Keunggulan Kayu Jati Untuk Konstruksi dan Furnitur

Keunggulan Kayu Jati Untuk Konstruksi dan Furnitur
Dalam industri woodworking, kayu jati atau teak wood adalah kayu yang sangat populer dan menjadi salah satu kayu terbaik yang biasa digunakan sebagai material konstruksi, bahan baku mebel (furniture), maupun produk-produk kayu lainnya.

Pertumbuhan kayu jati memang banyak di daerah Asia, namun kayu ini merupakan salah satu produk kayu unggulan dari Indonesia.

Penggunaan kayu jati biasanya untuk material pembuatan kerangka rumah, kusen (pintu dan jendela), pagar, flooring, furniture, dan lain-lain.

Baca juga: Kamus Istilah-istilah Yang Sering Ditemui Dalam Dunia Teknik Sipil

Dalam memilih kayu jati yang baik, perlu dipahami dulu kualitas dan jenis-jenis kayu jati yang ada, sehingga kita akan mendapatkan kualitas kayu jati yang terbaik.


Proses Pengeringan Kayu Jati

Untuk menghasilkan produk-produk kayu yang berkualitas, kayu jati harus dikeringkan terlebih dulu dan tentunya juga dengan cara yang benar.

Di masa lalu, orang melakukan pemotongan kayu jati hanya pada pohon yang telah mengering. Pohon dibiarkan mati dulu dalam keadaan berdiri agar kering secara alami.

Pohon baru akan dibelah dan digunakan apabila telah mengering, tentunya ini membutuhkan waktu. Namun di zaman sekarang, orang telah menggunakan oven kayu untuk mengeringkan kayu jati.

Setelah kayu dipotong dan dibelah, selanjutnya dikeringkan dengan memasukkannya ke dalam kiln dry.

Biasanya membutuhkan waktu sekitar 4 sampai 6 minggu pengeringan untuk mendapatkan hasil kayu dengan kualitas terbaik. Pengeringan kayu jati tidak boleh dilakukan terlalu cepat, karena hasilnya tidak akan maksimal.

Pengeringan yang terlalu cepat juga akan mengurangi kualitas kayu, seperti adanya kayu yang retak, warna kayu yang terlalu gelap, atau masalah kayu melengkung.

Bagaimanapun, untuk membuat produk kayu haruslah menggunakan kayu jati yang sudah kering. Banyak risiko yang timbul bila menggunakan kayu yang masih basah, seperti masalah jamur, kayu pecah, atau melengkung.

Risiko untuk terkena masalah dari minyak kayu juga menjadi lebih kecil apabila menggunakan kayu jati yang sudah kering.


Cara Finishing Kayu Jati

Kayu jati merupakan kayu dengan pola serat, pori-pori dan warna dasar yang sangat bagus. Pada dasarnya, produk yang menggunakan kayu jati sudah dapat dijual dalam keadaan unfinished karena produk dari kayu jati sudah memiliki penampilan yang sangat menarik.

Dengan warna dasar coklat muda, produk olahan menggunakan kayu jati sudah memiliki tampilan yang sangat menarik meskipun belum dilakukan proses finishing.

Bahkan, penampilan yang sangat menarik sudah dapat dihasilkan hanya dengan melakukan finishing sederhana menggunakan teak oil atau wax yang tipis.

Tapi, bila Anda ingin hasil yang lebih maksimal, maka finishing yang tepat juga perlu dilakukan. Di samping itu, lapisan finishing yang benar juga akan membuat produk olahan kayu jati menjadi lebih stabil dan lebih awet.

Pilihan terbaik untuk kayu jati adalah dengan melakukan finishing warna transparan seperti warna kayu atau warna politur.

Keindahan warna dasar struktur serat dan pori kayu jati akan tampil secara maksimal dengan menggunakan finishing warna transparan.

Apalagi bila ditambahkan aplikasi stain dengan kombinasi glaze, keindahan serat kayu dan pori kayu akan lebih menonjol sehingga membuatnya semakin indah.

Sebaiknya, kayu jati jangan menggunakan finishing dengan warna solid seperti warna duko atau opak. Sebab, risikonya minyak dalam kayu akan keluar dan mengganggu penampilan finishing.

Minyak tersebut nampak seperti getah dengan warna coklat kekuningan dan tentu saja akan sangat mengganggu tampilan finishing yang dihasilkan.

Di samping masalah keluarnya minyak kayu, finishing menggunakan warna solid juga akan menutupi keindahan serat kayu dan pori kayu dari kayu jati.

Tentu saja hal ini tidak sesuai dengan tujuan dilakukannya finishing, yaitu untuk memaksimalkan warna dan keindahan kayu.

Finishing dengan warna solid lebih cocok digunakan pada kayu lain yang lebih murah harganya, sehingga risiko mengalami masalah keluarnya minyak kayu bisa diminimalisir.


Keunggulan Kayu Jati Dibandingkan Kayu Lain

Kayu jati merupakan salah satu kayu terbaik yang memiliki banyak sekali keunggulan jika dibandingkan dengan jenis kayu yang lain. Keunggulan tersebut antara lain:
- Pengolahannya lebih mudah karena kayunya sangat ‘empuk’.
- Awet dan tahan lama hingga puluhan tahun.
- Tidak Mudah dimakan rayap atau serangga lain sehingga tidak mudah keropos.
- Tidak mudah retak.
- Mempunyai penampilan serat dan pori yang sangat menarik.

Di dalam kayu jati mengadung minyak yang dikenal dengan teak oil. Minyak tersebutlah yang menjadikan kayu jati lebih awet karena tidak disukai rayap, ulat, maupun serangga lainnya.

Kandungan minyak di dalam kayu jati akan semakin banyak seiring bertambahnya usia. Maka, semakin tua usia kayu jati, semakin baik pula kualitasnya.

Pola serat yang menarik dengan warna dasar coklat muda keemasan, dan karakter seratnya pun sangat kuat dengan tekstur serat dan pori yang dalam.


Nah, itulah sedikit ulasan dari kami mengenai cara pengolahan dan keunggulan-keunggulan yang dimiliki kayu jati. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Sumber:
http://www.supplierbaut.com/article-detail-187-cara-memilih-kayu-yang-baik.html


Related Posts

Keunggulan Kayu Jati Untuk Konstruksi dan Furnitur
4/ 5
Oleh