
  • Penurunan risiko bentrok sosial dengan lingkungan sekitar.
  • Peningkatan reputasi perusahaan di mata publik.
  • dan lain-lain.


CSR sangat baik bila dijalankan bersama-sama oleh kalangan industri yang terjalin kemitraan. Namun demikian, ternyata masih ada beberapa perusahaan khususnya di Indonesia yang belum sepenuhnya “aware” terhadap pentingnya CSR.

Ketika terjadi gesekan dengan komunitas atau lingkungan sekitar, barulah perusahaan tersebut mulai berpikir tentang arti penting CSR.

Keterpaksaan dalam menerapkan CSR akan membuat perusahaan tidak memperoleh keuntungan secara maksimal.

Oleh sebab itu, CSR memang semestinya direncanakan dan tertata dalam sistem perusahaan dengan baik agar memberikan keuntungan yang maksimal tidak hanya untuk perusahaan tapi juga untuk masyarakat.

Untuk menjamin kegiatan bisnis yang seimbang, selaras, dan serasi, dunia bisnis yang bermoral memerlukan etika atau rambu-rambu.

Etika atau rambu-rambu tersebut akan mampu membimbing dan mengingatkan setiap pihak yang berkaitan dengan dunia bisnis kepada suatu tindakan yang terpuji (good conduct) yang harus selalu dipatuhi dan dilakukan dengan kerelaan.

Etika bisnis tidak hanya menyangkut hubungan antara pengusaha dengan pengusaha saja, melainkan juga memiliki kaitan secara nasional bahkan internasional.

Untuk mewujudkannya, tentu saja dibutuhkan pembicaraan yang transparan dan terbuka oleh semua pihak, baik pengusaha, masyarakat, pemerintah, maupun bangsa lain agar tidak hanya satu pihak saja yang konsisten menerapkan etika bisnis tersebut, sementara pihak lain tetap berpijak pada apa yang menjadi kepentingannya semata.

Sumber:
https://firmanchkusuma.wordpress.com/2011/10/07/manfaat-bagi-perusahaan-dalam-menerapkan-etika-bisnis/
Baca selengkapnya »
4 Tips Mengelola Keuangan Bagi Ibu Hamil

4 Tips Mengelola Keuangan Bagi Ibu Hamil

4 Tips Mengelola Keuangan Bagi Ibu Hamil
Hal berikutnya yang paling ditunggu-tunggu oleh pasangan pengantin setelah menikah adalah hadirnya sang buah hati. Tentunya, masa kehamilan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Anda dan pasangan.

Berbagai persiapan pun mulai dilakukan, baik dalam persiapan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh sang calon ibu dan bayi sampai biaya saat persalinan dan pasca melahirkan.

Pastinya tidak sedikit dana yang mesti dikeluarkan selama masa kehamilan tersebut.

Baca juga: 3 Tips Mengatur Keuangan Pribadi Bagi Seorang Lajang

Berikut ini kami akan berbagi tentang cara mengatur keuangan selama masa kehamilan sampai kelahiran si buah hati.


1. Mengatasi Besarnya Biaya Perawatan Ibu Hamil

Ibu hamil memerlukan perawatan yang intensif untuk menunjang kesehatan dan keselamatan sang ibu dan bayi. Hal ini tentu juga membutuhkan biaya tidak sedikit.

Beberapa biaya yang perlu dikeluarkan seperti medical chek up, ultrasounds, biaya gynecologist, kebutuhan suplemen serta nutrisi, dan lain-lain.

Untuk mengatasi biaya-biaya tersebut, Anda sudah harus merencanakannya sejak jauh hari. Bisa dengan menggunakan dana tabungan yang telah disiapkan oleh Anda dan pasangan atau polis asuransi kesehatan yang telah Anda ambil pada saat atau sebelum menikah.

Jika Anda melakukan klaim atas asuransi, biasanya perusahaan asuransi akan membayar mayoritas biaya-biaya tersebut.

Pemegang polis umumnya hanya akan dibebankan untuk membayar biaya minimumnya saja. Langkah ini tentunya akan lebih efisien dan menolong Anda untuk menghemat banyak uang yang mesti dikeluarkan.

Baca juga: Aspek Penting dalam Mengatur Keuangan Rumah Tangga


2. Biaya Belanja Keperluan dan Perlengkapan Bayi

Biaya berikutnya yang sangat penting untuk diperhatikan ialah biaya belanja keperluan dan perlengkapan bayi.

Beberapa perlengkapan wajib untuk bayi di antaranya seperti baju bayi, stroller, box bayi, aksesoris dan lain-lain. Biaya tidak sedikit tentunya harus dikeluarkan untuk belanja-belanja tersebut.

Mayoritas orangtua memang ingin membelikan anaknya semua perlengkapan yang baru. Namun, bayi akan tumbuh dengan cepat, dan mungkin akan membuat Anda mempertimbangkannya kembali.

Untuk itu tidak ada salahnya bila meminjam atau menerima hadiah beberapa perlengkapan dari teman atau saudara, menggunakan beberapa perlengkapan bekas yang masih bagus dan layak pakai pun tidak mengapa.


3. Persiapan Menjelang Hari Kelahiran Bayi

Banyak hal yang akan Anda persiapkan saat menjelang hari-hari kelahiran si buah hati. Mulai dari biaya rumah sakit, persalinan dan akomodasi selama di rumah sakit.

Anda juga dapat memanfaatkan pertanggungan asuransi kesehatan yang Anda miliki untuk biaya yang satu ini.

Sebelum membuat appointment kelahiran, konfirmasikan dulu tentang hal tersebut ke dokter kandungan dan anestesi.

Menggunakan asuransi kesehatan meskipun pengeluaran biaya preminya tidak sedikit, tapi masih lebih hemat ketimbang Anda menanggung semua biaya sendiri.

Sebagai tambahan informasi bagi yang tinggal di desa, biasanya ada bidan desa yang tugasnya menangani pemeriksaan ibu hamil, persalinan, dan pasca melahirkan.

Sebelum memutuskan untuk membawa ke rumah sakit, sebaiknya bawa dulu si calon ibu ke bidan desa terdekat, biayanya akan lebih hemat ketimbang Anda harus melakukan persalinan ke rumah sakit.


4. Biaya Pasca Melahirkan

Ketika si buah hati telah lahir, ada sejumlah biaya lagi yang harus Anda keluarkan, seperti susu tambahan, pemenuhan nutrisi bayi, popok, mainan, dan asisten rumah tangga.

Biasanya ada juga tradisi yang mesti dilakukan oleh sebagian masyarakat di Indonesia sehabis melahirkan.

Sebut saja itu sebagai tradisi syukuran keluarga yang biasanya juga akan menghabiskan biaya tidak sedikit.


Itulah beberapa tips untuk merencanakan keuangan saat masa kehamilan. Perencanaan keuangan memang perlu dilakukan dalam segala keadaan, termasuk dalam menghadapi masa kehamilan dan kelahiran si buah hati.

Diskusikan dengan pasangan untuk mempersiapkan segalanya di awal pernikahan. Dengan perencanaan keuangan yang baik, maka setiap proses dan tahapan Anda menjalani rumah tangga akan menjadi lebih mudah sehingga dapat meminimalisir tekanan dan stres terhadap berbagai pengeluaran kebutuhan keluarga.

Sumber:
https://www.cermati.com/artikel/4-cara-mengatur-keuangan-bagi-ibu-hamil
Baca selengkapnya »
Peluang Bisnis Rumahan Sablon Kaos Oblong

Peluang Bisnis Rumahan Sablon Kaos Oblong

Peluang Bisnis Rumahan Sablon Kaos Oblong
Usaha sablon adalah salah satu peluang bisnis yang modalnya relatif ringan, namun dapat memberikan keuntungan yang lumayan.

Usaha ini bisa Anda jadikan sebagai bisnis pokok maupun bisnis sampingan. Ada beberapa yang masih menggunakan sablon manual, ada pula yang sudah beralih pada sablon digital.

Bisnis sablon kaos oblong sangat cocok bagi Anda yang ingin memulai usaha rumahan yang menguntungkan.

Anda tetap dapat menjadikan bisnis ini sebagai usaha sampingan meskipun Anda misalnya seorang ibu rumah tangga, karyawan swasta, Pegawai Negeri Sipil, atau mahasiswa.

Sebab, usaha ini tidak mengharuskan Anda full time dan selalu stand by tanpa dapat mengerjakan aktivitas lain. Usaha ini dapat dikerjakan ketika memang ada order dari pelanggan saja.

Baca juga: 7 Tips Memulai Usaha Konveksi Kaos Distro

Sebenarnya, bisnis sablon kaos oblong sangat mudah untuk dijalankan, dan tidak mengharuskan Anda menguasai semua teknik dalam dunia sablon. Cukup dengan mengetahui hal-hal simpel dari bisnis ini saja Anda sudah dapat memulainya.

Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa ada 2 kategori dalam usaha sablon kaos oblong ini, yaitu sablon kaos manual dan sablon kaos digital. Masing-masing terdapat keuntungan dan kekurangannya sendiri.

Memulai usaha sablon kaos ini juga tidak memerlukan modal yang besar, asalkan Anda tahu seluk beluk memulai bisnis dan dapat memanfaatkan peluang maupun relasi yang ada, Anda sudah dapat membangun bisnis sablon kaos tersebut.

Bahkan, bisnis ini juga dapat dijalankan dengan cara sistem pre order yang artinya Anda mulai bekerja ketika sudah ada pesanan dan pembayaran (minimal 50%). Jadi, istilahnya sistem indent, dan akan meminimalisir faktor risiko biaya produksi yang sia-sia.

Nah, itulah sedikit ulasan mengenai peluang usaha sablon kaos oblong yang dapat kami sampaikan pada posting kali ini. Ulasan lebih rinci akan kami bahas lagi pada posting selanjutnya. Jadi, ikuti terus posting-posting kami yang menarik selanjutnya di blog ini ya! Jangan sampai ketinggalan infonya…

Sumber:
http://bisnisusaha.info/analisa-bisnis-usaha-sablon-kaos-oblong-digital-dan-manual-di-rumah/
Baca selengkapnya »
7 Langkah Awal Membangun Karir Sebagai Freelancer

7 Langkah Awal Membangun Karir Sebagai Freelancer

7 Langkah Awal Membangun Karir Sebagai Freelancer
Semakin berkembangnya bisnis secara online membuat bekerja freelance saat ini adalah cara yang lumayan ampuh untuk mendapatkan penghasilan.

Namun, pendapatan yang bisa diperoleh juga tergantung pada jenis kerjaan dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk bekerja kepada klien (pemberi kerja) Anda.


1. Temukan Waktu yang Cukup Untuk Kerja Online

Untuk menjadi freelancer, waktu merupakan faktor awal yang sangat penting. Anda harus memiliki waktu yang cukup untuk dapat bekerja secara online.

Baca juga: Menyongsong Perubahan Pada Era Baru Dunia Kerja Modern

Bagi Anda yang masih memiliki pekerjaan offline, mungkin akan lebih sibuk dibandingkan mereka yang memang bekerja freelance secara full timer.

Hanya saja, freelancer memang lebih diuntungkan dengan tidak terlalu terikat terhadap jam kerja sehingga bekerja dapat dilakukan secara fleksibel, kapan saja, dan di mana saja.

Bila ingin memulai kerja sebagai freelance, maka putuskan untuk menyediakan waktu yang cukup untuk dihabiskan setiap hari dalam menyelesaikan tugas-tugas para klien.


2. Pilih Bidang yang Memang Anda Kuasai

Ada banyak bidang jasa yang bisa Anda lakukan dalam bekerja freelance. Namun, pilihlah salah satu atau beberapa yang memang Anda kuasai dengan baik.

Beberapa contoh pekerjaan freelance di internet yang cukup populer di antaranya seperti penulis konten/artikel, programming, data entry, desain web/blog, multimedia, dan lain-lain.


3. Bergabung dengan Situs Freelance dan Forum

Untuk permulaan, Anda bisa melakukan promosi jasa Anda di situs-situs freelance maupun situs forum yang di dalamnya membuat trade untuk jasa freelance.

Ada banyak situs freelance yang bisa Anda pilih seperti freelancer.com, elance.com, odesk.com, dan lain-lain. Sedangkan untuk situs forum, Anda bisa mencoba di Ads.id atau kaskus.


4. Buat Profil yang Meyakinkan

Setelah bergabung buatlah profil yang melibatkan informasi tentang diri Anda seperti keahlian, pengalaman kerja, keunggulan, testimonial (bila ada meskipun hanya satu).

Melalui profil, Anda akan “menjual diri” alias kemampuan Anda agar calon klien tertarik menggunakan jasa Anda.

Tulislah pada profil Anda segala sesuatu yang Anda ketahui, pekerjaan maupun pengalaman yang berkaitan dengan jasa yang Anda tawarkan. Tingkatkan terus nilai jual Anda di mata para calon employer.


5. Saatnya Berburu Job Pertama Anda

Mendapatkan pekerjaan pertama Anda bisa dibilang merupakan hal terberat yang harus dilalui freelancer.

Pekerjaan pertama Anda akan memudahkan untuk memperoleh beberapa pekerjaan berikutnya dari employer.

Mintalah kesan-kesan dari employer yang pernah menggunakan jasa Anda. Buat testimonial dari kesan-kesan tersebut, bisa dengan menggunakan teks atau screeshot pada layar komputer Anda.

Employer akan lebih tertarik untuk memilih orang-orang yang berpengalaman. Adanya testimonial dari klien akan membuat Anda tampak lebih berpengalaman dan professional.

Dalam penawaran pekerjaan pertama biasanya seorang freelance disarankan untuk menawarkan biaya per jam atau per proyek lebih rendah dari saingan sesama freelance lain yang lebih dulu memiliki pelanggan tetap.

Namun, saran tersebut bisa saja tidak berlaku bila Anda memang mahir dan ahli dalam bidang Anda. Justru penawaran tinggi membuktikan bahwa Anda cukup qualified dan percaya diri untuk dapat menyelesaikan suatu proyek dengan baik.


6. Rekrut Karyawan Ketika Klien Makin Bertambah

Ketika Anda telah memiliki banyak klien (employer), tentunya Anda akan sedikit kewalahan saat order sedang padat.

Untuk itu, cobalah merekrut karyawan, bisa dimulai dari teman-teman yang Anda percaya dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik.


Demikian tips dari kami dalam mengawali langkah Anda menjadi seorang freelancer. Semoga bermanfaat dan memberikan peluang-peluang baru untuk memperoleh penghasilan.

Sumber:
http://tienapoenya.blogspot.com/2012/09/7-langkah-pertama-menjadi-seorang.html
Baca selengkapnya »
9 Tips Menjadi Karyawan Magang yang Sukses

9 Tips Menjadi Karyawan Magang yang Sukses

9 Tips Menjadi Karyawan Magang yang Sukses
Menjadi karyawan magang meski hanya sebentar (biasanya sekitar 2-3 bulan) tetap saja sangat penting dalam membuat kesan yang baik di perusahaan tersebut.

Menurut UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, definisi magang adalah bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu antara pelatihan di lembaga pelatihan dengan bekerja secara langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur atau pekerja yang lebih berpengalaman dalam proses produksi barang dan/atau jasa di perusahaan, dalam rangka menguasai keterampilan atau keahlian tertentu.

Baca juga: 4 Tips Agar Anda Lebih Mudah Memperoleh Pekerjaan

Magang merupakan cara untuk Anda mengimplementasikan ilmu-ilmu yang sudah dipelajari di bangku pendidikan.

Beberapa manfaat penting yang bisa didapatkan dengan melakukan magang, antara lain:

  • Tempat Anda belajar pengetahuan tentang dunia kerja secara riil.
  • Mengasah kemampuan cara berkomunikasi yang baik, dengan rekan kerja, klien, maupun pelanggan.
  • Salah satu cara Anda me-manaje waktu dengan efektif dan efisien.
  • Membangun etika kerja sejak dini untuk menjadi seorang professional.
  • Menambah pengalaman di CV dan surat lamaran sebagai modal saat mencari kerja.


Nah, setelah kita tahu bahwa banyak manfaat yang bisa didapat dari melakukan magang, berikut ini kami akan memberikan beberapa tips yang perlu diperhatikan agar sukses menjadi karyawan magang.


1. Tunjukkan Kesan Pertama yang Baik

Biasanya, seseorang akan mudah menilai seseorang dari mulai kesan pertama saat bertemu. Jadi, tunjukkan sikap diri yang positif pada kesan pertama Anda di kantor, ramah, murah senyum, percaya diri, namun jangan terlalu berlebihan.

Ketika bertemu orang baru atau ada orang mengajak berkenalan jangan segan, hampiri jabat tangan, dan perkenalkan diri dengan ramah.


2. Berpenampilan Rapi dan Sopan

Biasanya setiap perusahaan memiliki budaya dan gaya berpakaiannya masing-masing. Jika Anda magang pada perusahaan atau kantor yang karyawannya berpakaian tidak terlalu formal, maka ikuti saja, tidak usah berdandan terlalu formal.

Namun, bila Anda bingung dan tidak tahu harus berpenampilan seperti apa, gunakan saja pakaian kemeja lengan panjang dan celana bahan, karena secara umum penampilan seperti ini bisa diterima oleh siapa saja di kantor.

Kenakan pula sepatu pantofel, kaos kaki, dan bagi laki-laki wajib memakai ikat pinggang. Atau tanyakan saja langsung pada pimpinan mengenai pakaian yang wajib dipakai atau Anda bisa perhatikan gaya berpakaian rekan-rekan kerja di kantor tempat Anda magang.

Hal yang perlu diingat ialah meskipun Anda berstatus magang, namun berpenampilan yang rapi dan sopan tetap harus dilakukan.


3. Biasakan Mencatat Informasi Dengan Seksama

Mencatat merupakan hal yang penting untuk kita lakukan saat magang. Mulai dari mencatat jadwal, beragam informasi penting di kantor, atau tanggal-tanggal penting yang perlu diingat.

Mencatat sangat penting untuk keperluan preventif saat bekerja. Anda bisa mencatat di smartphone, tablet, laptop/komputer, atau sticky note.

Ketika kita sudah terbiasa mencatat, maka selanjutnya kita akan lebih mudah untuk menyeleksi info mana yang perlu dan tidak perlu dicatat.


4. Jangan Takut Untuk Bertanya dan Mengutarakan Pendapat

Ketika menjadi karyawan magang, mungkin Anda belum terlalu dekat dengan orang-orang yang di lingkungan kerja Anda.

Tapi, jangan segan apalagi takut untuk bertanya, karena “malu bertanya sesat di jalan”. Jadi, jika Anda sedang mengerjakan tugas magang dan ada suatu hal yang Anda kurang paham, sebaiknya bertanya kepada rekan kerja.

Biasanya, orang yang lebih mudah sebagai tempat bertanya adalah supervisor atau orang yang merekrut Anda.

Namun, jangan malah terkesan kayak anak manja. Coba dulu usaha sendiri, jika memang jawabannya tidak ketemu, baru bertanya.

Hindari pula bertanya sesuatu yang tidak penting, seperti kehidupan pribadi rekan kerja Anda misalnya, atau pertanyaan-pertanyaan yang ujungnya malah jadi ngegosip.

Magang juga bisa Anda jadikan sarana belajar untuk menyampaikan pendapat di muka umum, atau ketika Anda ingin mengajukan pendapat kepada atasan maupun rekan kerja secara pribadi, jangan takut dan harus percaya diri.

Namun, pendapat yang ingin Anda sampaikan sebaiknya dipikir dulu dengan matang sebelum mulai bicara. Jadi, tidak terkesan asal ngomong saja.

Sampaikan pendapat dengan bahasa yang baik, sopan, dan mudah dipahami. Anda juga harus menerima pendapat dari orang lain, jangan merasa kalau pendapat Anda adalah yang paling benar sendiri.


5. Beretika dan Hormati Peraturan Perusahaan

Beretika berarti harus sopan, tidak membocorkan rahasia perusahaan dan menghargai rekan kerja yang lain. Selain itu, sebagai karyawan magang Anda juga harus mematuhi aturan perusahaan.

Contoh lain dalam beretika di dunia kerja misalnya saat menyampaikan pendapat jangan memotong pembicaraan orang lain, gunakan bahasa yang baik saat berkomunikasi sesama rekan kerja, berpakaian pantas, dan disiplin dalam bekerja.

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah ketika Anda menyapa atau memanggil rekan kerja, biasakan memanggil dengan sapaan bapak, ibu, mba, atau mas.

Buat mereka merasa dihargai, karena jika Anda ingin dihargai orang lain, maka buatlah orang lain merasa dihargai oleh Anda.


6. Berusaha Menghargai Waktu

Orang yang dapat menghargai waktu menandakan bahwa orang tersebut dapat diandalkan. Meski waktu magang kita hanya bersifat sementara (antara 2 – 6 bulan), tunjukkanlah bahwa Anda adalah orang yang dapat menghargai waktu.

Selalu datang ke kantor dan mengumpulkan deadline tepat waktu. Atur waktu Anda dengan baik, ada saatnya bersantai, dan ada saatnya harus kerja ngebut.


7. Kerjakan Tugas Dengan Kemampuan Maksimal

Maksimal berarti mengerjakan tugas tidak hanya asal cepat, tapi juga akurat dan dengan kualitas baik. Biasakan jangan terburu-buru, kerjakan tugas dengan teliti.

Berikan hasil pekerjaan yang maksimal untuk perusahaan tempat Anda magang. Tunjukkan bahwa Anda memang punya keinginan untuk bekerja keras dan menjaga kualitas diri sejak dini.


8. Hindari Sikap Sering Mengeluh dan Ngegosip

Sering mengeluh hanya akan membuat Anda terjebak dalam berbagai pikiran negatif, dan menjadi orang yang tidak optimis dalam hidup.

Lakukan pekerjaan dengan penuh semangat, motivasi terus diri Anda untuk memberikan performa terbaik dalam pekerjaan.

Hindari pula ngegosip, karena hanya membuang-buang waktu dan mengurangi produktivitas kerja. Memang, banyak sekali godaan untuk mengarahkan pembicaraan menjadi gosip.

Sebaiknya, saat kumpul dan berbincang dengan sesama rekan kerja, bila arah pembicaraan menjadi ngegosip, jangan ikut-ikutan, karena bisa terjadi salah paham.

Waktu magang Anda, manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk fokus pada hal positif dan mencari pengalaman yang baik untuk pengembangan diri.


9. Bangun Relasi di Kantor

Waktu magang merupakan saat yang bagus untuk Anda mencari teman sebanyak-banyaknya. Jangan hanya terpaku pada teman-teman dalam satu divisi, tapi juga antar divisi.

Bangun relasi Anda dengan baik, karena suatu saat Anda akan sangat membutuhkannya. Mengenal banyak orang akan memudahkan Anda untuk lebih banyak belajar yang nantinya akan memudahkan kita dalam mengerjakan tugas pekerjaan.


Nah, itulah sejumlah tips yang perlu Anda perhatikan saat menjadi karyawan magang. Bersikap baiklah pada semua orang, niscaya banyak orang yang juga akan berbuat baik dengan Anda.

Semakin banyak Anda membantu orang, maka semakin banyak pula orang yang rela untuk membantu Anda ketika dalam kesulitan.

Sumber:
http://www.kaskus.co.id/thread/55a4a248a09a3927028b456b/?ref=homelanding&med=hot_thread
Baca selengkapnya »
Tips Jitu Untuk Sukses Berbisnis Hotel

Tips Jitu Untuk Sukses Berbisnis Hotel

Tips Jitu Untuk Sukses Berbisnis Hotel
Bisnis hotel merupakan bisnis yang dapat bertahan cukup lama dan sangat menguntungkan.

Satu hal yang pasti ketika Anda memiliki bisnis hotel adalah di kemudian hari nilai jual properti hotel Anda akan jauh lebih tinggi dari modal yang dikeluarkan saat membangunnya.

Bahkan, nilainya bisa mencapai berlipat-lipat apabila hotel Anda kerap ramai dikunjungi tamu dengan nilai omset yang besar.

Mungkin sedikit berbeda dengan bisnis lainnya, untuk dapat sukses dalam bisnis hotel diperlukan orang-orang yang memang mampu dalam memberi kenyamanan kepada para pelanggannya. Menyenangkan para tamu yang berkunjung atau menginap adalah tujuan utama dalam pelayanan.

Baca juga: Tips Membuka Usaha Kos-kosan di Kota Pelajar

Beberapa tips yang perlu dilakukan dalam hal teknis agar bisnis hotel yang Anda jalani meraih kesuksesan akan kami bagikan pada ulasan berikut ini.


1. Konsep yang Cemerlang

Dengan memiliki ide atau konsep hotel yang cemerlang, banyak pengusaha hotel yang sukses membangun bisnis ini dari awal.

Konsep yang mudah melekat di benak para pelanggan, biasanya berupa fasilitas dan pelayanan yang tidak dimiliki oleh hotel lain dan hanya ada di hotel Anda.


2. Modal yang Memadai

Ketika sebuah ide atau konsep yang matang tentang bisnis hotel telah Anda miliki, langkah selanjutnya adalah menyiapkan modal.

Besarnya modal harus disesuaikan dengan kebutuhan untuk membangun hotel, skala hotel, fasilitas yang disediakan, jumlah karyawan, operasional, promosi, dan lain-lain.

Jika modal yang Anda miliki kurang memadai, bisa juga mencari investor yang mau bekerja sama dengan Anda atau mengajukan pinjaman ke bank.

Tapi setidaknya Anda harus memiliki separuh dari modal yang dibutuhkan, kemudian separuh sisanya baru Anda mencari sumber modal dari pihak lain.


3. Pemilihan Lokasi yang Tepat

Pemilihan lokasi harus dilakukan secara cermat karena faktor ini akan berperan sangat penting bagi kesuksesan bisnis hotel Anda.

Pilihlah lokasi di tempat yang menurut Anda paling strategis dengan kondisi jalan yang ramai, misalnya dekat dengan pusat bisnis atau objek wisata.


4. Lakukan Studi Kelayakan

Perhitungan yang cermat dan analisis mendalam terhadap bisnis yang akan Anda bangun merupakan bagian dari sebuah studi kelayakan bisnis.

Hal ini akan sangat membantu Anda dalam memberikan gambaran yang akurat dan cermat mengenai prospek bisnis hotel ke depannya, keuntungan yang akan diperoleh dan berapa lama return of investment (ROI) dari bisnis tersebut. Baik secara teknis, maupun risiko dari kendala-kendala yang akan dihadapi.


5. Libatkan Konsultan Bisnis Profesional

Bisnis hotel bukanlah bisnis “kacangan” yang dalam arti siapa pun bisa melakukannya. Bisnis ini adalah bisnis besar yang membutuhkan modal tidak sedikit dan orang-orang dengan pengalaman yang baik dalam bisnis hotel.

Oleh sebab itu, sebaiknya Anda melibatkan seorang konsultan yang memang Anda percaya dan teruji pengalamannya dalam bidang bisnis perhotelan.

Keberadaan konsultan tersebut akan meringankan beban pekerjaan Anda dalam perencanaan bisnis hotel.

Jadi, Anda akan memiliki gambaran jelas tentang perencanaan secara mendetail terhadap operasional bisnis hotel tersebut.

Di samping itu, adanya konsultan juga akan membuat risiko pengeluaran menjadi lebih efisien, terutama bagi Anda yang belum pernah bergelut dalam bidang bisnis ini.

Contohnya, berbagai kesalahan akan dapat diminimalisir ketika Anda hendak membeli barang atau peralatan untuk hotel, atau mencegah kesalahan desain yang mengakibatkan bangunan hotel harus dibongkar, dan sebagainya.

Sumber:
http://www.tipswirausaha.com/post/read/86/tips-berbisnis-hotel.html
Baca selengkapnya »
3 Aspek Penting Dalam Membangun Bisnis Hotel

3 Aspek Penting Dalam Membangun Bisnis Hotel

3 Aspek Penting Dalam Membangun Bisnis Hotel
Bisnis perhotelan merupakan salah satu lahan bisnis yang cukup subur di kota-kota besar. Perputaran uang dalam bisnis ini tergolong cepat jumlahnya.

Cara terbaik untuk menanamkan modal dalam bisnis selalu dicari oleh para pengusaha dan investor.

Bagi masyarakat, hotel dikenal sebagai tempat yang memiliki fungsi utama sebagai sarana penginapan. Jasa hotel di berbagai kota biasanya memang menjadi incaran orang-orang dengan mobilitas kerja yang sangat tinggi.

Ketika ada keperluan dinas kerja di luar kota, orang akan sangat membutuhkan jasa perhotelan untuk akomodasinya selama berada di kota tersebut.

Baca juga: 5 Tips Penting Bagi Pebisnis Dalam Melayani Pelanggan

Selain untuk menginap, ada juga orang yang datang ke hotel untuk mencicipi kulinernya. Biasanya, hotel-hotel berbintang memang menyediakan menu spesial yang dibuat oleh chef andalan yang andalan di hotel tersebut.

 Bagi Anda yang hendak memulai dan membangun sebuah bisnis perhotelan, terdapat sejumlah aspek penting yang harus diperhatikan agar hotel memiliki nilai ekonomis yang bagus.

Berikut ini kami akan berbagi mengenai tips penting dalam membangun bisnis hotel yang menguntungkan.


1. Pastikan Ruangan Hotel Memiliki Fasilitas Memadai

Dalam membangun sebuah hotel, hal ini merupakan aspek mendasar. Anda harus memiliki rancangan model-model kamar dan mempersiapkan berbagai fasilitas yang akan disediakan pada kamar tersebut.

Dalam hal ini kemungkinan besar Anda akan membutuhkan jasa seorang desainer interior untuk melakukan dekorasi di berbagai ruangan hotel.

Biasanya pada sebuah hotel akan dibagi menjadi beberapa kelas kamar, misalnya kamar VIP, kamar kelas 1 dan kamar kelas 2.

Dari setiap kelas kamar tersebut terdapat perbedaan dalam hal fasilitas dan harga. Misalnya pada kamar VIP, pihak hotel akan menyediakan berbagai fasilitas utama yang tidak terdapat pada kelas kamar di bawahnya untuk kenyamanan pengunjung sesuai dengan harganya yang mahal.

Beberapa contoh fasilitas yang tersedia pada kamar VIP antara lain AC, TV dengan ratusan channel, lemari pakaian, peralatan mandi, bathub, shower, dan biasanya ruangannya pun lebih luas dari semua kelas kamar yang ada.


2. Rekrut Karyawan Hotel Dengan Interpersonal Yang Baik

Bagi perusahaan jasa khususnya perhotelan, merekrut karyawan dengan interpersonal skill yang merupakan hal yang sangat penting.

Orang-orang dengan kriteria mampu berkomunikasi dengan baik, mengutamakan keramahan dan memiliki kontrol emosi yang baik adalah hal utama yang harus dimiliki karyawan hotel Anda.


3. Pilih Lokasi Paling Strategis

Lokasi yang bagus dan strategis untuk bisnis perhotelan adalah lokasi yang dekat dengan objek wisata atau dekat dengan pusat bisnis dan perkantoran.

Memilih lokasi untuk bisnis hotel merupakan aspek penting yang harus dilakukan, sebab bisnis hotel Anda akan sulit bertahan ketika salah dalam memilih lokasi.


Itulah beberapa aspek penting yang harus dipertimbangkan dalam mendirikan bisnis hotel yang menguntungkan. Semoga sukses.

Sumber:
http://www.banjirpelanggan.com/inilah-cara-cepat-memulai-bisnis-hotel/
Baca selengkapnya »
5 Ide Bisnis Berbasis Pelajar Untuk Menambah Uang Saku

5 Ide Bisnis Berbasis Pelajar Untuk Menambah Uang Saku

5 Bisnis Berbasis Pelajar Untuk Menambah Uang Saku
Sebagai seorang pelajar, bukan berarti kamu enggak boleh melakukan bisnis. Meskipun kewajiban seorang pelajar adalah belajar dengan baik dan meraih prestasi, namun tidak ada salahnya juga belajar berbisnis.

Pelajar memiliki kesempatan untuk mencari pengalaman yang lebih besar dibandingkan mereka yang telah terjun ke dunia kerja.

Pengalaman bisnis yang didapatkan pada usia muda akan sangat melekat dalam mental seseorang dan di masa mendatang akan menjadi sangat berguna.

Namun harus selalu diingat, bahwa pendidikan tetaplah nomor satu. Jangan karena sibuk dan keasikan berbisnis, terus jadi mengganggu konsentrasi dan fokus kamu dalam belajar.

Baca juga: 6 Kiat Membuka Usaha Bimbingan Belajar

Beriku ini kami bagikan informasi mengenai ide bisnis apa saja yang bisa dilakukan oleh pelajar. Mari simak ulasannya di bawah ini!


1. Jasa Pengetikan Karya Tulis

Jasa pengetikkan ini sebenarnya sangat potensial apabila kamu punya kemampuan lebih dalam mengetik cepat dan menggunakan Ms. Office khususnya Ms. Word.

Kamu juga perlu memiliki seperangkat komputer atau laptop di rumah agar lebih memudahkan dalam job pengetikkan.

Hal ini akan lebih efisien dan menghemat pengeluaran ketimbang kamu mengetik di rental atau warnet.

Pelanggan yang menjadi sasaran Anda adalah teman-teman sekolahmu, tetangga, mahasiswa, atau pegawai kantoran yang tidak memiliki waktu cukup untuk mengetik sendiri.


2. Dagang Stiker

Salah satu bisnis berbasis pelajar ini cukup lumayan untuk menambah uang saku kamu. Bisnis ini juga mengharuskan kamu untuk bisa mengoperasikan komputer, terutama dalam editing desain gambar.

Kamu bisa menerima pesanan untuk pembuatan stiker khusus yang desainnya berasal dari pelanggan, atau membuat desain sendiri yang kreatif dan menarik untuk dijual ke teman-teman.

Ada beberapa cara marketing yang dapat kamu lakukan, di antaranya dengan menyebar brosur jasa pembuatan stiker, atau membuat stiker sendiri dan menitipkannya di toko maupun counter-counter pulsa. Tentunya dengan pembagian keuntungan yang telah disepakati bersama.


3. Jasa Penulis Artikel / Konten

Menulis artikel mungkin terkesan agak sulit bagi kamu yang masih berusia pelajar. Namun, bila kamu sering berlatih untuk menulis artikel, lama-lama juga akan terbiasa.

Buatlah sebuah blog untuk media kamu belajar menulis. Tulis artikel mengenai apapun yang kamu ingin tulis di blog kamu. Pelajari cara-cara menulis artikel yang baik dan menarik dari internet.

Setelah benar-benar lancar dan terbiasa dalam membuat artikel, baru kamu bisa mulai membuka usaha jasa penulisan artikel untuk menghasilkan uang.

Untuk target pelanggan sebenarnya jasa penulisan artikel ini sangatlah luas. Baik di dunia nyata sampai dunia maya.

Target pelanggan di dunia nyata adalah dengan membuat artikel yang menarik untuk para pembaca di media cetak.

Sedangkan untuk target pelanggan di dunia maya adalah mereka para internet marketer yang tidak memiliki waktu cukup untuk membuat artikel pada web/blog yang mereka miliki.

Peluang pasar dalam jasa penulisan artikel ini sebenarnya lebih besar untuk dunia maya ketimbang dunia nyata.

Biasanya, tarif yang dipakai adalah per sekian kata, kamu sesuaikan tarif tersebut dengan pasar. Beri promo untuk permulaan pelanggan yang memakai jasamu.


4. Menggeluti Bisnis Online

Bisnis online memberikan peluang cukup besar untuk menghasilkan uang. Namun, harus diawali dengan tekad yang sungguh-sungguh. Sebab, bisnis online tidak akan langsung secara dapat instan menghasilkan uang.

Kamu harus benar-benar yakin, dan menggelutinya dengan fokus dan konsisten. Bila ada yang mengatakan bisnis online tidak membutuhkan modal, hal itu merupakan suatu kebohongan.

Setiap bisnis pasti perlu modal, terlepas dari seberapa besar modal yang dibutuhkan. Tentunya, semakin besar modal yang dikeluarkan maka akan semakin besar pula potensi pendapatan yang dihasilkan.

Salah satu bisnis online yang kami rekomendasikan adalah dengan menjadi publisher di blog milikmu.

Bisa memakai blog yang gratisan atau berbayar. Ketika blog kamu telah memiliki pengunjung tetap yang banyak, maka barulah kamu bisa memberdayakannya untuk dapat menghasilkan uang.

Ada bermacam cara pula agar dapat menghasilkan uang melalui blog. Salah satu caranya adalah dengan menyediakan space iklan mandiri, atau dengan mendaftar sebagai publisher iklan pada jaringan periklanan seperti Google Adsense, atau yang lainnya.


5. Menggeluti Bisnis Game Online

Perlu kamu ketahui bahwa dunia game online juga menyediakan peluang untuk kamu dapat menghasilkan uang.

Beberapa cara yang biasa dilakukan oleh para gamers untuk menghasilkan uang antara lain seperti menjual voucher game yang memang disediakan oleh developer game, jual beli item maupun mata uang virtual pada game, jual beli ID atau character game, atau menjadi joki leveling bagi character game.

Namun, untuk beberapa cara di atas ada yang memang tidak diperbolehkan oleh developer game, dan dapat mengakibatkan akun game Anda terkena banned.

Sekali lagi kami tekankan, kalau beberapa cara di atas tidaklah disarankan, kami hanya memberi contoh saja pada apa yang biasa dilakukan oleh para gamer dalam menghasilkan uang.


Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan maupun ide bisnis kamu dalam menghasilkan uang tambahan. Hal yang harus selalu diingat adalah bahwa pendidikan tetap nomor satu.

Sumber:
http://tulisbaca.com/7-bisnis-berbasis-untuk-pelajar-dan-anak-sekolahan
Baca selengkapnya »
9 Penyebab Startup Mengalami Kegagalan

9 Penyebab Startup Mengalami Kegagalan

9 Penyebab Startup Mengalami Kegagalan
Bagi kebanyakan startup, kegagalan merupakan pengalaman yang berharga untuk dijadikan pelajaran dalam perbaikan ke depannya.

Hal ini tentu sangat penting diperhatikan oleh pebisnis yang hendak memulai atau membangun sebuah startup.

Sebuah perusahaan riset VC, CB Insight melakukan pendataan terhadap berbagai alasan kegagalan startup, data tersebut menjadi pelajaran dasar analisis mereka ke dalam sebuah buku panduan bagi startup lainnya.

Berikut ini kami bagikan 9 hal yang menyebabkan startup mengalami kegagalan.

Baca juga: 8 Kiat Jitu Menentukan Jasa SEO untuk Web Perusahaan Anda


1. Kurang Melihat Kebutuhan Pasar

Banyak startup yang gagal karena mereka kurang memposisikan diri sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan pasar. Mereka hanya mengembangkan apa yang mereka inginkan.

Lakukan identifikasi terhadap pokok masalah yang dihadapi konsumen, lalu temukan solusi. Dalam membangun bisnis janganlah terburu-buru.


2. Modal yang Kurang Memadai

Tidak jarang, meskipun telah berusaha melakukan pendekatan dan perubahan dalam mengikuti kebutuhan pasar, tapi startup tetap mengalami kegagalan.

Hal ini biasanya terjadi karena modal yang kurang memadai, sehingga di tengah jalan startup malah kehabisan dana untuk pengembangan dan operasional.

Perencanaan yang matang terhadap alokasi dana dan waktu sangat penting dilakukan agar tidak mengalami kegagalan karena kehabisan dana sebelum mencapai puncak kesuksesan.


3. Tidak Memiliki Tim yang Solid

Kegagalan dapat dialami startup ketika mereka tidak memiliki tim yang solid dengan visi yang sama. Keragaman sangat dibutuhkan agar startup dapat berjalan.

Namun, kesulitannya adalah cara menyatukan tim dengan keragaman personal tersebut agar solid dan bervisi sama.

Dengan partner yang tepat maka ia dapat bertindak sebagai pemberi ide tambahan dan ikut mengembangkan startup meski dengan dana yang terbatas.


4. Mengabaikan Persaingan

Dibandingkan melihat kompetisi yang ada, para startup lebih disarankan untuk focus pada apa yang mereka jalani.

Mengabaikan persaingan sering menjadi penyebab kegagalan startup. Kompetitor akan memiliki celah lebih besar untuk berada selangkah di depan kita.


5. Harga Yang Tidak Sebanding Dengan Harapan

Harga yang tidak sesuai dengan kualitas layanan akan membuat pelanggan banyak yang kecewa dan startup akhirnya ditinggalkan.

Namun, permasalahan sebenarnya bukanlah pada harga, tapi apakah dengan harga sekian rupiah, pelanggan dapat memperoleh layanan yang sesuai dengan ekspektasi mereka.


6. Pemakaian Produk Kurang Simpel

Terkadang, developer membuat suatu karya yang hebat namun tidak berpikir apakah sesuai dengan keinginan pengguna atau tidak.

Pengguna tidak mau tahu seberapa sulit dalam pembuatan produk tersebut, mereka hanya mau tahu seberapa mudah produk tersebut dapat digunakan.


7. Hanya Mengandalkan Satu Model Bisnis Saja

Sebuah startup harus dapat maju dan terus melakukan peningkatan sebelum mengalami jatuh. Kegagalan tersebut biasanya disebabkan karena model bisnis yang dijalani hanya mampu bertahan dalam beberapa waktu namun tidak berjalan baik ketika dituntut untuk menghasilkan uang dalam skala lebih besar.

Ketika startup hanya bergantung pada satu macam model bisnis, maka saat bisnis tersebut mulai tidak produktif mereka harus mengalami kehancuran.


8. Strategi Marketing yang Kurang Mantap

Tidak sedikit startup yang gagal dikarenakan kurang memiliki tim marketing yang berpengalaman untuk menggaet konsumen.

Pada periode awal peluncuran startup, kadang mereka lupa diri saat melihat orang-orang begitu antusias untuk menggunakan layanan mereka. Padahal, pada titik tersebut seharusnya mereka tetap melakukan strategi marketing yang ampuh.

Startup harus terus melakukan analisis terhadap target konsumen mereka karena hal ini merupakan sesuatu yang sangat vital dari sebuah bisnis.


9. Terlalu Dini Untuk Pasar

Alasan kegagalan startup yang terakhir adalah meluncurkan suatu produk yang terlalu dini bagi pasar.

Terkadang, ada pula ide bisnis yang memang hanya cocok untuk diluncurkan pada masa mendatang. Terburu-buru dalam melihat peluang, sehingga mereka bergerak terlalu cepat dari yang dilakukan konsumen.

Sumber:
http://bercampur.blogspot.com/2014/12/10-alasan-teratas-kegagalan-startup_1.html
Baca selengkapnya »
5 Fakta Menarik Tentang Pertarungan Android vs iPhone

5 Fakta Menarik Tentang Pertarungan Android vs iPhone

5 Fakta Menarik Tentang Pertarungan Android vs iPhone
Android dan iOS (iPhone) merupakan dua sistem operasi yang paling populer di kalangan pengguna smartphone, terutama OS smartphone yang berbasis layar sentuh.

Kedua OS tersebut hingga saat ini terus bersaing untuk dapat memperebutkan pasar yang mereka incar.

Hanya saja, Android memang selalu dapat mendominasi pasar. Sebab, Android memiliki keunggulan range kalangan ekonomi yang lebih luas.

Sedangkan iPhone memang harganya masih cukup tinggi bagi kalangan menengah ke bawah, termasuk saya ini. Hanya bisa bermimpi untuk bisa membeli iPhone. Hehe.

Baca juga: Persaingan Produk Streaming TV Antara Amazon Google dan Apple

Tapi bukan berarti iPhone tidak mempunyai keunggulan. Berikut ini kami akan berbagi mengenai keunggulan dan kelemahan 2 OS (smartphone) paling populer tersebut.


1. Segi Pengembang (Source)

Perbedaan yang pertama dari kedua OS ini ialah dari segi pengembangnya (source). Android bersifat Open Source yang berarti pengguna dapat melakukan pengubahan sesuai dengan keinginan dan selera.

Sementara iPhone dengan iOS-nya lebih bersifat Closed Source, artinya pengguna tidak dapat mengubah perangkat sesuai dengan keinginannya.

Semua aplikasi yang menjadi kebutuhan pengguna hanya tersedia apabila memang disediakan atau ada persetujuan dari Apple.

Sebenarnya, open source Android bisa menjadi keunggulan, namun bisa juga menjadi kelemahan, sebab keterbukaan pengembang ini nantinya akan dimanfaatkan oleh “tangan-tangan jahil” yang menyebabkan eror pada OS android yang kita gunakan.

Sedangkan iOS memang terasa lebih aman karena sifatnya yang closed source membuat pihak Apple lebih dapat menjamin ketangguhan perangkatnya.


2. Segi Aplikasi

iPhone hanya memiliki satu vendor, jadi bila ada update terbaru dari iOS semua pengguna iPhone dapat menikmatinya, kecuali bila spesifikasi hardware nya memang tidak mendukung untuk update tersebut.

Sedangkan bagi pengguna smartphone Android, terdiri dari banyak vendor seperti nexus, android one, HTC, Samsung, dan banyak lagi.

Jadi, ketika ada update terbaru dari Samsung, pengguna smartphone merek lain tidak dapat ikut menikmatinya. Update terbaru hanya tergantung pada vendor smartphone yang kita gunakan.

Padahal, software mempengaruhi lebih dari 60% performa smartphone. Itulah sebabnya kamera iPhone yang hanya beberapa MP dapat memberikan hasil yang lebih mengesankan, dan meski RAM-nya hanya 1 GB, tapi mampu memiliki performa sebaik smartphone android dengan RAM 3 GB.


3. Segi Gaming

App Store dan Google Play merupakan dua raksasa dengan perkembangan kualitas dan kuantitas Game yang sangat cepat.

Namun dari segi kompatibilitas jenis handsetnya, Android dan iPhone memang sangat berbeda jumlah variasinya.

Gadget Android dapat mencapat ratusan jenis dengan berbagai merek dan tipe, sedangkan gadget dari Apple paling hanya sekitar 5 sampai 6 jenis saja.

Hal ini membuat para developer game harus mencoba game mereka di semua device Android yang ada guna memastikan game buatannya dapat berjalan dengan lancar.

Biasanya kendala tersebut disiasati dengan mencoba kompatibilitas game hanya pada device yang paling populer saja.

Para developer game untuk Apple mungkin tidak mengalami kendala semacam ini, karena jenis dan variasi gadgetnya lebih sedikit.


4. Segi Tampilan Fisik

Dari segi tampilan fisik, iPhone umumnya memiliki layar yang lebih kecil beberapa inchi dibandingkan Android. Desainya pun iPhone cenderung monoton, alias “gitu-gitu saja”.

Sedangkan Android memang lebih unggul dari segi tampilan fisik atau desain, bentuknya lebih variatif karena untuk urusan desain diserahkan pada vendor sepenuhnya.


5. Dari Segi Harga

Android nampaknya lebih unggul bila dilihat dari segi harga. Banyak smartphone Android yang harganya bahkan di bawah 1 jutaan. Bahkan, Android sukses mendominasi pasar di kuartal ke-2 tahun 2015 ini.


Itulah fakta menarik dari perbandingan dua OS raksasa di dunia gadget dan smartphone. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Sumber:
http://www.kaskus.co.id/thread/55b3742656e6af697c8b456f/android-vs-iphone-ini-fakta-menarik-dari-duel-os-tersebut/
Baca selengkapnya »
Solusi Mengatasi Penipuan Transaksi Online

Solusi Mengatasi Penipuan Transaksi Online

Solusi Mengatasi Penipuan Transaksi Online
Hal yang sungguh menyakitkan ketika kita mengalami penipuan di internet. Biasanya, penipuan di internet terjadi pada transaksi jual beli online.

Harga murah memang kerap menjadi cara penipu di internet untuk dapat mengelabui calon korbannya.

Korban baru mulai sadar kalau dirinya telah ditipu ketika uang telah ditransfer namun barang yang dipesan tak kunjung datang.

Contact penjual menjadi susah dihubungi dengan berbagai macam alasan, hingga akhirnya pelaku menghilang dan sudah kabur entah kemana.

Baca juga: Tips Mengoptimalkan Sosial Media Sebagai Strategi Pemasaran Bisnis Anda

Bagi Anda yang menjadi korban tindak penipuan jual-beli di internet, berikut ini kami bagikan cara mengatasi penipuan online, kemungkinan uang Anda bisa kembali, atau paling tidak bisa membuat si penipu jera dan tidak mengulangi perbuatannya yang merugikan orang lain tersebut.


1. Simpan Bukti Transaksi dan Komunikasi Saat Membeli

Ketika melakukan pembelian secara online, upayakan untuk selalu menyimpan semua bukti transaksi dan juga bukti percakapan Anda dengan penjuald di perangkat Anda, baik melalui ponsel maupun komputer.


2. Berdoa dan Coba Berkomunikasi Secara Baik

Ketika Anda merasa telah ditipu dan uang telah ditransfer, berdoalah semoga saja uang Anda akan kembali, atau pelaku memang sedang mengalami kendala berkaitan dengan pengiriman barang.

Hubungi terus kontak penjual dan jika dalam waktu dua kali 24 jam kontak tidak direspon sama sekali, baru Anda lakukan langkah berikutnya.


2. Siapkan Semua Bukti Transaksi dan Komunikasi

Siapkan bukti transfer dan percakapan komunikasi Anda dengan si penipu, misalnya percakapan melalui SMS, BBM, YM, dan sebagainya.

Cari tahu lebih jauh tentang data si penipu seperti rekening bank tujuan transfer, nama, no hp, akun social media, dan foto (bila ada).

Bila kemungkinan ada korban lainnya selain Anda, cobalah untuk berkomunikasi dengan mereka dan koordinasikan langkah apa saja yang sudah mereka lakukan, serta bagaimana itikad dan cara pelaku untuk menyelesaikannya.


3. Buat Laporan Penipuan Ke Kepolisian

Di masa ini mungkin akan banyak orang yang menasehati Anda untuk mengikhlaskan saja, ada yang bilang percuma buang-buang waktu… pelaku gak akan tertangkap… dan lain-lain.

Tapi, upaya ini adalah untuk menimbulkan efek jera bagi para penipu di internet agar online trust jual-beli online di Negara kita menjadi lebih baik.

Anda harus yakin kalau Anda berada dalam posisi yang benar. Bila para penipu tersebut didiamkan saja, maka akan semakin banyak korban-korban lain yang dirugikan, karena ia akan merasa tindakannya itu aman-aman saja dan pasti akan menipu lagi.

Setelah semua data disiapkan, laporkan ke kantor polisi terdekat. Minta surat rekomendasi dari kepolisian untuk memproses blokir rekening penipu kepada bank.


4. Sampaikan Surat Rekomendasi Kepada Bank

Setelah Anda memperoleh surat rekomendasi dari kepolisian, laporkan rekening penipu ke kantor cabang bank terdekat. Sampaikan bahwa Anda telah ditipu oleh orang yang memiliki akun bank yang telah Anda kirimi uang.

Sertakan bukti transfer beserta surat laporan polisi (jangan lupa fotocopy terlebih dulu). Kemudian bank akan memproses permohonan Anda tersebut.


5. Lanjutkan Proses Hukum Bila Tak Ada Itikad Baik

Ketika bank sudah melakukan pemblokiran rekening pelaku dan tidak ada itikad baik dari pelaku untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan (mengembalikan uang Anda), lanjutkan proses hukum untuk memenjarakan pelaku.

Di sini pelaku telah melakukan tindak kriminal (cyber crime) terkait penipuan dan penggelapan.


Itulah langkah-langkah untuk mengatasi penipuan di internet dengan posisi Anda sebagai korban. Semoga bermanfaat dan mengurangi tindak penipuan melalui media internet.

Sumber
http://akbaralatas.com/cara-mengatasi-penipuan-onlineterbukti-uang-dapat-kembali/
Baca selengkapnya »
Hindari 6 Hal Berikut Dalam Mendesain Web E-Commerce Responsif

Hindari 6 Hal Berikut Dalam Mendesain Web E-Commerce Responsif

Hindari 6 Hal Berikut Dalam Mendesain Web E-Commerce Responsif
Di era smartphone sekarang ini, hampir semua web ecommerce dituntut untuk mendukung tampilan mobile agar memudahkan pengunjung dalam mengakses web via smartphone maupun tablet.

Solusinya ialah dengan memakai desain website yang responsif sehingga tampilan website dapat berubah sesuai dengan perangkat mobile yang digunakan.

Sayangnya tidak sedikit orang yang menerapkan cara tersebut dengan salah. Berikut ini kami akan mengulas apa saja kesalahan yang sering terjadi ketika mendesain web ecommerce menjadi responsif.

Baca juga: Cara Mudah Menentukan Niche Toko Online Agar Lebih Fokus


1. Mengabaikan Analisis Perilaku Pengunjung

Analisis terhadap perilaku pengunjung merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Sebab, kita akan lebih mengetahui jenis perangkat mobile apa yang paling sering dipakai oleh pengunjung.

Namun, karena Anda terlalu semangat jadi terburu-buru dalam membuat tampilan mobile. Sehingga saat memulai proses desain, malah mengabaikan analisis terhadap perilaku pengunjung.

Beberapa hal yang juga penting untuk diperhatikan dalam perilaku pengunjung ini di antaranya yaitu sistem operasi dan jenis browser apa yang sering digunakan serta tingkat konversi dari perangkat mobile.

Faktor-faktor tersebut akan menjadi acuan Anda untuk membuat desain dengan pengalaman pengguna mobile yang lebih baik.

Analisis ini juga penting untuk dilakukan secara berkesinambungan sehingga tampilan website menjadi lebih baik dan optimal.


2. Memulai Desain Untuk Versi Desktop

Mayoritas merchants merancang situs ecommerce dimulai dari versi desktop. Padahal, bila memulainya dari layar ponsel yang lebih kecil dan kemudian membuatnya ke versi desktop prosesnya tentu akan lebih mudah.

Dengan berfokus pada layar ponsel yang lebih kecil diharapkan kita dapat merancang pengalaman pengguna mobile menjadi lebih baik sehingga rancangan untuk kedua channels, desktop dan mobile akan semakin mudah dilakukan.


3. Kurangnya Pengujian Untuk Semua Perangkat

Pengujian merupakan langkah wajib yang harus dilakukan sebelum web Anda diluncurkan ke publik. Namun, kebanyakan merchants memiliki sumber daya yang terbatas. Sehingga situs responsif yang dirilis tidak melalui tahap pengujian terlebih dulu.

Setidaknya, coba lakukan pengujian terhadap beberapa browser populer seperti chrome, firefox, IE, opera, Safari dan beberapa sistem operasi desktop maupun mobile seperti windows, macOS, android, dan iOS.


4. Terlalu Banyak Elemen yang Memberatkan Loading

Setiap pengunjung tentu mengharapkan situs yang dikunjunginya dapat ter-load dengan cepat. Kecepatan akses web merupakan hal yang penting.

Lakukan page speed test, bila masih dirasa lambat maka tinjau kembali semua elemen atau konten yang mempengaruhi loading web.

Dalam merangking web pada hasil pencarian, Google kabarnya juga memasukkan faktor kecepatan situs. Jadi, pastikan seb Anda ringan dan cepat di buka pada perangkat dan browser apapun.


5. Konten Terlalu Minim untuk Pengguna Mobile

Beberapa desain web ecommerce sering menyembunyikan konten bagi pengguna mobile dengan tujuan agar halaman lebih kecil dan cepat ketika diakses.

Dalam beberapa kasus, ada yang sebenarnya konten hanya tersembunyi saja, namun ukuran halaman tidak menjadi lebih kecil. Konten yang kurang memadai juga kurang bagus bagi pengalaman pengguna.

Membatasi pengalaman pengguna dalam desain web responsif merupakan suatu kesalahan karena menurut Google, 90% pembeli di internet menggunakan perangkat mobilenya karena pengalaman pengguna yang baik.


6. Mendukung Hanya Satu Macam Resolusi Gambar

Banyak merchants masih gagal untuk merancang dengan baik tampilan resolusi gambar berdasarkan perangkat pengguna.

Gambar dengan resolusi terlalu besar akan membuat waktu loading situs lebih lama pada perangkat mobile.


Nah, itulah beberapa kesalahan yang harus dihindari dalam mendesain web ecommerce responsif. Perhatikan semua faktor untuk mendapatkan pengalaman pengguna yang lebih baik, dan jangan setengah-setengah ya sob!

Sumber:
http://blog.jejualan.com/
Baca selengkapnya »
Tips Memulai Bisnis Laundry Dan Memperoleh Loyalitas Pelanggan

Tips Memulai Bisnis Laundry Dan Memperoleh Loyalitas Pelanggan

Tips Memulai Bisnis Laudry Dan Memperoleh Loyalitas Pelanggan
Belakangan ini, banyak orang yang berminat untuk menggeluti bisnis laundry.

Bisnis rumahan dalam bidang jasa pencucian ini berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Memperoleh para pelanggan yang loyal merupakan salah satu tujuan dari bisnis ini.

Sebelum Anda memulai bisnis laundry, sebaiknya lakukan survey kecil-kecilan terhadap segmentasi pasar yang hendak Anda masuki, seperti mayoritas profesi penduduk di sekitar lokasi, rata-rata range usia, tingkat pendidikan, dan karakteristik calon konsumen.

Baca juga: Hal Penting Yang Harus Diperhatikan Dalam Memulai Usaha Laundry

Lokasi terbaik bisnis laundry adalah yang dekat dengan komplek perumahan, kost-kostan mahasiswa, dan rumah sewa karyawan/i.

Namun, keberadaan pesaing Anda juga perlu diperhitungkan. Buatlah daftar pesaing Anda di sekitar lokasi, kemudian analisis kekurangan dan kelebihannya.

Berikut ini kami akan menjelaskan pula beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam memulai bisnis laundry. Simak ulasannya berikut ini!


1. Lokasi Pendirian Bisnis Laudry

Dalam memilih tempat haruslah yang strategis dan ramai penduduk dengan kesibukan sehari-hari yang padat. Lokasi laundry yang strategis akan menentukan keberlangsungan usaha Anda ke depannya.

Bila lokasi rumah Anda memadai, bisnis ini bisa dilakukan di rumah sendiri. Namun, bila tidak sesuai dengan kriteria tersebut dan terdapat modal yang cukup, cobalah menyewa tempat di lokasi lain yang memadai.

Jika modal dihitung kurang cukup memadai, bisa saja Anda membuka usaha laundry di rumah yang mungkin tempatnya kurang strategis.

Namun biaya untuk delivery dan pemasarannya juga harus diperhitungkan. Jadi, meski lokasinya jauh dari keramaian Anda tetap bisa mendapatkan pelanggan dengan sistem antar jemput cucian.


2. Sesuaikan Jumlah Mesin Dengan Kebutuhan Operasional

Ketika akan membuka usaha laundry, ada baiknya Anda jangan terburu nafsu untuk membeli banyak mesin meskipun memang modalnya tersedia.

Di awal, satu mesin cuci dan satu mesin pengering (dryer) mungkin masih cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional.

Seiring waktu berjalan, pelanggan Anda tentu akan semakin bertambah jumlahnya, barulah Anda upayakan untuk membeli mesin lagi agar semua kebutuhan operasional dapat terpenuhi dengan cepat.

Sesuaikan pembelian mesin dengan budget Anda, bisa membeli mesin baru atau membeli yang bekas (second). Namun, Anda harus memilih mesin dengan cermat.

Tentu Anda tidak ingin mesin tersebut nantinya mengalami kerusakan di tengah padatnya orderan yang pasti akan menghambat operasional Anda sehingga berakibat pelanggan menjadi kecewa karena keterlambatan penyelesaian order.

Selain itu, kerusakan mesin juga akan menambah biaya untuk perbaikannya dan pengeluaran Anda jadi membengkak.


3. Perekrutan Pekerja

Dalam merekrut pekerja untuk usaha laundry Anda, sebaiknya pilihlah yang berdomisili dekat lokasi usaha.

Bila terdapat ruangan yang cukup, Anda bisa menyediakan tempat untuk menginap para pekerja. Jadi, ketika usaha laundry sedang ramai dan membutuhkan waktu kerja lembur, para pekerja tidak mengalami kesulitan karena harus pulang larut malam.

Sesuaikan jumlah karyawan dengan jam buka usaha laundry, jika waktu buka dari pagi hingga malam, sebaiknya gunakan 2 shift, pagi dan siang.

Batas jam kerja normal adalah 8 jam, belum termasuk waktu istirahat. Bila lebih dari 8 jam, maka masukkan jam tersebut sebagai waktu hitungan lembur bagi pekerja.

Penuhi hak mereka, bayarkan upah dan waktu lembur tepat waktu, bila perlu sediakan uang makan untuk mereka.

Untuk mendapatkan loyalitas pekerja memang membutuhkan pengeluaran yang besar, namun loyalitas pekerja merupakan aset terbesar dalam usaha Anda.


4. Pengadaan Peralatan dan Perlengkapan

Memulai usaha laundry tidak hanya membutuhkan mesin dan pengering saja, tapi juga berbagai peralatan dan perlengkapan seperti meja setrika, kursi, keranjang baju, ember, rak, lemari, dan sebagainya.

Sesuaikan peralatan maupun perlengkapan tersebut dengan kebutuhan operasional Anda. Jangan lupa sediakan pula plastik transparan untuk baju, kantong kresek besar, tag gun, tag pin, alat tulis dan buku, nota, brosur, dan sebagainya.


5. Perlengkapan Kimia Laundry

Perlengkapan untuk kimia laundry ini meliputi deterjen, penghilang noda, softener, pelicin pakaian, parfum pakaian, dan lain-lain.

Pilih kimia laundry yang berkualitas baik, namun dengan harga yang sesuai. Hindari pemakaian deterjen biasa untuk mesin cuci bukaan depan (front loading) sebab dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin. Pakailah deterjen khusus (matic atau liquid) untuk usaha laundry Anda agar hasilnya lebih optimal.


6. Pemasaran dan Promosi

Setelah semua lengkap, maka bisnis laundry Anda telah siap dibuka. Publikasikan usaha Anda melalui pamphlet, spanduk, brosur, radio maupun internet.

Bergabunglah dengan grup-grup di facebook yang masih satu wilayah dengan Anda. Share tentang usaha Anda di grup tersebut.


Demikianlah tips dari kami dalam memulai bisnis laundry. Bila laundry sudah berjalan, selalu catat semua transaksi yang terjadi pada nota minimal rangkap tiga, satu untuk pelanggan, satu untuk pencatatan keuangan, dan satu lagi untuk cadangan kalau-kalau ada nota yang hilang.

Selamat mencoba.

Sumber:
http://budipratiko9.blogspot.co.id/2013/10/organisasi-bisnis.html
Baca selengkapnya »