9 Tips Menjadi Karyawan Magang yang Sukses

9 Tips Menjadi Karyawan Magang yang Sukses
Menjadi karyawan magang meski hanya sebentar (biasanya sekitar 2-3 bulan) tetap saja sangat penting dalam membuat kesan yang baik di perusahaan tersebut.

Menurut UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, definisi magang adalah bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu antara pelatihan di lembaga pelatihan dengan bekerja secara langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur atau pekerja yang lebih berpengalaman dalam proses produksi barang dan/atau jasa di perusahaan, dalam rangka menguasai keterampilan atau keahlian tertentu.

Baca juga: 4 Tips Agar Anda Lebih Mudah Memperoleh Pekerjaan

Magang merupakan cara untuk Anda mengimplementasikan ilmu-ilmu yang sudah dipelajari di bangku pendidikan.

Beberapa manfaat penting yang bisa didapatkan dengan melakukan magang, antara lain:

  • Tempat Anda belajar pengetahuan tentang dunia kerja secara riil.
  • Mengasah kemampuan cara berkomunikasi yang baik, dengan rekan kerja, klien, maupun pelanggan.
  • Salah satu cara Anda me-manaje waktu dengan efektif dan efisien.
  • Membangun etika kerja sejak dini untuk menjadi seorang professional.
  • Menambah pengalaman di CV dan surat lamaran sebagai modal saat mencari kerja.


Nah, setelah kita tahu bahwa banyak manfaat yang bisa didapat dari melakukan magang, berikut ini kami akan memberikan beberapa tips yang perlu diperhatikan agar sukses menjadi karyawan magang.


1. Tunjukkan Kesan Pertama yang Baik

Biasanya, seseorang akan mudah menilai seseorang dari mulai kesan pertama saat bertemu. Jadi, tunjukkan sikap diri yang positif pada kesan pertama Anda di kantor, ramah, murah senyum, percaya diri, namun jangan terlalu berlebihan.

Ketika bertemu orang baru atau ada orang mengajak berkenalan jangan segan, hampiri jabat tangan, dan perkenalkan diri dengan ramah.


2. Berpenampilan Rapi dan Sopan

Biasanya setiap perusahaan memiliki budaya dan gaya berpakaiannya masing-masing. Jika Anda magang pada perusahaan atau kantor yang karyawannya berpakaian tidak terlalu formal, maka ikuti saja, tidak usah berdandan terlalu formal.

Namun, bila Anda bingung dan tidak tahu harus berpenampilan seperti apa, gunakan saja pakaian kemeja lengan panjang dan celana bahan, karena secara umum penampilan seperti ini bisa diterima oleh siapa saja di kantor.

Kenakan pula sepatu pantofel, kaos kaki, dan bagi laki-laki wajib memakai ikat pinggang. Atau tanyakan saja langsung pada pimpinan mengenai pakaian yang wajib dipakai atau Anda bisa perhatikan gaya berpakaian rekan-rekan kerja di kantor tempat Anda magang.

Hal yang perlu diingat ialah meskipun Anda berstatus magang, namun berpenampilan yang rapi dan sopan tetap harus dilakukan.


3. Biasakan Mencatat Informasi Dengan Seksama

Mencatat merupakan hal yang penting untuk kita lakukan saat magang. Mulai dari mencatat jadwal, beragam informasi penting di kantor, atau tanggal-tanggal penting yang perlu diingat.

Mencatat sangat penting untuk keperluan preventif saat bekerja. Anda bisa mencatat di smartphone, tablet, laptop/komputer, atau sticky note.

Ketika kita sudah terbiasa mencatat, maka selanjutnya kita akan lebih mudah untuk menyeleksi info mana yang perlu dan tidak perlu dicatat.


4. Jangan Takut Untuk Bertanya dan Mengutarakan Pendapat

Ketika menjadi karyawan magang, mungkin Anda belum terlalu dekat dengan orang-orang yang di lingkungan kerja Anda.

Tapi, jangan segan apalagi takut untuk bertanya, karena “malu bertanya sesat di jalan”. Jadi, jika Anda sedang mengerjakan tugas magang dan ada suatu hal yang Anda kurang paham, sebaiknya bertanya kepada rekan kerja.

Biasanya, orang yang lebih mudah sebagai tempat bertanya adalah supervisor atau orang yang merekrut Anda.

Namun, jangan malah terkesan kayak anak manja. Coba dulu usaha sendiri, jika memang jawabannya tidak ketemu, baru bertanya.

Hindari pula bertanya sesuatu yang tidak penting, seperti kehidupan pribadi rekan kerja Anda misalnya, atau pertanyaan-pertanyaan yang ujungnya malah jadi ngegosip.

Magang juga bisa Anda jadikan sarana belajar untuk menyampaikan pendapat di muka umum, atau ketika Anda ingin mengajukan pendapat kepada atasan maupun rekan kerja secara pribadi, jangan takut dan harus percaya diri.

Namun, pendapat yang ingin Anda sampaikan sebaiknya dipikir dulu dengan matang sebelum mulai bicara. Jadi, tidak terkesan asal ngomong saja.

Sampaikan pendapat dengan bahasa yang baik, sopan, dan mudah dipahami. Anda juga harus menerima pendapat dari orang lain, jangan merasa kalau pendapat Anda adalah yang paling benar sendiri.


5. Beretika dan Hormati Peraturan Perusahaan

Beretika berarti harus sopan, tidak membocorkan rahasia perusahaan dan menghargai rekan kerja yang lain. Selain itu, sebagai karyawan magang Anda juga harus mematuhi aturan perusahaan.

Contoh lain dalam beretika di dunia kerja misalnya saat menyampaikan pendapat jangan memotong pembicaraan orang lain, gunakan bahasa yang baik saat berkomunikasi sesama rekan kerja, berpakaian pantas, dan disiplin dalam bekerja.

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah ketika Anda menyapa atau memanggil rekan kerja, biasakan memanggil dengan sapaan bapak, ibu, mba, atau mas.

Buat mereka merasa dihargai, karena jika Anda ingin dihargai orang lain, maka buatlah orang lain merasa dihargai oleh Anda.


6. Berusaha Menghargai Waktu

Orang yang dapat menghargai waktu menandakan bahwa orang tersebut dapat diandalkan. Meski waktu magang kita hanya bersifat sementara (antara 2 – 6 bulan), tunjukkanlah bahwa Anda adalah orang yang dapat menghargai waktu.

Selalu datang ke kantor dan mengumpulkan deadline tepat waktu. Atur waktu Anda dengan baik, ada saatnya bersantai, dan ada saatnya harus kerja ngebut.


7. Kerjakan Tugas Dengan Kemampuan Maksimal

Maksimal berarti mengerjakan tugas tidak hanya asal cepat, tapi juga akurat dan dengan kualitas baik. Biasakan jangan terburu-buru, kerjakan tugas dengan teliti.

Berikan hasil pekerjaan yang maksimal untuk perusahaan tempat Anda magang. Tunjukkan bahwa Anda memang punya keinginan untuk bekerja keras dan menjaga kualitas diri sejak dini.


8. Hindari Sikap Sering Mengeluh dan Ngegosip

Sering mengeluh hanya akan membuat Anda terjebak dalam berbagai pikiran negatif, dan menjadi orang yang tidak optimis dalam hidup.

Lakukan pekerjaan dengan penuh semangat, motivasi terus diri Anda untuk memberikan performa terbaik dalam pekerjaan.

Hindari pula ngegosip, karena hanya membuang-buang waktu dan mengurangi produktivitas kerja. Memang, banyak sekali godaan untuk mengarahkan pembicaraan menjadi gosip.

Sebaiknya, saat kumpul dan berbincang dengan sesama rekan kerja, bila arah pembicaraan menjadi ngegosip, jangan ikut-ikutan, karena bisa terjadi salah paham.

Waktu magang Anda, manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk fokus pada hal positif dan mencari pengalaman yang baik untuk pengembangan diri.


9. Bangun Relasi di Kantor

Waktu magang merupakan saat yang bagus untuk Anda mencari teman sebanyak-banyaknya. Jangan hanya terpaku pada teman-teman dalam satu divisi, tapi juga antar divisi.

Bangun relasi Anda dengan baik, karena suatu saat Anda akan sangat membutuhkannya. Mengenal banyak orang akan memudahkan Anda untuk lebih banyak belajar yang nantinya akan memudahkan kita dalam mengerjakan tugas pekerjaan.


Nah, itulah sejumlah tips yang perlu Anda perhatikan saat menjadi karyawan magang. Bersikap baiklah pada semua orang, niscaya banyak orang yang juga akan berbuat baik dengan Anda.

Semakin banyak Anda membantu orang, maka semakin banyak pula orang yang rela untuk membantu Anda ketika dalam kesulitan.

Sumber:
http://www.kaskus.co.id/thread/55a4a248a09a3927028b456b/?ref=homelanding&med=hot_thread


Related Posts

9 Tips Menjadi Karyawan Magang yang Sukses
4/ 5
Oleh