Pemahaman Sederhana Tentang Social Entrepreneur

Pemahaman Sederhana Tentang Social Entrepreneur
Keberhasilan seorang business entrepreneurs diukur dari seberapa baik kinerja keuangannya, baik dari segi keuntungan maupun pertumbuhan modalnya.

Namun, agak berbeda dengan social entrepreneur, kesuksesannya akan dapat diukur dari seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.

Secara sederhana, social entrepreneur (wirausaha sosial) dapat dipahami sebagai seseorang yang melihat permasalahan sosial sebagai sesuatu yang harus diperbaiki dengan menggunakan kemampuan entrepreneurship yang dimiliki untuk melakukan perubahan sosial.

Baca juga: Berbagai Pengertian Entrepreneur Menurut Para Ahli

Permasalahan tersebut terutama yang ada pada bidang kesejahteraan, pendidikan dan kesehatan. Keprihatinan terhadap keadaan sosial merupakan awal dari munculnya kewirausahaan sosial yang berujung menjadi sebuah model bisnis baru.

Kewirausahaan sosial menggunakan sikap mental wirausaha yang terdiri dari kombinasi antara semangat besar dan kedisiplinan, serta inovasi dan keteguhan demi mencapai tujuan-tujuan sosial.

Social entrepreneurs tidak hanya berorientasi pada keuntungan saja, melainkan juga pada kesejahteraan masyarakat, sehingga bisa menjadi solusi alternatif yang kreatif.

Dengan demikian, social entrepreneur juga dapat sedikit membantu dalam mengatasi masalah-masalah perekonomian di suatu Negara.

Masyarakat menjadi terlibat langsung sebagai pelaku bisnis yang keuntungannya akan dikembalikan lagi kepada masyarakat untuk dikembangkan lebih lanjut.

Dalam jangka panjang, tujuan dari kewirausahaan sosial ialah membantu masyarakat menjadi kelompok yang mandiri dalam hal finansial, sehingga tidak selalu bergantung pada kebijakan dan bantuan dari pemerintah saja.


Peran Social Entrepreneur Sebagai Pelaku Dalam Perubahan Sosial

Dari pengertian yang telah dijelaskan di atas, sesungguhnya social entrepreneur merupakan aktor atau perubahan yang diharapkan mampu untuk:

- Mengubah dan memperbaiki nilai-nilai sosial sebagai cita-cita yang harus dilaksanakan sehingga membawa kesejahteraan bagi masyarakat dan lingkungan.

- Menemu-kenali segala peluang untuk memberi nilai tambah pada setiap kekayaan sumber daya yang ada di Indonesia.

- Senantiasa melibatkan diri dalam proses inovasi, adaptasi, dan pengembangan yang berkesinambungan.

- Bertindak dan mengatasi berbagai hambatan maupun keterbatasan yang akan dihadapinya.

- Mempertanggungjawabkan hasil yang dicapainya kepada masyarakat sesuai akuntabilitas yang dimiliki.


Karakteristik Kegiatan Wirausaha Sosial

Untuk menggambarkannya dengan mudah, kita bisa mengambil contoh dari lembaga Ashoka Fellows didirikan oleh Bill Drayton pada tahun 1980. Disebutkan bahwa karakteristik kegiatan wirausaha sosial antara lain yaitu:

1. Tugas wirausaha sosial ialah mengenali adanya ke-tidaklancar-an dalam kehidupan masyarakat, untuk kemudian menyediakan jalan keluar dari kemacetan yang terjadi. Social entrepreneur harus mampu menemukan apa yang tidak berfungsi, mengubah sistem untuk memecahkan masalah, menyebarluaskan cara memecahkan masalah tersebut, dan meyakinkan masyarakat untuk tidak takut dan ragu dalam melakukan perubahan.

2. Wirausaha sosial tidak akan merasa puas dengan hanya memberi “ikan” atau mengajarkan cara untuk “memancing ikan”. Ia akan tetap berupaya hingga dapat merubah “industri perikanan” tersebut.

Sumber:
http://monaliasakwati.blogspot.com/2011/12/pengertian-social-entrepreneur.html


Related Posts

Pemahaman Sederhana Tentang Social Entrepreneur
4/ 5
Oleh